Connect with us

Perkutut

Liga Hanging Bangkalan Putaran VIII (Penutup), Perayaan Pesta Kemenangan, Nobatkan Melodi dan Moh.Kanzul Fikri di Podium Pertama

KONBUR Tayang

:

Liga Hanging Bangkalan Putaran VIII Minggu, 11 April yang sukses tergelar, menandai berakhirnya seluruh rangkaian agenda milik kung mania Bangkalan. Taman Budaya Sentra IKM yang dipilih menjadi lokasi acara, menjadi saksi siapa saja yang berhasil merengkuh prestasi di dua penganugerahan peserta terbaik.

Jayus (tengah) Ketua Liga Hanging Bangkalan saat memberikan sambutan

Yakni dalam liga tersebut dan di Klasemen Akhir Liga Hanging Bangkalan. Ir.R.Moh.Mahmud, Ketua Pengda Bangkalan memberikan apresiasi. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Liga Hanging Bangkalan.

Ucapan saya sampaikan pada Mas Iwan (Iwan Wahyudi Sentra IKM) dan Pak Carik (Husni, Pengcam Labang), juri yang telah bertugas dengan sepenuh hati, memberikan yang terbaik dan berlaku bagus,” terang Ra Mahmud. Lebih lanjut diharapkan juri bisa terus menunjukkan kinerja terbaiknya dengan jalan terus mengasah kemampuan dan kepekaan terhadap burung.

Panitia Liga Hanging Bangkalan Putaran VIII (Penutup)

“Insha Allah bulan puasa akan kami usahakan tetap ada kegiatan sehingga tidak sampai libur dan Liga Hanging Seri II juga akan kami rembuk untuk melanjutkan kembali,” imbuh pemilik CTP Bird Farm. Jayus, selaku Ketua Liga Hanging Bangkalan berkomentar terhadap pelaksanaan liga.

H.Gunawan Ketua Pengwil Jatim menyerahkan trophy pada juara 1

“Alhamdulillah Liga Hanging Bangkalan sudah rampung, saya atas nama Ketua Liga memohon ma’af jika ada hal-hal yang kurang berkenan. Saya menyadari bahwa saya belum begitu berpengalaman, jadi saya mohon bimbingan agar ke depan bisa lebih baik lagi,” harap Jayus. Hadir dalam acara ini, Ketua Pengwil Jawa Timur H.Gunawan.

Dalam sambutannya mengatakan sangat berbangga karena Bangkalan banyak muncul kegiatan. “Saya senang dan bangga karena hobi perkutut di Bangkalan semakin semarak. Mudah-mudahan hal ini bisa terus meningkat dan berkembang pesat,” harap H.Gunawan.

Ir.R.Moh.Mahmud serahkan trophy pada juara 2

Seperti gelaran sebelumnya, cuaca panas tetap mengiringi perjalanan acara dari awal sampai akhir. Kondisi inilah yang membuat pertarungan perkutut usia muda yang digantang pada empat blok terjadi dalam drama yang mencengangkan. Pasalnya tidak banyak peserta yang mampu menunjukkan potensi sebagai peraih juara.

Ustadz Suhadi serahkan trophy pada peserta juara 3

Sampai babak kedua, peluang untuk menjadi juara di podium paling depan, belum menunjukkan tanda-tanda. Sekitar 200 peserta yang ikut ambil bagian, tak mampu mengeluarkan suara terbaiknya. Perolehan nilai sampai pertengahan babak hanya mentok diangka dua warna hitam.

Perumus yang mencoba menyalin nilai dari kertas rekapan juri, mengaku tidak bisa memberikan jawaban, kira-kira nomor gantangan berapa yang berpeluang menjadi juara di barisan paling depan. Bendera dua warna hitam mendominasi kertas rekapan. Memasuki babak ketiga, nampak adanya titik terang siapa yang akan menempati podium paling depan.

Puluhan doorprize yang disediakan oleh panitia untuk peserta

Raihan bendera tiga warna sudah didapat oleh peserta yang nomor gantangan 143, sedangkan peserta lain tetap bertahan pada nilai mentok dua warna hitam. Hasil inilah yang membuat perkutut bernama Melodi, orbitan Jayus Blega memiliki peluang besar menjadi pemenang pertama sampai babak ketiga.

Peserta yang berprestasi peraih podium 1 sampai 10

“Sampai babak ketiga, juara pertama diraih oleh nomor gantangan 143, tapi itu belum dipastikan karena masih ada babak keempat, siapa tahu ada peserta lain yang bisa menyalip,” jelas Febri perumus. Babak keempat pun dimulai. Pelan namun pasti, para peserta berusaha untuk tampil bagus demi meraih podium lebih terhormat.

Peserta yang berprestasi peraih podium 11 sampai 20

Harapan demi harapan sang pemilik sepertinya begitu besar untuk bisa meloloskan perkutut andalannya. Kali ini, perkutut yang digantang pada nomor 181 Berlian andalan Edi Permata dan gantangan 191 amunisi Holik JBN meraih nilai paling tinggi dengan raihan bendera tiga warna.

Peserta yang berprestasi peraih podium 21 sampai 30

Namun sampai berakhirnya babak keempat, peserta yang meraih nilai tersebut tidak berubah. Nah, kali ini tugas perumus yang akan menentukan siapa yang berhak untuk menjadi juara. Dan ternyata, juara untuk Liga Hanging Bangkalan Putaran VIII (Penutup), berhasil menjadi milik Melodi orbitan Jayus Blega Bangkalan.

Perkutut bergelang Song ini sukses meraih podium pertama berkat raihan bendera dua warna pada babak pertama, dua warna hitam babak kedua dan keempat serta tiga want babak ketiga. “Saya sempat deg-degan dengan penampilan Melodi kali ini, persaingan begitu ketat, namun Alhamdulillah, saya bisa mendapatkan juara pertama,” jelas Jayus.

Peserta yang berprestasi peraih podium Klasemen Akhir LHB

Menyusul kemudian di urutan kedua, Berlian andalan Edi Permata Bangkalan, ring permata dengan raihan bendera dua warna pada babak awal, dua warna hitam babak kedua dan ketiga serta tiga warna pada babak akhir. Dan diposisi ketiga berhasil menjadi milik Super-Min amunisi Holik JBN Galis.

Sukron Tombi Ati bersama team sukses mendulang prestasi apik

Produk ternak JBN dengan raihan bendera bendera koncer pada babak pertama, dua warna hitam babak kedua dan ketiga serta bendera tiga warna babak keempat. Perolehan posisi juara inilah yang berdampak pada urutan Klasemen Akhir Liga Hanging Bangkalan. Meski liga kali ini Moh.Kanzul Fikri tidak mendapatkan kesempatan memenangkan kompetisi, namun ia sudah berhasil mengunci kejuaraan sebagai penunggu podium pertama.

“Hari ini piyik-piyik andalan ABI Bird Farm tidak saya bawa untuk memberikan kesempatan pada peserta lain,” ungkap Ustadz Abi sang ayah dari Moh.Kanzul Fikri. Raihan poin sebesar 600, sudah aman dan tidak mungkin bisa digoyahkan oleh lawan. Sedangkan urutan kedua Klasemen Akhir berhasil diraih Holik JBN Galis dengan poin 540 dan tempat ketiga menjadi milik Sukron Tombo Ati Bangkalan dengan total poin 520.

Ustad Abi bersama sang putra sukses kunci gelar Klasemen Akhir

“Pertarungan kali ini benar-benar sengit dan ketat, kami merasakan betul bahwa tidak mudah selalu mengorbitkan burung sebagai juara, tapi setidaknya kami sudah melakukan yang terbaik dan hasilnya saya buktikan kali ini. Mudah-mudahan ke depan kami bisa memberikan yang terbaik lagi,” jelas Sukron Tombo Ati.

Peserta yang ebrhasil menembus urutan daftar juara

Liga Hanging Bangkalan kali ini benar-benar memanjakan peserta. puluhan hadiah doorprize disediakan untuk peserta. “Seperti janji panitia untuk memberikan hadiah menarik di akhir liga, hari ini kami benar-benar memenuhi janjit tersebut. Banyak hadiah yang kami sediakan bagi peserta yang berprestasi ataupun mereka yang beruntung,” terang Siswoko Raharjo, salah satu panitia.

Begitu juga peserta yang berhasil menjadi juara di Klasemen Akhir, panitia memberikan hadiah trophy, piagam dan juga barang-barang elektronik. Perayaan acara kali ini beanr-beanr luar biasa. Di akhir acara, Iwan Wahyudi selaku Ketua Pelaksana mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan peserta sehingga pelaksanaan bisa berjalan sukses dan lancar.

Peserta beruntung mendaptkan hadiah utama mesin cuci

“Terus terang tanpa bantuan dan dukunga seluruh pihak, baik panitia, peserta dan unsur lain, maka acara Liga Hanging Bangkalan Putaran Akhir ini tidak akan bisa berjalan sesuai harapan. Saya mengucapkan banyak terima kasih atas apa yang sudah diberikan,” papar Iwan Wahyudi.

Advertisement

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.