Connect with us

Perkutut

Oktober Bahagia, RPM Bird Farm Surabaya Lepas Produknya ke H.Gunawan Amuse, Nawang Triton dan Lutfi “BLENDER” Pamolite

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Oktober 2020 menjadi bulan bahagia bagi RPM Bird Farm Surabaya. Pasalnya tiga kung mania yakni H.Gunawan Amuse Bangkalan, Nawang Triton Surabaya dan Lutfi “BLENDER” Pamolite Probolinggo resmi mentake over produk miliknya. H.Gunawan menjebol salah satu indukan RPM, sedangkan Nawang Triton dan Lutfi Pamolite membawa pulang salah satu anakan kandangnya.

H.Gunawan Amuse (kiri) jebol kandang RPM Surabaya K.Lexus

Indukan yang dijebol H.Gunawan Amuse adalah kandang Lexus yang bermaterikan AD K.1 berpasangan dengan Cristal A.8. Menurut Hariyanto, indukan tersebut awalnya tinggal di kandang RPM Lamborghini. Dikandang ini, salah satu anakannya berhasil memikat hati Adul AD Chana Thailand.

“Beberapa waktu lalu Adul AD Chana membawa anakan kandang Lamborghini, anakan lain juga sudah pindah tangan ke orang lain,” terang Hariyanto pemilik farm. Tanpa sebab dan tanpa alasan, tiba-tiba dirinya memindahkan indukan tersebut ke kandang Lexus. Dikandang ini lahir anakan yang juga sudah berpindah tangan ke Robert Ming Skylight.

Nawang Triton (kiri) ambil anakan RPM K.Lexus baru

Nah, beberapa waktu kemudian, H.Gunawan mengincar indukan tersebut. Terjadilah lobi-lobi kecil untuk memastikan apakah indukan tersebut mendapat ijin untuk pindah kandang atau bertahan. Lobi yang dilakukan antar dua rekan lama ini berakhir kesepakatan bahwa indukan salah satu favorit RPM resmi pindah tangan.

“Saya tidak bisa menolak keinginan Koh Gun (H.Gunawan Amuse) ketika ingin membawa indukan kandang Lexus, akhirnya saya serahkan,” ungkap Hariyanto. Setelah kandang Lexus ditinggal penghuninya, Hariyanto mengisi sepasang indukan baru yakni Cristal B.2 dan Cristal E.6.

Lutfi “Blender” Pamolite take over anakan RPM K.Mercy

Setelah proses perkawinan berlangsung dan produksinya juga tidak mengalami kendala, lahirlah anakan pertama. Diakui Hariyanto bahwa kualitas anakan ini bagus, namun sengaja ditahan untuk pengembangan kandang sebagai indukan masa depan. Tidak berapa lama, anakan kedua lahir bergelang RPM 1-139.

Nawang Triton yang sempat mendengar suaranya, kepincut untuk memiliki. Terjadinya lobi-lobi kecil yang berakhir dengan kata deal. “Burung dengan kualitas seperti inilah yang selalu saya cari, makanya saya berusaha untuk mendapatkan meski Mister (Hariyanto RPM) sebenarnya berat untuk melepasnya,” kata Nawang tanpa menyebut angka nominal.

Oktober bahagia, produk RPM Bird Farm Surabaya laris manis

Hariyanto sendiri ketika dikonfirmasi mengatakan hal yang sama. “Saya kalau sudah ditawur Nawang, tidak bisa menolak, dia memang pembeli setia produk RPM,” kata Hariyanto lagi. Tidak lama berselang, Lutfi “Blender” Pamolite yang kebetulan berkunjung ke markas Skylight Bird Farm Surabaya mendengar salah satu produk RPM.

Dirinya sempat mencari tahu produk siapa gerangan dan jawaban yang didapat ternyata produk RPM Kandang Mercy (Cristal 18050 K.C.9 x Grand K.10.A). Kebetulan sekali pemilik farm berada disana dan terjadilah negosiasi yang juga berakhir dengan damai, Hariyanto bersedia melepas produk ternaknya yang bergelang RPM 1-209.

Kebersamaan kung mania yang selalu terjalin dan terajut indah

“Saya langsung tertarik ketika mendengar suara burung di Skylight yang ternyaya milik RPM, makanya saya uber agar bisa menjadi milik saya. Proses negosiasi berlangsung lancar dan mudah,” terang Lutfi “BLENDER” Pamolite. Lagi-lagi Hariyanto mengaku tidak bisa menahan produk ternaknya ketika ada yang berminat.

Diakui olehnya bahwa kedua produk bergelang RPM tersebut adalah burung lomba. Usianya untuk yang diambil Nawang Triton sekitar 7 bulan dan Lutfi Pamolite 2 bulanan. Keduanya sepakat untuk menjadikan burung tersebut sebagai amunisi anyar yang siap meraih prestasi apik di lapangan.

Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.