Connect with us

Perkutut

Maestro Bali: Antarkan Buldozer dan Harley Davidson Unggul di Kelas Dewasa LPB IV

KONBUR Tayang

:

lpb
MAESTRO BALI: Bersama H Anang AMG Siap Semarakkan Perkututan Bali
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belum lama terjun ke dunia perkutut, nama H Salim Andriyanto langsung melesat bagaikan anak panah lepas dari busurnya. Beberapa gaco yang dikantonginya banyak mengisi daftar kejuaraan. Tidak saja lomba di Bali tetapi juga di beberapa event di Jawa.

Seperti pada LPB seri IV bersama Pengda P3SI Badung, Minggu 30 Juni 2019 di lapangan Ketewel Gianyar Bali. Maestro Bali yang menurunkan beberapa gaco, enam di antaranya moncer di lapangan. Seperti Buldozer bergelang Arista yang akhirnya berhasil duduk di singasana kelas dewasa senior setelah di seri sebelumnya hanya sempat mengantongi posisi kelima.

lpb
TAMBAH KAWAN: Berlomba Bukan Cari Musuh, Tapi Tambah Kawan. Biarkan Burung Bertarung di Arena

Namun H Salim tidak patah semangat. Justru terus mengasah diri bersama sang perawat untuk meningkatkan kualitas suaranya di lapangan. Hasilnya, Buldozer berhasil menjadi sang juara. Walaupun masih terlalu jauh untuk bisa masuk nominasi pertama LPB 2019 karena persaingannya cukup berat, namun dengan modal nilai tiga warna hitam, H Salim tinggal mempertahankan kualitas suaranya pada seri-seri berikutnya.

Di kelas dewasa yunior ada Harley Davidson yang mulai top perfoma. Setelah sempat tertinggal di posisi keempat seri 2 dan kemudian naik di posisi ketiga seri 3 dan akhirnya di seri 4 kembali naik dengan posisi runner up. ‘’Masih terus berjuang di seri berikutnya,’’ ujar H Salim didampingi H Anang AMG yang seperjuangan di perkutut.

Namun masih ada Singalaga ring JBM dan Leonard bergelang AKN yang naik kelas setelah bermain di piyik yunior. Dua gaco ini memang dipersiapkan di dewasa yunior mendampingi Harley Davidson. Sedangkan di kelas piyik yunior digantikan oleh Rubicon bergelang IBM yang kemarin meraih posisi kelima.

lpb
H SALIM: Gaconya Moncer di Semua Kelas, Baik Senior, Junior, Piyik Yunior dan Hanging.

Yang mengejutkan di kelas piyik hanging. Maestro Bali yang baru beberapa bulan membuka kandangnya yang super mewah di Sempidi Badung, sudah berhasil melejitkan anakannya yang bergelang Maestro Bali dari kandang 12 berindukan Zen VIP dengan AKN. Diberi nama Terpedo hanya berada di posisi kelima. ’’Kami bersyukur bisa moncer dan membuat kami tambah bersemangat beternak dan berlomba,’’ terang H Salim yang siap menggelar syukuran kecil-kecilan bersama H Anang AMG yang juga sedang mengembangkan kandangnya di Jalan Mahendradata. *ma3

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.