Connect with us

Perkutut

Mojomanis Cup 2 Probolinggo, Minggu (26/2):  Duet Cantik Agresor dan Alvares, Sukses Kuasai Podium Utama

KONBUR Tayang

:

Mojpmanis Cup 2 Probolinggo
PANITIA MOJOMANIS CUP 2. Mampu mengemas lomba dengan baik dan sukses.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Agenda latber burung perkutut, bertajuk “Mojomanis Cup 2” yang diprakarsai oleh Kades Harisin, Moh. Hidayat, H. Indra. Serta mendapat dukungan penuh dari H. Abd. Rofi selaku Ketua P3SI Pengda Probolinggo. Pada hari Minggu, 26 Februari 2023 kemarin, ramai dihadiri peserta dari berbagai kota.

Dan meskipun lokasi atau tampatnya lombanya ada pergeseran. Dimana yang semula akan menempati Lapangan Desa Kapasan, Pajarakan. Namun karena tempat tersebut dipakai untuk hajatan warga setempat, akhirnya Lapangan Desa Seboro, Krenjengan, Probolinggo yang dipakai itupun tidak menjadi masalah.

PERSIAPAN MENGGANTANG. Meksi dipayungi mendung, namun pesrta tetap semangat.

“Betul, awalnya kita sudah menetapkan lokasi lombanya di lapangan Desa Kapasan, Pajarakan. Tapi beberapa Minggu kemudian, ada infomarmasi kalau lapangan tersebut akan dipakai oleh warga setempat untuk menggelar hajatan. Akhirnya kita putuskan untuk memakai lapangan Desa Seboro, Krenjengan saja dan semua panitia setuju,” terang Kades Harisin, selaku ketua panitia.

“Dan Alahmdulillah, hari ini dukungan dari semua kung mania cukup menggembirakan. Bahkan beberapa peserta dari luar kota juga hadir, ikut meramaikan dan mensukseskan gelaran ini. Terima kasih atas dukungan semuanya,” tambah Kades Harisin yang diamini oleh semua kru panitia.

KETUA PENGDA PROBOLINGGO. Terus mensupport semua kegiatan kung mania yang ada di wilayahnya.

Pagi itu, meski cuaca kota Probolinggo terlihat kurang bersahabat karena dipayungi mendung. Namun semangat Kung Mania untuk tetap menggantang jago perkututnya, terlihat begitu antusias sekali. Terbukti, 2 blok gantangan kelas piyik yunior dan 2 blok gantungan untuk kelas piyik hanging. Hanya menyisahkan beberapa tiang saja yang kosong.

 Dan saat peluit dibunyikan sebagai tanda babak pertama dimulai. Suasanapun berubah menjadi ramai, oleh suara anggung merdu jago-jago perkutut yang digantang. Udara dingin saat babak pertama berlangsung, rupanya bukan jadi halangan bagi jago-jago tersebut untuk bersaing.

JUARA KELAS PIYIK YUNIOR. Saat selfi bersama usai jagonya juara.

Buktinya, perebutan nilai pun terlihat begitu seru dan ketat, baik di kelas piyik yunior maupun di kelas piyik hanging. Karena masing-masing jago sama-sama ngotot untuk bisa mendapat nilai tertinggi di babak pertama ini.

Memasuki babak kedua, terlihat cuaca kota Probolinggo mulai berubah cerah. Karena Matahari mulai memancarkan sinarnya di sela-sela mendung yang juga sudah mulai bergeser menjauh dari lokasi. Kondisi inilah yang benar-benar dimanfaatkan semua jago yang berlaga, untuk bisa lebih fight menunjukan performa terbaiknya di hadapan tim juri bertugas.

PARA JUARA PIYIK HANGING. Siap hadir di lomba berikutnya.

Cuaca cerah dan panas yang mengiringi persaingan antar jago ditiga babak terakhir, yaitu babak kedua, ketiga dan keempat. Rupanya bentul-betul dimanfaatkan oleh duet cantik dua amunisi yang jadi andalan Zainuri Pattimura, yaitu Agresor dan Alvares untuk merebut podium utama.

Dimana Agresor yang turun di kelas piyik yunior, berhasil memperoleh nilai tertinggi dan sukses dinobatkan sebagai juara 1. Sementara Pancasona milik Sigit, Pesan Suara andalan Yono Sae Star, Cucu R Wijaya milik Arif dan Tekume andalan Asen CB. Harus puas mengekor dibelakang Agresor.

PEMENANG HADIAH SEPEDA MOTOR. Rela diguyur air mineral.

Sedangkan Alvares yang tarung di kelas piyik hanging. Jago muda yang memang sering kali sukses merebut tropy juara 1 itu. Kali ini pun, Alvares juga mampu memboyong kembali podium utamanya, yaitu sebagai juara 1.

Baru disusul kemudian oleh Kacong milik Supardi, Mahadewa milik Taufik Carabella. Lalu Kurindu milik H. Kholil dan Oden milik Aan Coban yang berhasil mengunci posisi lima besar terbaik kelas piyik hanging ini.

TIM JURI. Sukses mengawal lomba dengan fair play dan lancar.

Itulah beberapa jago yangberhasil menempati posisi lima besar. Namun untuk mengetahui jago-jago lainnya, yang hari itu juga sukses mencatatkan namanya didaftat kejuaraan. Selengkapnya bisa dilihat di box daftar juara di bawah ini.

“Sekali lagi, saya atasnama panitia, mengucapkan banyak terima kasih kepada semua yang hadir. Dan tak lupa, kami juga mohon ma’af bila sekiranya disepanjang acara masih banyak kekurangan. Karena kita sebagai manusia biasa, jelas tak lepas dari kekurangan itu,” tutup Kades Harisin.  *agrobur.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.