Connect with us

Perkutut

Latihan Dinilai AKN Sampang, Penjurian Tertunda Akibat Hujan, Superboy, Signature dan Maha Karya Pastikan Podium Pertama

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lapangan AKN Bird Farm di Pangarengan Sampang, Rabu 30 November 2021 kembali diserbu kung mania. Pasalnya pada saat itu, H.Moh.Aksan punya hajatan menggelar kegiatan Latihan Dinilai. Kegiatan kali ini membuka tiga kelas yakni Dewasa Bebas (2 blok) dihadiri 84 peserta, Piyik Yunior (2 blok) diikuti 84 peserta dan Piyik Hanging (1 blok) jumlah peserta 48.   

Superboy pastikan podium pertama Kelas Dewasa Bebas

Agenda yang rencananya bisa langsung dimulai sesuai jadwal, sempat tertunda karena sejak pagi sudah mulai turun hujan. Namun demikian peserta yang sudah terlanjut datang ke lokasi acara, hanya bisa menunggu di beberapa titik yang dianggap aman dan nyaman sampai curah hujan dinyatakan berhenti dan acara bisa dimulai.

Pemandangan yang sungguh memperlihatkan betapa luar biasanya semangat peserta untuk bisa tetap berlaga di Lapangan AKN Bird Farm Pangarengan Sampang. “Hujan turun sejak jam 05.00 sampai jam 07.00, makanya acara sempat tertunda lumayan lama. Namun Alhamdulillah akhirnya bisa kami mulai,” jelas H.Moh.Aksan selaku tuan rumah.

Dari data yang masuk ke panitia, peserta yang hadir ternyata bukan saja dari wilayah Sampang, namun ada juga yang berasal dari luar kota, seperti Surabaya, Bangkalan, Pamekasan dan Sumenep. Kenyataan ini seakan memperjelas begitu dahsyatnya hobi perkutut sampai-sampai mereka mau hadir dan bertahan menunggu hujan reda.

“Saya atas nama panitia mengucapkan banyak terima kasih atas kesediaan peserta yang mau hadir dan bahkan mau menuggu sampai hujan terang,” ungkap pemilik AKN Bird Farm. Permintaan ma’af juga disampaikan terkait dengan kondisi cuaca yang tidak diharapkan datang pada saat acara akan dimulai.

Signature akhirnya menembus urutan pertama Kelas Piyik Yunior

Namun demikian, setelah hujan reda, acara langsung dimulai. Proses penjurian juga berlangsung aman dan lancer tanpa ada gangguan air kiriman dari langit. “Alhamdulillah pelaksanaan berjalan lancar, proses penjurian berlangsung selama 4 babak tanpa hambatan,” sambung kung mania yang juga Klebun (Kepala Desa) Pangarengan Sampang.

Sementara itu dari dalam arena bisa diinformasikan perjuangan perkutut yang berada di atas kerekan dan gantangan, begitu luar biasa. Satu sama lain berusaha tampil dalam performa terbaiknya untuk mendapatkan perhatian juri dan menerima ganjaran nilai yang paling baik di antara peserta yang lain.

Di akhir acara, penentuan hasil juara di lakukan. Untuk kelas Dewasa Bebas, podium pertama berhasil diboyong  Superboy orbitan KH.Mutamtam Sampang. Keberhasilan perkutut bergelang Sha Sha yang menempati nomor kerekan 19, berkat raihan bendera dua warna hitam pada babak pertama dan kedua, serta tiga warna hitam pada babak ketiga dan keempat.

Menyusul diurutan kedua, diraih Suram andalan Arifin Pamekasan Jatim Tim. Perkutut ternakan ASA yang menempati nomor kerekan 62 berhasil mengkoleksi nilai bendera tiga warna pada babak pertama dan kedua, dua warna pada babak ketiga dan dua warna hitam pada babak keempat.  

Ditempat ketiga ada Alibaba Yr amunisi Dafa AKN Pangerangan Sampang. Kemenangan perkutut hasil ternak AKN yang menempati nomor kerekan 60 berkat raihan bendera tiga warna pada babak pertama, kedua dan ketiga serta dua warna hitam pada babak keempat. Di Kelas Piyik Yunior, juara pertama akhirnya diberikan pada Signature orbitan JH Pamekasan.

Maha Karya tampil tanpa perlawanan di Kelas Piyik Hanging

Keberhasilan perkutut bergelang Sofa Antiq didapat berkat raihan bendera  tiga warna hitam pada babak pertama, ketiga dan keempat serta dua warna hitam pada babak kedua. Urutan kedua ada Naga Bulan andalan H.Syaiful Pamekasan, hasil ternak Palem pada nomor 109 dengan raihan bendera tiga warna pada babak pertama, kedua dan keempat serta tiga warna hitam pada babak ketiga.

Diposisi ketiga menjadi milik Bunga Dahlia, andalan AZR Sumenep. Perkutut hasil ternakan NSR yang dikerek pada nomor 145 berhasil meraih bendera tiga warna rata sejak babak pertama, kedua, ketiga sampai babak keempat. Dan di Kelas Piyik Hanging, Maha Karya, amunisi Dafa AKN Sampang yang digantang pada nomor 33 berhasil menyingkirkan lawan.

Podium pertama akhirnya menjadi miliknya setelah menyelesaikan penjurian dengan raihan bendera dua warna hitam pada babak pertama dan ketiga, tiga warna hitam pada babak kedua dan dua warna pada babak keempat. Menyusul kemudian Trobos, orbitan Ahmad PSM Sampang, perkutut ternakan Putra PSM yang menempati nomor gantangan 13.

Sukses tersebut berkat raihan bendera dua warna hitam rata mulai babak pertama, kedua, ketiga dan keempat. Begitu juga diposisi ketiga ada Pagar Nusa milik Nur Hotim Pangerangan Sampang ring PGM yang digantang pada nomor 39 dengan raihan bendera dua warna hitam rata mulai babak pertama, kedua dan ketiga serta keempat.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.