Connect with us

Perkutut

Pengda P3SI Surabaya Segera Tinggalkan Lapangan Simorukun, Pastikan Lahan Baru Sultan BF Jadi Pilihan

KONBUR Tayang

:

Jika tidak ada halangan, akhir Juni 2020 Pengda P3SI Surabaya resmi akan meninggalkan Lapangan Perkutut Simorukun Surabaya. Kepastian adanya informasi tersebut langsung disampaikan Chirul Anwar, Ketua Pengda P3SI Surabaya. Kepindahan ini nampaknya sudah bulat dan tidak bisa ditawar-tawar lagi.

H.Djainuri ijinkan lapangan baru Sultan digunakan Pengda Surabaya

“Banyak permintaan dari kung mania untuk segera dan secepatnya pindah lokasi. Makanya  kami akan segera melakukan persiapan sehingga pelaksanaan kepindahan tidak sampai berlama-lama. In Syaa Allah akhir Juni kami pastikan rencana kepindahan tersebut sudah bisa terealisasi,” terang Choirul Anwar.

Selama ini lapangan Simorukun selalu menjadi pusat aktifitas dan kegiatan hobi perkutut di Surabaya. Agenda latihan ataupun lomba, baik latber, liga sampai lomba nasional pernah tergelar di lokasi ini. Choirul Anwar mengaku tidak terlalu berat meninggalkan lapangan yang sudah berdiri sejak 2017 lalu.

Kung mania Surabaya sambut kepindahan ke lokasi baru

“Kami siap lahir batin untuk pergi dari lapangan Simorukun demi memenuhi keinginan kung mania. apalagi masa kontrak lapangan ini juga akan segera berakhir, kenapa satu harus bertahan disana. Perjanjian masa kontrak baru, tidak akan kami lakukan perpanjangan lagi,” imbuhnya.

Keputusan bulat untuk meninggalkan lapangan Simorukun memang sangat beralasan. Pasalnya ada lahan baru yang siap dijadikan pilihan. “Alhamdulillah lapangan baru Sultan BF sudah diijinkan oleh H.Djainuri untuk kami tempati sebagai lapangan baru bagi Pengda P3SI Surabaya,” ungkapnya.

Lapangan Simorukun akan menjadi kenangan bagi kung mania

Dengan demikian Pengda P3SI Surabaya tetap akan memiliki lahan yang bisa digunakan kung mania untuk kembali beraktifitas, menyalurkan hobi perkututnya. H.Djainuri ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa siapapun dan kapanpun bisa memanfaatkan lapangan baru milik Sultan Bird Farm Surabaya.

“Sudah ada pembicaraan antara saya dan Pak Choirul Anwar untuk menggunakan lapangan Sultan BF. Saya setuju dan mendukung sekali demi semarak dan kemajuan hobi perkutut di Surabaya,” tegas H Djainuri. Rencananya enam blok kerekan dan dua blok gantangan akan seluruhnya dipindahkan ke lokasi baru.

Chorul Anwar (kanan) Pastikan lapangan Sultan bisa dipakai

“Kami sudah perhitungkan bahwa lapangan baru mampu menampung enam blok kerekan bahkan kami akan tambah blok gantangan dari dua menjadi empat blok plus lokasi parkir yang lebih luas dari lokasi sebelumnya,” kata Choirul Anwar lagi. Artinya bahwa lokasi baru yang berloaksi di jalan Kenjeran tersebut lebih luas.

Setelah proses pemindahan kerekan dan gantangan berlangsung, diharapkan pada bulan Juli 2020, lapangan baru ini sudah bisa digunakan untuk kegiatan. “Saya berharap dilokasi baru, ada semangat baru sehingga kita bisa menekuni dan menjalani hobi perkutut lebih baik lagi,” harap Ketua P3SI Pengda Surabaya periode 2019 sampai 2024.

Penampakan lama lapangan Sultan di Kenjeran, kini sudah rata dan bersih

Beberapa kung mania yang sempat merasakan lapangan baru Sultan Bird Farm saat dilakukan latber Sultan pada Minggu, 14 Juni 2020 mengaku bahwa lokasi baru ini lebih bagus dan lebih luas. Lahan parkir yang dimiliki juga lebih nayaman. Yang terpenting pula akses jalan menuju ke lokasi ini sangat gampang dan mudah.

Kemudahan dan fasilitas lebih inilah yang diharapkan bisa menjadikan lapangan baru Pengda P3SI Surabaya, benar-benar bisa menjadi pusat kegiatan kung mania untuk mengembangkan dan menyalurkan hobi perkutut.

Advertisement

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.