Connect with us

Perkutut

Liga Perkutut Sumenep 2 Putaran 4 Batang-Batang Membludak, Jumlah Peserta Melebihi Ekspektasi Panitia, Pertarungan Berkahir dengan Kemenangan Senandung Rindu, Power Mic dan Merlena

KONBUR Tayang

:

Liga Perkutut Sumenep 2 kembali digelar. Kali ini memasuki putaran yang ke empat pada Minggu, 16 Juni 2024. Menempati lokasi di Lapangan Totosan Desa Totosan Kecamatan Batang-Batang, agenda kali ini begitu luar biasa. Salah satunya peserta yang sukses menembus bahkan melebihi target dari panitia.

Liga Perkutut Sumenep 2 Putaran 4 peserta membludak diluar ekspektasi panitia

Awalnya pihak penyelenggara hanya menyediakan 1 blok untuk Kelas Dewasa Bebas, 2 blok untuk Kelas Piyik Yunior dan 1 blok untuk Kelas Piyik Hanging. Jumlah tersebut didasarkan pada moment yang berdekatan dengan perayaan lebaran Idul Adha. Dikhawatirkan tidak banyak peserta yang bisa dihadirkan.

Peserta fokus memantau performa sang orbitan di atas kerekan

“Liga putaran 4 ini waktunya mepet sama perayaan Hari Raya Idul Adha, jadi kami tidak terlalu muluk-muluk dalam membuka blok di masing-masing kelas. Satu dan dua blok, kami rasa, sudah cukup. Tetapi pada kenyataannya, antusias peserta luar biasa. Mereka langsung daftar dalam jumlah besar,” terang Adi Sis.

Fakta yang terjadi, jumlah pendaftar berhasil menembus dan melewati target yang sudah dipasang panitia. Bahkan ada beberapa peserta yang sempat tida kebagian tiket, karena sudah ludes diserbut peserta. Namun berkat lobi-lobi yang dilakukan bersama peserta lain, akhirnya tiket yang diinginkan bisa didapat,

Dukungan dari kung mania untuk kegiatan Liga Perkutut Sumenep 2024

“Saya tidak menyangkan bahwa antusias peserta tetap tinggi meski kegiatan ini hanya berjarak sehari dengan pelaksanaan hari raya,” sambung Adi Sis. Kalebun Moribut, selaku Ketua Pelaksana mengapresiasi apa yang dilakukan peserta dengan jalan masih memberikan respon bagus terhadap kegiatan ini.

Seru dang menegangkan, suasana penjurian di kelas kerekan

“Luar biasa apa yang dilakukan peserta, meski besok adalah hari raya, tetapi hari ini mereka tetap hadir untuk melombakan burungnya. Ini yang membuat kami salut dan bangga pada mereka semua,” terang Moribut. Hal senada disampaikan Ketua P3SI Pengda Sumenep Kades H.Matsin.

Kondisi usai proses penjurian berakhir

“Saya tidak habis pikir, semangat rekan-rekan untuk tetap lomba, sangat luar biasa. Mereka tetap turun lomba, padahal besok adalah hari raya Idul Adha,” jelas Kades H.Matsin. Disampaikan pula bahwa pemilihan waktu pelaksanaan yang mepet dengan hari raya, disebabkan oleh tidak adanya jadwal kosong lagi.

Peserta menunggu hasil rekapan kejuaraan di masing-masing kelas

“Jadwal lomba di Sumenep padat, hampir setiap minggu, selalu ada kegiatan. Makanya ketika ada minggu yang kebetulan kosong, meski berdekatan dengan hari raya, kami tetap manfaatkan untuk menggelar Liga Perkutut Sumenep. Dan Alhamdulillah, semangat dan dukungan tetap besar dan tinggi,” papar Kades H.Matsin.

Take over antara Kades H.Matsin Bluto (kanan) dan Ustadz Badri Dasuk

Data dari bagian ticketing menyebutkan bahwa terjadi penambahan jumlah peserta di semua kelas masing-masing 1 blok. Kelas Dewasa Bebas menjadi 2 blok, Kelas Piyik Yunior menjadi 3 blok dan Kelas Piyik Hanging berjumlah 2 blok. Angka tersebut sudah dikatakan bagus dengan moment yang sangat berdekatan dengan pelaksaan hari raya.

Korps juri lagi nyantai usai menjalankan tugas di lapangan

Sementara itu, dari dalam arena diinformasikan bahwa perjuangan peserta untuk bisa mempersembahkan podium juara, berlangsung seru dan lancar. Cuaca cerah dan cenderung panas, mengawal kegiatan dari babak pertama sampai acara usai. Empat babak penjurian, juga berlangsung tanpa hambatan.

Peserta yang berhasil meraih juara di kelas Dewasa Bebas

Sampai akhirnya ditetapkan posisi juara. Untuk Kelas Dewasa Bebas, podium pertama berhasil diraih Senandung Rindu, amunisi Handang Semarang, perkutut ternakan Atlas yang dikerek pada nomor 54. Disusul kemudian Camelia andalan H.Sunahwi Talango, ternakan Ababil yang berada di kerekan nomor 25.

Peserta yang berhasil lolos juara di Kelas Piyik Yunior

Dan tempat ketiga diraih oleh Putra Pamungkas orbitan H.Syakur Bluto ring Cakrawala yang dikerek pada nomor 09. Di Kelas Piyik Yunior, podium pertama berhasil menjadi milik Power Mic amunisi Kades Ribut Totosan, produk ternak Jimat yang menempati nomor kerekan 199.

Peserta yang berhasil lolos juara di Kelas Piyik Yunior

Disusul kemudian Megatron andalan BIntang Surya BF Bluto, ternakan Bintang Surya yang berada di nomor kerekan 175.Dan tempat ketiga dimenangkan Miyabi orbitan Asmadi/AKS Tim Pamekasan, ternakan AKS yang berada di nomor kerekan 115. Untuk Kelas Piyik Hanging, podium pertama berhasil diraih amunisi H.Masdar Talango, ring HM PJR yang digantang pada nomor 59.

Peserta yang sukses menembus urutan juara di Kelas Piyik Hanging

Dilanjutkan kemudian Bunga Emas andalan Hartono Banuaji Barat, perkutut bergelang DR.2 yang menempati nomor gantangan 21 dan Pancasila orbitan Mulyadi Bluto, ternakan Euro yang digantang pada nomor 63. Diakhir acara, panitia mengucapkan terima kasih atas dukungan dna kehadiran peserta. Permintaan maaf juga disampaikan jika selama acara, ada hal-hal yang kurang berkenan.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.