Connect with us

Tips & Trik

Murai Batu Jet Lee Milik Andri Pamulang, Stabil Prestasinya, Inilah Kunci Rawatannya

KONBUR Tayang

:

Murai Batu Jet Lee Andri Pamulang
Andri Herrusta BF bersama Jet Lee

Nama murai batu Jet Lee kembali melejit dipentas lomba burung Jabodetabek. Kali ini dalam even Laskar Enterprise dengan juri Ronggolawe di Pasar Segar, Depok Minggu (11/4).  Padahal pekan sebelumnya dia juga sukses mengemas gelar juara pertama dikelas utama dalam even Imam Gendut Cup, Adam Enterprise BnR Tangsel.

Bukti kalau burung murai batu Jet Lee milik Andri dari Herrusta BF ini memang stabil prestasinya. Boleh dibilang Jet Lee tak lain burung terbaru kolkesi Andri. Belum genap sebulan ditangannya burung tersebut sudah banyak mendulang gelar juara.

Dengan ciri khasnya, gaya mainnya 4 titik saat dikepung  lawan-lawan sekelilingnya. Dengan kualitas  materi isiannya yang lengkap mulai lagu-lagu kecil hingga tonjolan kasar-kasar dan tembakan panjangnya. “Pokoknya semua suara burung isian ada di Jet Lee,” ujar Bobby perawatnya.

Rayakan kemenangan Jet Lee di Depok

Bagaimana perawatannya? Ternyata sederhana, standar dan tidak ribet.  Menurutnya burung tersebut tidak perlu rawatan khusus. Bahkan kesehariannya cukup dikandang harian tanpa umbaran.

Perawatan rutin harian, pagi buka krodong sambil dianginkan sebelum dijemur selain voer diberi esktrafooding jangkrik cukup 5 ekor tanpa kroto. “Kroto diberikan sehari mau lomba aja,” jelas  Bobby salah satu perawatnya.

Jemur secukupnya,  dingainkan tanpa perlu masuk keramba mandi. Karena mandi kesehariannya cukup di cepuk yang disediakan di kandang hariannya. “Perawatannya sederhana,” kata sang perawat.

Untuk saat ini Jet Lee masih menjadi andalan utama Andri yang juga sudah sukses sebagai breeder murai batu.  Dan burung ini dipersiapkannya digelaran-gelaran besar di Jabodetabek dan sekitarnya. *agrobur4.

Advertisements
iklan ucapan Fitri AGROBUR

Tips & Trik

Kiat Mr Tirta Tangerang, Mengondisikan Anis Merah Kerispatih Stabil Di Jalur Juara

Published

on

Anis Merah Kerispatih Mr Tirta
Mr.Tirta, Kerispatih stabil di jalur juara

Juara pertama berturut-turut   secara beruntun  dilintas EO ini yang sudah dibuktikan Anis Merah Kerispatih koleksi Mr Tirta dari Pandawa Kicau Tangerang. Sabtu (23/3) juara 1 dan 1 alias double winner dieven Spesial Kopdar Ciputat. kemudian keesokan harinya dieven Road To BIC di Samsat BSD, Minggu (24/3) kembali meraih kemenangan nyeri bahkan nyaris saja hattrick dengan perolehan juara 1, 1 dan 2.

Anis Merah Kerispatih Mr Tirta

Padahal, pekan sebelumnya dia juga sukses meraih gelar juara pertama didua gelaran berbeda dalam satu hari dieven Juri Eks PBI di lapangan G&T Pondok Cabe dan pagi harinya juara dieven berbeda, juga masih di Tangerang.

Keunggulannya tidak hanya kualitasnya yang istimewa, tapi stamina burung  berkode ring Pantas Tangerang dan Pandawa Kicau  ini juga memang memiliki stamina luar biasa. Bisa tturun satu hari didua even berbeda, bahkan bisa turun dua hari berturut-turut.

Dengan kualitas materinya yang lengkap  teler dengan gaya khas doyong rebah, sambil bawa isian kasar-kasar goyang kiri dan kanan. Durasinya juga selalu dituntaskan dari menit awal hingga akhir.

Kemenangan yang kerap diraihnya membuatnya berniat menurunkan dieven H Wibie Dwie Andriyas Cup 2 NzR Indonesia di lapangan Bedali, Lawang kota Malang, Minggu 28 Maret mendatang. Yang kebetulan dikota tersebut dikenal sebagai baromoternya anis merah. “Kalau kondisinya memungkinkan kita akan berangkat ke even di Malang,” pungkas Mr Tirta.

Lantas, bagaimana kiat Mr Tirta merawat keseharian sang gaco hingga stabil dijalur prestasi?

Dalam kesehariannya, Mr Tirta merawat sendiri kedua gaco andalannya dijenis anis merah. Khusus Kerispatih, perawatan dimulai dari hari Senin hingga Rabu, pakan cukup voer dan ditambah buah pisang kepok serta 2 ekor jangkrik dalam kesehariannya.

Memasuki hari Rabu malam, burung biasa dimandikan. Begitu juga memasuki hari Kamis dan Jumat, menu pakannya tetap sama tapi tanpa jangkrik.

Dihari Sabtu, pemberian jangkrik diberikan 2 ekor, selain pakan utama voer dan buah pisang. Menjelang keesokan lomba, burung dimandikan malam, sambil diberikan 3 ekor jangkrik. Keseharian full krodong.

Nah, memasuki hari H atau settingan dilapangan burung sudah tidak perlu mandi lagi, karena malamnya sudah mandi. Kebutuhan jemurnya nyaris tanpa jemur. “Memang tidak dibiasakan dijemur,” terangnya.

Dengan perawatan harian yang sederhana tersebut, prestasi Kerispatih nyaris tanpa ada lawan yang menandinginya untuk saat ini khususnya Jabodetabek atau blok barat. Dan, ketangguhannya bakal ditampilkannya  lagi dieven akbar di kota Malang. *agrobur4.

Advertisements
iklan ucapan Fitri AGROBUR
Lanjutkan Membaca

Tips & Trik

Bagaimana Harun Sparatis SF Jakarta Mencetak Kenari Jawara, Ini Dia Tipsnya

Published

on

Kenari Leonadis Harus Jakarta
Mr Harun bersama Leonidas

Sampai saat ini  Harun Sparatis SF Jakarta masih konsisten main dijenis kenari. Sudah banyak burung-burung yang mengorbit lewat tangan dinginnya.  Setelah sukses mengantarkan Leonidas, Mustika Jr, dan B-RV ketiganya jenis kenari standar ketangga juara, kini dia juga eksis dijenis Yorshire (YS) dan Rasmi.

Sepanjang musim lomba 2020 tahun lalu,  Harun lebih eksis dan dikenal sebagai pemilik kenari standar kecil jawara, salah satunya lewat aksi-aksi Leonidas yang sudah mengantongi puluhan gelar juara pertama baik dieven regional hingga level nasional.

Kenari Leonidas Jawara andalan dikenari standar

Memasuki awal tahun 2021 ini burung jenis F1 Belgie Bossu (BB) warna bon kuning andalannya ini mabung. “Sekarang baru rapih, mulai minggu depan sudah siap lagi turun ke lapangan.” jelasnya.

Nah, selama sang gaco mabung, kini dia mencoba menampilkan dua gaco rawatannya, prestasi yang paling gres dia baru saja mengantarkan Bulls Jepang kepodium juara pertama dalam even Battle Canary Championship LMN Sangkar Cup di Prasetya Pondok Gede Bekasi, Minggu (28/2) lalu.

Bulls Jepang YS Lokal Andalannya

Burung jenis Yorkshire lokal warna kuning ini kini menjadi amunisi andalan Sparatis SF khususnya dikelas YS. Selain Bulls Jepang, sejatinya dia juga sudah sukses mengorbitkan Gajayana jenis Rasmi (persilangan yorkshire dari Inggris dan kenari giboso dari Spanyol).    dengan warna yang sama. Keduanya sama-sama burung memiliki materi berkualitas istimewa.

Lalu, bagaimana kiat Harun mengkondisikan belasan ekor kenari dikediamannya hingga mencapai prestasi? Baginya merawat kenari tidaklah terlalu ribet. Dimusim hujan seperti ini, ketika burung tidak dijemur pagi burung cukup dicas atau dijejer ditempel sesama kenari lainnya. Ditempatkan dilantai berderet dengan kenari sejenis. tanpa penyekat

Burung dibiarkan bunyi sesukanya, sambil dianginkan, cara ini agar burung lebih mapan terhadap burung sejenis disekitarnya yang sama-sama bunyi bersamaan. Sekaligus menjadi cara efektif membuang atau mengendalikan birahinya. Meskipun menjelang lomba, perlakuannya sama, setiap pagi burung dijejer bersebelahan sambil bunyi satu sama lain.

Gajayana Jenis Rasmi

Dengan begitu menurutnya bisa terpantau, burung siap tidaknya ditampilkan ke lapangan keesokan harinya. “Kalau bunyinya sudah anteng, duduk rapih tidak nabrak-nabrak dengan sebelahnya, berarti burung sudah siap,” ungkap Harun dikediamannya kawasan Cijantung Jakarta Timur.

Kebutuhan mandinya cukup disediakan cepuk, dalam kondisi musim hujan biarkan burung mandi sendiri. Untuk sayuran diberikan secara bergiliran sayur daun pakcoy, sawi hijau, jagung diberikan bergantian. Kecuali untuk mendongkrak birahi, ditambah telur puyuh rebus.

Bila ada panas matahari, dijemur sebentar terutama sebelum pukul 09.00 WIB. Selesai ditempel dengan sesama kenari lainnya, siang harinya burung dikrodong untuk diistirahatkan. Kecuali burung yang siap dilombakan, sesekali diumbar, penempatannya dilakukan secara bergiliran dengan kenari lainnya. *agrobur4.

Advertisements
iklan ucapan Fitri AGROBUR
Lanjutkan Membaca

Tips & Trik

Kiat Mr Edo Ijo Mania Club Depok, Tampilkan Belasan Ekor Cucak Hijau Prestasi Digantangan

Published

on

Cucak Hijau Mr Edo IMC Depok
Mr Edo

Mr Edo Ijo Mania Club (IMC) Depok boleh dibilang penggemar cucak hijau sejati. Sejak 3 tahun silam dia konsisten main dijenis ini. Bahkan sudah belasan ekor cucak hijau koleksinya sukses meraih tangga prestasi di lapangan. Siapa saja burung gaco andalanya dan bagaimana kiatnya?   

Hingga saat ini tidak kurang 15 ekor cucak hijau jawara yang tengah dikondisikannya. Sejumlah nama yang sudah kenyang dengan seabrek prestasi diantaranya ada Dinamit, Patriot, Bandly, Tyson, Pesona, Boeing, dan lainnya. Mereka diturunkan setiap pekannya secara bergilirian.

Dikandang Harian, Siap diturunkan ke lapangan bergiliran

Dari sekian banyak amunisi burung cucak hijaunya dia juga merawat sendiri tanpa joki/perawat semua burung koleksinya ini. Menurutnya, yang penting kondisi burung sehat. “Kalau sudah sehat dan ini tampak dari cara mandi kesehariannya bagus dia pasti mau jalan di lapangan, “ terang  pria yang juga founder komunitas Ijo Mania Club  ini..   

Untuk memudahkan dan praktisnya, burung-burung cucak hijau tersebut disimpannya di sangkar harian digantung berjejer tapi masing-masing sangkar diberi penyekat. Kebutuhan mandi seperti bak kecil berisi air bersih menjadi sarana mandinya. “Biarkan burung mandi sendiri sesukanya, yang penting setiap harinya kita sediakan air bersih buat mandinya,” jelasnya.

Cucak Hijau Pesona warna eksotik

Burung-burung masteran seperti siri-siri, kolibri, cucak jenggot dan lainnya ditempatkan dalam satu rungan. Dilengkapi masteran Mp3 yang diputar nonstop sebagai master pendampingnya.

Kebutuhan pakan utama pisang kapok segar disediakan setiap pagi berikut ekstra fooding jangkrik masing-masing 5 ekor pagi hari dan 5 ekor sore harinya. Dijemur sepintas saja itupun kalau cuaca matahari sedang bagus.

Biasanya Mr Edo dari sekian banyak cucak hijaunya ini, selain membawa burung gaco andalan utamanya ke lapangan biasanya dia juga ditemani satu atau dua ekor cucak hijau lapisannya. Burung-burung lapis kedua ini sengaja rutin dibawa khususnya ke arena latberan sekalian mengasah mental dan jam terbangnya di atas gantangan.

Selama dua bulan kantongi puluhan thropy dan piagam

“Burung-burung lapisan kita pantau terus  dari beberapa even yang diikutinya mau jalan stabil atau tidak, minimal kita turunkan 5 kali dalam seminggu, selain penyesuaian di atas gantangan juga mempertajam mental fighter ketemu lawan-lawan barunya. Kalau selama turun dia kerja di lapangannya stabil berarti burung sudah  siap diturunkan di even-even lebih besar selanjutnya.

Ya, sebagian besar burung miliknya ini kerap diturunkan hingga puluhan kali dalam sebulan. Bahkan nyaris dua hari sekali turun ke lapangan. Cucak hijau Patriot misalnya, burung ini terbilang rajin menangguk kemenangan setiap turun digantangan.

Menurut Mr Edo,  Patriot dalam dua bulan terakhir ini sudah mengantongi lebih dari 20 thropi  juara (1,2 dan3) dari sejumlah even organiser yang diikutinya khususnya kawasan Depok dan Jabodetabek sekitarnya.

Lantas bagaimana kalau dari sekian banyak cucak hijaunya ini ada yang birahi? Solusinya cukup sederhana, masukan ke kandang umbar setiap harinya di umbaran di ruangan khusus. Cukup hanya mengkonsumsi pisang tanpa jangkrik. Sampai burung tersebut ke kondisi normal.

Dari sebanyak cucak hijau andalannya, Mr Edo juga menyimpan mascot andalannya, Pesona, seekor cucak hijau yang memiliki warna unik hijau kombinasi kuning dengan pertumbuhan bulunya yang eksotik. Selain cucak hijau dia juga memiiki 3 murai batu prestasi, salah satuya Katana. “Yang pasti, proses kerja keras tidak akan menghianati hasil,” pungkasnya.  *agrobur4.

Advertisements
iklan ucapan Fitri AGROBUR
Lanjutkan Membaca
Advertisement banner

Copyright © 2019 Media Agrobur. Powered by agrobur.