Connect with us

Perkutut

Liga Hanging Bangkalan Seri II Putaran I, Tembus 200 Peserta, Ronggolawe Rampas Podium Pertama di Babak Akhir

KONBUR Tayang

:

Setelah batal tergelar akibat pandemi Corona dan PPKM, Liga Hanging Bangkalan Seri II akhirnya resmi dimulai. Mengawali putaran pertama pada Minggu 12 September 2021, Lapangan Lantek Barat Galis Bangkalan menjadi lokasi penyelenggaraan event perdana. Hadir dalam acara tersebut, Ketua P3SI Pengda Bangkalan, Ir.R.Moh.Mahmud.

Ketua P3SI Pengda Bangkalan bersama panitia LHB dan juri

Dalam sambutannya, Ir.Moh.Mahmud mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai ajang untuk mengukur kualitas hasil ternak di Bangkalan. “Liga Hanging Bangkalan adalah proses pembelajaran bagi kung mania seperti apa kualitas burung miliknya. Agenda seperti ini sebagai awal memajukan hobi perkutut di Bangkalan,” terang R.Moh.Mahmud.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Liga Hanging Bangkalan juga diharapkan bisa menjadi bahan analisa peternak di Bangkalan, sampai sejauh mana hasil ternak mereka. “Liga kali ini akan menjadi bahan analisa kita semua, terutama bidang peternakan Pengda Bangkalan, apakah burung kita sudah bisa bersaing dengan daerah lain atau belum, apakah burung kita sudah layak atau sebaliknya,” sambung pemilik CTP Bird Farm Bangkalan.

Liga Hanging Bangkalan, sebuah supremasi prestasi untuk peternak

Untuk itulah Ir.R.Moh.Mahmud berharap agar juri bisa menilai burung secara obyektif, nilai burung sesuai kualitas pada saat itu. “Saya ingin juri selama penyelenggaraan liga bisa merekam burung-burung bagus dalam memori pikiran mereka, sehingga bisa dijadikan masukan bagi pengurus untuk menentukan sampai seberapa kualitas burung yang dimiliki peternak di Bangkalan,” harap Ketua Pengda Bangkalan lagi.

Keinginan berikutnya diharapkan datang dari peternak. Sudah saatnya peternak berangkat bersama-sama untuk memajukan Bangkalan. Bagi peternak, jangan hanya bertarung mencari juara semata, tetapi mari kita bersama-sama saling mendukung dan mensupport satu sama lain sehingga harapan untuk menjadikan peternak di Bangkalan lebih maju dan berkembang bisa terwujud.

Empat blok 200 peserta penuh sesak oleh kung mania

“Saya kira sudah waktunya Bangkalan menjadi centre dan pusat burung-burung nasional. Untuk itulah mari kita mulai dari sekarang,” kata Ir.R.Moh.Mahmud. Abdul Manaf, Ketua Liga Hanging Bangkalan Seri II, menyambut baik apa yang disampaikan Ketua P3SI Pengda Bangkalan.

“Kedepan Bangkalan harus bisa menjadi kiblat perkutut di Madura dan Indonesia, Liga Hanging Bangkalan bisa menjadi awal terwujudkan cita-cita mulia ini,” jelas Abdul Manaf. Lebih lanjut diharapkan adanya dukungan dari semua pihak untuk mensukseskan kegiatan ini.

Panitia Liga Hanging Bangkalan makin kompak

“Liga Hanging Bangkalan Seri II akan berjalan selama 10 Putaran, untuk itulah saya mohon dukungan dan kerjasama dari semua pihak untuk mensukseskan kegiatan ini,” lanjut Abdul Manaf. Diakhir obrolan, Abdul Manaf mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan diberikan pada suksesnya pelaksanaan Liga Hanging Bangkalan Seri II Putaran I.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Liga Hanging Bangkalan Seri II Putaran I. Ucapan terima kasih saya sampaikan pada Ketua Pengda Bangkalan, Kepala Desa Lantek Barat Galis, panitia, juri-juri dan seluruh peserta yang hadir,” sambung Abdul Manaf lagi. Sementara itu pelaksanaan acara berlangsung sukses dan lancar.

Pengecekan ring langsung dilakukan usai penjurian

Empat blok dengan kapasitas peserta sebesar 200 ekor perkutut, nampak dengan jelas terlihat di lapangan. Ade, bagian tiket mengaku bahwa angka tersebut sebenarnya bisa saja bertambah, andai panitia kembali membuka blok baru. “Panitia sudah pastikan bahwa jumlah peserta dibatasi 4 blok, anda saja dibuka blok baru, mungkin bisa jadi akan ada blok baru. Sekitar 15 perkutut batal digantang karena tiket habis, belum lagi peserta yang diam-diam membawa burung lebih,” papar Ade.

Sesaknya peserta pada 4 blok mengakibatkan serunya persaingan perebutan posisi kejuaraan. Cuaca cerah semakin menambah sengitnya pertarungan dibatas gantangan selama empat babak berturut-turut. Sampai akhirnya di meja rekap, podium pertama berhasil dimenangkan oleh Ronngolawe orbitan Tohir Tanah Merah.

Cek ring untuk memastikan keaslian burung yang dilombakan

Kemenangan perkutut ternakan CTP Bird Farm berhasil didapat pada babak akhir. Raihan bendera tiga warna pada babak keempat, menjadi jalan mulus bagi perkutut yang digantang pada nomor 97, setelah pada babak pertama hanyameraih dua warna hitam, babak kedua dua warna dan babak ketiga tiga warna.

“Alhamdulillah Ronggolawe mau tampil pada babak-babak akhir sehingga dapat juara pertama,” terang Tohir saat dihubungi usai penjurian. Menyusul diposisi kedua Akotr Muda, andalan Abd.Wahid Socah Bangkalan. Sebenarnya perkutut yang menempati nomor gantangan 131 ini, sempat mengunci kemenangan pada babak ketiga dengan raihan bendera dua warna hitam babak pertama dan ketiga, tiga warna babak kedua.

Peserta yang berprestasi peraih juara 1 sampai 15

Namun sayang, dibabak pamungkas, perkutut bergelang Nofa harus menunda kemenangan tersebut karena hanya meraih bendera dua warna hitam. “DIbabak ketiga, Aktor Muda sudah memiliki pelung untuk menjadi pemenang pertama, namun sayang sekali, di babak keempat ternyata kurang bunyi,” ucap Abd.Wahid.

Sedagkan di tempat ketiga ada Dinasty Junior, amunisi Moh.Kanzul Fikri Blega. Menempati nomor gantangan 09, perkutut bergelang ABI hanya meraih bendera tiga warna pada babak pertama, dua warna hitam babak kedua dan keempat serta dua warna pada babak ketiga. “Babak awal saya sudah yakin bisa juara, namun ternyata belum rejeki,” kata ustadz Nur Yaqin.

Peserta yang berprestasi peraih juara 16 sampai 30

Untuk Liga Hanging Bangkalan Putaran II akan dilaksanakan pada 26 September 2021 di lapangan Petrah Tanah Merah Bangkalan. Pastikan jago-jago Anda untuk ikut serta dalam kegiatan ini sebagai wujud dukungan dan partisipasi memajukan hobi perkutut, khususnya di Bangkalan.

Advertisement

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.