Connect with us

Perkutut

PGM Bird Farm Sampang Diserbu Kung Mania, Tujuh Produk Kandang Unggulan Sekaligus Pergi Bersama Majikan Barunya

KONBUR Tayang

:

PGM menjadi satu diantara sekian peternak potensial yang dimiliki Kota Sampang. Beberapa produk kandang ternaknya tidak pernah absen meramaikan setiap gelaran konkurs, baik produk yang sudah lepas ke tangan kung mania ataupun yang masih bertahan di pemiliknya. Dari beberapa produk yang orbit di lapangan, seringkali muncul sebagai pemenang.

Wawan WKP Sidoarjo (kiri) deal kandang PGM K.05

Bukan saja even tingkat lokalan, konkurs tingkat nasional pernah menjajal produk PGM dan hasilnya tidak mengecewakan. Deretan daftar kejuaraan muncul nama produk PGM sebagai salah satu peraih podium. “Alhamdulillah sampai saat ini ternak PGM bisa terus muncul sebagai pemenang,” terang Zainul Gaffar pemilik farm.

Kenyataan inilah yang membuat kung mania menjadikan PGM Bird Farm sebagai jujukan untuk mendapatkan produk unggulan. Selasan, 23 November 2021 seakan menjadi hari yang begitu menyenangkan bagi Zainul Gaffar. Pasalnya farm yang berlokasi di tengah kota ini didatangi kung mania.

Bukan saja dari Sampang saja, bahkan Wawan WKP Bird Farm Sidoarjo melakukan kunjungan langsung. “Saya datang ke PGM selain untuk silaturrahmi, juga untuk mencari burung prospek, saya dapat informasi bahwa disini banyak burung bagus, makanya saya datang langsung,” ungkap Wawan WKP.

Kades Sawah Tengah (dua kiri) langsung pantau dan deal PGM K.07

Saat berada di lokasi, Wawan yang ditemani sang sohib yakni Deni SB Sampang, lebih fokus memantau burung yang disodorkan sang tuan rumah. Sebagai kung mania level atas dan banyak memilii setumpuk pengalaman, tidak sulit bagi Wawan dan juga Deni untuk memastikan burung mana yang akan diangkut ke Sidoarjo.

Hanya dalam hitungan tidak lama, mereka akhirnya menjatuhkan pilihan pada produk dari kandang PGM K.05 (SLK x DMA). Usia burung tersebut memang masih muda, yakni sekitar tiga bulanan, namun sudah memiliki potensi bagus untuk menjadi burung lapangan. “Saya cocok dan yakin membawa burung dari kandang 05,” sambung Wawan WKP.

Deni sang sohib juga mendukung pilihan tersebut. “Saya juga merasa cocok dengan burung tersebut, makanya saya pastikan untuk dibawa sama Wawan,” terang sang perawat berlabel nasional. Transaksi berlanjut dengan lepasnya produk dari kandang PGM K.07 (A&A x PGM) yang merupakan adik Sonia, perkutut berprestasi di Semarang.

Deni SB (tengah) ikut memantau produk PGM BF Sampang

Kung mania yang berhasil mendapatkannya adalah Kades Sawah Tengah Sampang. Pilihan dijatuhkan juga berdasarkan pantauan. Merasa cocok dan langsung deal. Heri, kung mania Sampang yang hadir pada saat yang sama, juga kebagian sepasang produk kandang PGM K.10 (IPB x PJR). Usianya juga berada diangka sekitar 3 bulan.

Dan transaksi lain adalah Supriyadi Sampang. Kali ini tiga ekor produk langsung ikut bersamanya. Produk tersebut adalah sepasang anakan kandang PGM K.9 (Cikeas x PJR) dan satu ekor produk kandang PGM K.13 (ADL x Trunojoyo). Usia produk yang dibawa juga tidak beda dengan yang lain, berada pada kisaran 3 bulan.

Menurut Zainul Gaffar, produk tersebut memang memiliki prospek bagus untuk dibawa ke arena lomba. “Semua produk ternak PGM yang diambil untuk lomba, itu semua adalah burung prospek. Mudah-mudahan bisa memberikan harapan bagus pada mereka yang telah mendapatkannya,” harap Zainul Gaffar.

PGM Bird Farm Sampang diserbu kung mania untuk berburu produk

Berapa nilai transaksi yang disepakati untuk membawa pulang produk PGM. Zainul Gaffar tidak menyebut angka pasti, namun informasi yang ada, bandrol untuk produk tersebut fantastik. “Saya kira tidak perlu disebutkan nominal, yang pasti kita bisa mengira-ngira berapa harga perkutut untuk kelas lomba dengan prospek bagus,” kata Zainul Gaffar lagi.

Dikatakan olehnya bahwa kehadiran para kung mania akan sangat berarti. “Saya mengucapkan banyak terima kasih atas kepercayaan dari rekan-rekan kung mania yang telah datang ke tempat saya, memantau dan memilih burung. Mudah-mudahan pilihan yang sudah ditentukan tidak mengecewakan dan bisa memberikan rasa bangga saat di lomba,” harap Zainul Gaffar lagi.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.