Connect with us

Perkutut

Pengda Badung Cup, LPB Seri II (8/3): Buldozer dan Bali Mistik Terdepan di Dewasa, Palem dan Kaswari Puncaki Piyik

KONBUR Tayang

:

de
JUARA SENIOR: Buldozer terdepan

MESKI sehari sebelumnya hujan lebat mengguyur Bali sepanjang hari, namun kung mania Bali dan juga ada dari Jawa dan Lombok tumpah ruah menghadiri Liga Perkutut Bali seri II bertajuk Pengda Badung Cup yang digelar Minggu, 8 Maret 2020 di lapangan Pengwil P3SI Bali Sanur, Denpasar.  Dengan penuh sportifitas dan tetap mengedepankan guyub rukun, lomba berjalan empat babak mengorbitkan sederet gaco yang sudah teruji kualitasnya di depan dewan juri P3SI.

de
SEMANGAT: Ramaikan LPB seri II

Antusias kung mania untuk hadir, panitia dari Pengda P3SI Badung yang digawangi Made Widiana membuka lima blok, baik di kelas dewasa senior dan junior, piyik yunior dan piyik hanging yang special dua blok. Rata-rata ramai peserta. ‘’Kami mewakili panitia  mengucapkan terimakasih kepada kung mania yang sudah bersedia hadir, begitu juga terimakasih buat rekan-rekan yang sudah mensupport doorprize sehingga lomba berjalan meriah. Permohoan maaf juga kami sampaikan jika selama penyelenggaraan lomba ada hal-hal yang kurang berkenan,’’  ujar Made Widiana yang sekaligus sebagai ketua Pengda P3SI Badung.

de
JAWARA SENIOR: Disabet Buldozer

Dari empat kelas yang diperebutkan, rata-rata persaingan di masing-masing kelas demikian ketat. Seperti pada kelas dewasa senior yang akhirnya kembali mengorbitkan Buldozer debutan H Salim Andriyanto tampil sebagai pemenang.

de
KETUT SUAMBARA: Fasilitator terbangunnya lapangan Pengwil P3SI Bali ikut pantau dewasa senior.

Buldozer yang dikerek di nomor 30 hasus berjuang keras untuk bisa terdepan. Gaco bergelang Arista ini di babak pertama dimana cuaca masih adem hanya berhasil mengantongi 43 ½ usulan atau tiga warna. Namun di babak kedua yang mulai panas, Buldozer mulai menunjukkan karakter mentalnya. Memanggung dengan tempo balesannya yang pas sehingga kualitas suaranya tetap terjaga. Tiga warna hitam pun diperoleh begitu juga di babak ketiga Buldozer semakin edan kembali meraih tiga warna hitam.  Hasil ini mengantarkan Buldozer memuncaki kelas dewasa senior.

de
LPB II: Berlangsung ramai

Buldozer mendapat lawan Ali Baba yang digantang di nomor 45. Gaco milik Moh Hasan dari Alam BF ini sempat tertinggal di babak pertama hanya meraup dua warna hitam. Namun di tiga babak berikutnya langsung borong tiga warna dan beberapa kali difavoritkan menerima usulan. Ali Baba bergelang JM ini pun menduduki posisi runner up.

Di peringkat ketiga ada Mandala debutan H Anang AMG. Berada di nomor 22 Mandala bergelang Arista ini sempat meraih tiga warna di babak pertama. Namun sempat tertinggal di babak kedua dan ketiga hanya mengantongi dua warna hitam. Namun di babak keempat kembali dengan kualitas tiga warna plusnya.

de
BALI MISTIK: Jawara yunior milik H Salim

Pertarungan hangat juga terjadi di kelas dewasa yunior. Bali Mistik bergelang JBM yang kini berada di tangan H Salim Andriyanto tampil terdepan. Bali Mistik sempat mengantongi tiga warna di babak  kedua sedangkan di babak yang lain juga menunjukkan kinerja terbaiknya.

de
JAWARA DEWASA YUNIOR: Bali Mistik terdepan.

Bali Mistik bersaing ketat dengan Bunga Surga milik Herlan HD bergelang NERO. Berada di gantangan 75 anak dari Misteri Surga ini mendapat tiga warna di babak ketiga sedangkan babak yang lain juga menunjukkan kualitas suaranya yang istimewa.

de
JAMAICA: Sabet empat warna di babak pertama.

Yang cukup mengejutkan terjadi di kelas piyik yunior. Jamaica bergelang Palem yang diusung tim Anak Manja Jember sukses menunjukkan kualitas suaranya di depan kung mania yang hadir. Jamaica berhasil meraih empat warna di babak pertama dan kemudian cuaca panas membuat para kontestan kurang kerja.

de
JAWARA PIYIK YUNIOR: Persaingan ketat setelah gaco dari Jember hadir di Bali

Jamaica akhirnya menyabet posisi puncak dipepet Mama Cantik bergelang A&A milik Suparlan yang empat babak full meraih tiga warna. Sementara juara ketiga disabet The King One yang meraih tiga warna di babak ketiga.

de
BINTANG KEJORA: Juarai piyik hanging

Di laga piyik hanging yang membuka dua blok, tetasan Kaswari kembali unggul. Kali ini dipegang I Wayan Tunas.  Bintang Kejora begitu namanya berhasil mengantongi tiga warna di babak pertama kemudian sempat dua warna hitam di babak terakhir.

de
JAWARA PIYIK HANGING: Tetasan Kaswari terdepan

Di posisi kedua disabet Mama bergelang Sapta Pesona milik Suparlan. Mama juga meraup tiga warna di babak pertama. Ada sederet peternak Bali yang berhasil moncer di antaranya Putra Dewata BF, PA Bird Farm, Soneta, PBM, NGR, Akor, Wira, Tunggul Ametung dan AMG.

de
DOORPRIZE: Selalu ditunggu kung mania

Lomba diakhiri undian doorprize sumbangan dari kung mania Bali. Namun yang sudah menjadi tradisi usai lomba, setiap pemenang tak terkecuali harus rela berbasah-basah karena kung mania akan mengucuri air sesaat pemenang menerima trofi.

de
HERLAN HD: Juga kena siraman air

Seperti di ajang kemarin, Herlan Susilo, pemilik NERO BF yang kini jadi pengusaha rumah makan HD di Jalan Marlboro Denpasar yang lebih memilih memproteksi diri, tetapi kemarin luluh dan berbaur dalam canda ceria setelah Bunga Surga yang merupakan anak dari Misteri Surga moncer di kelas dewasa yunior. Begitu juga Gustu Adipati ikut basah lantaran salah satu tetasan Adipati BF moncer di kelas dewasa yunior. Bahkan terpaksa tidak mengenakan baju pulang ke markas Adipati di Buduk Badung.

de
GUSTU ADIPATI: Ikut kena guyur

H Salim Andriyanto malah sudah langganan kena guyuran air begitu juga H Anang AMG yang seringkali gacoannya moncer di lomba. ‘’Kami memang sengaja membangun tradisi ini untuk semakin melekatkan tali guyub rukun di antara kung mania. Tidak saja dalam canda ria di lapangan  tetapi dalam hal-hal lain jika rekan kung mania mengalami musibah, maka rasa persaudaraan itu mesti dikedepankan,’’ terang Sekretaris Pengwil P3SI H Achmad Thosan.

Tidak saja di awal lomba dewan juri dibriefing, begitu juga saat usai, dewan juri wajib mengevaluasi diri demi perkututan yang lebih baik di masa depan. Ketua bidang penjurian P3SI Bali Triyasa Kusuma Negara memimpin evaluasi juri yang didampingi ketua bidang lomba H Salim Andriyanto, ketua Pengwil Budi Dharma, para penasehat seperti Mindrajaya, Gustu Adipati dll.

Ketua Panitia Made Widiana mewakili panitia dan juri yang bertugas kembali mengucapkan terimakasih kepada kung mania yang sudah berkenan hadir, terimakasih pula buat rekan-rekan yang sudah memberikan dukungan serta memohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan. *agrobur3

de

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.