Connect with us

Perkutut

Latihan Dinilai Pengcam Tanah Merah Bangkalan, Jumlah Peserta Dibatasi, Panji Laras Menggoda Perhatian Juri

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kamis, 08 April 2021 sebanyak 76 perkutut berusia piyik mengikuti acara gantang bareng sekaligus silaturrahmi dikediaman Bdr.Rusdi Tanah Merah Bangkalan. Gelaran bertajuk Latihan Dinilai ini adalah agenda rutin milik Pengcam Tanah Merah yang selalu diadakan setiap bulan.

Latihan Dinilai Pengcam Tanah Merah, jumlah peserta dibatasi

“Alhamdulillah hari ini kami menggelar acara Latihan Dinilai. 76 gantangan yang kami sediakan penuh, tidak ada tiket yang tersisa,” terang Bdr.Rusdi selaku tuan rumah. Acara ini sebenarnya hanya untuk kalangan sendiri, sehingga tidak banyak kung mania yang dikabari atau diberikan informasi.

Apalagi jumlah gantangan yang disediakan memang terbatas menyesuaikan luas lokasi yang ditempati, sehingga tidak banyak yang tahu. Menurut Bdr.Rusdi belajar dari pengalaman sebelumnya, ketika Pengcam Tanah Merah akan menggelar acara dan panitia menyediakan tempat terbatas, ternyata banyak peserta yang tidak kebagian tiket.

Sebanyak 76 piyik Hanging ikut ambil bagian dalam acara

Makanya kegiatan kali ini tidak dilakukan secara terbuka dengan harapan tidak banyak peserta yang datang. “Bukan kami tidak mau silaturahmi dengan rekan-rekan tapi khawatir, jika diinformasikan maka banyak yang tidak akan kebagian tiket, kasihan yang tidak dapat tiket,” sambung Bdr.Rusdi.

Apalagi agenda ini hanya selevel Latihan Dinilai, sehingga tidak terlalu menargetkan peserta dalam jumlah besar. Namun demikian, meski hanya berupa Latihan Dinilai, tidak menyurutkan antusias peserta yang hadir. Begitu pula perkutut usia muda yang diturunkan memiliki kualitas yang tidak murahan.

Makan siang bareng sebagai wujud kekompakan

Dua juri yang diturunkan yakni Sholeh Tanah Merah dan Wawan  Socah, mengakui bahwa kualitas yang dimiliki peserta lumayan bagus. “Kualitas peserta bagus, makanya saya seleksi betul untuk memberikan nilai,” jelas Sholeh. Cuaca panas dan mendung yang mengiringi sepanjang penjurian berlangsung, semakin menambah kenyamanan acara.

Peserta yang memantau langsung perkutut miliknya dari pinggir lapangan, awalnya lebih banyak yang diam, tetapi akhirnya mengeluarkan suara ketika persaingan perebutan posisi kejuaraan, mulai terjadi. Detik-detik berakhirnya babak keempat, ada cuaca mendung dan cenderung turun hujan.

Peserta berprestasi, mereka yang berhasil meraih juara 1 sampai 10

Pekatnya awan di atas Lapangan Tanah Merah sempat menimbulkan percikan air hujan. Seketika ada peserta yang menginginkan pejurian segera diakhiri meski masih menyisakan 15 menit, sebagian lagi berharap penjurian diteruskan. Peserta yang ingin segera berakhir, mencoba masuk lapangan untuk menurunkan perkutut miliknya.

Namun panitia belum juga membunyikan peluti tanda berakhirnya penjurian. Peserta yagn sudah terlanut masuk, kembali keluar. Dan tidak berapa lama, cuaca langsung berubah panas dan penjurianpun dilanjut kambali.Sampai akhirnya empat babak penjurian yang dilangsungkan, benar-benar usai.

Peserta berprestasi, mereka yang berhasil meraih juara 11 sampai 20

Setelah dilakukan perumusan, Panji Laras orbitan H.Muaffar Tanah Merah, ring TML yang digantang pada nomor 14 sebagai juara pertama. disusul kemudian Ombak Segoro andalan Holik JBN Galis produk ternak JBN yang menempati nomor gantangan 26 dan urutan ketiga menjadi milik Irama amunisi manap galis ternakan Persada pada gantangan 70.

Diakhir acara, M.Tohir selaku Ketua Pengcam Tanah Merah memberikan apresiasi pada peserta. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mendukung acara di Tanah Merah. Mudah-mudahan kita selalu dapat silaturrahmi di lain kesempatan,” terang Tohir.
Hal yang sama juga disampaikan Bdr.Rusdi.

Pengundian doorprize menambah semarak acara

“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran rekan-rekan peserta dan memohon ma’af jika ada yang kurang berkenan selama acara,” kata Bdr.Rusdi.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.