Connect with us

Perkutut

Latihan Dinilai Bangkalan, Hotman Paris Tampil Stabil, Rem Blonk Melesat di Babak Akhir

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akhirnya, kung mania Bangkalan menampakkan aktifitasnya untuk meneruskan turun lapangan yang sempat terhenti akibat pandemi Corona dan larangan PPKM. Selasa, 31 Agustus 2021 menempati lokasi di lapangan Nofa Bird Farm Socah Bangkalan, mereka menggelar acara kerek bareng menyambung silaturahmi.

Latihan Dinilai kung mania Bangkalan sukses tergelar

Bertema Latihan Dinilai, kegiatan tersebut hanya membuka 1 blok Kelas Dewasa Bebas. “Acara ini memang dadakan, teman-teman usul agar digelar latihan karena sudah lama libur, makanya saya coba untuk mewujudkan keinginan mereka. Untuk itu kami membatasi jumlah peserta dengan harapan untuk uji coba,” terang Ade selaku Ketua Pelaksana.

Jika nantinya tidak ada masalah, maka akan terus digelar rutin mengikuti kondisi yang ada. Setidaknya sudah ada keinginan untuk kembali mengaktifkan kegiatan hobi perkutut di Bangkalan. Lebih lanjut Ade mengatakan bahwa meski acara ini mendadak, namun antusias kung mania untuk meramaikan gelaran ini begitu besar.

Abd.Manap sukses orbitkan Hotman Paris di podium pertama

“Sejak awal kami sudah memastikan hanya membuka 1 blok saja dengan beberapa pertimbangan, tapi ternyata yang mau ikut banyak, terus terang kami tidak bisa menambah blok lagi. Untuk itulah kami meminta ma’af jika ada rekan-rekan yang tidak bisa ikut,” sambung Ade.

Sementara itu, dari dalam lapangan perebutan posisi kejuaraan berlangsung dalam suasana tenang dan cuaca panas. Empat babak yang dibuka, betul-betul menyuguhkan performa masing-masing perkutut yang ada di atas kerekan. Sholeh, juri yang ditunjuk menjadi juru vonis memaksimalkan seluruh perhatian pada 42 perkutut yang resmi menjadi peserta.

Iwan Wahyudi (kiri) populerkan Rem Blonk

Sampai akhirnya, juri menentukan pilihan pada sepuluh peserta yang berhak masuk daftar kejuaraan. Tiga besar podium berhasil di raih 1 produk Nofa dan 2 produk CTP. Produk Nofa Bird Farm bernama Hotman Paris, orbitan Abd.Manap Kamal ditetapkan sebagai peraih podium juara pertama.

Menempati nomor kerekan 29, Hotman Paris sukses mengumpulkan nilai bendera 2 warna hitam pada babak pertama sampai ketiga dan 3 warna pada babak keempat. Sedangkan dua produk CTP, masing-masing Rem Blonk orbitan Iwan Wahyudi Bangkalan dan Barbosa amunisi CTP Group.

Peserta yang berhasil meraih podium juara

Rem Blonk yang dikerek pada nomor 28 berhasil menerobos podium kedua setelah pada babak akhir mengeluarkan suara emasnya dengan raihan bendera 3 warna hitam usulan. “Sayang dibabak awal Rem Blonk kurang bunyi. Alhamdulillah di babak akhir langsung mendapatkan bendera tiga warna usulan. Andai saja lebih banyak bunyi, mungkin akan beda hasilnya,” ungkap Iwan Wahyudi.

Sedangkan produk CTP lainnya adalah Barbosa. Tanpa persiapan dan rawatan cukup, Barbosa yang baru saja diangkat dari kandang ternak, ternyata mampu tampil tanpa hambatan. “Alhamdulillah Barbosa meski belum dirawat tapi masih mau bunyi,” terang Yunus sang joki.

Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.