Connect with us

Ayam Bekisar

Lomba Ayam Bekisar Piala Wakil Gubernur DIY, Tergelar Dalam Nuansa Kekeluargaan, Kemari Bali Resmi Dikukuhkan, Ayam Buras Jadi Partai Tambahan

KONBUR Tayang

:

Gelaran Lomba Seni Suara Alam Ayam Bekisar memperebutkan Piala Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu 26 Januari 2020 berlangsung dalam nuansa kekeluargaan yang kental dan guyub. Meski bekisar orbitan mereka harus memperebutkan posisi terhormat dalam daftar kejuaraan di masing-masing kelas yang dilombakan, namun para pemilik tetap kompak memperlihatkan rasa persaudaraannya.

Ronggolawe sukses menjadi juara pertama Kelas Madya

Para peserta tidak lagi memperlihatkan dari mana mereka berasal. Bahkan mereka bisa bercanda bareng tanpa lagi peduli apa dan siapa mereka. Pemandangan yang sangat indah untuk dinikmati. Acun Hadiwidjojo selaku tuan rumah mengaku sengaja mengundang seluruh bekisar mania untuk hadir.

Penancapan bendera juara di Kelas Ayam Bekisar

“Lomba Wakil Gubernur DIY ini terbuka untuk siapapun, makanya saya tidak membatasi peserta yang mau hadir, peserta bebas dan tidak dilarang untuk datang,” tegas Acun Hadiwidjojo. Keterbukaan inilah yang membuat peserta lebih enjoy untuk memilih hadir di Ndalem Notoprajan, lokasi pelaksanaan acara.

H.Asid tokoh asal Bangkalan Madura, hadir beserta rombongan. “Saya datang karena ingin menjadi peserta yang baik, dimana ada lomba maka saya harus hadir untuk menyalurkanhobi. Ayam bekisar adalah hobi yang harus disalurkan tanpa ada perbedaan latar belakang,” jelas H.Asid.

Juara Kelas Ayam Buras foto bareng usai menerima trophy

Begitu halnya dengan Supandi peserta asal Bondowoso. “Bagi saya dimana ada lomba, maka saya harus hadir. Apalagi jika ayam sudah siap. Soal menang dan kalah, itu urusan belakang, yang penting bisa ketemu sama teman-teman di lapangan,” kata Supandi. Kehadiran mereka diapresiasi oleh Acun Hadiwodjojo.

“Saya atas nama tuan rumah mengucapkan banyak terima kasih kepada H.Asid Bangkalan dan juga Supandi serta teman-teman yang lain, yang menyempatkan hadir untuk mengikuti gelaran kami. Mudah-mudahan peran dari teman-teman menjadikan hobi ayam bekisar makin semarak,” ungkap Acun.

Pengukuhan Kemari Bali langsung dilakukan Ketua Umum Kemari

Even kali ini dimeraihkan juga dengan kedatangan peserta asal Sumenep Madura, Bali dan juga DKI Jakarta. Bahkan Acun Hadiwidjojo selaku Ketua Kemari, mengukuhkan Kemari Cabang Bali. “Saat ini Bali sudah memiliki cabang Kemari karena sudah resmi saya kukuhkan. Selamat bekerja, mudah-mudahan bisa menjadi penyemangat penghobi disana,” harapnya.

Ipung, mania bekisar Bangkalan sukses raih juara

H.Saluki mania asal Cileungsi Bogor yang hadir dalam acara tersebut mengaku akan selalu memberikan dukungan selama ayam dan dirinya siap. “Yang penting saya sehat, ayam siap dan tidak ada acara, maka saya pasti berangkat lomba. Ini kan hobi dan cari saudara, makanya berlomba bagi saya penting sekali,” kata H.Saluki.

Hadir juga diacara tersebut, Ismanu Jakarta. Kehadirannya memang menjadi salah satu bukti bahwa gelaran ini memiliki daya tarik yang luar biasa bagi peserta dari seluruh daerah di Indonesia. Andai saja, penyelenggaraan ini tidak mepet dengan perayaan Imlek, mungkin jumlah peserta bisa lebih semarak lagi.

Peraih juara di Kelas Ayam Buras unjuk gigi usai penjurian

“Banyak teman-teman yang ijin karena tidak bisa hadir, sebab bertepatan dengan perayaan imlek, saya paham akan hal itu, yang penting mereka tetap mendukung meski belum bisa hadir ke arena lomba,” lanjut Acun lagi. Inilah bentuk kepedulian yang tinggi dari seluruh komunitas hobi ayam bekisar.

Mania bekisar lintas kota kumpul bareng di Notoprajan Yogyakarta

Selain dukungan kuat dari peserta, cuaca disekitar arena lomba juga memberikan perhatian. Selama penyelenggaraan acara berlangsung, suasana sangat kondusif, cuaca terang dan tidak nampak adanya gangguan. Juri yang diturunkan mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan benar.

Teriakan peserta yang dilakukan saat ayam miliknya mengeluarkan suara bagus, tidak sampai menimbulkan suara gaduh. Juri juga tidak terganggu dengan apa yang mereka lakukan. Selain ayam bekisar, lomba kali ini membuka kelas lain yakni Ayam Buras. Meski baru pertama kalinya, namun antusias peserta lumayan banyak.

Peraih doorprize utama, satu unit sepeda motor

“Kelas Ayam Buras untuk memenuhi keinginan peserta yang senang dengan lomba ayam tersebut, makanya saya salurkan disini,” kata Acun Hadiwidjojo lagi. Mayoritas peserta yang ikut ambilb bagian untuk kelas Ayam Buras adalah Madura, Bondowoso dan Bali. Kemerduan suara yang ditampilkan tidak kalah indahnya dengan Ayam Bekisar.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.