Connect with us

Perkutut

Lesehan Pak Dani Cup Banyuwangi (LP-Jatim Seri-X): Berkah, Duet Anak Muda dan Anak Sulung serta Opo Jare Buktikan Ketangguhannya

KONBUR Tayang

:

Lesehan Pak Dani Cup Banyuwangi
LESEHAN PAK DANI CUP BANYUWANGI. Jadi lanjutan perburuan poin Liga Perkutut Jatim.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perburuan poin Liga Perkutut Jatim (LP-Jatim) putaran ke-10 dalam digelaran bertajuk “Lesehan Pak Dani” Banyuwangi. Hari Minggu, 10 Nopember 2019 di lapangan Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu Banyuwangi kemarin. Betul-betul jadi bukti ketangguhan Berkah, duet Anak Muda dan Anak Sulung serta besutan muda Opo Jare.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Lesehan Pak Dani Cup Banyuwangi
PELEPASAN PERKUTUT. Jandi tanda pembukaan lomba.

Namun sebelum keempat jago tersebut berhasil menunjukkan kualitas dan performa terbaiknya untuk mencuri poin maksimal di masing-masing kelas. Semuanya harus berjuang keras, meladeni gempuran para pesaingnya yang rata-rata punya kualitas mumpuni.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Lesehan Pak Dani Cup Banyuwangi
KELAS DEWASA. Persiapan merebut poin liga.

Bahkan acara yang dikemas apik oleh Dani Lesehan, Aang, Yon BF dan dibantu oleh beberapa panitia lainnya. Serta dihadiri langsung oleh wakil Bupati Banyuwangi yaitu H.Yusuf Widyatmoko, S.Sos itu, berlangsung cukup menarik dan ketat. Namun itu semua masih dalam suasana yang aman, kondusif dan guyub rukun.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Lesehan Pak Dani Cup Banyuwangi
KELAS PIYIK HANGING. Jadi ajang pamer jago muda

Cuaca cerah hari itu, seakan ikut menambah semangat jago-jago yang berlaga untuk berebut poin penuh. Pun demikian dengan para pemilik dan pengawal serta suporter, juga asyik untuk terus memanggil gaconya dari bibir arena. Suasana pertarunganpun antar jawara pun betul-betul ramai dan seru.

Advertisement
Advertisement

Di kelas dewasa senior, Bintang Timur (kerekan 26) sebagai wakil tuan rumah, begitu peluit babak pertama dimulai langsung ngejoss untuk bisa mendapat nilai tertinggi. Sementara Putra Besuki (kerekan 17) milik Kyai Muhaimin Besuki, terus mengejar dengan sering melepas anggung merdunya.

Lesehan Pak Dani Cup Banyuwangi
BERKAH. Sukses mendapat tropy dari wakil Bupati.

Tak mau kalah, dua andalan Tim GM Sampang, yaitu Watsap (kerekan 16) dan Bekah (kerekan 30) serta Putra Mawar (kerekan 20) milik H.Abd.Azis Pamekasan, juga terus menempel ketat dibelakangnya. Kejar mengejar perolehan nilai pun terus berlangsung ketat.

Lesehan Pak Dani Cup Banyuwangi
ANAK MUDA. Saat mendapat tropy dari wakil Bupati.

Namun Berkah yang memang terlihat lebih ngotot dan rajin mengumbar lantunan suara emasnya. Mampu unggul dibabak pertama ini dengan perolehan nilai 44 (bendera 4 warna). Sedangkan Bintang Timur dan Putra Besuki, sama-sama mendapat nilai 43¾ (bendera 3 warna hitam). Putra Mawar mendapat nilai 43½ (bendera 3 warna) dan Watsap hanya mendapat nilai 43¼ (bendera 2 warna hitam).

Lesehan Pak Dani Cup Banyuwangi
ANAK SULUNG. Saat mendapat tropy juara piyik yunior.

Rupanya dominasi Berkah berlanjut dibabak kedua, terbukti dibabak ini jago bergelang CTP itu kembali mampu mendapat koncer bendera 4 warna. Sedangkan Bintang Timur yang diharapkan bisa menghadang laju Berkah, hanya mampu mendapat bendera 3 warna hitam. Sementara Putra Besuki mendapat bendera 3 warna, Putra Mawar 2 warna hitam dan Watsap 3 warna.

Memasuki babak ketiga, Bintang Timur yang terlihat mulai ngotot untuk mengejar ketertinggalannya. Melihat kesempatan itu, H.Pri dari bibir lapangan terus memanggil Bintang Timur bisa mendapat koncer 4 warna. Karena dengan mendapat koncer 4 warna, persaingan dibabak terakhir bakal lebih seru.

Namun sayang, dibabak ini Bintang Timur hanya mampu mendapat bendera warna hitam. Sedangkan Berkah hanya mendapat bendera 3 warna saja. Baru dibabak dibabak keempat, Bintang berhasil mendapat koncer 4 warna. Tapi meski dibabak terakhir ini Berkah hanya mendapat koncer 3 warna. Tapi itu sudah cukup bagi Berkah untuk menjadi yang terbaik pertama.

Sedangkan untun dewasa yunior dan kelas piyik yunior. Duet Anak Muda dan Anak Sulung yang keduanya milik Made Mindrajaja Denpasar Bali. Hari itu juga sukses membuktikan ketangguhannya. Lihat saja, jago yang diarsiteki oleh Tim Anak Manja yaitu Indra dan Hori ini, benar-benar mampu mendominasi perolehan nilai.

Anak Sulung (kerekan 73) yang tarung di kelas yunior, merhasil merebut podium pertama, setelah selama empat babak penuh mendapat nilai 43½, 43¾, 43¼ dan 43¼. Sedangkan Anak Sulung (kerekan 120) yang turun di kelas piyik yunior. Mampu mengoleksi nilai 43¾, 43¾, 43 dan 43¾.

Selanjutnya untuk kelas piyik hanging yang juga tak kalah seru persaingannya. Kali ini Opo Jare (gantungan 74) yang jadi andalan Gali Surabaya. Jago muda masadepan hasil oplosan salah satu kandang Nero BF Bali itu, berhasil membuktikan ketangguhannya. Setelah di empat babak penilaian, Opa jare mendapat koncer 3 wara, 3 warna hitam, 3 warna dan dua warna hitam.

Itulah jago-jago yang LP-Jatim seri-X mampu merebut poin penuh. Dan untuk nama-nama jago lainnya yang masuk nominasi kejuaraan, bisa dilihat di box daftar juara. Selanjutnya, kungmania yang sangat beruntung karena mendapat doorprize 1 unit sepeda motor adalah pak Nur, kungmania dari Banyuwangi.

“Saya atasnama panitia dan juga mewakili tim juri yang bertugas. Mengucapkan banyak terima kasih, atas dukungan, partisipasi dan kehadiran teman-temen kungmania. Dan apabila masih ada kekurangan, tolong dima’afkan. Dan mudah-mudahan acara ini bisa menambah tali silaturahmi kita semua,” tutup Dani dan Aang, selaku penanggung jawab acara.  *agrobur2.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.