Connect with us

Perkutut

Liga Bangkalan Bangkit 2020 Segera Bergulir, Pengda dan Pengcab Sepakat Satu Suara Siap Mendukung Sampai Usai

KONBUR Tayang

:

Salah satu program Pengda P3SI Bangkalan yakni Liga Bangkalan Bangkit 2020, akan segera digulirkan. Agenda perdana akan dimulai pada Minggu, 23 Februari 2020 di Tanah Merah. Segala persiapan dan pemantapan menjelang detik-detik digulirnya even tersebut nampaknya sudah matang.

Rapat koordinasi persiapan jelang Liga Bangkalan Bangkit 2020

Kesiapan jelang Liga Bangkalan Bangkit dipastikan dalam sebuah pertemuan di RangButoh Café, Selasa 11 Februari 2020 malam. Hadir adalam acara tersebut, R.KH.Zainal Arifin, KH.Abdul Fatah, Ir.Moh.Arifin, Pengurus Pengda Bangkalan, Ketua dan Pengurus Pengcam se Bangkalan.

Ketua Pengda Bangkalan, Ir.Moh.Mahmud berhalangan hadir karana dalam kondisi yang tidak memungkinkan. Dalam acara tersebut dipaparkan bagaimana formula pelaksanaan Liga Bangkalan Bangkit tahun 2020. Abd.Wahid yang dipercaya menjadi Ketua Liga Bangkalan Bangkit (LBB) menjelaskan siap mengemban amanah tersebut.

Seluruh Pengcam di wilayah Pengda Bangkalan hadir dalam acara

“Terus terang saya sebenarnya orang baru dan pemula, posisi sebagai Ketua LBB bagi saya belum waktunya, namun ketika kepercayaan ini diberikan, saya tidak bisa menolak. Mudah-mudahan saya bersama Pak Naam sebagai Sekertaris dan Pak Husni sebagai Bendahara bisa menjalankan tugas dengan baik,” papar pemilik Nofa BF.

Dirinya berharap agar selama pelaksanaan liga, selalu ada koordinasi antara Pengurus LBB, Pengda dan Pengcam, agar Liga Bangkalan Bangkit bisa berjalan beriringan sesuai harapan. “Saya meminta agar Pengcam untuk selalu koordinasi agar setiap masalah yang muncul bisa kita selesaikan dengan jalan damai dan aman,” lanjutnya.

KH.Abdul Fatah, R.KH.Zainal Arifin, Ir.Moh Arifin, Abd.Wahid dan Siswoko

Ditambahkan oleh Abd.Wahid bahwasanya para penyelenggara LBB adalah Pengcam-Pengcam yang ada di wilayah Pengda Bangkalan, dimana sebagian dari mereka belum pernah menjadi penyelenggara kegiatan, maka LBB putaran pertama nantinya akan menjadi evaluasi apakah sudah sesuai harapan atau belum, sehingga untuk putaran berikutnya akan lebih baik lagi.

Siswoko, Pengurus Pengda P3SI Bangkalan mengatakan bahwa pelaksanaan LBB 2020 akan membuka tiga kelas yakni Dewasa Bebas 1 blok, Piyik Yunior 2 blok dan Piyik Hanging 2 blok. “Jumlah blok yang sudah kita sepakati minimal ada 5 blok, jika penyelenggara dari Pengcam mau menambah jumlah blok, misalnya Dewasa Bebas jadi dua atau kelas lain juga mau ditambah jumlahnya bloknya, monggo dipersilahkan. Jumlah blok yang kita sepakati 5 blok, itu adalah jumlah minimal,” papar Siswoko Raharjo.

Pertemuan berlangsung santai namun tetap fokus menyimak

Lebih lanjut Siswoko menjelaskan bahwa untuk tiket tiap liga sebesar Rp 50.000,-. Setiap tiket yang terjual akan dipotong sebesar Rp 5.000,- untuk masuk kas liga yang akan digunakan sebagai hadiah diakhir gelaran. Perekapan poin untuk tiap-tiap gelaran juga akan dilakukan untuk menentukan juara Klasemen di masing-masing kelas.

Siswoko juga menerapkan sterilisasi bagi juri selama proses pelaksanaan liga. Mulai pagi sebelum acara dimulai, sampai acara usai, juri akan terus di “karantina” untuk meminimalisir adanya kecurangan. Selama masa “karantina” dilakukan, juri tidak perlu khawatir dengan jatah makan yang akan mereka dapatkan, karena panitia sudah mempersiapkan makan dua kali.

Para Pengurus Pengcam sedang menyimak dengan seksama materi pertemuan

Liga kali ini juga akan menerapkan Dewan Pengawas yang akan dikirim dari Pengda. “Pengda sudah memilih tiga orang sebagai Dewan Pengawas, mereka adalah Bapak Ir.Moh.Arifin, Bapak Arief dan Bapak Moh.Ahyar,” lanjut Siswoko. Akan ada 1 orang Pendamping Pengawas yang akan dipilih dari tiap-tiap Pengcam yang kebetulan menjadi penyelenggara liga.

Aturan lain yang akan diberlakukan adalah pengecekan ring untuk juara di Kelas Dewasa Bebas usai acara penjurian. Hal ini dinilai penting untuk memberikan pembelajaran bagaimana bermain yang sportif dan tidak ada manipulasi data ring burung yang masuk daftar juara.

Penyerahan plakat dan ring P3SI kepada Tohir Tanah Merah

Nampaknya Pengda juga akan memberikan solusi bagi Pengcam yang belum memiliki kerekan cukup, maka bisa menghubungi langsung. “Pengda Bangkalan siap meminjam kerekan tanpa dipungut biaya sewa alias gratis, namun biaya angkut tetap menjadi tanggung jawab Pengcam yang meminjam. Pengda saat ini ada kerekan sekitar 4 blok yang bisa dipinjamkan,” kata Siswoko lagi.

Liga Bangkalan Bangkit 2020 ini akan digulirkan sebanyak 9 Putaran, yang akan dilakukan oleh 9 Pengcam yakni Tanah Merah, Kamal, Galis, Burneh, Bangkalan, Modung, Blega, Socah dan Labang. Namun ada satu Pengcam baru yakni Pengcam Konang. Rencananya Pengcam ini juga akan mendapatkan jatah liga, namun soal kapan waktunya akan ditentukan kemudian.

Holik JBN Galis menandatangani surat untuk Pengda Bangkalan

Jika Konang mendapatkan jatah Liga, maka LBB 2020 akan digulirkan sebanyak 10 Putaran. Acara diskusi ini berlangsung dalam suasana santai. Ir.Moh.Arifin mengemukakan pendapat bahwa Pengcam yang saat ini sudah memiliki tanggungjawab untuk menyelenggarakan liga, maka harus memiliki team yang bisa mensukseskan gelaran tersebut.

Bidang pendaftaran dinilai Ir.Arifin adalah hal vital. Bagian tiket dan kuitansi harus benar-benar diperhatikan sehingga tidak ada kebocoran yang terjadi. “Minimal tiap blok ada saru petugas tiket, sehingga peluang untuk bocor sangat minim sekali. Penanggungjawab lapangan yang meliputi pencarian lokasi yang ideal, pemasangan kerekan, banne dan lain-lain juga harus mendapatkan perhatian.

Diskusi ini juga berlangsung responsif. Beberapa peserta sepertinya memanfaatkan acara ini sebagai ajang untuk memahami apa yang harus dilakukan. Seperti halnya Jayus Blega. “Saya usulkan disetiap liga, ada lelang burung untuk mengurangi beban panitia,” harapnya. Nampaknya usulan ini langsung di tanggapi Siswoko.

Tohir Tanah Merah menandatangi surat usulan untuk Pengda Bangkalan

Menurutnya ide ini bisa direalisasikan pada saat liga. “Jika itu baik, maka kami akan mendukung, silahkan panitia liga dan peternak berkoordinasi untuk memastikan lelang, soal berapa prosentase yang akan didapat, silahkan juga dirembuk bareng. Saya mewakili Pengda, tidak akan meminta jatah prosentase dari hasil penjualan burung yang dilelang. Hasilnya bisa dibagi dua antara panitia dan peternak,” ungkap Siswoko.

Ditambahkan lagi bahwa untuk pelaksanaan Liga Putaran Pertama, akan dilakukan pelantikan Pengcam-Pengcam yang ada di wilayah Pengda Bangkalan. Pendataan para peternak yang ada di wilayah masing-masing Pengcam, diharapkan untuk segera dilakukan pendataan.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.