Connect with us

Ayam Bekisar

Munas Pembesar, Pengukuhan H.Fatkurrahman Sebagai Ketua Pusat, Siap Jadikan Organisasi Makin Besar, Santun dan Beradap

KONBUR Tayang

:

Musyawarah Nasional Penggemar Ayam Bekisar (Munas Pembesar) baru saja usai digelar pada Minggu, 05 Desember 2021. Menempati lokasi di New Nur Pasific Karaoke & Restoran, Jl.Adityawarman no.59 – 63 Surabaya, acara dihadiri sekitar 23 peserta yang berasal dari berbagai kota seperti, Sampang, Bangkalan, Surabaya, Malang dan Bondowoso. 

Munas Pembesar, pengukuhan H.Fatkurrahman jadi Ketua Pusat

Agenda utama kali ini adalah mengukuhan Ketua Umum/Pusat Pembesar yakni H.Fatkurrahman. Dalam sambutannya H.Fatkurrahman mengatakan bawa ada keinginan besar menjadikan hobi ayam bekisar bisa lebih semarak, namun dengan mengesampikan ego masing-masing.

“Terus terang setelah saya ditetapkan sebagai Ketua Pusar Pembesar, saya butuh bantuan dari semua pihak, saya tidak mungkin bisa bekerja sendiri sehingga membutuhkan orang lain untuk membawa Pembesar seperti harapan kita bersama,” tegas Wwakil Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan.

Lebih lanjut dikatakan bahwa hobi ayam bekisar akan lebih semarak jika tidak ada lagi persaingan, saling bermusuhan. “Saya ingin Kemari dan Pembesar bersatu, guyub dan rukun serta kompak. Saya sadar bahwa hobi ayam bekisar adalah hobi mahal, sehingga amat disayangkan jika komunitas tidak bisa bersatu,” ungkap H.Fatkurrahman.

Ketua Pusat Pembsar bersama Pengurus Harian Pembesar

Ditambahkan bahwa kekompakan adalah sebuah upaya membangun hobi ayam bekisar yang lebih baik. “Mari kita bangun hobi yang lebih baik, buat apa cari musuh, mending cari saudara,” sambungnya lagi. Setelah resmi terpilih, langkah yang akan dilakukan adalah konsilidari intern.

H.Fatkurrahman berharap agar pengurus di tingkat pusat bisa kompak dan guyub, memiliki sikap santun dan menghormati serta tidak saling menjatuhkan satu sama yang lain. “Mudah-mudahan saya bisa membawa Pembesar lebih besar, lebih guyup dan membuat hobi ayam bekisar makin semarak. Saya harap ada perubahan. Mari kita ubah sikap,” harapnya.

Masih menurut H.Fatkurrahman, Pembesar ingin menjadi contoh yang baik, salah satu misal adalah ketika di arena kontes, peserta sebaiknya bisa bersikap diam pada saat ayam miliknya berbunyi, biar semua peserta bisa menikmati alunan suaranya dan juri bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan benar tanpa terganggu oleh suara penonton.

Suasana Munas Pembesar di New Nur Pasific Surabaya

“Saya ingin ketika Pembesar menggelar kegiatan lomba, maka aturan untuk tidak berteriak akan kami terapkan. Sebelum acara dimulai, diumumkan kepada seluruh peserta agar bisa tertib mengikuti jalannya lomba dengan tidak berteriak karena akan mengganggu peserta lain dan juga juri yang bertugas di dalam lapangan,” kata H.Fatkurrahman lagi.

Langkah berikutnya yang akan dilakukan adalah melegalkan Pembesar sehingga memiliki dasar hokum yang kuat. Langkah berikutnya adalah menghadirkan kas. “Saya akan segera melegalkan Pembesar sehingga punya payung hokum dan akan mengadakan kas, sehingga bisa membantu peserta yang akan ke arena lomba,” janjinya.

H.Umar Farouq Alkomy, Wakil Ketua dalam komentarnya sangat bangga berada dalam struktur organisasi Pembesar karena Ketua Pusat adalah orang yang tepat. “Apresiasi pada Pembesar karena sudah menelorkan Ketua Pusat yakni H.Fatkurrahman. Beliau ada teman saya saat menjadi anggota dewan. Beliau ini punya sikap konsekuen dan komit terhadap apa yang dilakukan,” ungkap H.Umar Farouq Alkomy.

Munas Pembesar dihadiri oleh 23 peserta dari berbagai daerah

Do’a dan harapan selalu dipanjatkan kehadirat Robbi, semoga apa yang menjadi cita-cita Pembesar bisa terlaksana dan terwujud. Disinggung pula soal keberadaan juri. “Saya ingin juri independen, bukan milik siapa-siapa, sehingga bebas menjalankan tugas kapan dan dimana saja,” harap H.Fatkurrahman.

Untuk jangka panjang, Pembesar akan melakukan pengkaderan juri sehingga tidak bingung saat akan menggelar kegiatan. “Pengkaderan juri akan menjadi agenda Pembesar jangka panjang, sudah ada beberapa calon juri yang akan menjalani diklat dalam waktu dekat. Mudah-mudahan apa yang akan kita lakukan bisa memberikan manfaat,” harapnya.

Pembesar, organisasi yang merangkul beberapa komunitas penghobi ayam bekisar, ayam buras, ayam hutan dan ayam kekok, berusaha untuk menempatkan tokoh hobi ini untuk masuk menjadi pengurus Pusat. Mereka ditempatkan pada posisi Wakil Ketua Pusat dengan harapan bisa membangkitkan semangat komunitasnya untuk mendukung Pembesar.

Daftar hadir Munas Pembesar, diikuti sekitar 23 peserta

Adalah keempat tokoh tersebut adalah H.Umar Farouq Alkomy Bangkalan yang mewakili hobi ayam pelung, Supandi Bondowoso mewakili komunitas ayam bekisar, Achmad Ra;I Bangkalan mewakili komunitas ayam kekok dan Sumarno Malang, perwakilan komunitas ayam hutan.

Formasi tersebut dianggap ideal karena akan menggerakkan massa untuk mendukung setiap gelaran Pembesar. Karena misi Pembesa adalah merangkul komunitas tersebut untuk bersama-sama memeriahkan setiap even yang dilaksanakan. “Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pembesar pada saya untuk mengisi posisi sebagai Wakil Ketua Pusat mewakili komunitas ayam kekok,” terang Achma Ra’i.

Hal senada dilontarkan Sumarno. “Ini adalah formasi ideal untuk sebuah organisasi hobi karena bisa merangkul komunitas hobi. Mudah-mudahan harapan kita bersama bisa menjadi kenyataan,” kata Sumarno. Supandi tak kalah bangganya. “Saya harap pilihan ini tidak salah sehingga Pembesar bisa menjadi organisasi untuk bersama,” ucap Supandi.

Trending

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.