Connect with us

Perkutut

Liga Hanging Lambortu 2021 Seri Akhir, Lagu Rindu Akhiri Liga Sebagai Pemenang, Billy Pastikan Boyong Tropi Bergilir

KONBUR Tayang

:

Perjuangan Pengda Lamongan, Bojonegoro dan Tuban untuk mengeksiskan semarak hobi perkutut tahun 2021 lewat gelaran bertajuk Liga Lambortu (Lamongan, Bojonegoro dan Tuban), akhirnya membuahkan hasil. Seri demi seri yang dihelat secara begiliran dari satu Pengda ke Pengda lainnya, menjadi pemandangan yang luar biasa.

Panitia Liga Lambortu sukses menggelar agenda di tahun 2021

Selain mereka bisa selalu bersilaturrahmi satu dengan yang lain, gelaran tersebut mampu menyatukan tiga kekuatan. Solichin, salah satu penggagas liga mengatakan bahwa kegiatan ini sengaja digelar untuk menciptakan hobi perkutut di ketiga Pengda tersebut lebih semarak dan berkesinambungan.

Pasalnya ketika hobi kung mania diikat dengan acara liga, maka ada semacam keharusan yang tidak bisa ditoleransi. Seperti dalam aturan yang mereka sepakati bahwasanya, Liga Hanging adalah bentuk keinginan membangun hobi dari sejak kecil. Hanging dipilih karena dari usia dini, kung mania dikondisikan untuk mulai mengorbitkan burung.

Peserta yang berprestasi merebut podium juara

Beberapa poin aturan dibuat dalam liga tersebut. Semisal, usia burung maksimal 5 bulan (150 hari), serta kelayakan suara burung kelas hanging. Pemenang liga berdasarkan perolehan poin dan mendapatkan tropi di akhir liga pada bulan Desember 2021. Apabila dalam satu seri liga peserta mendapat 2 kejuaraan, maka diambil satu poin tertinggi.

Dua blok gantangan Piyik Hanging penuh sesak peserta

Apabila peserta berhalangan hadir pada seri selanjutnya, maka akan dilakukan pemotongan 30 poin dari perolehan seri sebelumnya. Dari sini jelas bahwa panitia ingin mengeksiskan kung mania lewat liga. Peserta dituntut untuk selalu hadir dalam setiap liga agar poin yang sudah mereka dapat, tidak mengalami pemotongan.

Aturan ini tentu membuat gelaran liga selalu dihadiri peserta, terutama bagi mereka yang sudah memiliki poin. Solichin berharap agar liga ini menjadi motivasi kung mania untuk bisa tetap eksis mendukung setiap liga. Nampaknya cara tersebut cukup ampuh untuk membuat gelaran liga selalu didukung peserta.

H.Sutikno penasehat Pengda Lamongan

Seperti dalam liga pamungkas kali ini, minggu 19 Desember 2021. Lapangan Baru Rama Arena di Jalan Jetis 1 Lamongan yang ditetapkan sebagai lokasi liga akhir mampu menghadirkan tidak kurang dari 100 perkutut usia muda yang terbagi dalam 2 blok. Angka tersebut dinilai Solichin bagus karena ini adalah tahun pertama.

Penyerahan tropi bagi para juara Liga Lambortu

Para pemilik poin sepertinya hadir dalam acara, untuk memastikan nominasi yang sudah dimiliknya bisa tetap bertahan dan merangksek semakin kedepan. Liga Lambortu seri pamungkas ini akhirnya menjadi milik Lagu Rindu, orbitan Ridho Kurniawan Bojonegoro, perkutut bergelang Asyarini yang digantang pada nomor 22.

Kemenangan ini menambah poin untuknya sebanyak 150. Ridho ANS mengaku bahwa Lagi Rindu miliknya lahir dari kandang dengan formasi indukan jnatan Jupiter K.Philip (Jupiter K.Toshiba x Trans K.Italia) dengan pasangannya Jupiter K.Pioner (Shasa K.Bali x Jupiter Polytron).

Peserta yang berprestasi meraih juara dipodium

Ditempat kedua, diraih Terpesona andalan Budi Baret Lamongan ring Putra Maju yan gmenempati nomor gantangan 95 dengan tambahan poin 125 dan tempat ketiga ada Pandan Wangi amunisi Billy Bojonegoro ternakan Bligo yang menempati nomor gantangan 21 dengan tambahan poin 110.

Tropi bergilir akhirnya diberikan pada peserta yang berprestasi

“Alhamdulillah atas berkat dan rahmat Allah SWT di Liga Lambortu 2021 seri pamungkas saya masih diberikan arokah kesempatan berupa juara ketiga dan menyaber juara umum. Adapun burung yang saya lombakan adalah hasil dari ternakan saya sendiri yakni Bligo Bird Farm dari kandang Yamaha,” terang Billy.

Juara nominasi yang berhasil dinobatkan

Kandang tersebut merupakan kandang favorit dengan indukan jantan PA 268 dan betina Bligo 021. “Selama mengikuti turnamen sebelumnya, ada bebeapa gacu yan saya beli dari ring peternak lain seperti Ansyarini, JBN, PA dan lainnya yang beberapa diantaranya sudah menajdi materi kandang,” sambung Tatte Bily Heta pemilik Bligo BF yang berlokasi di di Jalan R.Surjani Gg.Buru 20 Bojonegoro.

Diakhir liga ini panitia juga menganugerahkan predikat sebagai jawara Liga Lambortu. Untuk podium pertama berhasil diraih oleh Billy Bojonegoro dengan perolehan poin sebesar 640. Kemenangan ini Blilly berhak atas piala bergilir Liga Lambortu. “Saya mengucapkan banyak terima kasih atas segala kemudahan yang sudah diberikan pada saya, sehingga bisa meraih juara liga seri akhir,” terang Billy.

Urutan kedua menjadi milik Musayib Tuban dengan perolehan poin sebanyak 555 dan urutan ketiga diberikan pada Arif Lukman H Tuban dengan total poin 545. Selisih poin yang tidak terlalu beda jauh menjadi bukti bahwa persaingan perebutan posisi kejuaraan berlangsung seru dan menegangkan.

Kenyataan itulah yang membuat semangat peserta liga, terutama yang sudah memiliki poin untuk terus mengikuti setiap gelaran dengan harapan agar bisa mempertahankan sekaligus menaikkan posisi menjadi pemenang di barisan paling depan. Karena yang pasti setiap liga dan poin yang didapat, sangat berarti.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.