Connect with us

Puter Pelung

Latpres P5SI Pengda Sampang, Membludak Diserbu Loyalis dari Segala Penjuru, Sawunggaling, Penjajah dan Pujangga Tampil di Barisan Depan

KONBUR Tayang

:

Pembuktian bahwa P5SI sampai saat ini masih memiliki daya tarik dan massa pendukung setia yang sangat besar, terjadi dalam gelaran Seni Suara Alam Puter Pelung Latihan Prestasi (Latpres) P5SI Pengda Sampang, Minggu 31 Oktober 2021. Menggunakan lokasi di gantangan Batu Bara Sampang Madura, gelaran kali ini benar-benar luar biasa.

Yel Yel P5SI dipekikkan oleh segenap panitia dan pengurus

Para loyalis berdatangan dari segala penjuru, hanya demi memenuhi undangan panitia. “Hari ini Minggu 31 Oktober 2021, kami dari P5SI Pengda Sampang menggelar kegiatan Latihan Prestasi sebagai bentuk bahwa kami masih tetap eksis. Alhamdulillah dukungan luar biasa diberikan oleh saudara-saya saya dari seluruh kota,” terang Mahmud, Ketua P5SI Pengda Sampang.

Advertisements

Lebih lanjut dikatakan bahwa kehadiran peserta tentu menjadi sebuah penyemangat bagi panitia dan juga Pengda P5SI Sampang untuk bisa lebih aktif menggelar kegiatan dan mengundang mereka untuk bisa ikut meramaikan dan mensukseskan. Keseruan dipertontonkan oleh mereka yang hadir di lokasi.

Suasana gelaran Latpres P5SI Pengda Sampang

Satu sama lain saling berangkulan, seakan lama tidak pernah bersua. “Kami bangga melihat apa yang dilakukan oleh peserta ketika saling bertemu, nampak sekali bahwa mereka adalahs atu keluarga yang tidak akan pernah mungkin dilepaskan. Inilah wujud dan bukti bahwa P5SI akan tetap ada dan kompak dalam melanjutkan perjuangan,” sambung Mahmud.

Gantangan penuh sesak oleh kehadiran peserta

Adi Surya Mahadewa SF Tanjungbumi Bangkalan yang hadir dalam acara mengaku bangga dengan apa yang dilakukan peserta. “Inilah jiwa kami yang selalu energik, kompak, bersemngat dan selalu bangga dengan organisasi bernama P5SI. Kami bangga berada dalam organisasi pimpinan Ndoro Acun yang selalu mengedepankan kejujuran tanpa kompromi,” tegas Adi Surya.

Bahkan Adi Surya sempat memimpin yel-yel P5SI untuk tetap menggelorakan semangat dan kekompakan antar loyalis agar bisa tetap tumbuh dan muncul dalam diri mereka. “Semangat kami akan tetap menggelora dalam setiap kesempatan, apalagi ketika berada dalam satu atas yang sama yakni P5SI. Hidup P5SI…jaya P5SI,” teriak Adi Surya lagi.

Proses penjuriang berlangsung lancar tanpa kendala

Shil Muhammad Ambasador Surabaya yang hadir di acara mengaku, sengaja datang sebagai bentuk dukungan. “Saya adalah penghobi, kebetulan P5SI menggelar acara, makanya saya datang. Ini sebagai wujud bahwa saya adalah petarung yang selalu akan turun dimana dan kapan ada gelaran puter pelung,” ungkap Shil Muhammad.

Tidak nampak ada gantangan kosong, 60 tiket ludes Utama dan Madya

Soal menang dan kalah, itu adalah bagian dari perjuangan. Yang terpenting gelaran selalu dilakukan dalam sistem yang fair play. “Saya datang membawa harapan besar untuk bisa mempersembahkan sebuah kemenangan. Jika memang layak, maka buktikan bahwa itu wajib dimenangkan, sebaliknya jika kurang maka jangan paksakan karena hal itu akan memalukan,” terang penmilik Hanaya Bird Farm.

Serbuan para loyalis, berdampak pada sesaknya jumlah peserta. Tiga Kelas yang dibuka yakni Utama, Madya dan BOB, tidak menyisakan tiket. “Panitia hanya menyediakan 60 tiket, masing-masing untuk Kelas Utama dan Madya, menyesuaikan dengan jumlah gantangan yang ada, ternyata jumlah tersebut belum mampu menampung seluruh peserta yang hadir,” kata Imam Sugiarto salah satu panitia.

Peserta yang berhasil menembus urutan juara

Akibatnya banyak burung milik tuan rumah yang terpaksa dibatalkan untuk memberikan kesempatan kepada peserta dari luar kota. “Banyak dari panitia yang batal lomba karena tiket diserahkan untuk peserta dari luar kota, bagi itu tidak masalah yang penting peserta dari luar kota bisa ikut lomba,” jelas Imam Sugiarto lagi.

Peserta yang berhasil menembus urutan juara

Sementara itu, dari dalam lapangan diinformasikan bahwa pertarungan perebutan posisi kejuaraan berlangsung sengit dan menegangkan. Satu sama lain berusaha mempertontonkan kualitas dan performa pada juri yang kebetulan ditunjuk untuk menjadi juru vonis. Babak demi babak berlangsung tanpa kendala.

Sampai akhirnya meja rekap, seluruh peserta ditentukan siapa yang berhak berada di podium juara. Untuk di Kelas Utama, Sawunggaling orbitan Shil Muhammad Ambasador Surabaya, produk ternak Hanaya 922 yang digantang pada nomor 34 ditetapkan sebagai peraih juara pertama.

Peraih juara di Kelas Best Of the Best

Untuk Kelas Madya, podium pertama berhasil diraih Penjajah andalan Sahwan Sumenep bergelang 06 yang menempati nomor gantangan 06. Sedangkan di partai BOB, juara pertama akhirnya menjadi milik Pujangga amunisi Defa BF Porong Sidoarjo, produk ternak Dewa 24 yang digantang pada nomor 26.

Diakhir acara Mahmud selaku Ketua P5SI Pengda Sampang mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan, kerjasama dan kehadiran peserta dari berbagai daerah. Permintaan ma’af juga disampikan jika selama acara masih ada hal-hal yang kurang berkenan.

Puter Pelung

Team Caisar Sampang Sang Pendatang Baru, Kembali Borong Trophy Juara di Arena, Latpres Anniversary P5SI Pengda Nganjuk Jadi Sasaran

Published

on

Untuk yang kedua kalinya, Team Caisar Sampang kembali berhasil memborong trophy juara di even puter pelung. Meski berstatus sebagai pendatang baru di hobi puter pelung, team bentukan dari mania yang selalu haus akan lomba, berhasil mencatat prestasi apik. New Comer yang mereka sandang, nampaknya bukan penghalang untuk bisa tampil apik.

Team Caisar Sampang sukses boyong trophy di Nganjuk

Raihan kemenangan yang selalu berpihak pada mereka, seakan menjadi sebuah catatan khusus bahwa mereka memang layak untuk diperhitungkan. Team yang dikawal 4 mania puter pelung yakni R.Rahmatullah, Khusairi, H.Holili dan Abdul Aziz mampu menggabungkan kekuatan untuk bisa menerobos daftar kejuraan.

Advertisements

“Kami adalah pendatang baru, ingin meramaikan dan menyemarakkan hobi puter pelung. Kami juga membawa misi untuk bisa membawa pulang trophy juara di kelas yang akan kami ikuti. Target kami jelas, yakni berlomba untuk menang,” ungkap Khusairi yang menjadi punggawa di team tersebut.

Sang new comer yang terus berprestasi

Dua kali turun lomba, mereka langsung berhasil mengobrak abrik pertahanan lawan bahkan mampu menerobos benteng pertahanan lawan. Berbekal amunisi yang siap tarung, usai penjurian, jawara mereka selalu berhasil masuk kejuaraan. Sebelumnya dalam gelaran Latpres Puter Pelung D’N Sultan Probolinggo, Minggu 07 November 2021, Team Caisar berhasil membawa pulang sebanyak 8 trophy dari semua kelas yang diikuti.

Kehadiran mereka dalam gelaran tersebut adalah tarung perdana, namun langsung memboyong trophy kejuaraan. Sebuah hasil yang sangat membanggakan, mengingat team Caisar ini adalah pendatang baru. Sukses ini berlanjut dalam gelaran Latpres Anniversary P5SI Pengda Nganjuk, Minggu 28 November 2021.

Even bergengsi P5SI Nganjuk, Team Caisar boyong trophy

“Alhamdulillah hari ini kami dari Team Caisar Sampang berhasil memboyong trophy juara. Kali ini kami berhasil membawa pulang sebanyak 9 trophy, jumlah yang lebih besar dari hasil yang kami dapat di Probolinggo yakni 8 trophy,” terang Khusairi dalam keterangannya. Keberhasilan ini tentu membuat Team Caisar semakin bersemangat untuk terus eksis di even puter pelung tanah air.

“Kami pastikan jika memang jawara-jawara kami siap dan kami juga tidak ada acara, maka Team Caisar akan berangkat menuju arena lomba untuk kembali mengumpukkan trophy kejuaraan dan membawanya pulang ke Sampang Madura,” tegas mania yang juga sekertaris di Bakesbangpol Sampang.

Di ajang penuh gengsi tersebut, Team Caisar akhirnya merengkuh kemenangan bersama deretan amunisi. Tiga Kelas yang mereka ikuti, semua berhasil mencuri perhatian juri untuk memastikan bahwa jawara mereka layak mendapatkan nilai bagus.

Lanjutkan Membaca

Puter Pelung

Latber Bali Gempita P4SI Bali: Peserta Ramai, Sabda Pralina makin Kokoh, Taksaka Melejit di Madya

Published

on

de
Suasana latber puter pelung Bali Gempita, Minggu 14 November 2021 di Gantangan Galunggung Ubung, Denpasar.

MENYONGSONG HUT Ke-1 P4SI Bali pada Desember 2021, P4SI Bali kembali menggelar latber untuk semakin merekatkan tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa guyub rukun hepi oye di antara penggemar puter pelung di Bali.

Jawara di kelas utama

Latber bertajuk Bali Gempita ini digelar Minggu sore hingga malam, 14 November 2021 di Gantangan Galunggung Ubung, Denpasar. Latber yang dibuka dua kelas utama dan madya ini nyaris full peserta dihadiri penggemar puter pelung dari Denpasar, Tabanan dan Jembrana.

Advertisements
Jawara di kelas madya

Ketua P4SI Bali Made Tendha mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh penggemar puter pelung yang sudah berkenan hadir sehingga Latber Bali Gempita dalam rangka menyongsong perayaan ulang tahun yang ke pertama P4SI Bali akhir Desember mendatang berjalan sukses. Tidak saja jumlah peserta yang hadir nyaris memenuhi gantangan, juga selama perjalanan lomba berlangsung tertib tanpa teriak serta juri yang bertugas berhasil menuntaskan penilaian dengan baik. Latber kali ini juga dihadiri penggemar perkutut lokal yang diwakili Ketua P4LSI Arman Solid.

Latber juga diramaikan anggota P4LSI Bali diwakili ketuanya Arman Solid

‘’Kami juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah mendukung terselenggaranya latber Bali Gempita ini, khususnya yang sudah mensupport doorprize sehingga latber semakin semarak,’’ ujar Made Tendha.

Dapat doorprize dari Maestro Bali

Sesuai pesan yang disiratkan oleh puter pelung yang menunjukkan rasa kesabaran, ketenangan, dan keolasasihan, panitia mengemas latber Bali Gempita penuh dengan nuansa budaya. Di antaranya tanda mengawali dan mengakhiri penilaian dalam satu babak tidak menggunakan peluit tetapi menggunakan suara bambu. ‘’Terimakasih kepada Gde Yudana yang sudah menyumbangkan gambelan bambu untuk tanda bunyi ini,’’ ucap Made Tendha, seraya mengatakan pada lomba menyambut HUT Ke-1 P4SI Bali nanti kemasannya juga akan bernuansa budaya di antaranya bakal diiringi rindik.

Mr. Umar dapat doorprize burung PP

Tepat pukul 17.00 Wita babak pertama dimulai. Detik-detik awal para kontestan masih menyesuaikan diri setelah beberapa jam berada di dalam kerodong. Namun tiga burung di kelas utama mulai unjuk suara. Di antaranya James Bond milik dr. Ardana di gantangan 11, Wasis milik Black KBA di gantangan 20 dan Sabda Pralina milik Gus Weda di gantangan 27. Pelan-pelan ketiga gaco ini berhasil meraih nilai 43 ½ atau empat warna, walau sempat naik turun karena birahi.

Dapat doorprize burung PP

Di babak kedua, ketiga gaco ini kembali duel. Bendera empat warna kembali ditancapkan. Memasuki babak ketiga, Sabda Pralina semakin nagen dan kembali mempertahankan perolehan nilai empat warna. Kali ini dibuntuti Anak Manja dari P4LSI Arman Solid.

Dapat doorprize puter pelung

Di babak pamungkas, Sabda Pralina kembali tak terbendung melaju meraih empat warna. Ada Rahwana milik Black KBA yang sempat mengantongi tiga warna di tiga babak sebelumnya berhasil mengimbangi Sabda Pralina dengan perolehan empat warna. Namun dari hasil akumulasi poin, Sabda Pralina berhasil menduduki podium utama disusul Wasis di tempat kedua dan Bajra Sandhi di peringkat ketiga.

Dapat doorprize puter pelung sepasang

Sementara di kelas madya, empat burung berhasil mengantongi empat warna di babak pertama yakni Taksaka, Kebo Iwo, Sabda Alam, dan Sabda Pralina Jr. Memasuki babak kedua Taksaka milik Nesa BF kembali bertahan bersama Kebo Iwa milik Mangku Ardika. Dua nilai 43 ½ sekaligus mengantarkan Taksaka menduduki posisi puncak dipepet Kebo Iwa di tempat kedua disusul Sabda Alam dan Sabda Pralina Jr.

Dapat doorprize grif
Yang berhasil memenangkan lelang puter pelung ring Wiana BF

Seperti biasa di akhir latber dilaksanakan undian doorprize di antaranya burung puter trah jawara dari Wiana BF, jam dinding, pakan burung dan ada juga lelang burung sepasang ring Wiana BF yang sebagian disumbangkan untuk gelaran HUT P4SI Bali yang didapatkan penggemar PP dari Padangsambian. Sedangkan sebanyak 30 pemenang berhak mendapatkan piala dan piagam penghargaan dari panitia. (gde)

Lanjutkan Membaca

Puter Pelung

R Rahmatullah Sang Pendatang Baru Bersama Team Caisar dan Lintar Sampang, Boyong Trophy di Latpres D’N Sultan Probolinggo

Published

on

Pendatang baru bukan berarti harus menunggu giliran mendapatkan kesempatan menjadi yang terbaik. Bukan berarti pula harus mendahulukan yang lebih senior untuk bisa berkiprah dalam kegiatan yang dilakoninya. Kenyataan itulah yang kini dialami Raden Rahmatullah, sang new Comer hobi puter pelung.

Raden Rahmatullah dan Team Caisar bersama Lintar BF Sampang

Membawa predikat sebagai pemula dalam komunitas hobi puter pelung, Raden Rahmatullah hadir untuk ikut serta meramaikan hobi yang baru pertama kali digelutinya. “Saya adalah pemain baru, ingin meramaikan hobi puter pelung,” terang pria yang juga Carik Asem Raje Njrengik Sampang.

Advertisements

Bermodal semangat dan dukungan yang luar biasa dari rekan-rekan sesama penghobi di Sampang, Raden Rahmatullah ingin langsung pasang aksi di arena lomba. Gelaran Latpres Puter Pelung D’N Sultan Probolinggo, Minggu 07 November 2021 waktu lalu menjadi ajang yang baru pertama kalinya ia alami.

Meski merupakan pendatang baru Raden Rahmatullah langsung memilih partai utama sebagai kelas yang diikutinya. Babak demi babak penjurian diikuti, sampai akhirnya Dayak yang merupakan salah satu andalannya berhasil menembus urutan ke dua di Kelas Utama. Dayak yang digantang pada nomor 24 mampu menyingkirkan lawan yang turun pada kelas yang sama.

Sang pendatang baru langsung menggebrak lomba

“Alhamdulillah Dayak, puter pelung saya bisa juara 2 Kelas Utama. Ini adalah hasil yang sangat membanggakan sekaligus memuaskan,” ungkap Carik Asem Raja. Kesuksesan Dayak dalam menghadapi serangan lawan, tidak hanya berhenti di Kelas Utama. Saat melakoni aksi berikutnya, yakni turun di partai bergengsi yakni Best Of the Best, Dayak masih bisa memberikan perlawanan pada peserta yang dalam dalam satu blok.

Hasil akhir menyatakan bahwa Dayak, puter pelung bergelang FLA 467 mempersembahkan trophy podium ketiga. “Ini baru luar biasa, Dayak masih sanggup tampil kembali di Kelas BOB dan bisa meraih juara 3. Hasil yang harus saya syukuri,” ungkap Raden Rahmatullah lagi. Keberhasilan tersebut nampaknya akan menjadi semangat dan motivasi baginya untuk bisa lebih aktif dan eksis menekuni hobi puter pelung dan menjelajah setiap kegiatan lomba.

“Sekarang saya makin semangat untuk terus lomba, saya siap untuk turun lomba jika kondisi burung siap dilombakan, tentunya target bisa juara lagi,” sambung Carik Asem Raje. Prestasi Raden Rahmatullah menembus podium dibarisan paling depan, juga dialami oleh team Caisar asuhan Ach Kusairi dan Lintar Bird Farm milik Chalili Adi Achmad. Kolaborasi inilah yang membentuk satu kekuatan untuk menghadirkan jawara berkualitas dalam merebut podium juara.

Kolaborasi yang menghasilkan prestasi di arena lomba

“Kami datang ke Probolinggo untuk silaturrahmi dan juga membawa pulang trophy juara, Alhamdulillah apa yang menjadi misi kami bisa terealisasi meski kami merupakan orang-orang baru,” jelas Ach Kusairi. Lebih lanjut dikatakan bahwa semua itu adalah hasil perjuangan bersama, kekompakan dan kesolidan yang selalu terjalin dengan baik. Bahkan menurut Ach Kusairi di even D’N Sultan kolaborasi antara Raden Rahmatullah, Team Caisar dan Lintar Bird Farm mampu memanen sebanyak 8 trophy.

“Selama ini kami belum pernah mendapatkan trophy dengan jumlah banyak, kali ini di Probolinggo kami bisa panen dengan membawa pulang 8 trophy,” kata sekertaris di Bakesbangpol Sampang. Selanjutnya, kolaborasi ini akan terus tercipta dan siap menjelajah lomba demi lomba untuk mempersembahkan dan memboyong kembali trophy sebagai bukti kualitas jawara orbitan mereka.

“In syaa Allah kami akan turun di lomba puter pelung Nganjuk, mudah-mudahan hasilnya bisa lebih baik dan membuat kami makin semangat,” harap Ach Kusairi lagi.

Lanjutkan Membaca
Advertisement banner

Copyright © 2019 Media Agrobur. Powered by agrobur.