Connect with us

Perkutut

Latihan Dinilai Andeng BF Bangkalan, Khusus Kelas Piyik Yunior, Jumlah Peserta Dibatasi

KONBUR Tayang

:

Kegiatan hobi perkutut jangan sampai vakum. Pandemi Corona yang masih saja berlangsung bukan alasan untuk menghalangi kung mania menyalurkan hobinya. Kenyataan inilah yang membuat Drs.Amirullah,MM kung mania Bangkalan menggelar kegiatan bertajuk Latihan Dinilai Andeng BF Bangkalan, Rabu 10 Maret 2021.

SUASANA MENJELANG ACARA, persiapan cukup matang

“Saya tidak ingin Bangkalan vakum sehingga perlu segera dibuatkan acara, makanya saya langsung berkoordinasi dengan beberapa pengurus P3SI Bangkalan untuk membuat acara,” tegas Drs.Amirullah,MM selaku penanggung jawab acara. Menempati lokasi di lapangan Borneo Burneh Bangkalan, panitia hanya membuka 1 kelas saja yakni Piyik Yunior.

“Jumlah kelas dan blok menyesuaikan dengan kerekan yang ada, sehingga saya putuskan hanya membuka 1 kelas dan 1 blok saja,” lanjut pemilik Andeng BF. Bahkan informasi yang disampaikan via telpon, Amirullah meminta peserta untuk membawa perkutut Kelas Piyik Yunior terbaik yang dimiliki oleh kung mania dengan tujuan agar greget gelaran ini semakin terasa.

STANDART NASIONAL, tiket yang dipakai tidak asal-asalan

Begitu juga dengan jumlah peserta. Panitia hanya membatasi jumlah peserta sebanyak 42 kerekan menyesuaikan dengan jumlah yang ada. Adapun peserta yang sengaja diundang berasal dari Kamal, Socah, Bangkalan Kota dan Burneh. “Sebenarnya banyak peserta yang mau ikut, tapi saya tidak mengijinkan karena tiket sudah habis, saya sampaikan permohonan ma’af pada mereka karena jumlah peserta dibatasi,” lanjut Amirullah.

Lebih lanjut dikatakan bahwa kegiatan ini hanya untuk memberikan kesempatan pada peserta yang ingin menyalurkan hobinya. “Saya memang berencana untuk menggelar kegiatan yang lebih besar dari ini, tunggu saja waktu dan tanggal yang tepat sehingga tidak ada kendala,” kata Amirullah lagi.

SIAP-SIAP KEREK, peserta serentak menaikkan perkutut miliknya

Saat memberikan sambutan menjelang acara dimulai, Drs.Amirullah,MM mengatakan bahwa kegiatan ini hanya sekedar meramaikan hobi agar tidak sampai vakum, sehingga peserta diharapkan bisa menjadikan acara ini sebagai ajang untuk silaturahmi. “Saya serahkan sepenuhnya pada juri, mari kita nikmati suara perkutut dengan mengurangi teriakan,” imbau Amirullah.

Proses penjurian diserahkan sepenuhnya kepada Sueb, juri nasional Bangkalan. Sementara itu, cuaca kurang cerah menyertai pelaksanaan acara. Namun demikian kondisi tersebut tidak sampai membuat perkutut yang tampil di atas kerekan separuh tersebut enggan untuk tampil.

LATIHAN DINILAI, lapangan Borneo Burneh lokasi acara

Support yang diberikan pemilik burung seakan memberi motivasi baginya untuk menampilkan kemerduan suaranya. Proses penjurian berlangsung sesuai standard nasional yakni babak pertama dan kedua selama 45 menit, dilanjutkan kemudian babak ketiga dan keempat selama 40 menit.

“Saya ingin memberikan yang benar dengan sistem penjurian, tidak ada potongan waktu,” jelas Amirullah lagi. seperti juga tiket yang dipakai, juga berstandar nasional. Amplop yang dipakai ada logo Andeng Bird Farm sebagai pemilik even tersebut. Empat babak yang disediakan, akhirnya juri memutuskan bahwa untuk podium pertama berhasil diberikan kepada Bulan orbitan M.Sufyan Burneh.

M.SUFYAN sukses orbitkan Bulan di podium juara pertama

Menempati nomor kerekan 01, perkutut ternakan Hanan berhasil lolos setelah mengawali Raihan bendera tiga warna. Dibabak kedua dan ketiga mendapatkan bendera dua warna hitam dan babak keempat hanya meraih bendera koncer.

Menyusul kemudian diurutan kedua, Persada andalan Ir.Mahmud Bangkalan. Perkutut ternakan CTP yang menempati kerekan 32 ditetapkan sebagai juara setelah mendapatkan nilai bendera koncer di babak pertama. Semakin lama performanya menunjukkan kemajuan dengan raihan benders dua warna hitam pada babak kedua dan keempat serta bendera tiga warna pada babak ketiga.

MEREKA YANG BERPRESTASI, peserta yang berhasil menembus podium

Menyusul kemudian Barata amunisi Abdurrahman Bangkalan ring Emir. Perkutut yang dikerek pada nomor 14 berhasil meraih nilai rata dua warna hitam selama empat babak berturut-turut. Diakhir acara, Amirullah mengucapkan banyak terima kasih dan meminta ma’af jika ada hal-hal yang kurang berkenan.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.