Connect with us

Perkutut

Liga Perkutut Blambangan Putaran-6 Blimbingsari-Banyuwangi: Bintang Timur Masih Bertaji, Alap Alap dan Agung Curi Kemenangan

KONBUR Tayang

:

Liga Perkutut Blambangan Bwi Put-6

Putaran ke-6 Liga Perkutut Blambangan (LPB) yang jadi program kerja dari P3SI Pengda Banyuwangi. Hari Minggu 28 November 2021 kemarin, di lapangan Desa Patoman, Kampung Bali, Kecamatan Blimbingsari. Kembali ramai dibanjiri kung mania dari seluruh pelosok kota Gandrung Banyuwangi.

KETUA PANITIA MADE SWASTIKA. Saat memberi sambutan.

Dan Pengcam Blimbingsari yang kali ini jadi panitia pelaksana, rupanya mampu mengemas putaran liga ini cukup semarak dan berbuah sukses. Tentu ini tak lepas dari kerjabareng Made Swastika, selaku ketua panitia yang juga sebagai anggota dewan. Bersama tim kreatif muda Banyuwangi yang dimotori langsung oleh Ketut Satria, Arif “Karni Seto”, Arik dan korlap Prengki.

Serta dikawal oleh semua anggota Pengcam Blimbsari yang didampingi langsung oleh ketua dan pengurus Pengda Banyuwangi. Yaitu Aang Muslimin bersama Imam TH, Hantok YON BF dan beberapa pengurus lainnya.

KRU PANITIA DAN TIM JURI. Sukses mentgawal perjalanan liga.

Dikesempatan pertama, Made Swastika mengaku puas dengan hasil kerjabareng ini. “Betul, sukses gelaran liga di Blimbingsari ini, tak lepas dari kerjasama yang kompak. Dari tim kreatif muda yang banyak membantu panitia. Serta dukungan langsung dari ketua bersama semua pengurus Pengda. Terima kasih semuanya dan mohon ma’af jika masih kekurangan,” tutur Made Swastika.

Pun demikian dengan Aang Muslimin, yang terus mengawal langsung pelaksanaan putaran liga pertama sampai saat ini. Ia bersama semua jajaran pengurus Pengda, juga mengaku senang dengan lancarnya program ini. Bahkan ia bangga dengan hasil kerja masing-masing Pengcam. Karena mampu mengemas putaran liga dengan lancar dan suskes.

KLEAS DEWASA. Persaingannya cukup ketat.

“Alhamdulillah, sejak digulirkannya liga pertama sampai putaran ke-6 ini. Semuanya berjalan lancar tanpa ada kendala. Bahkan antusias peserta yang hadir cukup luar biasa dan terus meningkat. Tentu ini berkat kerja keras serta hubungan baik dari semua Pengcam yang saling mendukung. Terima kasih atas kerja keras semua Pengcam, mudah-mudahan liga ini bisa terus ramai,” terang Aang Muslimin yang diamini oleh semua pengurus.

JUARA KELAS DEWASA. Bintang Timur masih cukup tangguh.

Antusias peserta yang hadir di putaran liga kali ini memang luar biasa. Terbukti, dari semua tiket gantangan yang disediakan panitia. Yaitu 1 blok kelas dewasa, 1 blok kelas piyik yunior dan 2 blok kelas piyik hanging. Semua gantangan terisi penuh dan tak ada yang tersisa.

Dan ramai jago-jago yang hadir, menjadikan perburuan poin liga putaran ke-6 ini juga makin ketat. Karena nyaris semua gaco yang turun berusaha keras untuk bisa merebut poin tertinggi. Seperti yang terlihat di kelas dewasa, dimana Bintang Timur, jago gaek yang memang punya kualitas anggun mewah. Nampak cukup kuwalahan menahan gempuran jago-jago debutan baru.

KELAS PIYIK YUNIOR. Juga tak kalah seru persaingannya.

Sejak babak pertama dimulai, Bintang Timur milik H.Pri Brahmana BF.  Langsung ditempel ketat oleh Bendrat besutan anyar Yon BF yang dikawal oleh Hantok. Begitu pula dengan Perjaka andalan Hanov dan Raja Salman milik Sulaiman. Juga terlihat ngotot untuk bisa mengungguli Bintang maupu Bendrat.

JUARA KELAS PIYIK YUNIOR. Alap Alap berhasil lolos.

Namun setelah sampai babak penilaian berakhir, rupanya Bintang Timur masih bertaji. Lihat saja, jago yang pernah moncer di sejumlah event nasional itu. Masih ampu merebut podium terringgi di kelas dewasa ini. Dan disusul kemudian oleh Bendrat, Perjaka, Raja Salman serta Bukan Rekayasa yang mengunci diposisi lima besar.

Selanjutnya di kelas piyik yunior atau kelas setengah kerek. Persaingan untuk berebut poin tertinggi liga, juga tak kalah seru. Sejak babak pertama dimulai, ada beberapa jago yang langsung bersaing ketat untuk bisa mendapat nilai tertinggi dari juri yang bertugas. Yaitu Trunojoyo milik Iwan Deco, Alap Alap milik Toherman dan Gema Wisata andalan Buang Taroreh.

KELAS PIYIK HANGING. Full peserta.

Tapi akhirnya, setelah ketiga jago tersbut bersaing ketat sepanjang babak penilaian. Alap Alap milikToherman dari Kalibaru, berhasil lolos dari hadangan pesaingnya. Dan dengan mendapat nilai tertinggi, Alap Alap memamng layak merebut tropy juara 1.

JUARA KELAS PIYIK HANGING. Agung berhasil mencuri kemenangan.

Sedangkan di kelas piyik hanging. Persaingan ketat antara Samurai milik H.Mahmud, BHS andalan Moh Ali.  Lalu Agung besutan Pak Mifta, Laros milik H.Hariyono dan Sri Rama andalan Heri Nafo. Akhirnya dimenangkan oleh Agung yang memang kerja bagus sejak babak awal.

Dan gelaran liga ke-6 akhirnya resmi ditutup, setelah panitia mengundi banyak doorprize. Hasil sumbangan dari beberapa kung mania, seperti  dari Abah Salim, dari Sarjono PB, Anang Muslimin, H. Pri Brahmana, dari Made Swastika, Arif Karni Seto serta dari panitia sendiri.

“Terima kasih, kepada semua teman-teman yang sudah membantu  doorprize. Dan mudah-mudahan putaran liga ke-7 yang rencananya akan digelar oleh Pencam Glenmore. Antusias peserta bisa lebih ramai lagi. Untuk itu saya mohon dukungan dan partisipasi semua kung mania Banyuwangi,” tutup Aang Muslimin, selaku penanggung jawab LPB.  *agrobur2.

Klik untuk memperbesar Daftar Juara.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.