Connect with us

Lomba

Latber Selasa D’tukad: Bojan Nyeri, Siva Turun Gunung

KONBUR Tayang

:

de
Para anisher latihan di Selasa D'tukad, (17/11)

JELANG Bali Fiesta yang akan digeber Minggu, 22 November 2020 di Gantangan D’Tukad Kertalangu Denpasar, kicau mania Bali yang sudah memastikan turun di ajang yang juga akan dihadiri pemain-pemain dari Jawa ini mulai ancang-ancang memanaskan amunisinya.

Indonesia, juarai kelas anis merah leg A

Pemanasan sudah mulai terasa sejak Selasa di beberapa gantangan yang ada di Denpasar, termasuk juga di Gantangan D’tukad sendiri yang bakal digunakan tempat ajang Bali Fiesta dengan harga tiket tertinggi 500K hadiah 7 jeti itu. Pada ajang Latber Selasa D’tukad (17/11) kemarin yang dinilai dewan juri Oriq Jaya ini beberapa gaco yang bakal turun gelanggang di hari Minggu ikut ambil bagian.

Siva, siap bikin kejutan di Bali Fiesta

‘’Setelah lama istirahat karena rontok bulu, Siva akhirnya siap untuk turun gunung di Bali Fiesta bersama tiga rekannya. Namun sebelum itu Siva dibiasakan turun di gantangan ini,’’ terang Agus Marga, pemilik Siva yang sempat beberapa kali menduduki podium utama sebelum istirahat karena rontok bulu.

Bojan, nyeri di kelas murai batu

Agus Marga lanjut mengatakan, besok bakal menurunkan empat anis merah, namun Siva saja yang belum pernah bermain di gantangan ini sehingga perlu latihan melihat suasana lapangan. Hal yang sama juga dilontarkan Heri G dari Koloni SF. Membawa Bojan jauh-jauh dari Ubud memang ingin melatih mentalnya.

Seperti biasa, Selasa D’tukad feat Oriq Jaya selalu diatensi para anisher yang ingin melatih gacoannya. Sedikitnya 30-an anis merah ikut ambil bagian. Dari pertarungan di sesi A, Indonesia yang diusung Sin Neutral berhasil tampil terdepan. Lelep sejak awal hingga penilaian berakhir menjadi kunci kemenangannya. Namun turunnya Siva di babak kedua dengan gaya doyong bak ular kobra sambil membawakan lagu-lagunya yang apik, rapet dan bertenaga membuat persaingan bertambah ketat. Siva mengambi alih podium utama disusul Indonesia yang turun ke posisi kedua.

Hercules, juarai kelas ijo

Pemandangan yang menarik perhatian juga terjadi di kelas murai batu. Bojan milik Heri G yang berjenis bordan tampil eksotik dengan gaya sujud-sujudnya. Tidak saja gayanya yang menarik tetapi lagu-lagu yang dibawakan yang begitu variatif, nyepid dan mencengangkan setelah tembakan lovebirdannya yang panjang dikeluarkan.  Bojan akhirnya menempati podium utama. Bojan nyeri setelah kembali terdepan di babak kedua.

Ruba, unggul di LB Fighter A

Persaingan sengit juga terjadi di kelas love bird fighter. Ruba milik P Lek berhasil mengumpulkan poin tertinggi dari lawan-lawannya. Namun di leg kedua giliran Bonkar debutan Sunar yang terdepan.

Bonkar, tampil gacor di LB Fighter B

Sementara di kelas love bird paud, Janda Muda yang diusung AGN kembali perfoma setelah di ajang Elang Hitam dinobatkan sebagai paud terbaik. Janda Muda akhirnya turun ke posisi kedua setelah disalip di leg kedua oleh Tali Jagad yang tampil gacor.  Ada juga kelas cucak ijo yang disabet Hercules milik Mr. Soul.

Janda Muda, tampil ciamik

Komang Agus, pengelola D’tukad mewakili panitia dan juri Oriq Jaya mengucapkan terimakasih kepada seluruh kicau mania yang sudah berkenan hadir dan memohon maaf jika dalam penyelenggaraan ada hal-hal yang kurang berkenan. (gde)

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.