Connect with us

Lomba

Perang Murai di Jumat Ceria PI Memanas, Ken Arok lagi Bikin Kejutan, Sinden Nyeri di Kacer

AGROBUR Tayang

:

de
Perang murai di Pondok Indah, beragam gaya dan lagu dipertontonkan.
Advertisements
Tika Bird Food Madura

GANTANGAN Pondok Indah Denpasar tak pernah sepi saban hari. Terlebih lagi saat momen Jumat Ceria Pondok Indah yang dinilai oleh dewan juri dari PBI. Kicau mania khususnya pemain anis merah, cucak ijo, murai batu dan kacer tumpah ruah memanfaatkan momen tersebut untuk sekedar melatih, mencari setingan atau persiapan untuk diturunkan di laga Minggu. Tidak sedikit juga memang sengaja memamerkan di ajang yang seringkali didatangi para pemburu gaco, dimana transaksi seringkali terjadi di Jumat PI bahkan sempat menembus harga senilai satu unit mobil Avanza.

Advertisements
Sun Gokong terdepan di kelas anis merah

Seperti pada event Jumat Ceria edisi 16 Oktober 2020 yang kembali mendapat perhatian kicau mania. Sun Gokong yang bermain semidoyong di kelas anis merah tampil terdepan setelah nancep sejak digantang hingga penilaian berakhir. Ada beberapa pesaingnya seperti Ruby dan Samudra yang juga perfoma, namun Sun Gokong milik Imam/Yudis dari Pusaka SF begitu menonjol memainkan lagu-lagunya yang variatif dan rapet.

Kelas anis merah selalu ramai, banyak pemburu gaco yang lagi mengincar di PI

Di laga kedua beberapa gaco tampil dengan gayanya yang ciamik, seperti Bajil, Mr. X dan Anarkis. Juri yang bolak-balik memantau setiap burung yang kerja maksimal akhirnya memutuskan memberikan Bajil koncer A disusul Mr. X dan Anarkis.

Preman terdepan di kelas ijo A

Di laga cucak ijo yang membuka tiga kelas, Preman milik Cetoel tampil apik memainkan tonjolan-tonjolan panjangnya. Ada juga Kim Jong Hun yang rajin melancarkan tembakan. Preman akhirnya berhasil terdepan. Namun di leg kedua Ganeza milik Nawan begitu menonjol memainkan rolingan yang dikombinasikan dengan tembakan. Ganeza  berhasil meraih koncer merah terbanyak disusul Grandong milik Yosep.

Ganeza ambil alih podium utama di ijo B

Grandong yang kembali diturunkan di laga penutup akhirnya berhasil melaju ke puncak bersama Bahu Bali di tempat kedua.

Baca Juga  Gubernur Terdepan, Laguna BF Bali Fokus Kembangkan Trah Walikota dan Bupati
murai batu selalu memanas

Seperti biasa perang murai selalu terjadi di Jumat Ceria Pondok Indah. Terlebih lagi hadirnya beberapa murai mania dengan gaco-gaco andalannya. Sesaat kontestan naik panggung, beberapa di antaranya langsung memamerkan lagu dan pukulan andalannya masing-masing. Ada yang piawai meramu atau menata lagu-lagunya sehingga menghasilkan irama yang nyaman didengar, namun ada juga yang monoton walau berpenampilan ngotot dan ada yang tampak bergaya mewah sampai tidak sanggup memainkan lagu-lagunya.

Ken Arok, ring silver PBI lagi uji nyali di medan perang murai

Di tengah perang murai yang berdurasi panjang, Ken Arok yang diusung Mr. Koming Renon kembali sukses memetik kemenangan setelah menunjukkan kualitas tempurnya di arena. Debutan bergelang silver PBI tetasan Koming Renon BF ini tampil dengan tataan lagu yang apik mulai dari kenarian, kapas tembak, cinglar hingga tembakan cililinnya yang ngeban dengan kualitas volume yang tembus dan jelas. Satu demi satu lagu dimainkan dengan tempo yang cepat hingga ditutup tembakan cililin berulang kali.

Ken Arok, akhirnya naik podium utama kelas murai

Ken Arok yang akhirnya menempati podium utama mendapat lawan berat seperti Kaisar Timur milik Dian Arif yang juga tampil edan. Begitu juga Primadona yang kerjanya eboh yang menempati posisi ketiga.

Prabu milik K-Conk tampil edan di laga kedua

Di laga kedua peta kekuaan berubah. Kali ini Prabu milik Mr. K-Conk tampil perfoma memainkan rolingan dan tembakannya. Prabu melaju ke puncak bersaing ketat dengan Primadona yang kembali kerja keras memanjakan rolingan sepanjang penilaian.

Sinden sukses nyeri di laga kacer

Sementara itu, di kelas yang menjadi ajang berkumpulnya kacer mania di Denpasar, Sinden milik Arta sukses memetik poin penuh di dua laga yang diikutinya. Sinden menyapu bersih dua kelas setelah tampil dengan rolingannya yang nyepid, nancep sepanjang penilaian. Sinden mendapat perlawanan ketat dari Racun dan Senopati yang juga tak kalah eboh di setiap penampilannya di panggung. Tiga gaco ini bersaing ketat, namun posisi juara tetap Sinden terdepan disusul Racun dan Senopati.

Baca Juga  SADA BF Padang Tegal Ubud, Diam-diam Kembangkan Trah Cristal DDD
de
Kacer ramai, sering dibidik pemburu gaco. Bulan ini sempat terjadi transaksi kacer yang raih juara 1

Wahyudi mewakili gantangan Pondok Indah dan juri PBI yang bertugas mengucapkan terimakasih kepada seluruh kicau mania yang sudah berkenan hadir. Ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya juga disampaikan kepada peserta yang sudah disiplin mematuhi protocol kesehatan aman Covid-19 yang menjadi syarat yang dipatuhi jika melatih atau berlomba burung di Pondok Indah. Di antaranya sudah memakai masker dengan benar, rajin mencuci tangan dengan sabun di tempat yang sudah disediakan panitia dan tetap mengatur jarak aman di antara pemain untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Dengan disiplin melaksanakan  protocol kesehatan, kata Wahyudi, baik peserta, juri dan panitia berarti kita sudah melindungi diri sendiri dari Covid-19, melindungi keluarga dan juga masyarakat. Sehingga ke depan virus Corona ini segera berakhir dan aktivitas bisa kembali normal seperti sedia kala.

Wahyudi juga menyampaikan permohonan maaf jika selama penyelenggaraan latber ada hal-hal yang kurang berkenan. (gde)

Lomba

Selasa D’tukad Feat Oriq Jaya, Tanpa Teriak LB Fighter Naik Tiga Kelas

Published

on

LB Fighter ramai
LB fighter ramai
Advertisements
Tika Bird Food Madura

MENGGANTANG burung di ajang Selasa D’tukad, seperti mengenang lomba-lomba masa lalu yang murni tanpa teriak. Peserta bisa dengan nyaman menikmati setiap alunan lagu yang dibawakan oleh setiap kontestan. Tidak saja di kelas anis merah tetapi juga di kelas murai batu dan bahkan di kelas love bird.

Advertisements
LB Fighter buka tiga kelas

Itulah yang terasa pada latihan Selasa 27 Oktober 2020 kemarin. Sejak sesi pertama hingga tiga kelas love bird fighter  berakhir  tidak ada teriakan. Peserta bisa melihat dan mendengar dengan seksama. Toh jika ada tepukan di saat love bird, itu tak lebih untuk memancing agar burung mau berbunyi. ‘’terimakasih buat rekan-rekan yang sudah tidak berteriak. Ini benar-benar membantu kami saat memberikan penilaian karena kami bisa lebih jelas mendengarkan suara burung,’’ ucap Korlap juri Oriq Jaya Mr. Lukman Hakim.

Sementara Mr. Komang Agus yang mengelola Selasa D’tukad mengucapkan terimakasih kepada seluruh kicau mania yang sudah berkenan hadir menikmati latihan di hari Selasa bersama juri Oriq Jaya. Namun melalui media ini panitiai juga menyampaikan permohonan maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan selama latihan. Panitia tak henti-hentinya bakal memberikan yang terbaik buat peserta. Selain juri yang bertugas sudah diakui kemampuannya di lapangan, juga panitia selalu membikin kemasan latihan yang mengedepankan dari pesera oleh peserta dan untuk peserta. ‘’Kami di sini adalah orang-orang hobi, yang penting semuanya heppy,’’ kata Komang Agus.

jawara anis merah B

Latber diawali naiknya kelas anis merah yang kini menjadi momen spesial buat anisher di hari Selasa sore di D’tukad. Kemarin anis merah membuka dua kelas menempatkan Kudeta milik M Rafly sebagai pemenang. Namun di leg kedua Sri Rejeki yang tampil hiper berhail mengambil alih podium utama sekaligus menggeser Kudeta di posisi kedua.

Baca Juga  Road to Mahakarya Putra Klungkung 29 Oktober di D’Tukad, Pemanasan Jelang Puncaknya 20 Desember 2020
jawara murai A

Laga murai yang didukung peserta tidak ada yang teriak membuat para kontestan begitu santer terdengar ocehannya. Donky akhirnya memenakan pertarungan di leg pertama walaupun dibalas Joker di leg kedua. Ada Predator milik Ariarta yang berhasil nyeri di posisi kedua.

kelas murai makin mantap

Kemarin kelas love bird fighter begitu ramai. Tak kurang dari 37-an peserta di laga A yang menghadirkan Denok di posisi puncak disusul Ida Ayu dan Aspal. Di leg kedua, Hello Kitty berhail terdepan bersama Ida Ayu yang kembali kokoh sebagai unner up. Masih ada kelas penutup yang disabet Nina.

Jawara fighter

Sementara di kelas paud,  Tipsy memenangkan pertarungan. Namun Bungsil milik Dw Siangan bangkit dan merebut podium utama menggeser Tipsy di tempat kedua. Selasa pecan depan, tim Selasa D’tukad kembali bakal hadir, siap kembali menjamu jagao-gaco anda. (gde)

Paud B

Lanjutkan Membaca

Lomba

Champion Cup 1 Radjawali Indonesia, Samsat BSD Tangerang: Ini Dia Burung-burung Terbaik Disetiap Kelasnya

Published

on

Advertisements
Tika Bird Food Madura

Even bertajuk Champion Cup 1 yang digagas Mr Irwan feat Radjawali Indonesia (RI)  di lapangan Samsat BSD Tangerang Selatan, Minggu (25/10/2020) lalu sungguh meriah. Banyak burung mapan yang ada kekuatan diajang tersebut, siapa saja mereka? Berikut profil para jawaranya.

Advertisements
H Wawan dan H Iwan

Lazimnya sebuah  gelaran besar, even Champion Cup 1 banyak diikuti burung-burung terbaik, khususnya dari blok barat. Kelas murai batu menjadi sesi paling panas persaingannya. Dikelas sesi Murai Batu Bumbu Kicau, gelar juara pertama diraih Bintang koleksi H Wawan dari Jakarta. Bintang pagi itu menjadi pembuka awal kemenanga dikelas murai batu. Bintang bukan burung kemarin sore, sejak ditangan H Wawan prestasinya nyaris tak pernah kendor, sejumlah thropy dan piagam juara sudah seabrek dikantonginya.

Kru SGN tampilkan Sumbah Sujud dan Kombes

Penampilan terbaiknya hari itu dipertontonkannya. Memasuki sesi Murai Batu DKM 99 persangainya semakin memanas, menampilkan Simbah Sujud sebagai juara pertama dikelas tersebut. Burung koleksi Mr Hendra dari SGN ini memang layak menjadi pemenangnya. Memiliki kualitas materi istimewa turut mengantarkannya sebagai pemenangnya.

Mabeta SF sukses antarkan New Pedro dan Harrier

Dikelas lainnya, Murai Batu Radjawali, giliran Kombes yang menempati urutan pertama, Kedua gaco Mr Hendra SGN memang tampil hebat hari itu. Bukti bahwa amuisi SGN memang tangguh dimurai batu. Persaiangan ketat mencapai puncaknya saat memasuki kelas Murai Batu Champion. Sesi utama dengan harga tiket Rp 3,5 juta yang berhadiah 1 unit mobil baru ini dimenangkan New Pedro besutan Mr Bonni dan Jessica Novandi dari Mabeta SF Cibubur.

Mr Dadi murai Jawir dan cucak ijo Tukul moncer diurutan pertama

Namun, sayangnya, hadiah utama dikelas ini yang  sedianya berupa 1 unit mobil baru tidak keluar karena jumlah peserta disesi ini kurang dari kuota. Poin juara yang diraih New Pedro hari itu dia mengantongi dua gelar  juara 1 dan 2. Tidak hanya sukses bersama New Pedro, disesi penutup kelas Murai Batu Vit Champion koleksi Mabeta SF juga unggul lewat Harrier. Burung muda orbitan baru ini tampil cemerlang ditengah cuaca hujan disore itu.

Baca Juga  Road to SUMPAH PEMUDA I (18/10) di D’Tukad, Banjir Tanpot dan Bonus
Mr Ferry tampilkan Cucak Ijo Liverpool

Masih dikelas murai batu, sesi Murai Batu Samsat menampilkan aksi hebat Jawir milik Mr Dadi dari Iriz SF Tangerang. Jawir siang itu tampil cemerlang dengan kualitas materi lagu mewah yang dimilikinya, hingga layak mendapat gelar juara pertama. Tidak hanya sukses dikelas murai batu, Jawir juara 1 dan 2  koleksi Mr Dadi jenis burung lainnya yang moncer ada Tukul dikelas cucak hijau.

Irwan bersama Mr Ranggi

Sedangkan dikelas-kelas lainnya juga tak kalah ketat persaingannya, ada cucak hijau Liverpool milik Mr Fery dari Villa Melati Mas BSD Tangerang. Siang itu dia berhasil mengantarkan Liverpool dipodium juara pertama.

Duta King Cup Juara Umum BC
Panglima RI bersama rekan
Bumbu Kicau Nusantara KBN salah satu sposor pendukung

Jalannya lomba hari itu berlangsung kondusif. Juara umum SF terbaik dimenangkan Mr Ranggi King SF dan juara umum BC terbaik diboyong Duta King SF Cup/. Dua gelar juara pertama hari itu didominasi koleksi Mr Ranggi bersama Kig SF maupun Duta King SF Cup . Agrobur

Lanjutkan Membaca

Lomba

M4 Taruna Jaya BC Jember (25/10) : Raja Jaya, Rimba MH, Paijo, ST, Bejo, Janoko dan Kera Sakti Raih Tropy The Best

Published

on

M4 Taruna Jaya BC Jember
TIM JURI TARUNA JAYA BC JEMBER. Kolaborasi yunior dan senior sukses mengawal laga M4.
Advertisements
Tika Bird Food Madura

Gelaran rutin M4 Taruna Jaya BC Dukuhmencek, Jember hari Minggu 25 Oktober 2020 kemarin. Jadi bukti ketangguhan beberapa burung-burung hebat yang memang layak untuk meraih tropy burung terbaik (tropy the best).

Advertisements

Untuk kesekian kalinya, gelaran rutin yang diusung oleh Mr.Giarto ini berbuah sukses. Bahkan menurutnya, acara yang memang dikhususkan untuk kicau mania pemula atau kicau mania arus bawah ini makin mendapat respon luar biasa.

Karena digelaran inilah, para pemula betul-betul merasakan puas dengan kemasan Taruna Jaya BC. Baik soal hadiah, bonus, doorprize maupun penghargaan tropy burung terbaik yang ditarwarkan oleh panitia.

TROPY THE BEST IJO. Berhasil diboyong Raja Jaya.

“Alhamdulillah, mulai dari gelaran M4 pertama sampai hari ini, pesertanya terus mengalami peningkatan. Karena terus terang, hadirnya M4 ini semata-mata memang untuk memberikan yang terbaik bagi kicau mania. Khususnya arus bawah yang mengaku takut turun di lomba-lomba besar,” tutur Mr.Giarto.

TROPY THE BEST MURAI. Sukses diboyong Rimba MH.

Untuk itu, lanjut Mr.Giarto. Taruna Jaya BC mencoba memberikan solusi yang terbaik bagi mereka. Dimana gelaran rutin M4 ini dikemas dengan tiket yang sangat terjangkau. Namun hadiah, bonus maupun doorprize yang ditawarkan cukup menarik.

TROPY THE BEST KACER. Mampu direbut oleh Paijo.

Bahkan untuk memberikan kesempatan bagi peserta. Khsusus kelas Taruna Jaya (tiket 40K hadiah 500K), jika sampai full gantangan (60 peserta). Panitia mengambil kejuraan lebih banyak biasanya, sampai sampai 20 nominasi kejuraan. Dimana juara 1 sampai 15 akan mendapat uang, piagam plus tropy. Sedangkan yang juara 16 sampai 20, mendapat uang plus piagam.

“Betul, disini panitia tidak mengejar keuntungan. Hanya ingin memberi yang terbaik bagi peserta. Sementara yang memenuhi syarat masih kelas cucak hijau. Sedangkan kelas murai batu masih belum, tapi pesertanya sudah mulai meningkat,” tambah Mr.Giarto.

Baca Juga  Latber Selasa D’Tukad feat Oriq Jaya, Hanya Tiket 30K Hadiah Tanpot
TROPY LB PAUD. Berhasil digaet ST.

Dan soal lomba yang fair play, Mr.Giarto juga tak main-main. Buktinya, ia hanya menugaskan juri yang punya moral dan kredibilitas yang tinggi untuk belaku adil dan fair play, saat bertugas dan menilai burung.

“Ia ini komitmen dari Taruna Jaya BC, tak peduli burung itu punya siapa. Kalau hari itu kerja baik ya akan dinilai baik, begitu sebaliknya. Dan hari ini saya kolaborasikan antara juri muda dan juri senior yang memang punya komitmen tinggi soal fair play,” lanjut Mr.Giarto.

TROPY THE BEST LB L1. Sukses diraih oleh Bejo.

Dan kolaborasi juri muda dan juri senior, rupanya mampu menjalankan tugas dengan baik sesuai keinginan bersama. Buktinya, dari sesi awal sampai sesi akhir, lomba berjalan lancar tanpa ada satupun peserta yang kecewa dengan keputusan tim juri.

Dan beriktut beberapa burung-burung hebat yang mampu meraih prestasi tertinggi dan sukses meraih tropy burung terbaik di gelaran M4 ini. Di kelas cucak hijau yang memang paling ramai pesertanya. Ada nama Raja Jaya besutan H.Jamhari yang sukses memboyong tropy the best ijo.

TROPY THE BEST LB FIGHTER. Sukses diboyong Janoko.

Lalu untuk tropy the best murai batu, diboyong oleh Rimba MH yang diusung Mr.Maman. Dan di kelas kacer, tropy the best mampu digondol Paijo yang jadi andalan Mr. Deny dari Bhayangkara BC.

Selanjutnya untuk tropy the best LB Paud, mampu direbut oleh ST milik Mr.Sid Jember. Dan untuk tropy the best LB L1, sukses dibawa pulang oleh Bejo andalan Mr.Hamid. Sedangkan untuk tropy the best LB Fighter, berhasil digaet oleh Janoko besutan Mr.Purwanto.

TROPY THE BEST SOGON. Berhasil diboyong oleh Kera Sakti.

Berikut untuk tropy the best Sogon, berhasil diboyong Kera Sakti milik Mr.Ervan dari PSI Bondowoso. Itulah jago-jago yang sukses mendapat gelar burung terbaik. Dan mengetahui jago-jago siapa saja yang berhasil masuk nominasi kejuraan. Bisa langsung dilihat di box daftar juara.

Baca Juga  Gubernur Terdepan, Laguna BF Bali Fokus Kembangkan Trah Walikota dan Bupati

“Saya penanggung jawab dari acara ini dan mewakili seluruh kru panitia serta tim juri yang bertugas. Mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran kicau mania semua. Dan mohon ma’af jika masih banyak kekurangan. Jangan lupa untuk hari Kamis, 29 Oktotber besuk, ada latber spsial. Monggo yang cocok dengan kemasan Taruna Jaya BC bisa hadir kembali,” tutup Mr.Giarto. *agrobur2.

Klik untuk memperbesar Daftar Juara.

Lanjutkan Membaca