Connect with us

Profil

Murai Batu Pedro, Masih Tampil Prima Di Tangsel Berkicau Menjelang Masa Mabung

AGROBUR Tayang

:

Murai Batu Pedro Bonni M
Mr Bonni sukses Murai Batu Pedro menjelang mabung

Ketangguhan murai batu Pedro kembali teruji. Ditengah memasuki masa mabungnya burung ini masih tampil prima,  meraih prestasi di even Radjawali Tangsel Berkicau, Minggu (15/2) di halaman parkir Samsat, BSD Tangerang Banten.

Lomba bertajuk Tangsel Berkicau 1  yang digelar juri Radjawali Indonesia (RI) kembali menjadi ajang ketangguhan murai batu Pedro koleksi Mr Bonni/Jessica. Meskipun kondisi menjelang mabung burung ini masih stabil dijalur juara. Turun di kelas Murai Batu Radjawali dia menempati urutan kedua, sementara utama Murai Batu Tangsel Berkicau harus puas diempat besar. “Kondisinya kurang maksimal, karena menjelang mabung, bahkan bulu sayapnya saja sudah 4 helai rontok,” jelas Bonni sang pemilik.

Murai batu Pedro selama ini oleh pemiliknya memang spesial diturunkan dikelas-kelas utama.    Hari itu meskipun dalam kondisi bulu yang sudah mulai rontok aksi Pedro tampil impresif sejak awal digantang langsung tancap gas dengan mengumbar materi isian lagu-lagu terbaiknya diselingi tembakan suara celiliin dibawakannya panjang-panjang dengan volumenya yang tembus serta gaya fighternya yang menarik perhatian.

Advertisements

Sementara Pedro memasuki masa mabung Mr Bonni  menyiapkan SPL sebagai lapisan keduanya. *agrobur4.

Advertisements
Baca Juga  Setelah Sukses Di Piala Menkop, Murai King Silver Double Winner di Melvin Cup Cibubur

Profil

Banyak Even Ditunda, Sebagian Amunisi CLM Dipo Team Depok Masuk Kandang Ternak

Published

on

Punggawa CLM Dipo Kiky, Mr Edo dan Rian

Sudah lebih dari tiga pekan hampir semua even organiser (EO) menunda kegiatannya atas anjuran pemerintah untuk menghindari dampak penyebaran virus Covid 19. Kicau mania yang sudah menyusun jadualnya disejumlah lomba terpaksa harus menahan sang gaconya. Bahkan sebagian amunisi tim CLM Dipo Team masuk kandang ternak.

CLM Dipo  dari Depok sebelumnya menargetkan turun di dua even penting Walikota Cup Depok dan Piala Pasundan 4  terpaksa harus ditundanya. Padahal persiapaannya menuju Piala Pasundan 4 di Bandung sudah sejak jauh hari dimatangkannya, baik amunisi burung maupun segala sesuatuna.

Ya, sejatinya dipekan-pekan ini CLM Dipo Team yang selama ini dikenal eksis dimurai batu tengah mengagendakan dua momen penting,Walikota Cup Depok yang sedianya digelar Minggu, 29 Maret 2020 dan Piala Pasundan 4 Bandung, Minggu, 5 April lalu. Kedua  even tersebut terlewati karena jadual lomba yang ditunda.

Advertisements

Selama ini Mr Edo, Rian dan Kiky beserta para krunya kerap membawa nama CLM Dipo Team kesejumlah gelaran akbar bersama burung-burung murai batu andalannya, diantaranya ada Rasco, Rascal, DL, Satria, Romanov, Bunaken, Merapi, Samurai Gadang, Cabik. Sebagian nama-nama tersebut sudah masuk daftar line up amunisi CLM Dipo yang bakal dimainkan dieven tersebut. Kecuali Rasco dan Rascal yang saat ini sudah masuk kandang ternak, amunisi lainnya semuanya sudah dalam kondisi on fire alias siap tempur.

”Karena kedua even yang akan kami ikuti ditunda, terpaksa burung kami kondisikan di rumah, sebagian masuk kandang ternak,” jelas Rian.

Ya selama stay at home ini  membuat  mereka lebih fokus mengkondisikan burung agar bisa stabil selama tidak ketemu lawan dimusim libur lomba kali ini.

Selain itu juga mereka menyiapkan sebagian gaco mengisi kandang ternak. Karena  selama ini mereka memang sudah sejak lama menyiapkan penangkaran murai batunya. Bahkan Mr Edo sudah lebih dulu sukses mengembangkan budidaya murai batu andalannya diantaranya ada Rasco dan Rascal, kedua murai batu andalannya kini sudah produksi. *agrobur

Baca Juga  Juara Umum Terbaik Di Kang Iwan Cup NzR Jakarta, Jadi Kado Istimewa Di Anniversary King Oliver BF

Advertisements
Lanjutkan Membaca

Profil

Venom Is Back, Sebulan Koleksi 7 Trophy

Published

on

media agrobur surabaya anis kembang venom

Lama tak muncul dan sempat dikabarkan rusak ternyata Venom gaco Anis Kembang milik Andreas Hardianto sang punggawa Andreas SF yang sudah malang melintang di berbagai evan ini, rupanya cuman mabung alias ganti bulu, meski lama mabung tapi rupanya Venom masih ingat betul bagai mana cara menjadi juara, hal itu dibuktikannya dengan raihan 7 trophy yang sudah ia kumpulkan selama 1 bulan.

Arif. Siap Kawal Venom Dan Sodo Lanang Luruk Berbagai Even

Turun perdana setelah ngurak di gantangan Dewa 99 Medaeng Sidoarjo Venom langsung tampil menggila, menampilkan kualitas terbaiknya iapun berhasil menang nyeri alias double winner, seminggu setelahnya ia kembali diturunkan di even taman Safari Pandaan, sayang Venom harus puas menempati posisi juara 6 dengan kondisi cuaca hujan dan juga masih dorong ekor.

Venom In Action Setelah Mandi

Venom kembali menampilkan aksi terbaiknya tatkala diturunkan kembali di Anniversary KMPN yang digelar pada hari Minggu (15/3/20) kemain, meski datang telat dan langsung naik disesi ke dua kelas Anis Kembang B, Venompun tampak mendominasi jalannya lomba dan dengan mudahnya menampati podium juara 1.

Advertisements
Venom. Mandi Rutin Sore Hari

Venom kembali unjuk prestasi saat diturunkan di gelaran Warung Ijo Sidoarjo yang dihelat pada hari Minggu (22/3/20) kemarin, turun di tiga kelas yang dibuka oleh panitia Venompun nyaris Hatrick, sayang dewi fortuna tidak berpihak padanya, Venom kalah tos hingga dua kali dan harus puas menempati podium juara 2,2,1.

Selain Venom Andreas Hardianto juga sudah menyiapkan Sodo Lanang sang pelapis sekalian tandem bagi Venom yang juga sudah diturunkan saat even Taman safari Pandaan, kerja maksimal sayang kurang hoki, kembali diturunkan di gelaran Dewa 99 Medaeang Sidoarjo, Sodo Lanang berhasil keluar sebagai juara 2 dan ke 3, ungkapnya.

Duet maut Venom dan Sodo Lanang memang sudah disiapkannya untuk melawat ke even even bergengsi yang sudah didepan mata, seperti Kodiklatal, Agung Budhie Cup dan juga Bali Shanti yang digeber pada 12 April mendatang. Sayang mengingat situasi dan kondisi yang kurang kondusif dikarenakan virus Corona aka Covid 19, jadi untuk sementara kita lockdown dulu sambil menunggu arahan pemerintah hingga situasi kondusif dan benar benar aman ungkap Andreas beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Kenari Tengkleng, Jadi Koleksi Jawara Terbaru Wahyu WS 27 Jakarta

Advertisements
Lanjutkan Membaca

Profil

Diktator Jr Cetak Hattrick, Setelah Sapu Bersih Kelas Kacer Di Piala Tangsel Berkicau

Published

on

Kacer Diktator Jr
Mevally bersama rekan sapu bersih kelas kacer

Digelaran Piala Tangsel Berkicau 1 yang bersama juri Radjawali Indonesia Minggu (15/3) lalu di lapangan Samsat BSD Tangerang  menampilkan jawara kacer yang jadi bintang lapangan,  Diktator Jr. Burung ini tidak hanya sukses memetik hattrick, tapi juga menyajikan penampilannya yang ciamik setelah menyapu bersih dari 3 sesi yang diikutinya.

Persaingan kelas kacer blok barat khususnya Jabodetabek memang semakin ketat. Banyak burung hebat yang muncul dijalur juara. Diktator Jr adalah salah satunya. Burung besutan Mavelly dari tim Kuda Hitam, Cakung Jakarta Timur ini sukses  mendulang tiga gelar juara pertama dikelas kacer. Turun 3 kelas Kacer Panglima, Kacer Chirpy dan Kacer Boss Bird Food.

Kacer Diktator Jr
Saat Diktator Jr meraih koncer

Rekam jejak perjalanan prestasinya dimulai saat burung tersebut moncer dieven Piala Kapolres Jakarta Selatan tahun 2019 lalu. Masih ditahun yang sama, prestasinya kemudian berlanjut dieven Piala Walikota Banjar Jawa Barat 2019.

Advertisements

Sukses yang sama kembali diulanginya saat dua pekan lalu Diktator Jr kembali menuai prestasi dieven yang sama Piala Walikota Banjar 2020 dengan meraih gelar juara 2, 3 dan 3. Saat itu Diktator bertemu dengan burung-burung kacer papan atas diantaranya Taxy milik Hendra JPN, burung tersebut merupakan pemenang sesi utama bertiket Rp 10 juta kelas kacer di BnR Award lalu. “Saat turun di Piala  Walikota Banjar kemarin lawannya lumayan berat-berat, tapi Diktator Jr masih mampu mengimbanginya.” jelas sang pemilik.

Prestasi cemerlangnya hari itu dieven Piala Tangsel Berkicau 1, merupakan  salah satu puncak prestasinya disebuah even akbar diawal tahun 2020 ini. Turun 3 sesi gelar juara 1,1 dan 1 berhasil diraihnya. “Semoga saja kedepannya tetap stabil,” harapnya.

Kacer Diktator Jr
Diktator Jr Turut Antarkkan King SF juara umum

Itu hanya sebagian prestasinya, masih seabrek puluhan gelar juara dieven lain yang sudah diraihnya. “Sejak tahun 2019 lalu hingga sekarang sudah sering juara ditangan saya,  selain juara 1, ya juara tiga besar,” terang Mevally perihal prestasi gaco andalannya.

Baca Juga  Juara Umum Terbaik Di Kang Iwan Cup NzR Jakarta, Jadi Kado Istimewa Di Anniversary King Oliver BF

Kacer Diktator Jr tidak hanya burung stabil dijalur juara, tapi  memang  memiliki kualitas materi irama lagu istimewa. Materi isiannya lengkap dan dibawakannya dengan sempurna saat berhadapan dengan lawan-lawanya, mulai dari suara isian burung kecil sejenis kolibri, srindit, suara burung gereja tarung. flamboyan.yang dilengkapi tembakan suara jangkrik  dan tonjolan jalak suren..

Selain keunggulan materi irama lagunya, juga shownya diatas gantangan kerap menarik perhatian, dengan ciri khasnya main full power gaya sujud-sujud ala hormat juri sambil buka ekor melengkapi penampilannya yang eksotis.

Tentunya, durasi kerjanya juga luar biasa, dari awal hingga menit terakhir tidak pernah jeda.  Serta didukung speednya yang rapat didukung volumenya juga tembus membuat aksinya jadi sebuah tontonan yang menghibur buat peserta lain yang menyaksikannya.

Dengan prestasi gemilangnya digelaran Piala Tangsel berkicau 1 di BSD lalu, kehadiran Diktator Jr menjadi ancaman baru buat para kacer papan atas lainnya, terutama di blok barat  “InsyaAllah kedepannya kami siap meramaikan dikelas ini, semoga saja prestasinya tetap stabil,” pungkas sang pemilik diakhir obrolannya. *grobur4.

Advertisements
Lanjutkan Membaca