Connect with us

Perkutut

Liga Perkutut Blambangan Putaran-2, Kalibaru-Banyuwangi: Sapu Jagat Telikung Andromeda, Ayun Ayun Raih Podium Pertama

KONBUR Tayang

:

Liga Perkutut Blambangan Putaran-2 Banyuwangi
PUTARAN KE-2 LPB BANYUWANGI. Tetap ramai dan full gantangan.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Setelah Pencam Siliragung, hari Minggu (14/3) lalu sukses menggelar putaran pertama Liga Perkutut Blambangan (LPB), Banyuwangi. Hari Minggu 11 April 2021 kemarin, giliran Pengcam Kalibaru yang juga sukses mengemas kelanjutan LPB putaran ke-2.

Menempati lapangan Pengcam Kalibaru, liga putaran kedua yang dimotori oleh M.Saleh, Dudik Indrawan. Serta dikawal langsung oleh ketua P3SI Pengda Banyuwangi, Aang Andrano dan dibantu Imam TH bersama H.Mahmud Raung. Berlangsung cukup meriah dan full peserta.

KELAS DEWASA SENIOR. Full gantangann dan persaingannya cukup ketat.

Bahkan saat memberikan sambutan, ketua P3SI Pengda Banyuwangi merasa senang dengan hasil liga yang memasuki putaran kedua. Pasalnya, antusias kungmania muda yang ada di wilayah Banyuwangi, sudah mulai mulai berani untuk hadir di lomba.

“Alhamdulillah, dari putaran pertama lalu berlanjut ke putaran kedua hari ini. Peserta yang hadir cukup luar biasa dan gantanganya selalu full. Terus terang saya bersama seluruh pengurus Pengda merasa senang dengan kondisi ini. Karena, dunia perkutut di Banyuwangi sudah mulai bangkit,” tutur Aang.

JUARA KELAS DEWASA. Sapu Jagat sukses menjadi yang terbaik.

Bahkan, lanjut Aang. Kebangkitan dunia perkutut di Banyuwangi, bukan hanya didominasi kungmania pemulanya saja yang makin banyak bermunculan. Tapi dengan adanya liga ini, para peternak juga makin bersemangat. Untuk menata kembali materi kadangnya, agar bisa mencetak jago-jago muda sesuai dengan kualitas liga/lomba.

Memang tak dipungkiri, dengan adanya gelaran LPB yang jadi program kerja jangka panjang dari P3SI Pengda Banyuwangi. Gairah dunia perkututan di kota Gandrung, nampak semakin meningkat.

Terbukti, persaingan diputaran liga kedua kali ini, begitu ramai,seru dan ketat, baik di kelas dewasa senior maupun di kelas piyik hanging. Para peserta yang memang dikhususkan hanya kungmania Banyuwangi saja. Terlihat saling berusaha, menampilkan burung-burung produk sendiri bisa moncer untuk meraih poin penuh.

KELAS PIYIK HANGING. Juga full dan Jadi persaingan jago produk lokal.

Di kelas dewasa, persaingan seru terjadi antara Andromeda ring Jimat, andalan Aang Andrano Banyuwangi. Untuk meladeni gempuran Sapu Jagat ring Jokotole milik H.Imron Glemore. Serta tiga jago produk farm Lesehan, yaitu Reok dan Dayun milik Pak Dani. Dan Gandrung Sewu besutan H.Pri/Kel.Alm.Budianto Banyuwangi.

Dan setelah melaui persaingan ketat selama empat babak penuh penilaian. Andromeda yang diputaran pertama lalu, sukses dengan menjadi yang terbaik pertama. Namun kali ini, andalan Aang itu harus puas menjadi runner up. Setelah ditelikung oleh Sapu Jagat yang hari itu memang tampil cantik.

JUARA KELAS PIYIK HANGING. Ayun Ayun sukses mengungguli pesaingnya.

Sedangkan tiga jago produk asli farm Lesehan milik Pak Dani Gendoh, yaitu Reok, Dayun dan Gandrung Sewu. Mengunci di posisi tiga, empat dan lima besar kelas dewasa senior.

Sementara di kelas piyik hanging, yang memang full diikuti oleh jago-jago muda produk peternak lokal, persaingannya pun tak kalah ramai dan seru. Pamer piyik unggulan dari masing-masing peternak Banyuwangi. Dari babak pertama sampai babak terakhir, terlihat begitu ketat.

Ada beberapa jago muda yang mampu tampil apik, untuk berebut posisi tertinggi. Ada Alibaba ring Baba milik Begiran. Lalu ada Sidomuncul ring Fantastik milik H.Hamam. Kemudian ada Ayun Ayun ring Raung, andalan H.Mahmud, ada Sadewa ring Kigondo milik Ponidi. Dan ada Rindi ring Dayudaya milik Bajigur.

Tapi kali ini, Ayun Ayun milik H.Mahmud Kalibaru. Piyik muda bergelang Raung itu akhirnya sukses meraih podium tertinggi pertama. Setelah total nilainya, berhasil menggungguli jago piyik muda lainnya. Baru disusul kemudian oleh Sidomuncul, Ali Baba, Sadewa dan Rindi.

Dan dikesempatan terakhir, M.Saleh bersama Dudik Indrawan mewakili tim panitia. Mengucapkan banyak terima kasih, atas kehadiran dan dukungan semua kungmania Banyuwangi. “Betul hanya itu yang bisa kami sampaikan. Dan kami juga mohon ma’af, jika masih banyak kekurangan,” tutur M.Saleh.

“Dan jangan lupa untuk liga putaran ketiga, insya Allah digelar bulan mei usai hari raya Idul Fitri. Dan sesuai rencana awal, panitia pelaksananya nanti Pengcam Wongsorejo. Untuk itu sekali lagi saya mohon dukungan dan kehadiran semua kungmania Banyuwangi. Terima kasih dan sampai jumpa di Wongsorejo,” tambah ketua Pengda Banyuwangi. *agrobur2.

Klik untuk memperbesar Daftar Juara.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.