Connect with us

Ayam Bekisar

Paguyuban Sartika Bangkalan, Akomodasi Semua Penghobi Anggungan, Bangkitkan Semangat Pemula

AGROBUR Tayang

:

Sebagai tokoh agama di Kelurahan Tonjung Kecamatan Burneh Bangkalan, H.Farouq Alkomy, sering kali berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Rutinitas inilah yang menjadi salah satu sarana untuk bisa selalu dekat dan ikut merasakan apa yang telah terjadi disekitar tempat tinggalnya.

H.Farouq Alkomy (kiri) munculkan Paguyuban Sartika

Dari satu pertemuan ke pertemuan berikutnya, H.Farouq Alkomy mendapatkan informasi yang sempat mengusik pikirannya. “Beberapa kali saya berkomunikasi dengan warga sekitar dan kebetulan mereka adalah penghobi, ternyata mereka tidak bisa menyalurkan hobinya. Mereka ingin adan wadah agar hobinya tersalurkan,” terang pimpinan Pondok Pesantren Darul Mustofa Tonjung Burneh Bangkalan.

Warga yang kebetulan “sambat” padanya adalah para penghobi murni dari beberapa jenia anggungan yakni ayam bekisar, puter pelung, ayam buras, derkuku Kelantan dan perkutut yang hanya bisa memiliki tapi tidak bisa menyalurkan karena mereka adalah pemula yang tak mampu melakukan apa-apa selain hanya diam.

H.Farouq Alkomy wadahi semua penghobi anggungan

Apalagi jika harus menyalurkan hobinya ke tempat lain, ada perasaan minder. “Masyarakat disini rata-rata adalah penghobi pemula. Kualitas anggungan yang mereka miliki juga jauh dari bagus, namun semangat mereka yang tidak kalah hebatnya dari yang lain,” terang mantan anggota DPRD Kabupaten Bangkalan dua periode dari partai Hanura.

Dari obrolan itulah H.Farouq langsung tergerak hatinya bisa merealisasikan keinginan mereka. Setelah melakukam koordinasi dengan rekan-rekan dekatnya, akhirnya tercetus ide untuk membentuk wadah dan terbentuklah Paguyuban Sartika. Wadah ini nantinya akan menampung seluruh penghobi yang ada di wilayah tersebut.

Bersama Achmad Faisol siap bangkitkan penghobi pemula

Paguyuban ini murni wadah hobi dan tidak memiliki tujuan lain. Program jangka pendek adalah mengadakan latihan sekaligus menanamkan pemahaman pada mereka terhadap hobi yang ditekuninya. Sabtu menjadi jadwal latihan. Agar satu sama lain tidak saling berbenturan, maka jadwal atau agenda latihan akan diatur sedemikian rupa.

Semisal Sabtu pertama adalah latihan ayam bekisar, Sabtu kedua burung perkutut, Sabtu ketiga ayam buras dan seterusnya. Sedangkan untuk burung puter pelung akan digelar Jumat malam Sabtu. Karena latihan tersebut dikhususkan untuk kalangan sendiri, diharapkan mereka bisa menanamkan semangat untuk tidak merasa minder.

Berbagai penghobi anggungan siap difasilitasi oleh H.Farouq Alkomy

Karena selama ini, ada perasaan minder bagi mereka karena merasa sebagai penghobi pemula yang tidak memiliki kualitas anggungan seperti milik penghobi yang sudah senior. Mereka tidak akan mungkin bisa berkembang tanpa adanya bantuan dan upaya untuk memberikan semangat.

“Saya berharap dengan kegiatan tersebut, rasa minder mereka akan hilang dan pemahaman tentang anggungan pelan namun pasti bisa segera mengalami peningkatan,” harap H.Farouq. Ada perasaan malu dan minder yang dialami mereka ketika harus keluar mengikuti kegiatan lain.

Pondok Pesantren Darul Mustofa siap dukung penuh langkah H.Farouq

Makanya dengan wadah ini setidaknya bisa membentuk mental berani mereka sehingga bisa lebih yakin dan percaya diri untuk tampil di luar. Saat ini ada sekitar 50 anggota dari beberapa penghobi yang sudah masuk daftar. Sedangkan untuk posisi mereka, H.Farouq mengaku netral dan tidak akan memihak pada siapapun.

Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ayam Bekisar

Jelang Munas dan Rakernas Kemari, P5SI, PPDSN di Ndalen Notoprajan Yogyakarta

Published

on

Tiga organisasi hobi yang meliputi Kemari (Keluarga Penggemar Ayam Bekisar Indonesia), P5SI (Pemersatu Penggemar dan Pelestari Puter Pelung Seluruh Indonesia) dan PPDSN (Persatuan Penggemar Derkuku Seluruh Nusantara) akan melakukan agenda bersamaan yakni Munas dan Rakernas.

ACUN HADIWIDJOJO Yogyakarta Ketua Umum Kemari Pusat

Jika tidak ada perubahan, agenda tersebut akan digelar dua hari, mulai 23 sampai 24 Januari 2021. Lokasi yang akan dijadikan tempat pelaksanaan adalah Ndalem Notoprajan Yogyakarta. Acun Hadiwidjojo, selaku tuan rumah penyelenggara acara tiga organisasi tersebut mengaku memiliki alasan kuat mengapa memilih tanggal tersebut.

“Kenapa saya pilih tanggal dan bulan tersebut, alasannnya karena kebetulan adalah hari hari tersebut bersamaan dengan Ulang Tahun saya yang ke 63 tahun. Dan saya selenggarakan secara berbarengan karena kebetulan ke 3 organisasi tersebut saya sebagai Ketua Umum Pusatnya,” terang Acun Hadiwidjojo.

Lebih lanjut dikatakan bahwa di organisasi ayam bekisar yang bernama KEMARI, Acun Hadiwidjojo adalah Ketua Umum Pusat. “Jabatan saya di Kemari Pusat telah berakhir dan saya harapkan teman-teman dari Pengurus Cabang KEMARI yang ada diseluruh Indonesia menyiapkan segala keperluan yang dibutuhkan untuk dibawa ke Munas KEMARI nanti,” ungkap Acun Hadiwidjojo.

SAATNYA P5SI gelar Rakernas pertama di Ndalem Notoprajan

Acara Munas itu sendiri, agenda utamanya adalah Pemilihan Ketua Umum KEMARI PUSAT yang baru beserta jajarannya dan program kerja kedepan untuk KEMARI PUSAT. Sedangkan untuk P5SI dan PPDSN akan diselenggarakan Rakernas pertama tahun 2021. Agendanya adalah juga menyusun program kerja P5SI dan PPDSN.

“Saya kira program kerja P5SI dan PPDSN dalam Rakernas nanti adalah menambah atau mengurangi aturan-aturan organisasi yang telah ada dan lain-lain sehingga kedepan apa yang kita harapkan bersama, bisa benar-benar terwujud dan terealisasi,” harap Acun Hadiwijdojo lagi.

Untuk itulah menjelang pelaksanaan Munas dan Rakernas Januari 2021 nanti, diharapkan semua Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang P5SI dan PPDSN segera mempersiapkan segala sesuatu, apa-apa yang akan dibawa di acara tersebut. Rencana pelaksanaan Munas dan Rakernas akan diselenggarakan Sabtu, 23 Januari 2021.

TOKOH KAWAK DERKUKU, Acun Hadiwidjojo saat bersama tokoh derkuku

“Saya harap acara Munas dan Rakernas bisa dimulai Sabtu, 23 Januari 2021, tepat jam 10.00 sampai selesai. Sedangkan malam harinya adalah puncak acara yakni perayaan Ulang Tahun saya yang akan dimeriahkan oleh konser musik Rock dan Dangdut,” ungkap Acun Hadiwidjojo.

Minggu pagi, 24 Januari 2021 akan digelar Lomba Seni Suara Alam Ayam Bekisar dan Lomba Seni Suara Alam Puter Pelung serta Lomba Seni Suara Alam Burung Derkuku. “Demikian untuk semua pihak yang terkait dengan organisasi KEMARI, P5SI dan PPDSN agar segera menyiapkan diri untuk acara tersebut,” harap Acun Hadiwidjojo lagi.

Lanjutkan Membaca

Ayam Bekisar

Usai Dilantik, Kunjungan ke Peternak Bekisar Menjadi Agenda Perdana Kemari Cabang Sumenep

Published

on

Gerak cepat dilakukan Kemari Cabang Sumenep. Pasca pelantikan, para pengurus langsung melakukan aksi nyata. Kali ini Ketua Kemari R.Eddy Suyanto, S.Sos bersama Pengurus yang terdiri atas Sekertaris 1 Eko Roby Subekti,ST,MM, Bendahara 2 Abd. Rauf, S.Pd,  Bidang Perlengkapan 2 Matrawi dan rombongan lain yang terdiri atas Slamet, Encung, dan Wowok.

KUNJUNGAN PERDANA Kemari Cabang Sumenep ke peternak usai dilantik

Kedatangan mereka memang suduah menjadi agenda yang terjadwal sebagai wujud bahwa Pengurus memiliki kepedulian untuk membangun hobi ayam bekisar di Sumenep lebih maju dan berkembang pesat. “Apa yang kami lakukan adalah untuk menindaklanjuti terbentuknya Pengurus Baru Kemari Cabang Sumenep periode 2020-2023,” tegas R.Eddy Suyanto dalam keterangannya.

Langkah ini dilakukan sebagai salah satu visi dari Ketua beserta pengurus Kemari Cabang Sumenep yang baru, dimana pengurus memiliki keinginan kuat untuk mengembangkan dan melestarikan bekisar di Sumenep. “Apa yang kami lakukan semata-mata hanya ingin menjadikan bekisar sebagai ikon Kabupaten Sumenep,” lanjutnya.

PRODUK TERNAK, salah satu hasil ternak ayam bekisara Sumenep

Melalui pembinaan dan pengembangan peternakan, maka diharapkan keinginan tersebut benar-benar terealisasi dan terwujud. Kunjungan tersebut dilakukan pada Minggu, 13 Desember 2020. Adapun peternak yang menjadi sasaran kehadiran mereka adalah Moh.Syaiful atau yang akrab dipanggil Ipunk yang ada di Desa Saronggi Sumenep.

DUA PETERNAK, ayam bekisar yang dimiliki Kemari Sumenep

Dalam kesempatan tersebut Ketua dan pengurus bertemu langsung dengan sang peternak dalam suasana penuh keakraban. Ipunk sendiri mengatakan senang dan bangga bisa mendapatkan kunjungan dari pengurus Kemari Cabang Sumenep. “Ini sebuah kehormatan bagi saya karena bisa mendapatkan kunjungan dari pengurus,” ungkap Ipunk.

Dirinya berharap dengan cara ini ada sinergi yang kuat antara dirinya sebagai peternak dan juga pengurus, sehingga tercipta komunikasi yang akan membawa dampak luar biasa pada perkembangan hobi ayam bekisar di Sumenep. “Saya berharap di Sumenep akan muncul ayam bekisar bagus hasil ternak lokal,” pria yang juga Pengurus Kemari Sumenep Bidang Penangkaran dan Pelestarian.

PETERNAK BEKISAR yang berharap produknya bisa lebih bagus

Ditambahkan olehnya bahwa seorang peternak seperti dirinya dengan sistem IB yang saat ini dilakukan, butuh modal besar. Makanya diharapkan ada perhatian dari pengurus Cabang Kemari Sumenep untuk membantu peternak agar bisa mendapatkan modal. “Dulu ternak saya pakai proses dodokan, sekarang pakai IB, ternyata proses ini butuh biasa besar,” kata Ipunk lagi.

Kunjungan Pengurus Kemari Cabang Sumenep ke peternak diiringi gerimis. Namun demikian tidak sampai menyurutkan semangat mereka untuk membatalkan rencana. “Agenda kunjungan kami diisi dengan diskusi membahas persoalan yang berkaitan dengan strategi dan road map pengembangan penangkaran bekisar di Sumenep,” sambung R.Eddy Suyanto.

BEKISAR hasil produk ternak dari Kabupaten Sumenep

Strategi dan teknik penangkaran, pemasaran dan upaya untuk meningkatkan minat masyarakat di Kabupaten Sumenep untuk ikut menangkarkan bekisar, menjadi bahan diskusi. Mereka berharap jika ternak bekisar ditekuni maka akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya peternak.

SAATNYA UNJUK KEBOLEHAN ternak bekisar dari Sumenep

“Hasil kunjungan yang kami lakukan, poin penting yang menjadi komitmen bersama adalah akan dijalankannya program peningkatan kapasitas teknis dan permodalan bagi peternak, mensosialisasikan serta mengajak masyarakat untuk ikut menjadi penangkar bekisar dengan pola kemitraan,” kata R.Eddy Suyanto mengakhiri obrolan.

Lanjutkan Membaca

Ayam Bekisar

R.Eddy Suyanto,S.Sos, Ketua Kemari Cabang Sumenep, Siap Jadikan Percontohan Daerah Lain Lewat Seabrek Program Unggulan

Published

on

Minggu, 06 Desember 2020, bertempat di rumah makan JBL Pajagalan, Kemari Cabang Sumenep resmi memiliki pemimpin baru. R.Eddy Suyanto, S.Sos yang terpilih untuk melanjutkan tongkat estafet mengaku bersyukur karena sudah dipercaya, namun tetap memiliki beban yang tidak enteng.

R,Eddy Suyanto,S.Sos siap jalankan gerbong Kemari Sumenep

“Alhamdulillah saya dipercaya memimpin Kemari Cabang Sumenep tiga tahun kedepan, rasanya berat karena ini amanah yang harus dijalankan dengan benar,” jelas R.Eddy Suyanto, S.Sos. Lebih lanjut dikatakan bahwa beban itu akan terasa makin berat dan menyesakkan ketika dinyatakan gagal dalam menjalankan mandat tersebut.

“Setidaknya minimal saya bisa mempertahankan apa yang sudah diraih Ketua Kemari sebelumnya dan kalau bisa berbuat dengan hasil yang lebih baik,” lanjut Eddy Suyanto. Untuk itulah ada sederet program unggulan yang bakal menjadi target bisa merealisasikan keinginan menjadikan Kemari Cabang Sumenep lebih baik.

Program unggulan pertama adalah menjalankan latber secara rutin tiap bulan. Denganc ara ini bisa berdampak pada kemudahan dalam mendapatkan ayam yang betul-betul berkualitas bagus dan siap untuk menghadapi kontes nasional. Program unggulan kedua adalah menggalakkan peternak agar supaya produk lokal jadi unggulan.

Acara pengukuhan Ketua Kemari Cabang Sumenep

Saat ini peternak di Sumenep sudah ada dan tetap eksis, bahkan sudah berani melakukan kawin suntik. Ilmu tersebut didapat lewat belajar di luar daerah dan kemudian direalisaiskan di Sumenep sendiri. Hasilnya, meski merupakan peternak baru, namun produk yang didapat mampu di kontes-kontes ayam bekisar.

Nantinya Kemari Cabang Sumenep akan menghimbau bahkan membuat aturan bagi peternak daerah, hasil ternak mereka untuk tidak dilempar atau dilepas terlebih dahulu ke luar sumenep. Kemari Cabang Sumenep akan menjadi wadah bagi peternak agar produk tersebut tetap berada di Sumenep dan tidak sampai lari ke luar.

Nantinya bagi anggota ataupun penghobi di Sumenep yang membutuhkan ayam bekisar kelas lomba, bisa langsung mendapatkannya lewat Kemari Cabang. “Saya berharap produk asli Sumenep bisa dipakai teman-teman sendiri, artinya saya berharap agar mereka menggunakan produk lokal dulu karena kualitasnya bisa diandalkan,” kata Eddy Suyanto lagi.

R.Eddy Suyanto resmi memimpin Kemari Cabang Sumenep

Program unggulan ketiga ada mengajak pengrajin sangkar lokal agar kualitas produknya bisa ditingkatkan. Kemari Cabang akan menjadi wadah penjualan ke luar. “Kami akan bekerja sama dengan Kemari Cabang di daerah lain agar bisa pakai produk sangkar lokal Sumenep, karena saya yakin kualitasnya tidak mengecewakan,” ungkap pria yang juga penghobi perkutut.

R.Eddy Suyanto menambahkan bahwa sudah saatnya Sumenep dikembalikan lagi sebagai daerah yang memiliki nama besar sebagai salah satu daerah yang memiliki keunggulan dalam hobi ayam bekisar di tanah air. Untuk itulah program unggulan keempat adalah perlu upaya membenahi kualitas juri.

Masih menurut Eddy Suyanto, di Sumenep sendiri saat ini masih ada juri yang kurang pengalaman sehingga begitu di turunkan di kancah nasional agak kelabakan, “Saya kira juri Kemari di Sumenep yang saya anggap mampu cuma dua orang yakni Pak Yuli Kunia dan Pak Rouf, sedangkan lainnya adalah juri-juri muda yang butuh pengalaman lebih banyak,” sambungnya.

Suasana pengukuhan Kemari Cabang Sumenep

Untuk itulah pengkaderan juri harus terus dilakukan dan juri-juri muda harus terus digembleng. Makanya dengan adanya latber rutin akan melatih kepekaan, keberanian dan mental juri karena sangat menentukan. “Juri harus punya prinsip, selama bertugas di lapangan jangan sampai salah menilai ayam,” katanya lagi.

Kalau memang bagus ya harus dinilai bagus, sebaliknya kalau kurang ya dinilai kurang, jangan sekali-kali melihat siapa yang punya ayam. “Saya akan menskorsing juri yang kurang bagus selama bertugas di lapangan. Kalau tidak percaya dan ingin bukti, silahkan lihat di latber. Jika ternyata ada juri yang tidak benar, saya akan tindak langsung,” ancamnya.

Diharapkan setelah resmi menjadi orang nomor satu di organisasi Kemari Cabang Sumenep, R.Eddy Suyanto, S.Sos bisa segera bekerja. “Jika pandemi di Sumenep sudah dinyatakan aman, maka Januri 2021, saya akan langsung bergerak menjalankan program. Saya berharap tiga sampai empat bulan, program saya sudah bisa dirasakan manfaatnya,” kata pria yang abru dua tahun menekuni hobi ayam bekisar.

Harapan ke depan, Kemari Cabang Sumenep bisa menjadi percontohan Kemari-Kemari Cabang di daerah lain ditempat lain. Kita tunggu saja apa yang akan dilakukan R.Eddy Suyanto bersama gerbong Kemari Cabang Sumenep untuk mewujudkan program-program unggulannya.

Lanjutkan Membaca