Connect with us

Ayam Bekisar

Munas Pembesar, Pengukuhan H.Fatkurrahman Sebagai Ketua Pusat, Siap Jadikan Organisasi Makin Besar, Santun dan Beradap

KONBUR Tayang

:

Musyawarah Nasional Penggemar Ayam Bekisar (Munas Pembesar) baru saja usai digelar pada Minggu, 05 Desember 2021. Menempati lokasi di New Nur Pasific Karaoke & Restoran, Jl.Adityawarman no.59 – 63 Surabaya, acara dihadiri sekitar 23 peserta yang berasal dari berbagai kota seperti, Sampang, Bangkalan, Surabaya, Malang dan Bondowoso. 

Munas Pembesar, pengukuhan H.Fatkurrahman jadi Ketua Pusat

Agenda utama kali ini adalah mengukuhan Ketua Umum/Pusat Pembesar yakni H.Fatkurrahman. Dalam sambutannya H.Fatkurrahman mengatakan bawa ada keinginan besar menjadikan hobi ayam bekisar bisa lebih semarak, namun dengan mengesampikan ego masing-masing.

“Terus terang setelah saya ditetapkan sebagai Ketua Pusar Pembesar, saya butuh bantuan dari semua pihak, saya tidak mungkin bisa bekerja sendiri sehingga membutuhkan orang lain untuk membawa Pembesar seperti harapan kita bersama,” tegas Wwakil Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan.

Lebih lanjut dikatakan bahwa hobi ayam bekisar akan lebih semarak jika tidak ada lagi persaingan, saling bermusuhan. “Saya ingin Kemari dan Pembesar bersatu, guyub dan rukun serta kompak. Saya sadar bahwa hobi ayam bekisar adalah hobi mahal, sehingga amat disayangkan jika komunitas tidak bisa bersatu,” ungkap H.Fatkurrahman.

Ketua Pusat Pembsar bersama Pengurus Harian Pembesar

Ditambahkan bahwa kekompakan adalah sebuah upaya membangun hobi ayam bekisar yang lebih baik. “Mari kita bangun hobi yang lebih baik, buat apa cari musuh, mending cari saudara,” sambungnya lagi. Setelah resmi terpilih, langkah yang akan dilakukan adalah konsilidari intern.

H.Fatkurrahman berharap agar pengurus di tingkat pusat bisa kompak dan guyub, memiliki sikap santun dan menghormati serta tidak saling menjatuhkan satu sama yang lain. “Mudah-mudahan saya bisa membawa Pembesar lebih besar, lebih guyup dan membuat hobi ayam bekisar makin semarak. Saya harap ada perubahan. Mari kita ubah sikap,” harapnya.

Masih menurut H.Fatkurrahman, Pembesar ingin menjadi contoh yang baik, salah satu misal adalah ketika di arena kontes, peserta sebaiknya bisa bersikap diam pada saat ayam miliknya berbunyi, biar semua peserta bisa menikmati alunan suaranya dan juri bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan benar tanpa terganggu oleh suara penonton.

Suasana Munas Pembesar di New Nur Pasific Surabaya

“Saya ingin ketika Pembesar menggelar kegiatan lomba, maka aturan untuk tidak berteriak akan kami terapkan. Sebelum acara dimulai, diumumkan kepada seluruh peserta agar bisa tertib mengikuti jalannya lomba dengan tidak berteriak karena akan mengganggu peserta lain dan juga juri yang bertugas di dalam lapangan,” kata H.Fatkurrahman lagi.

Langkah berikutnya yang akan dilakukan adalah melegalkan Pembesar sehingga memiliki dasar hokum yang kuat. Langkah berikutnya adalah menghadirkan kas. “Saya akan segera melegalkan Pembesar sehingga punya payung hokum dan akan mengadakan kas, sehingga bisa membantu peserta yang akan ke arena lomba,” janjinya.

H.Umar Farouq Alkomy, Wakil Ketua dalam komentarnya sangat bangga berada dalam struktur organisasi Pembesar karena Ketua Pusat adalah orang yang tepat. “Apresiasi pada Pembesar karena sudah menelorkan Ketua Pusat yakni H.Fatkurrahman. Beliau ada teman saya saat menjadi anggota dewan. Beliau ini punya sikap konsekuen dan komit terhadap apa yang dilakukan,” ungkap H.Umar Farouq Alkomy.

Munas Pembesar dihadiri oleh 23 peserta dari berbagai daerah

Do’a dan harapan selalu dipanjatkan kehadirat Robbi, semoga apa yang menjadi cita-cita Pembesar bisa terlaksana dan terwujud. Disinggung pula soal keberadaan juri. “Saya ingin juri independen, bukan milik siapa-siapa, sehingga bebas menjalankan tugas kapan dan dimana saja,” harap H.Fatkurrahman.

Untuk jangka panjang, Pembesar akan melakukan pengkaderan juri sehingga tidak bingung saat akan menggelar kegiatan. “Pengkaderan juri akan menjadi agenda Pembesar jangka panjang, sudah ada beberapa calon juri yang akan menjalani diklat dalam waktu dekat. Mudah-mudahan apa yang akan kita lakukan bisa memberikan manfaat,” harapnya.

Pembesar, organisasi yang merangkul beberapa komunitas penghobi ayam bekisar, ayam buras, ayam hutan dan ayam kekok, berusaha untuk menempatkan tokoh hobi ini untuk masuk menjadi pengurus Pusat. Mereka ditempatkan pada posisi Wakil Ketua Pusat dengan harapan bisa membangkitkan semangat komunitasnya untuk mendukung Pembesar.

Daftar hadir Munas Pembesar, diikuti sekitar 23 peserta

Adalah keempat tokoh tersebut adalah H.Umar Farouq Alkomy Bangkalan yang mewakili hobi ayam pelung, Supandi Bondowoso mewakili komunitas ayam bekisar, Achmad Ra;I Bangkalan mewakili komunitas ayam kekok dan Sumarno Malang, perwakilan komunitas ayam hutan.

Formasi tersebut dianggap ideal karena akan menggerakkan massa untuk mendukung setiap gelaran Pembesar. Karena misi Pembesa adalah merangkul komunitas tersebut untuk bersama-sama memeriahkan setiap even yang dilaksanakan. “Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pembesar pada saya untuk mengisi posisi sebagai Wakil Ketua Pusat mewakili komunitas ayam kekok,” terang Achma Ra’i.

Hal senada dilontarkan Sumarno. “Ini adalah formasi ideal untuk sebuah organisasi hobi karena bisa merangkul komunitas hobi. Mudah-mudahan harapan kita bersama bisa menjadi kenyataan,” kata Sumarno. Supandi tak kalah bangganya. “Saya harap pilihan ini tidak salah sehingga Pembesar bisa menjadi organisasi untuk bersama,” ucap Supandi.

Ayam Bekisar

Lomba Nasional Ayam Bekisar PEMBESAR Bupati Cup Bangkalan, 607 Tiket Ludes Terjual, Piala Bergilir Batal Diserahkan

Published

on

Minggu, 16 Januari 2022 menjadi moment bersejarah bagi komunitas hobi ayam tanah air. Pasalnya organisasi bernama PEMBESAR (Penggemar Ayam Bekisar) yang dipimpin H.Fatkurrachman baru saja mencatat rekor pelaksanaan agenda hobi paling bergengsi, paling spektakuler dan paling heboh se jagad nusantara.

H.Fatkurrachman mengerek ayam bekisar tanda dimulainya acara

Even bertajuk Bupati Cup Bangkalan yang dihelat menggunakan Stadiun Kerapan Sapi R.P. Moch Noer berhasil mengemas kegiatan yang benar-benar mampu mendongkrak popularitas hobi. “Alhamdulillah, hari ini PEMBESAR yang saya pimpin bisa melaksanakan kegiatan kontes dengan meriah dan heboh yang membuat kami senang dan bersyukur,” terang H.Fatkurrachman.

Bupati Bangkalan saat memberikan sambutan

Lebih lanjut dikatakan bahwa kegiatan ini menjadi sebuah bukti keseriusan PEMBESAR untuk menyemarakkan hobi. Tidak main-main, kali ini panitia berhasil menghadirkan peserta dari berbagai kota dan provinsi yang ada di Jawa mulai Jakarta, Bogor, Purworejo, Bandung, Semarang, Magelang, Yogyakarta, Trenggalek, Malang, Surabaya.

Memberikan kesempatan ngerek ayam pada Raden Abdul Latif Amin

Ada juga peserta dari Sidoarjo, Probolinggo, Pasuruan, Jember dan Banyuwangi ditambah lagi mania asal Pulau Dewata Bali. Selain itu peserta dari Pulau Garam Madura menjadi pendukung terbesar gelaran untuk pertama kalinya setelah PEMBESAR di bawa kepemimpinan H.Fatkurrachman resmi dibentuk.

Saat Bupati Bangkalan menuju lapangan lokasi lomba ayam bekisar

Kehadiran mereka mampu mendulang angka penjualan tiket dengan jumlah paling besar dalam catatan sejarah penyelenggaraan even hobi ayam. Sekitar 607 tiket ludes tanpa sisa yang membuka kelas mulai dari Ayam Hutan, Bekisar, Ayam Buras dan Ayam Kekok. Adapun rincian tiap-tiap kelas adalah Ayam Hutan sebanyak 12 ekor.

Ayam Bekisar 239 peserta (Laga Utama 47 ekor, Laga Madya 72 ekor dan Laga Pratama 120 ekor), Kelas Ayam Buras 25 tiket dan Ayam Kekok 331 peserta (Kelas Pendek Bawah 107 ekor, Kelas Pendek Atas 48, Kelas Panjang Bawah 131 dan Panjang Atas 45 ekor). Ayam Kekok sendiri menjadi partai yang baru pertama kalinya digelar bersama hobi lain.

Ketua Pusat PEMBESAR bersama panitia Bupati Cup

Mat Rai Ketua Paguyuban Ayam Kekok se Madura mengaku bersyukur karena komunitasnya kini mendapatkan perhatian dari PEMBESAR. “ALhamdulillah kami diberikan kesempatan untuk tmapil bareng ayam bekisar, ayam hutan dan ayam buras dalam lomba PEMBESAR. Mudah-mudahan bisa terus berlanjut,” ungkap Mat Rai.

H.Djamad Badrun Sampang (tengah) tokoh lawas ayam bekisar

Harapan ini tentunya menjadi sebuah keinginan untuk mendalam agar ayam kekok juga bisa terus disertakan dalam setiap kegiatan PEMBESAR. H.fatkurrachman mengaku siap merealisasikan keinginan tersebut. “Sejak awal kami konsisten untuk merangkul ayam kekok menjadi bagian dari kegiatan PEMBESAR,” tegas pria yang akrab dipanggil Abah Kur.

Para Srikandi Kontes Ayam Bekisar Bupati Cup Bangkalan

Sukses ini tentu menjadi sebuah catatan baru dan rekor perolehan peserta dalam kegiatan lomba hobi yang pernah ada sebelumnya. Rekor penyelenggaraan kegiatan hobi ayam kini dipecahkan oleh PEMBESAR. H.Farkurrachman selaku Ketua PEMBESAR mengaku bangga dengan hasil tersebut.

Mania antar kota dan antar pulau bertemu dalam satu even

“Kami bersyukur karena kegiatan kami mendapatkan dukungan dari semua pihak. Tanpa mereka maka apa yang kami lakukan tidak akan seperti ini,” sambung Wakil Ketua DPRD Bangkalan. Hadir dalam acara tersebut Bupati Bangkalan. Dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wadah bagi penghobi untuk menyalurkan apa yang ditekuninya.

“Saya harap kegiatan ini bisa menjadi wadah bagi penghobi ayam sehingga mereka bisa terus eksis di lapangan dan menyalurkan hobinya. Kami dari Pemerintah Daerah Bangkalan selalu mendukung setiap kegiatan yang ada sehingga kegiatan seperti hobi ayam bisa tetap hidup dan muncul,” tutur Raden Abdul Latif Amin.

Piala Bergilir Bupati Cup Bangkalan batal diserahkan

Bahkan Bupati Bangkalan siap untuk mensupport dan mendukung kegiatan tersebut. “In syaa Allah kegiatan ini akan kami adakan tiap tahun. H.Kur (H.Fatkurrachman) siap memfasilitasi dan saya harap kegiatan ini bisa memberikan banyak manfaat bagi pecinta,” sambung Bupati Bangkalan yang hadir bersama rombongan.

Kontes Ayam Bekisar Bupati Cup Bangkalan milik PEMBESAR

Karena yang pasti dengan even seperti ini selain bisa bertemu dan silaturahmi, juga menjadi nilai ekonomis. “Hari ini saya bersama rombongan dari kominfo Bangkalan, Kapolres, Dandim dan jajaran instansi lain mensupport dan mendukung kegiatan ini. Mudah-mudahan bagi pemenang bisa termotivasi untuk terus eksis,” harap Bupati Bangkalan.

Banjir doorprize, sebuah bukti kemewahan even PEMBESAR

Usai memberikan sambutan, panitia memberikan kesempatan kepada Bupati untuk memasuki lapangan, mempersilahkan mengerek ayam bekisar milik salah satu peserta. Usai melakukan pengerekan ayam, Bupati sempat melihat bagaimana bekisar-bekisar yang ada di atas kerekan mengeluarkan suara terbaiknya.

Sesekali Bupati menunjuk salah satu bekisar yang sedang bunyi. Nampak pula Bupati Bangkalan melakukan komunikasi dengan panitia dan juri ketika ada sesuati yang menarik untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Cukup lama rombongan Bupati berada di pinggri lapangan untuk menyimak proses penjurian.

Penjurian Ayam Hutan pembuka acara kontes

Cuaca di lapangan sejak pagi sempat gerimis. Namun, kondisi tersebut perlahan-lahan sirna seiring mendekati waktu pelaksanaan dimulai. Panitia kali ini menurunkan juri KEMARI untuk menjadi pengadil di Kelas Ayam Bekisar dan Ayam Buras. Sedangkan untuk Ayam Hutan, ada team khusus yang sengaja didatangkan.

Penjurian kelas Ayam Kekok berlangsugn lancar

Begitu juga untuk kelas Ayam Kekok, mereka membawa team sendiri. Kegaitan ini diawali dengan penjurian Ayam Hutan. Andre Effendi, pimpinan rombongan komunitas ini mengaku sengaja menghadirkan kelas ini untuk menyemarakkan hobi. “Ayam hutan identic dengan hobi ayam bekisar, jika tidak ada ayam hutan, maka bekisar tidak akan pernah ada,” jelas Adre.

Ditambahkan oleh Andre bahwa menghadirkan komunitas ini bukan sesuatu yang muda dan gampang. “Ayam hutan itu rawan stress dan tidak bisa disamakan dengan ayam lain, namun tetap kami sertakan mereka agar keberadaannya bisa lebih terlihat dan eksis di lapangan,” sambung Andre lagi.

Panitia lomba Ayam Kekok komunitasnya luar biasa

Ayam kekok yang memilih lokasi agak ke utara dari kerekan ayam bekisar, juga melaksanakan kegiatan tanpa kendala. “Kami punya aturan sendiri dan lomba kami juga tidak bisa disamakan dengan yang lain, makanya kami terpisah dari mereka meski sebenarnya dalam satu kegiatan,” ungkap Mat Rai.

Hal yang tidak diinginkan terjadi dalam penjurian ayam bekisar. Awalnya proses penjurian berlangsung lancer dan aman. Saat akan memasuki penjurian partai final Kelas Madya, ada peserta dengan nomor kerekan 56 yang protes karena ayam miliknya tidak masuk. Setelah melalui perundingan, akhirnya ayam tersebut terpaksa diikutkan.

Team G-2 selalu aktif dan eksis di arena kontes ayam bekisar

Namun saat penjurian dilangsungkan, ayam tersebut hanya mendapatkan nilai paling rendah diantara peserta di partai final. Sutiasi semakin memanas saat partai final Kelas Utama. Enam orang juri KEMARI yang diturunkan, memberikan vonis berbeda pada peserta. Imam Sampang dan Rouf Sumenep menancapkan bendera pada tiang kerekan nomor 25.

Sedangkan Syafi’i Bangkalan, H.Danang Yogyakarta, Yanto Magelang dan H.Asnawi Sumenep menancapkan bendera pada nomor kerekan 32. Hasil tersebut memicu keributan. Pendukung kerekan 25 tidak terima dengan hasil tersebut. Dengan sigap dan tenang, H.Fatkurrachman selaku Ketua Pusat PEMBESAR langsung turun tangan.

Peraih juara pertama Kelas Ayam Bekisar Laga Madya

Pemilik ayam kedua belah pihak dihadirkan untuk mencari solusi. Sampai akhirnya sepakat untuk kerek ulang, khusus kedua ayam tersebut. Namun saat acara kerek ulang akan dilakukan, tak satupun kedua belah pihak menuju ke dalam lapangan. Ada keinginan dari salah satu pihak untuk memenangkan kejuaraan untuk bekisar pada kerekan 25 tanpa adu ulang.

Peraih juara pertama Kelas Ayam Bekisar laga Pratama

Namun H.Fatkurrachman tetap bersikukuh bahwa kerek ulang harus dilakukan sebagai hasil kesepakaan bersama. Karena tidak ada yang bersedi masuk lapangan, akhirnya Ketua Pusat PEMBESAR ini mengambil keputusan jika tidak ada yang mau tarung ulang, maka juara 1 dan 2 dinyatakan tidak ada.

“Saya tetap pada komitmen untuk kerek ulang karena kedua belah pihak yang disaksikan oleh juri dan juga panitia, sudah sepakat untuk kerek ulang. Saya tidak mau mencla mencle dan tidak punya pendirian. Kami sudah sepakat dari awal. Nah, sekarang kog mereka malah tidak mau, ya sudah, saya putuskan tidak ada juara 1 dan 2,” ungkap H.Kur.

Peraih juara Kelas Ayam Buras

Keputusan tersebut berarti pula bahwa Piala Begilir tidak diberikan. Jalan tengah sebenarnya sudah diambil untuk menyelesaikan masalah, namun ada upaya untuk membuat suasana menajdi ricuh. Panitia sudah tegas untuk melakukan hal yang dianggap sesuai. Pihak yang bermasalah dipanggil untuk duduk bareng.

Diakhir acara pengundian doorprize dilakukan. Tiga unit sepeda motor, lemari es, kipas angin, tv color dan puluhan hadah menarik lainnya. Ipunk selaku salah satu panitia mengakus bahwa hadiah yang diberikan sangat banyak. “Ada puluhan hadiah yang kami berikan untuk peserta sebagai bukti bahwa kami memang ingin memanjakan peserta. Kami memang beda dari yang lain,” jelas Ipunk.

Lanjutkan Membaca

Ayam Bekisar

Jelang Kontes Ayam Bupati Cup 2022 Bangkalan, Gebrakan Spektakuler Awal Tahun PEMBESAR Bagi Mania yang Bernyali

Published

on

Mengawali tahun 2022, hobi ayam bekisat tanah air mulai menggeliat. Agenda pembuka akan dilaksanakan oleh PEMBESAR (Penggemar Ayam Bekisar) Pusat. Even bertajuk Bupati Cup bangkalan 2022, 5st Anniversary Sartika PEMBESAR, rencananya akan dihelat pada 16 Januari 2022 di lapangan Kerapan Sapi R.P.Moch.Noer Bangkalan.

PEMBESAR Pusat siapkan agenda spektakuler awal tahun 2022

Ketua Umum PEMBESAR H.Fatkurrachman mengatakan bahwa agenda kali ini sebagai wujud keinginan organisasi yang dipimpinya agar hobi ayam bekisar bisa tetap semarak dan tidak sampai mengalami kevakuman. “Kami mengawali agenda lomba di bulan Januari 2022 sebagai wujud bahwa kami memang ingin agar hobi bekisar lebih semarak,” tegas H.Fatkurrachman.

Mengusung tema kebersamaan, ajang kali ini akan mewadahi beberapa komunitas, seperti ayam bekisar sendiri, ayam hutan, ayam buras dan ayam kekok. Mereka akan dirangkul untuk bersama-sama menggelar kegiatan pada hari dan lokasi yang sama. Artinya bahwa kegiatan ini akan menampilkan berbagai kelas yang masuk daftar lomba.

Dukungan dari komunitas ayam kekok Madura sudah bulat

“In syaa Allah agenda kami akan menampilkan banyak kelas, tidak hanya ayam bekisar saja, tetapi akan aa aya buras, ayam hutan dan ayam kekok. Kami sudah konfirmasi kepada komuntas tersebut dan mereka siap memberikan dukungan penuh,” sambung Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan.   

Ditambahkan oleh H.Fatkurrachman bahwa agenda ini merupakan jadwal lama yang seringkali mengalami penundaan akibat pandemic corona. “Kegiatan ini sebenarnya agenda lama, karena pandemic corona selalu tertunda, mudah-mudahan saja even kali ini tidak sampai mengalami kondisi seperti sebelumnya,” harap pengusaha sukses ini.

Kontes ayam awal tahun bersembahan PEMBESAR Pusat

Lapangan yang dipilih menjadi lokasi penyelenggaraan akan disulap menjadi ajang yang akan menampilkan berbagai suara ayam dari berbagai jenis, tentunya dengan jadwal yang sudah disusun oleh panitia. Ipung, salah satu panitia mengatakan bahwa menjelang satu minggu pelaksanaan, segala persiapan sudah mendekati rampung.

“Kami mempersiapkan gelaran ini sudah sejak jauh-jauh hari, makanya segala sesuatu yang dibutuhkan sudah kami koordinasikan dengan penanggungjawab masing-masing seksi, sehingga kami bisa mengetahui sejauh mana persiapan yang sudah dilakukan oleh mereka, apa yang belum sehingga kami bisa mengetahuinya,” terang Ipung.

Para petinggi PEMBESAR dalam sebuah acara

Sebagai gong pembuka kontes awal tahun, PEMBESAR sudah menyediakan doorprize berupa sepeda motor, sepeda gunung, lemari es, tv colour, mesin cuci, kipas angin dan barang elektronik lainnya yang akan diberikan kepada peserta yang beruntung. Bagi peserta yang memiliki prestasi bagus, panitia juga akan menyediakan trophy ekslusif.

Jadi pastikan para mania yang memang memiliki nyali, untuk segera mempersiapkan jago-jagonya untuk memastikan diri menjadi yang terbaik pada kelas yang akan diikuti. “Saya kira rugi jika kegiatan ini sampai terlewatkan, karena ini adalah even bergengsi untuk seluruh komunitas ayam bekisar, ayam hutan ayam buras dan ayam kekok,” sambung H.Fatkurrachman.

Dukungan dari Kemari siap diberikan untuk sukses kegiatan

Ditambahkan pula bahwa ajang kali ini akan memperebutkan Piala Bergilir Ketua Umum PEMBESAR Pusat. “Saya sengaja memberikan trophy bergilir dengan tujuan untuk memberikan semangat kepada peserta untuk datang, berlomba bersama, menguji kualitas ayam dan memastikan menjadi yang terbaik,” kata H.Fatkurrachman lagi.

Nampaknya kegiatan ini akan benar-benar semarak, karena yang pasti dukungan yang luar biasa sudah diberikan. Adapun dukungan tersebut berasal dari orang nomor satu di Bangkalan yakni Bupati Bangkalan, Ketua DPRD Bangkalan, Disbudpar Bangkalan. Sedangkan dukungan lain berasal dari H.Fatkurrachman, H.Syafiudin Asmoro, H.Farouq Alkomy, hariyadi, Hoyu, Tek Gwan, Andre dan H.Asid.

H.Fatkurrachman (tengah) Ketua Pusat PEMBESAR

Mereka ini adalah apra tokoh bekisar yang telah memberikan kontribusi besar pada perkembangna hobi ayam bekisar di tanah air. Jadi rugi besar jika melewatkan even spektakuler awal tahun 2022, karena akan dibanjiri oleh mania dari seluruh pelosok negeri.

Lanjutkan Membaca

Ayam Bekisar

Setelah Surabaya dan Bangkalan, H.Fatkurrachman Ketua Pusat PEMBESAR, Persilahkan Daerah Lain Bentuk Pengurus Cabang

Published

on

Gerak cepat dilakukan Ketua Pusat PEMBESAR, H.Fatkurrachman. Setelah resmi ditunjuk untuk mengisi posisi tersebut, koordinasi  dan komunikasi terus dilakukan. Program-progam yang dianggap harus menjadi prioritas, langsung dieksekusi. Salah satunya adalah dengan membentuk pengurus di tingkat daerah sebagai pilar untuk menopang organisasi.

H.Fatkurrachman (dua dua kiri) Ketua Pusat PEMBESAR

“Saya kira membentuk pengurus di tingkat bawah adalah keputusan yang harus segera dilakukan untuk menjalankan program pusat, sehingga organisasi bisa segera menjalankan tugasnya sesuai yang diinginkan,” tegas H.Fatkurrachman. Dua cabang sudah resmi dibentuk yakni PEMBESAR Cabang Surabaya dan Bangkalan.

Pengukuhan kedua cabang tersebut dilakukan pada Jumat, 24 Desember 2021 di RM Salma Bancaran Bangkalan. Hadir pada acara tersebut Pengurus Pusat dengan formasi lengkap, Pengurus Cabang yang akan dikukuhkan dan beberapa tokoh ayam bekisar di Bangkalan serta Surabaya serta perwakilan KEMARI.

Gerak cepat Ketua Pusat PEMBESAR membangung organisasi

Dalam komentarnya, H.Fatkurrachman berharap agar cabang bisa menjadi akses pusat untuk menjalankan program-program sehingga bisa sampai ke tingkat paling bawah. “Pusat harus punya pengurus di daerah, karena tidak mungkin bisa bergerak cepat tanpa dukungan dan partisipasi pengurus di bawah,” terang Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan.

Setelah Surabaya dan Bangkalan, diharapkan cabang lain akan muncul untuk mendeklarasikan dirinya sebagai cabang berikutnya. “Saya sudah sampaikan kepada Pengurus Pusat, jika ada teman-teman di daerah yang sudah siap untuk dikukuhkan sebagai pengurus cabang, dipersilahkan untuk berkoodinasi,” ungkap H.Fatkurrachman.

PEMBESAR Cabang Bangkalan resmi dikukuhkan

Bahkan sang Ketua Pusat berjanji untuk hadir secara langsung mengukuhkan pengurus cabang dengan catatan jika ada dua, tiga atau empat daerah dengan jarak berdekatan yang siap untuk dikukuhkan, semisal Bondowoso, Situbondo, Jember dan Probolinggo maka pengukuhan bisa dilakukan di salah satu daerah tersebut.

“Saya sebagai Ketua Pusat bersama pengurus akan mengalah untuk datang demi mengukuhkan pengurus cabang,” sambung pengusaha sukses. Bahkan jika memang ada cabang di luar pulau yang akan dikukuhkan, Pengurus Pusat siap untuk datang kesana. “Saya lebih senang meluas, karena namanya pusat, bukan hanya di tanah Jawa tetapi sampai ke luar pulau,” katanya lagi.

PEMBESAR Cabang Surabaya resmi dikukuhkan

Cara ini sebagai wujud agar ada kesinambungan antar penghobi ayam bekisar karena akan betul-betul lebih meluas jangkauannya, sehingga keberadaan masyarakat yang tergabung dalam PEMBESAR bisa lebih menyebar. Target Ketua Pusat untuk menambah pengurus ditingkat daerah bisa terealisasi pada pertengahan tahun 2022.

Harapan lain nantinya ketika pengurus cabang sudah tersebar diberbagai daerah, antara pengurus bisa terjalin kekompakan, solid dan bekerjasama dengan baik sehingga ada kesinambunan. “Kita dukung bersama setiap pengurus di tiap daerah. Dukungan sesuai dengan kemampuan, dari segi materi, saling bantu karena kalau tidak saling bantu akan berat, apapun itu bentuknya,” kata H.Fatkurrachman lagi.

Struktur Pengurus Cabang Surabaya dan Bangkalan

Untuk itulah ketika ada masalah atau kendala, Ketua Pusat berharap ada komunikasi, sehingga masalah itu bisa diselesaikan tanpa menimbulkan masalah baru. “Saya yakin ketika ada masalah dan dibicarakan dengan baik, in syaa Allah pasti ada jalan. Yang terpenting ada komunikasi yang selalu terjalin, kita adalah satu makanya harus saling membantu dan mendukung,” lanjutnya.

Lanjutkan Membaca
Advertisement banner

Copyright © 2019 Media Agrobur. Powered by agrobur.