Connect with us

Perkutut

PM Suyanto Kembali Pimpin Pengwil P3SI DIY, Tiga Program Unggulan Mendesak Direalisasikan

KONBUR Tayang

:

Untuk yang ketiga kalinya, Paulus Miki Suyanto kembali terpilih untuk memimpin Pengurus Wilayah (Pengwil) P3SI Daerah Istimewa Yogyakarta. Lewat agenda Musyawarah Wilayah (Muswil), PM Suyanto terpilih secara aklamasi. Lima Pengda yang meliputi Pengda Gunung Kidul, Pengda Bantuk, Pengda Kulonprogo, Pengda Sleman dan Pengda Kota, mencalonkan namanya sebagai kandidat tunggal.

Muswil Pengwil P3SI Daerah Istimewa Yogyakarta

            Dalam acara Muswil pada Minggu 16 Februari 2020 yang menempati RM Bebakaran Jl.Parangtritis Yogyakarta, ketua sidang sudah meminta nama satu calon pada masing-masing Pengda untuk diusulkan. Namun mereka semua kompak memilih satu nama yakni PM Suyanto. Secara otomatis dalam Muswil ini hanya ada satu calon yang bakal diusulkan dan langsung dikukuhkan sebagai ketua terpilih.

“Saya ucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin kembali Pengwil P3SI DIY. Sebenarnya saya ingin ada pengganti, ada regenerasi yang bisa menggantikan posisi saya karena usia saya sudah tua dan saya ingin lebih santai berada di rumah bersama keluarga,” jelas PM Suyanto.

PM Suyanto (tengah) kembali terpilih pimpin Pengwil P3SI Yogyakarta

            Kondisi yang sudah tidak muda lagi membuat PM Suyanto merasa menjadi sebuah kelemahan yang seharusnya dimengerti oleh kung mania di Yogyakarta. “Terus terang saya jadi tidak enak karena saya sebagai Ketua Pengwil tapi tidak pernah hadir diacara lomba, terutama LPI yang jarahnya cukup jauh,” ungkapnya.

            Untuk itulah dalam periode kepemimpinan tahun 2020 – 2025, PM Suyanto berharap dan akan berusaha untuk bisa hadir dalam lomba meski tidak seluruh agenda LPI. Terpilihnya kembali PM Suyanto sebagai orang nomor satu di Pengwil P3SI DIY memang cukup beralasan. Program yang pernah dilakukan sudah banyak dirasakan oleh kung mania.

Agenda Muswil Pengwil P3SI Yogyakarta di RM Bebakaran

            Semisal, kini Pengwil P3SI DIY sudah memiliki kerekan permanen di tiap Pengda. Pengwil juga berusaha memberikan subsidi berupa dana untuk setiap Pengda dengan harapan mereka bisa menggiatkan kegiatan latber di masing-masing daerah. Diakuinya bahwa saat ini Yogyakarta kesulitan mendapatkan jatah kegiatan karena membludaknya jadwal.

            “Saat ini Yogyakarta kelebihan lomba, jadi untuk mengadakan latihan saja sudah susah,” imbuhnya. Yogyakarta saat ini sudah memiliki agenda tetap baik jadwal liga, lomba besar ataupun lomba nasional. Liga Perkutut Jogja Istimewa Phoenix Cup dalam satu tahun digelar sebanyak 10 kali putaran.

            Liga Suyadi dalam setahun digelar sebanyak 10 putaran. Liga Ngrenak juga dalam satu tahun digelar sebanyak 10 kali. Ditambah lomba besar satu kali dalam setahun dan Liga Perkutut Indonesia juga satu kali dalam setahun. Agenda tersebut belum meliputi latber-latber yang mulai diagendakan. Kondisi inilah yang diakui PM Suyanto susahnya mencari jadwal kosong hanya untuk latihan.

Pimpinan sidang mengumumkan terpilihnya PM Suyanto sebagai Ketua Pengwil DIY

            Setelah resmi terpilih, PM Suyanto sudah membuat program unggulan yang mendesak untuk segera direalisasikan. Adapun program unggulan pertama adalah meningkatkan kualitas peternak dengan cara mengadakan bursa dari berbagai peternak di daerah. Cara ini dinilai akan membantu peternak di DIY bisa mendapatkan perkutut berkelas.

            Kedua, kung mania Yogyakarta akan siap meramaikan gelaran konkurs berskala nasional, berpatisipasi dalam lomba dengan cara berangkat rombongan yang biayai Pengwil. “Keinginan saya kung mania Yogyakarta bisa berangkat bareng ke arena lomba. Soal biaya akan kami usahakan dan rundingkan,” janji Suyanto.

Suasana Muswil Pengwil P3SI Yogyakarta berjalan lancar dan aman

Program ketiga adalah mendidik juri-juri baru. Kaderisasi juri dinilai sudah harus dilakukan mengingat kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk bertahan dengan jumlah juri yang ada saat ini yang totalnya hanya mencapai 7 juri nasional. Tahun 2019 kemarin Pengwil DIY sudah mengkader sebanyak 5 orang juri.

Namun hanya 1 orang juri yang bisa dipakai untuk konkurs nasional, sedangkan 4 juri lainnya masih dalam proses pemantapan dan penggemblengan sehingga benar-benar siap untuk diturunkan dalam agenda apapun. Diharapkan program ini bisa segera terealisasi mengingat semarak hobi perkutut sudah tidak bisa diacuhkan.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.