Connect with us

Puter Pelung

Latber Puter Pelung P4SI di Bali: Bernuansa Budaya Bali, Dibuka Pertama Peserta Membludak

AGROBUR Tayang

:

de
PENGGEMAR PUTER PELUNG: Dragon memimpin di latber perdana Pengda P4SI Bali Cup.

SEJAK puter pelung menjadi bagian dari wahana hobi bagi penggemar kelangenan, baru pertama kali Bali menggelar lomba puter pelung seiring dengan dibentuknya Pengda P4SI Bali yang digawangi Nyoman Sudiana dkk.  Bertajuk Latber Puleng Pelung  P4SI Bali, lomba digelar Minggu, 8 Maret 2020 malam di gantangan Anang AMG Denpasar Bali.

de
JURI P4SI: Berpakaian adat Bali, wujud pelestarian budaya

Ada yang istimewa dari gelaran yang serentak dilakukan oleh penggemar puter pelung di seluruh Indonesia di bawah naungan P4SI, yang kemudian tercatat sebagai rekor MURI, karena gelaran di Bali bernuansa budaya Bali. Para juri yang bertugas menggunakan pakaian ada Bali, begitu juga peserta sebagian di antaranya menggunakan pakaian adat Bali. ‘’Puter pelung adalah salah satu burung klasik yang sangat digemari masyarakat Indonesia termasuk Bali. Ketika digelar lomba puter pelung, maka kehadiran pakaian adat Bali akan semakin melengkapi semangat kita melestarikan budaya, baik budaya sesi suara alam burung puter pelung maupun adat budaya Bali,’’ terang Ketua P4SI Bali Nyoman Sudiana.

de
TOKOH PERKUTUT: Ikut hadir menyimak latber puter pelung

Tidak saja penggemar puter pelung Bali yang hadir, juga banyak dedengkot perkutut juga ikut menyaksikan jalannya lomba. Di antaranya Gustu Adipati, Wayan Suka, Made Rareangon, H Salim Andriyanto, Komang Prancis, H Anang AMG, Hendro Prayitno dll. Mereka berbaur menikmati lomba yang berlangsung malam sambil menikmati kopi ditemani kudapan kolek bikinan AMG BF.

Advertisements
de
SANTAI: Sambil menikmati kopi ditemani kudapan kolak.

Walau baru pertama kali, antusias puter pelung mania untuk berlomba cukup tinggi. Seluruh gantangan yang tersedia terisi, padahal hujan sempat menguyur kota Denpasar. Tidak saja peserta dari Denpasar, juga ada dari Badung dan Gianyar. ‘’Ini baru pertama kali sudah ramai, ke depan gantangan akan diperluas sehingga bisa membuka dua blok untuk dewasa senior dan junior,’’ terang H Anang AMG yang bersedia menyediakan gantangan permanen buat penggemar puter pelung.

Baca Juga  Andik Lontong, sang Penggagas Laga Amal: Berbagi di Jalur Hobi

Dari pertarungan gaco-gaco puter yang sudah banyak beredar di Bali, Dragon milik Hendro berhasil bercokol di posisi puncak. Dragon yang bergelang GSM berhasil stabil meraih empat warna dari empat babak yang diikutinya.

de
PARA JAWARA: Dragon terdepan

Di posisi kedua ada Ronaldo milik Hariyanto yang juga bergelang GSM setelah kerja maksimal di babak kedua dengan meriah 4 warna. Ronaldo juga kerja di babak keempat. Sementara juara ketiga Messi justru kerja empat warna di babak pertama.

Dari latber perdana ini, tampak beberapa gaco yang turun nyaris kesulitan untuk memanggung. Faktor tidak pernah latihan dan baru pertama kalinya berlomba sehingga kontestan belum terlatih untuk digantang malam hari. ‘’Ke depan kami akan buka latihan malam hari agar burung terbiasa bunyi malam,’’ ujar H Anang AMG.

Nyoman Sudiana mewakili panitia dan juri yang bertugas mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan penggemar puter pelung yang sudah berkenan hadir dan memohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan. Untuk latber selanjutnya akan diumumkan kemudian. *agrobur3

de

Advertisements

Puter Pelung

Bambang Supriyanto Sidoarjo, Resmi Kantongi SK Ketua P5SI Koordinator Wilayah Jawa Timur

Published

on

Melalui Surat Keputusan Ketua Umum Pemersatu Pecinta dan Pelestari Puter Pelung Seluru Indonesia (P5SI) bernomor 001/SKP/P5SI/XXV-III/2020 tentang Pengesahan Pengurus Pemersatu Pecinta dan Pelestari Puter Pelung Seluruh Indonesia, Pengurus Koordinator Blok Wilayah Seluruh Jawa Timur, maka secara resmi Bambang Supriyanto sah sebagai Ketua Pengurus P5SI Koordinator Blok Seluruh Wilayah Jawa Timur untuk oeriode 2020 – 2025.

Bambang Supriyanto resmi kantongi SK Ketua P5SI Wilayah Jawa Timur

Surat Keputusan ini ditetapkan di Yogyakarta 25 Maret 2020, oleh Ketua Umum P5SI, RM.Acun Hadiwodjojo. Dalam komentarnya, Acun Hadiwodjojo mengatakan bahwa beberapa waktu lalu ada sinyal bahwa Bambang Supriyanto bersedia kembali ke organisasi perputer pelungan Jatim setelah melalui berbagai pertimbangan dan dari hari nuraninya.

“Beliau mengatakan gabung dengan P5SI. Saya kaget dan memang keputusan beliau sama sekali tidak saya kira karena selama ini saya tidak pernah bergerilya kesana kemari untuk mencari dukungan. Ya Alhamdulillah saya bersyukur dan dengan tangan terbuka kemauan beliau kami  terima dengan rasa syukur,” ungkap Acun Hadiwidjojo.

Advertisements
Surat Keputusan Bambang Supriyanto sebagai Ketua P5SI WIlayah Jatim

Keseriusan Bambang Supriyanto untuk bergabung dalam P5SI, ternyata bukan sekedar isapan jempol. Hadir untuk pertama kalinya dihadapan public setelah menyatakan mundur dari Ketua P4SI Jawa Timur beberapa waktu lalu, Bambang nampak berada di tengah-tengah komunitas dalam acara Musyawarah dan Deklarasi P5SI Kota Surabaya dan P5SI Kabupaten Sidoarjo.

Bahkan setelah mendapatkan lampu hijau dari Ketua Umum untuk kembali bergabung bersama P5SI, dengan waktu yang singkat Bambang Supriyanto juga langsung menyusun struktur organsiasi. Begitu halnya yang dilakukan P5SI Pusat, tidak menunggu waktu lama segera membuatkan SK pengkuhannya.

“Dengan kembalinya Pak Bambang dengan kekuatan di struktur organsiasinya yang 95 persen utuh, saya mengharapkan Jawa Timur akan kembali seperti semula, solid dan orang-orang yang tersesat akan kembali kejalan yang benar sesuai dengan organsasi yang selama ini melalui jalur yang benar,” harap Acun Hadiwidjojo.

Baca Juga  Adu Edan di Kelas Ijo Alap-alap Bali Cup I 8/12: Saling Sikat di Lima Kelas, Klewang Terbaik
Bambang bersama Acun, Ketua Umum P5SI saat berada di agenda lomba Sidoarjo

Bambang Supriyanto, ketika ditemui di kediamannya mengatakan bahwa sebenarnya bersama teman-teman lain, sebelum keluarnya Surat Keputusan, sudah merencanakan adanya acara pengukuhan P5SI Jawa Timur. Rencana tersebut teragendakan saat berlangsungnya Musyawarah dan Deklatasi P5SI Kota Surabaya dan P5SI Kabupaten Sidoarjo, bahwa pada tanggal 29 Maret akan adakan lomba sambil pengukuhan P5SI Jatim dan P5SI se jatim.

Namun karena kondisi saat ini yang tidak memungkinkan dengan adanya pandemic Corona, maka acara tersebut tidak mungkin dilaksanakan. “Sekarang kami sudah memiliki legalitas. Soal rencana pengukuhan yang tertunda, maka kami akan memantau dan melihat situasi, jika akan dan bisa dilakukan, maka akan segera kami realisasikan,” harap Bambang.

Para pendukung setia P5SI siap berjuang demi eksistensi organisasinya

Beberapa program ke depan sudah ada dalam catatan, tetapi jika melihat situasi dan kondisi tanah air, maka hal itu juga tidak akan bisa dilakukan. Untuk itulah langkah yang bisa dilakukan adalah mensolidkan dulu organisasi dan pengurus. Konsolidasi antara pengurus Jatim dan pengurus di daerah.

Kemudian setelah dikuatkan dan sinergikan, lalu membuat program yakni membuat even dengan menggandeng sponsor, sehingga mampu menopang kegiatan agar kegiatan ini tidak memberikan beban kepada pengurus dan organisasi. “Kami ingin membuat hobi yang bisa meningkatkan solidaritas, kekeluargaan, paling tidak intinya anggota merasa memiliki dan mencintai organisasi puter pelung,” terangnya lagi.

Selain itu akan membuat group WA untuk anggota agar kegiatan bisa tetap berjalan tanpa harus bertemu, kegiatan yang sifatnya on line. “Group WA tersebut akan menggantikan posisi pertemuan langsung, sehingga meski hanya melalui on line, para pengurus bisa tetap melakkan komunikasi intens. Kami anggap gropu WA sebagai media diskusi jarak jauh,” kata Bambang lagi.

Baca Juga  Andik Lontong, sang Penggagas Laga Amal: Berbagi di Jalur Hobi
Loyalis P5SI saat hadiri deklarasi P5SI Surabaya dan Sidoarjo

Untuk susunan kepengurusan, masih terbatas pada Ketua, Sekertaris, Bendahara dan Humas. “Struktur organisasi akan dikembangkan lagi berdasarkan kebutuhan. Secepatnya akan koordinasi dengan koordinator yang sudah muncul sebelumnya, agar tercapai satu kesepakatan. Saya akan membentuk model organisasi beda dari saat ada di organisasi lama,” janjinya.

P5SI Jawa Timur ini nantinya tidak akan melibatkan pengurus, peternak dan pelomba dalam mengembangkan hobi puter pelung, namun pihak lain yang memiliki lingkaran kebutuhan yang saling mendukung, seperti pengrajin sangkar, aksesoris dan pihak lain, akan dilibatkan, sehingga keberadaan P5SI sebagai organisasi hobi memiliki manfaat untuk masyarakat luas.

Advertisements
Lanjutkan Membaca

Puter Pelung

Musyawarah dan Deklarasi P5SI Kota Surabaya – P5SI Kabupaten Sidoarjo, Echwan Riwayadi dan Marinto Dwi Prasasti Pegang Pucuk Pimpinan

Published

on

Lewat agenda Musyawarah dan Deklarasi pada Rabu Malam 18 Maret 2020, akhirnya memilih Echwan Riwayadi sebagai Ketua Pengcab P5SI Kota Surabaya dan Marinto Dwi Prasasti sebagai Ketua Pengcab P5SI Kabupaten Sidoarjo. Menempati lokasi dikediaman Dian Deni Kesuma, salah satu loyalis P5SI di Dusun Sidokepung Desa Dapurno Sidoarjo, acara berlangsung santai namun meriah.

Loyalis lintas organisasi kumpul bareng di Sidoarjo

Hadir dalam acara tersebut, Bambang Supriyanto mantan Ketua P4SI Jawa Timur, Anas Sidoarjo dan Yoenoes Mojokerto dari P4SI, Sumbada Payaksa, Shill Muhammad, Eko Purnomo, ketiganya dari Surabaya, Nuryanto, Aan Jenggot, Tama, perwakilan P5SI Ponorogo dan perwakilan dari masing-masing Pengcab Surabaya dan Sidoarjo.

Suasana Musyawarah & Deklarasi P5SI Pengcab Surabaya – P5SI Sidoarjo

“Saya hadir sebagai bentuk dukungan pada P5SI dan saya tidak menginginkan ada perbedaan,” tegas Yoenoes dengan suara menyakinkan. Menurutnya kehadiran ini murni atas nama pribadi. Hal senada dilontarkan Anas. “Saya hadir untuk mencari pertemanan. Biarlah P5SI berjalan dengan caranya sendiri dan P4SI berjalan juga dengan caranya sendiri,” lontar Anas singkat.

Advertisements

Lebih lanjut Anas mengatakan bahwa tidak akan ikut-ikutan dan intervensi satu sama lain karena itu adalah tindakan yang kurang bagus. Baginya dunia hobi adalah kegiatan yang harus dilakukan tanpa harus saling menyalahkan dan membuat keretakan hubungan yang sudah terjalin sejak lama.

Acara deklarasi dihadiri oleh perwakilan masing-masing daerah

Kehadiran kedua loyalis P4SI sempat menjadi guyonan dalam acara tersebut. Anas mendaptkan perhatian lebih besar. Bahkan ada celetukan bahwa mereka siap-siap untuk bergabung ke P5SI. Ketika ditanya, Anas ataupun Yoenoes hanya tertawa. Sumbada Payaksa yang didapuk untuk membuka acara mengatakan bahwa acara ini untuk mensolidkan Surabaya dan Sidaorjo.

Dian Deni Kesuma Sidoarjo (kaos merah) selaku tuan rumah

“Tujuan dari deklarasi ini adalah bagian dari upaya untuk kembali mensolidkan Jawa Timur dalan bendera P5SI,” tegasnya. Bambang Supriyanto yang dipersilahkan untuk memberikan sambutan mengatakan bahwa ajang ini jangan sampai mencari musuh, tetapi bagaimana hobi puter pelung bisa eksis lagi.

Baca Juga  Edan, Millenium Agung Tattoo di Mahakarya Putra Klungkung 22/12: Hattrick, Full Ngentrok Sabet Ijo Terbaik

“Saya harap hobi ini bisa memberikan manfaat, yang mau jualan monggo dipersilahkan dan yang mau lomba, ya monggo dipersilahkan. Jadi jangan sampai hobi ini menjadi wadah untuk memutus silaturrahmi,” harapnya. Shill Muhammad yang diberikan kesempatan untuk mengutarakan pendapat mengatakan bahwa kehadirannya, karena menghormati Bambang Supriyanto.

Acara deklarasi berlangsung santai namun tetap serius

Selama acara berlangsung, Shill Muhammad banyak memberikan masukan dan ide-ide cemerlang untuk membawa P5SI menjadi organisasi yang lebih baik dan beradap. Fakta yang terjadi dalam acara tersebut, mengungkap bahwa ternyata, loyalis P5SI untuk di wilayah Surabaya dan Sidoarjo lumayan besar.

Shill Muhammad (kiri) hadir memberikan dukungan penuh

Namun keberadaan mereka saat ini tidak terdeteksi karena belum adanya wadah. “Saya katakan bahwa pendukung P5SI di Sidoarjo sebenarnya banyak, tapi mereka tidak muncul karena belum ada organisasinya, nah sekarang sudah ada, maka saya siap membawa mereka masuk bergabung dalam P5SI,” janji PakDhe Nardi. 

Usai acara, Echwan Riwayadi yang resmi menjadi Ketua Pengcab P5SI Surabaya mengatakan siapa memberikan yang terbaik untuk organsiasi. “Saya sudah siap dengan program unggulan, tunggu saja tanggal mainnya. Namun yang pasti saya meminta dan memohon dukungan serta kerjasama dari semua pihak untuk mensukseskan program tersebut,” terang Iwan panggilan akrabnya.

Nuryanto (kiri) bersama Aan Jenggot dan rekan dari Ponorogo

Marinto Dwi Prasasti yang kini mengisi posisi Ketua Pengcab Sidoarjo juga siap untuk mengibarkan bendera P5SI. “Saya bersama pengurus P5SI Sidoarjo dan mania puter pelung akan meramaikan hobi dengan program yang sudah kami susun. Dukungan tetap kami harapkan dari semua pihak untuk merealisasikan program-program tersebut,” kata Ito, panggilan akrabnya.

Advertisements
Lanjutkan Membaca

Puter Pelung

Harnadi Sidoarjo : Puter Pelung Menciptakan Nuansa Berbeda Dari Hobi Lain

Published

on

Kiprah Harnadi dalam dunia hobi puter pelung, memang baru seumur jagung. Masuk menjadi bagian dari komunitas penghobi puter pelung, adalah pilihan yang menurutnya harus dilakukan. Keputusan untuk menekuni hobi puter pelung muncul tanpa ada paksaan apalagi ada target yang ingin dicapai.

Harnadi mania puter pelung Sidoarjo

Baginya hobi adalah pilihan yang tidak perlu dipaksakan untuk diikuti oleh tujuan-tujuan lain. “Ada beberapa hobi yang sudah saya tekuni sebelumnya, salah satunya hobi burung perkutut. Puter pelung adalah hobi paling baru yang saya masuki,” terang Harnadi mengawali obrolan.

Lewat hobi, dirinya mengaku bisa menjadi sarana untuk mencari sahabat, mendapatkan teman dan menemukan saudara. Silaturrahmi harus dikedepankan agar tujuan tersebut bisa tercapai. Karena lewat hobi bisa mengumpulkan komunitas dari berbagai latar belakang ekonomi dan status sosial.

Advertisements
Harnadi bersama para pendukung setia di hobi puter pelung

Semua ini bisa dicapai dengan jalan berusaha menghindari setiap konflik yang terjadi dan sebaliknya berupaya menjalin hubungan yang baik dan sehat kepada seluruh komunitas yang ada. Kesenangan dan kepuasan menjadi tujuan utama yang harus didapat ketika menekuni sebuah hobi.

“Bagi saya hobi adalah bukan jalan mencapai ambisi, meraih tujuan utama mendapatkan popularitas dan memperoleh hasil di arena lomba sebagai juara. Sebaliknya dengan hobi kita bisa menyalurkan kesenangan,” imbuhnya. Tidak heran jika Harnadi menjalani hobi puter pelung dengan santai dan tidak pernah menargetkan untuk selalu tampil dan berhasil mencapai prestasi paling tinggi.

Hobi puter pelung ciptakan nuansa berbeda dari hobi lain

Gelaran lomba bukanlah agenda yang harus selalu diikuti, sehingga dirinya tidak terlalu pusing untuk memikirkan kapan dan dimana ada lomba, burung mana yang harus dibawa dan berapa banyak yang akan didaftarkan. Baginya saat ada waktu kosong, maka saat itulah lomba menjadi pilihan untuk diikuti.

Baca Juga  Ijo Rextor Mr. Baim BSF Tambah Gila Ketemu Hujan: Hattrick, di Tengah para Jawara

Bahkan ketika sempat menuju arena lomba, tidak jarang Harnadi hanya hadir tanpa membawa burung. Moment itulah dimanfaatkan untuk menemui rekan-rekan sesama penghobi, bisa ngobrol dan saling tukar informasi. Meski tidak pernah pasang target juara, namun bukan berarti hobi yang ditekuni asal-asalan.

Hobi puter pelung menjadi wadah untuk mencari sahabat dan saudara

Beberapa andalan yang dikoleksinya, memiliki kualitas yang mumpuni. “Saya punya burung lomba dari trah-trah bagus, namun karena perawatan belum maksimal dan saya belum menemukan formula tepat untuk rawatan, maka prestasinya belum 100 persen berhasil diraih,” ungkap mania yang tinggal di Sidoarjo.

Bahkan pilihan untuk menekuni ternak, juga sudah mulai dilakukan. Indukan yang menjadi penghuni kandang ternaknya, sebagian besar berasal dari trah yang sudah membuktikan prestasinya di arena lomba. “Saya memiliki indukan dari trah beberapa peternak ternama dari Yogyakarta, Surabaya, Sidoarjo dan daerah lain,” katanya lagi.

Koleksi sangkar puter pelung dan perkutut milik Harnadi

Setelah menjalani hobi puter pelung, Harnadi mengaku merasakan nuansa berbeda dari hobi-hobi yang ditekuni sebelumnya. Sejak resmi masuk bergabung menjadi bagian dalam komunitas puter pelung, ada semacam kedekatan yang tercipta antara penghobi satu dengan lainnya.

Hampir setiap malam, ada rekan-rekan yang berkunjung ketempatnya, meski hanya sekedar ngobrol dan berbagi pengalaman “Dari sekian hobi yang saya tekuni, malah saya lebih aktif di puter pelung. Ada rasa yang tidak bisa saya katakan ketika saya berada ditengah-tengah komunitas. Saya mendapatkan hal berbeda yang saya rasakan,” tambahnya.

Advertisements
Lanjutkan Membaca