Connect with us

Perkutut

Latihan Dinilai Pengda Surabaya, Faniza, Tersanjung dan Janur Kuning Jadi Pilihan Juri

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Frekuensi kegiatan di lapangan Pengda P3SI Surabaya yang berada di Jalan Kenjeran, semakin mengalami peningkatan. Tidak hanya dijadikan sebagai lokasi latihan saja, kegiatan lain seperti Latihan Dinilai, Latber bahkan lomba, seringkali terjadi menyemarakkan hobi perkutut yang ada di Kota Pahlawan.

Peserta Latihan Dinilai Pengda Surabaya yang berhasil jadi juara

Hal ini sesuai keinginan Choirul Anwar, Ketua Pengda P3SI Surabaya dan H.Djainuri pencetus lokasi tersebut yang berharap agar Lapangan Pengda tersebut benar-benar bisa menjadi pusat kegiatan kung mania di Surabaya untuk menyongsong semarak hobi perkutut yang semakin menggembirakan.

Agenda Latihan Dinilai yang digelar pada Selasa, 29 September 2020 makin menguatkan bahwa lapangan ini memang dijadikan jujukan kung mania untuk bisa menggelar kegiatan adu kualitas perkutut milik peserta dengan membuka tiga kelas yakni kelas Dewasa Bebas, Piyik Yunior dan Piyik Hanging.

Seperti tema pada kegiatan tersebut, peserta yang hadir memang didominasi kung mania Surabaya, meski ada beberapa yang berasal dari luar kota. Perebutan posisi kejuaraan juga berlangsung dalam suasana seperti pada kegiatan lain, yakni seru, sengit dan penuh drama mendebarkan.

Suasana penjurian kelas kerekan berlangsung seru dan panas

Juri-juri yang diturunkan juga dituntut untuk memilih siapa yang sebenarnya layak ditetapkan sebagai peraih podium di masing-masing kelas. Cuaca yang menyengat, semakin menambah panasnya peta perebutan podium paling depan. Empat babak yang berlangsung lancar dan aman, akhirnya juri bisa menyelesaikan tahapan penilaian.

Di Kelas Dewasa Bebas, Faniza orbitan H,Muslim Bluto Sumenep ring SN yang dikerek pada nomor 32, sukses menjadi pilihan juri sebagai peraih podium pertama. Disusul kemudian Morena andalan Benny Mintarsi Surabaya ring Ing yang menempati nomor kerekan 19 sebagai peraih podium kedua.

Tempat ketiga didapat Mama Muda gaco H.Holik Surabaya ternakan ABD yang berada pada kerekan 130. Di Kelas Piyik Yunior, Tersanjung orbitan H.Maulidi Surabaya produk ternak MOB yang menempati nomor kerekan 185 dipilih juri sebagai pemenang pertama. Galunggung andalan H.Hatib Surabaya ring NET pada kerekan 173 sebagai juara kedua.

Penjurian di kelas gantangan juga berlangsung ketat dan seru

Dan Maestro milik Benny Mintarso Surabaya produk Abiyoso yang menempati nomor kerekan 170 sebagai peraih juara ketiga. Kelas selanjutnya adalah Piyik Hanging. Untuk juara pertama, kedua dan ketiga berhasil diboyog produk Kharisma lewat performa terbaik Janur Kuning H.Yacup Surabaya pada gantangan 29 sebagai juara pertama.

Juara kedua Anjeli andalan Munib Surabaya yang digantang pada nomor 14 dan juara ketiga diraih Sanksi milik H.Muhari Surabaya yang menempati nomor gantangan 33.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.