Connect with us

Perkutut

Latdinil “Hebad Cup 3” Tanggul-Jember, Sabtu (25/12) : Naga Biru dan Enggal Saras Tak Terbendung

KONBUR Tayang

:

Hebad Cup 3 Tanggul
LATDINIL HEBAD CUP 3 TANGGUL. Ramai full gantangan.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kembali, Latihan Dinilai (Latdinil) bertajuk “Hebad Cup 3” yang dikemas rutin oleh duet H.Gufron bersama H.Badri. Hari Sabtu, 25 Desember 2021 di Lapangan milik HG BF, Klatakan, Tanggul, Jember. Ramai bukan hanya dibanjiri kungmania dari Jember saja, tapi beberapa kungmania dari luar kota, seperti dari Lumajang, Besuki dan Asembagus Situbondo, juga hadir.

Sehingga total 3 blok gantangan yang disediakan panitia, yaitu 1 blok kelas setengah kerek atau piyik yunior dan 2 blok kelas piyik hanging. Semuanya full tidak ada satupun gantangan atau kerekan yang kosong.

KRU PANITIA HEBAD CUP 3 TANGGUL. Suksese mengemas latihan dinilai.

“Alhamdulillah, berkat dukungan dan partisipasi teman-teman kungmania, acara rutin latihan dinilai ini, bisa ramai dan berjalan sesuai dengan rencana. Terima kasih kepada semua kungmania yang hadir, baik dari wilayah Jember sendiri maupun dari Lumajang, Besuki dan Asembagus. Saya bersama H. Badri mohon ma’af, bila masih ada kekurangan,” terang H.Gufron.

Sementara dengan hadirnya jago-jago luar kota di Latdinil kali ini. Selain menambah ramai suasana di arena gantangan, juga menambah seru dan ketat persaingan antar jago-jago yang turun. Dan begitu peluit babak pertama dibunyikan, atmosfir persainganpun berlangsung panas.

KELAS PIYIK YUNIOR. Persaingannya cukup ketat.

Bahkan turunnya jago-jago dari luar kota, benar-benar sangat menyulitkan ambisi jago-jago tuan rumah untuk bisa meraih nilai tertinggi. Terbukti, K.2 milik Arha BF utusan dari Besuki dan Naga Biru andalan Sutikno dari Lumajang. Keduanya terlihat saling beradu anggung merdu, untuk bisa mencuri podium tertinggi.

JUARA PIYIK YUNIOR. Naga Biru memang layak menjadi juara 1.

Sementara New Evolution milik Al Amin Mako yang jadi wakil tuan rumah. Nampak berusaha terus mengejar ketertinggalan dari dua jago tamu tersebut. Namun akhirnya, Naga Biru yang memang terlihat lebih ngotot dan rajin kerjanya. Berhasil lolos untuk merebut podium tertinggi, sebagai juara 1.

Sedangkan K.2 wakil dari Besuki, harus puas menempati posisi runner up. Baru disusul kemudian oleh New Evolution, Angin Surga milik Ervan Lumajang merebut posisi 4. Dan Perwira milik Samsul A dari Jenggawah, mengunci posisi 5 besar terbaik kelas piyik yunior.

KELAS PIYIK HANGING. Full gantangan.

Begitu pula untuk kelas piyik hanging, kehadiran jago-jago muda tim tamu,juga sulit untuk dibendung. Buktinya, Enggal Saras yang diusung oleh Arha BF Besuki dan Rajawali andalan Ivan Lumajang. Keduannya sama-sama mampu melaju mulus untuk berebut posisi tertinggi.

JUARA PIYIK HANGING. Enggal Saras susah dibendung.

Dan terbukti, Enggal Saras wakil dari Besuki akhirnya berhasil mengamankan podium pertama. Sedangkan Rajawali dari Lumajang, berhasil menjadi runner upnya. Selanjutnya posisi ketiga berhasil ditempati oleh Ferary andalan Abd.Rohman Karanglo. Baru posisi empat dan lima, direbut oleh dua jago muda milik Mako 88 Jember.

“Sekali lagi, saya atasnama panitia dan mewakili tim juri yang bertugas. Mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir dan mohon ma’af jika ada kekurangan. Insyaallah kalau tidak ada halangan, bulan Februari 2022 nanti. Kami dari Sub Pengda Tanggul akan menggelar lomba yang lebih besar. Mohon doa dan dukungan teman-teman kungmania semua,” tutup H.Badri selaku sekretaris dari Sub Pengda Tanggul.   *agrobur.

Klik untuk memperbesar Daftar Juara.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.