Connect with us

Perkutut

Liga Hanging Bangkalan Putaran 2, Berkat Penjurian Fair Play Peserta Tembus 5 Blok Lebih, Al-Ghinato Mengawali Kemenangan di Babak Pertama

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Liga Hanging Bangkalan 2023 ternyata masih memiliki daya tarik yang sangat tinggi. Terbukti dari gelaran demi gelaran yang tergelar, angka perolehan peserta membuat bangga mereka yang terlibat di dalam kegiatan tersebut. Dalam liga putaran perdana, panitia berhasil mengundang peserta sebanyak 5 blok.

Ketua Pengda bersama pengurus dan formasi juri yang diturunkan

Kali ini pada gelaran kedua, Minggu 19 Maret 2023, angka perolehan peserta masih tetap berada di level tersebut. Ade selaku bagian pendaftaran mengaku peserta yang masuk daftar sebanyak 260 ekor. Angka tersebut sebenarnya bisa saja bertambah andai panitia masih memberikan kesempatan untuk menampung peserta, namun hal itu tidak dilakukan karena waktu yang tidak memungkinkan untuk melakukan persiapan.

Breefing juri menjadi rutinitas yang tidak pernah terlewatkan

“Saya kira jumlah 260 sudah lebih dari cukup sesuai dengan harapan panitia yang awalnya hanya menargetkan peserta 4 blok saja,” ungkap Ade. Tohir Alvia selaku Ketua Pengcam Tanah Merah menyampaikan rasa bangga dan senang dengan apa yang dilakukan peserta terhadap gelarannya.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada peserta yang telah memberikan dukungan dengan cara hadir sebagai peserta,” jelas Tohir. Setidaknya dengan kondisi seperti ini membuktikan bahwa liga kali ini benar-benar menjadi incaran kung mania, baik yang datang dari Bangkalan sendiri ataupun dari Surabaya.

Arif Songot (kiri) bersama Manap kamal dukung penuh LHB 2023

Sukses liga kali ini tidak hanya dari pencapaian jumlah peserta yang membludak, tetapi juga suasana selama proses penjurian dilakukan. Teriakan yang biasa menjadi pemandangan dalam setiap gelaran, mampu diredam. Peserta yang berada di luar lapangan berhasil mengurangi teriakan.

Gerombolan kung mania tanpa rekayasa

Tidak lagi terdengar suara peserta yang begitu kencang. Meski ada yang mengeluarkan suara, namun intensitas yang dilakukan tidak begitu dominan. Salah satu yang menjadi indikasi menurunkan angka teriakan karena juri sudah memberikan porsi lebih besar pada burung yang berada di atas gantangan.

H.Shaleh, salah satu peserta mengaku bahwa juri sudah menjalankan tugasnya dengan baik yakni memperhatikan setiap burung yang dilombakan. Nampaknya breefing yang dilakukan oleh Ketua Pengda Bangkalan dan pengurus bersama juri yang ditugaskan sudah sesuai harapan. Sebelum acara dimulai, seluruh juri alyang bertugas menjalani breefing.

Abu Domisio bersama Tikno Blega Bangkalan

Ir.R.Moh.Mahmud Ketua Pengda Bangkalan mengharap agar kinerja juri bisa lebih baik dan maksimal. “Kita mengadakan even bisa dinikmati oleh kung mania Bangkalan. Peserta sudah mencapai 5 blok, baik untuk putaran 1 ataupun kedua,” terang pemilik CTP Bird Farm. Lebih lanjut disampaikan bahwa semua itu karena juri sudah menjalankan tugasnya dengan baik dan benar.

Ustadz Nuryawin sukses orbitkan Al-Ghinato ke puncak prestasi

“Tolong jaga nama baik juri dengan cara bekerja secara fair play dan transparan. Juri harus menjaga image yang sudah tercipta dengan baik. Sekali lagi saya berpesan agar juri bisa bekerja sesuai hati nurani,” harap Ketua Pengda Bangkalan. Sueb, juri nasional mengingatkan agar kinerja rekan-rekannya harus tetap dalam koridor yang benar.

“Hati-hati kepada juri, jangan main-main dengan penilaian karena saat ini ada juri yang sudah kena sangsi karena tidak memberikan dis pada burung yang pakor,” ungkap Sueb. Tikno Dewan Pengawas juga mengatakan hal yang sama. “Jangan sekali-kali juri membohongi peserta karena saat ini mereka sudah pintar-pintar,” kata Tikno.

Hesa Bangkalan sukses antar orbitan ke podium kedua

Siswoko Raharjo, Ketua Bidang Penjurian Pengda Bangkalan juga mengatakan hal yang sama. “Saya tidak henti-hentinya mengingatkan juri agae bisa berkerja dengan baik, nilailah burung apa adanya, jangan melihat pemilik. Sebab saya masih melihat ada juri yang terpengaruh dengan  peserta,” tegas Siswoko.

Drs.Amirullah,MM (dua kiri) berhasil loloskan orbitan di posisi ketiga

Sementara itu dari dalam lapangan diinformasikan persaingan perebutan posisi kejauraan berlangsung seru dan lancar. Empat babak penjurian berjalan tanpa hambatan. Sampai akhirnya pengumuman kejuaraan dilakukan. Untuk podium pertama, berhasil diraih Al-Ghinato Orbitan Moh.Kanzul Fikri Blega.

Kemenangan perkutut ternakan ABI yang digantang pada nomor 82 berkat raihan bendera tiga warna pada babak pertama, babak kedua dan babak keempat serta bendera dua warna hitam pada babak ketiga. Menyusul kemudian diposisi kedua ada Rojo Dhuro andalan Hesa Bangkalan.

Muhaimin As’ad bangga dengan orbitan yang berhasil raih juara

Sukses perkutut produk Amuse yang berada di atas nomor gantangan 139 meraih kemenangan berkat raihan bendera tiga warna pada babak pertama dan keempat serta bendera tiga warna hitam pada babak kedua dan ketiga. Dan tempat ketiga berhasil menjadi milik Bergoyang, amunisi Drs.Amirullah,MM Bangkalan.

peserta yang berhasil meraih juara pertama sampai 15

Kemenangan perkutut ternakan CTP yang berada di atas gantangan nomor 237 berkat raihan bendera tiga warna pada babak kedua dan keempat serta dua warna hitam pada babak pertama dan ketiga. Diakhir acara Bdr.Rusdi selaku ketua pelaksana dan tuan rumah mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan kehadiran peserta.

Peserta yang merangsek ke urutan 16 sampai 30

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mendukung kegiatan kami dan kami juga memohon ma’af apabila selama acara berlangsung, mulai awal hingga akhir, ada hal-hal yang kurang berkenan. kami sudah berusaha untuk melakukan yang terbaik, itulah yang bisa kami persembahkan untuk rekan-rekan kung mania,” jelas Bdr.Rusdi.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.