Connect with us

Perkutut

LPB IV Gianyar Cup: PA BF Dominasi Dewasa, di Piyik Inaldu BF dan Wiras BF Moncer

KONBUR Tayang

:

lpb
Suasana lomba full peserta dan para jawara di kelasnya masing-masing. (Foto Kolase: gde)
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

LIGA Perkutut Bali (LPB) 2023 kembali digeber. Kali ini giliran Pengda P3SI Gianyar sebagai penyelenggaranya yang dilaksanakan di Lapangan Pengwil P3SI Bali, Sanur-Bali, Minggu, 11 Juni 2023. Seluruh tiket ludes terjual, bahkan ada beberapa peserta yang tidak kebagian tiket.

Begitu antusiasnya kung mania Bali untuk mengikuti seri per seri LPB 2023 tidak terlepas dari mulai hangatnya persaingan LPB 2023 yang kini memasuki putaran keempat dari 10 seri termasuk LPI Bali Oktober mendatang. Karena, masuk nominasi burung terbaik LPB tak saja mengangkat pamor burung itu sendiri juga peternaknya.

kutut
Usai penilaian, Pengwil P3SI Bali lakukan evaluasi kinerja juri.

‘’Kami mewakili panitia LPB ke-4 Gianyar Cup 2023 mengucapkan banyak-banyak terimakasih atas kehadiran dan partisipasinya dalam menyukseskan gelaran LPB Gianyar Cup 2023. Serta tak lupa kami mengucapkan selamat buat kung mania yang hari ini jago-jagonya mau bunyi dan berhasil meraih juara. Bagi kung mania yang belum bisa membawa trofi kejuaraan jangan berkecil hati karena masih ada konkurs yang akan datang. Selamat dan sukses selalu buat semeton Kung Mania Bali,’’ ucap Ketua Panitia Wayan Rudiana. Seraya menyampaikan permohonan maaf jika selama penyelenggaraan lomba ada hal-hal yang kurang berkenan.

kutut
Santai berteduh pantau perkutut.

Di tengah turunnya gaco-gaco terbaik Bali, sontak membuat persaingan demikian ketat. Kondisi ini sempat membuat salah seorang kung mania yang menurunkan burung di kelas Dewasa Yunior melayangkan keberatan atas penilaian yang dilakukan juri P3SI. Pihak panitia melalui Ketua Bidang Penjurian P3SI Bali yang sekaligus IP setelah menerima laporan langsung melakukan pemantauan terhadap burung tersebut. Akhirnya permasalahan itu dapat diselesaikan secara baik-baik.

PA BF DOMINASI KELAS DEWASA

Setelah pada seri ketiga PA BF unggul di kelas dewasa, pada seri keempat bertajuk Gianyar Cup 2023  ini PA BF kembali mendominasi. Tetasan PA BF mengantarkan tiga gaconya menjuarai kelas dewasa senior dimana 1 diantaranya bertengger di posisi puncak. Sedangkan dua gaco yang unggul di kelas dewasa yunior dan keduanya menduduki posisi puncak dan runner up.

kutut
Asoka tetasan PA BF moncer di kelas Dewasa Yunior.

Di laga ini juga melejitkan tetasan Inaldu BF yang berhasil menjuarai kelas piyik yunior sedangkan di kelas piyik hanging, tetasan Wiras BF berhasil terdepan.

kutut
Tetasan Inaldu BF moncer di kelas Piyik Yunior melalui Messi milik Moh Hasan.
kutut
Salju tetasan Wiras BF moncer di kelas Piyik Hanging.
kutut
Krisnandar debutan Sapta Windu BF sabet tiga kali tiga warna antarkan di posisi kedua kelas Dewasa Senior.

Dari empat kelas yang dibuka, pertarungan sengit terjadi di kelas dewasa. Seperti di kelas dewasa senior antara Misterius, Krisnandar dan Nogo Sosro saling kejar poin di setiap babak. Di babak pertama dua gaco berhasil melaju dengan nilai tiga warna yakni Misterius di gantangan 20 dan Nogo Sosro di gantangan 45. Namun di babak kedua Krisnandar di nomor 44 berhasil menjukkan perfomanya sehingga berhasi menembus tiga warna. Di babak ini Misterius juga kembali stabil dan menembus tiga warna.

kutut
Jawara di kelas Dewasa Senior.
moncer
Jawara di kelas Dewasa Senior.

Di babak ketiga, Misterius dan Krisnandar semakin sengit menunjukkan kualitas suaranya. Keduanya pun kembali meraih tiga warna. Memasuki babak keempat dua kandidat ini semakin menunjukkan kelasnya. Namun Krisnandar tampil semakin ciamik sehingga kembali mengantongi nilai tiga warna. Sama-sama mengoleksi tiga warna tiga kali namun dari rekap dewan juri Misterius milik Mindradjaja akhirnya menduduki podium utama disusul Krisnandar milik Nengah Suarka dan Nogo Sosro debutan Hariyanto.

kutut
Jawara di Kelas Dewasa Yunior.

Persaingan ketat juga terjadi di kelas dewasa yunior antara Asoka, Farel dan Putra Bali. Di babak pertama ketiga gaco ini sama-sama meraih nilai tiga warna. Namun memasuki babak kedua suasana menjadi tegang. Asoka dan Farel milik H Suryanto dengan kinerja dan kualitas suaranya kembali berhasil menembus tiga warna. Tetapi Putra Bali hanya meraih nilai 43 ¼. Di babak ketiga dengan cuaca panas yang menyengat ketiga kandidat ini hanya sanggup menembus 43 ¼. Namun di babak keempat Asoka, Farel dan Putra Bali kembali melantunkan suara emasnya dan ketiganya berhasil menyabet nilai tiga warna. Dari hasil rekap juri, Asoka berhasil terdepan disusul Farel dan di tempat ketiga disabet Putra Bali.

kutut
Jawara di kelas Dewasa Yunior.

Sementara itu di kelas piyik yunior, Messi milik Moh Hasan berhasil menduduki podium utama setelah di babak kedua tampil dengan suara terbaiknya dengan nilai tiga warna. Tetasan Inaldu BF ini dan juga gaco-gaco lainnya yang masih dalam kondisi piyik yunior ini agak kesulitan untuk tampil dengan perfoma kerja yang maksimal terlebih lagi panas yang menyengat. Namun Messi akhirnya berhasil menjadi yang terbaik disusul Tornado di tempat kedua.

kutut
Jawara di kelas Piyik Yunior.
kutut
Jawara di Kelas Piyik Yunior.

Demikian juga di kelas piyik hanging. Salju milik Gde Teja berhasil tampil terdepan setelah di babak ketiga menunjukkan suara ciamiknya. Tetasan Wiras BF ini akhirnya meraih nilai tiga warna sekaligus satu-satunya gaco di kelas ini yang meraih nilai tiga warna dan akhirnya dinobatkan sebagai juara pertama. Disusul Ambasador milik Made Murna di pisisi runner up.

lpb 4

Sebelum penyerahan trofi kejuaraan, para peserta sempat mengikuti undian doorprize beraneka jenis barang sumbangan dari kung mania Bali. Sementara dewan juri yang bertugas dipimpin Ketua Bidang Penjurian P3SI Bali Triyasa KN melakukan evaluasi hasil penilaian. (gde)

kutut
kutut
Jawara di Kelas Piyik Hanging.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.