Connect with us

Puter Pelung

Latber Puter Pelung Bali Ceria 2021, MDK Kembali Unggul, Rahwana Melejit

KONBUR Tayang

:

de
JUARA UTAMA: Para juara di kelas utama Bali Ceria 2021, 24 Oktober 2021

SETELAH beberapa bulan Bali terkena PPKM level 4 kemudian turun ke level 3 dan kini masuk ke level 2, pelung mania Bali baru bisa bernapas lega. P4SI yang mewadahi pelung mania Bali baru melakukan aktivitasnya dengan menggelar latber puter pelung bertajuk Bali Ceria 2021 yang digelar Minggu sore-malam, 24 Oktober 2021 di Gantangan Galunggung, Ubung Denpasar.

Juri dengan seksama memantau burung satu per satu

Walaupun sudah memasuki PPKM level 2, panitia dari P4SI tetap menekankan dalam penyelenggaraan latber wajib disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Tidak saja wajib menggunakan masker, sebelum memasuki arena lomba wajib mencuci tangan dengan sabun di air mengalir yang disediakan panitia, dan ada juga hand sanitizer yang tersedia di lapangan.

Advertisements
JUARA MADYA: para juara di kelas madya, Sabda Pralina Jr teratas disusul Pasupati milik Suma Wijaya

Ketua P4SI Bali I Made Tendha menyampaikan latber PP Bali Ceria 2021 ini digelar mengingat penggemar puter pelung sudah lama istirahat setelah menjalani PPKM. Untuk mengairahkan penggemar puter pelung di Bali, organisasi memprakarsai untuk menggelar latihan untuk kembali merekatkan tali silaturahmi di antara penggelar puter pelung di Bali agar tetap guyub rukun. Dalam istilah sesepuh derkuku dan puter pelung era 90-an ini, ‘’Yang penting heppyy oyee’’.

Kang Black Gilimanuk, sukses mengantarkan Rahwana dan Wasis di kelas utama

Selain itu, latber ini juga digelar dalam rangka mengingatkan dan memanaskan suasana menjelang ulang tahun P4SI wilayah Bali yang akan dilaksanakan pada 26 Desember mendatang. Soal lokasi, sedang dijajaki dan pada momen itu akan digelar lomba dengan mengundang Ketua Umum P4SI Pusat dan Ketua P4SI Lombok. ‘’Saat itu, pelung mania Jawa, Lombok dan tentunya Bali akan uji kualitas di ulang tahun kami,’’ terang Made Tendha.

Gus Weda menerima trofi juara 1 di kelas Utama dari juri Agung Adiputra

Sementara itu, terkait latebr Bali Ceria 2021, tetasan MDK masih mendominasi juara di kelas utama dan madya. Lewat Sabda Pralina, MDK unggul di posisi puncak kelas Utama dan melalui Sabda Pralina Jr menjuarai di kelas madya.

Puter pelung warna putih ikut meramaikan Bali Ceria 2021, yang penting heppii oyee

Namun pada latber kali ini, kedatangan tamu istimewa yang datang dari Gilimanuk Negara. Adalah Kang Black yang menurunkan Rahwana dan Wasis di kelas utama yang berhasil masuk tiga besar yakni ranner up dan posisi ketiga. Kang Black sengaja hadir di ajang ini untuk melihat dan menyaksikan penampilan jawara- jawara Bali. Dan kebetulan, Rahwana mengambil posisi berdekatan dengan Sabda Pralina.

Para jawara dan siap bertarung lagi di event berikutnya

Tidak saja juri begitu mudah memantau dan membandingkan gaco-gaco yang bertarung juga peserta bisa mengukur kualitas kedua gaco tersebut. Poin demi poin terus dikumpulkan dan sama-sama mengantongi bendera empat warna. ‘’Setelah ini, saya langsung balik ke Gilimanuk,’’ ujar Kang Black yang penuh semangat hadir di Bali Ceria 2021 bersama keluarga dan siap bakal turun lagi di ajang ulang tahun nanti.

Dr. Ardana menerima trofi buat Pasupati runner up di kelas madya

Di kelas madya, selain Sabda Pralna Jr di posisi puncak ada Pasupati milik Suma Wijaya  bergelang SMD yang menempati posisi runner up.  Sedangkan di posisi ketiga ada Koplak debutan Koplak.

Di later ini juga menghadirkan kotestan puter pelung warna putih yang menarik perhatian peserta. Walaupun tidak bekerja maksimal, namun sang empunya tetap bersyukur bisa kumpul-kumpul lagi dan tetap sehat dan bahagia.

Herlan Susilo menerima doorprize tetapi disumbangkan lagi untuk acara ultah P4SI Desember mendatang

Panitia selain menyerahkan trofi kejuaraan dan piagam kepada para pemenang sebanyak 30 kejuaraan juga mengundi doorprize sumbangan dari para donator puter pelung di antaranya dari Maestro Bali dll. Salah satu doorprize diraih Herlan Susilo, pemilik NERO BF yang sengaja hadir menurunkan dua gaco hasil tetasannya. Namun setelah Herlan Susilo menerima doorprize lanjut disumbangkan lagi untuk acara ultah yang akan digelar 26 Oktober mendatang. ‘’Nero BF mendukung gelaran ultah P4SI Desember nanti,’’ ucap Herlan Susilo yang hadir sejak awal hingga lomba berakhir.

I Made Tendha mewakili panitia, organisasi dan dewan juri mengucapkan terimakasih kepada seluruh pelung mania yang sudah berkenan hadir, bahkan ada yang jauh-jauh datang dari Gilimanuk. Panitia juga memohon maaf jika dalam penyelenggaraan ada hal-hal yang kurang berkenan. Pemilik Ganesa BF ini menyampaikan semoga kita semua sehat dan selalu bahagia dan tetap guyup rukun heppi oyee. (gde)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Puter Pelung

Team Caisar Sampang Sang Pendatang Baru, Kembali Borong Trophy Juara di Arena, Latpres Anniversary P5SI Pengda Nganjuk Jadi Sasaran

Published

on

Untuk yang kedua kalinya, Team Caisar Sampang kembali berhasil memborong trophy juara di even puter pelung. Meski berstatus sebagai pendatang baru di hobi puter pelung, team bentukan dari mania yang selalu haus akan lomba, berhasil mencatat prestasi apik. New Comer yang mereka sandang, nampaknya bukan penghalang untuk bisa tampil apik.

Team Caisar Sampang sukses boyong trophy di Nganjuk

Raihan kemenangan yang selalu berpihak pada mereka, seakan menjadi sebuah catatan khusus bahwa mereka memang layak untuk diperhitungkan. Team yang dikawal 4 mania puter pelung yakni R.Rahmatullah, Khusairi, H.Holili dan Abdul Aziz mampu menggabungkan kekuatan untuk bisa menerobos daftar kejuraan.

Advertisements

“Kami adalah pendatang baru, ingin meramaikan dan menyemarakkan hobi puter pelung. Kami juga membawa misi untuk bisa membawa pulang trophy juara di kelas yang akan kami ikuti. Target kami jelas, yakni berlomba untuk menang,” ungkap Khusairi yang menjadi punggawa di team tersebut.

Sang new comer yang terus berprestasi

Dua kali turun lomba, mereka langsung berhasil mengobrak abrik pertahanan lawan bahkan mampu menerobos benteng pertahanan lawan. Berbekal amunisi yang siap tarung, usai penjurian, jawara mereka selalu berhasil masuk kejuaraan. Sebelumnya dalam gelaran Latpres Puter Pelung D’N Sultan Probolinggo, Minggu 07 November 2021, Team Caisar berhasil membawa pulang sebanyak 8 trophy dari semua kelas yang diikuti.

Kehadiran mereka dalam gelaran tersebut adalah tarung perdana, namun langsung memboyong trophy kejuaraan. Sebuah hasil yang sangat membanggakan, mengingat team Caisar ini adalah pendatang baru. Sukses ini berlanjut dalam gelaran Latpres Anniversary P5SI Pengda Nganjuk, Minggu 28 November 2021.

Even bergengsi P5SI Nganjuk, Team Caisar boyong trophy

“Alhamdulillah hari ini kami dari Team Caisar Sampang berhasil memboyong trophy juara. Kali ini kami berhasil membawa pulang sebanyak 9 trophy, jumlah yang lebih besar dari hasil yang kami dapat di Probolinggo yakni 8 trophy,” terang Khusairi dalam keterangannya. Keberhasilan ini tentu membuat Team Caisar semakin bersemangat untuk terus eksis di even puter pelung tanah air.

“Kami pastikan jika memang jawara-jawara kami siap dan kami juga tidak ada acara, maka Team Caisar akan berangkat menuju arena lomba untuk kembali mengumpukkan trophy kejuaraan dan membawanya pulang ke Sampang Madura,” tegas mania yang juga sekertaris di Bakesbangpol Sampang.

Di ajang penuh gengsi tersebut, Team Caisar akhirnya merengkuh kemenangan bersama deretan amunisi. Tiga Kelas yang mereka ikuti, semua berhasil mencuri perhatian juri untuk memastikan bahwa jawara mereka layak mendapatkan nilai bagus.

Lanjutkan Membaca

Puter Pelung

Latber Bali Gempita P4SI Bali: Peserta Ramai, Sabda Pralina makin Kokoh, Taksaka Melejit di Madya

Published

on

de
Suasana latber puter pelung Bali Gempita, Minggu 14 November 2021 di Gantangan Galunggung Ubung, Denpasar.

MENYONGSONG HUT Ke-1 P4SI Bali pada Desember 2021, P4SI Bali kembali menggelar latber untuk semakin merekatkan tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa guyub rukun hepi oye di antara penggemar puter pelung di Bali.

Jawara di kelas utama

Latber bertajuk Bali Gempita ini digelar Minggu sore hingga malam, 14 November 2021 di Gantangan Galunggung Ubung, Denpasar. Latber yang dibuka dua kelas utama dan madya ini nyaris full peserta dihadiri penggemar puter pelung dari Denpasar, Tabanan dan Jembrana.

Advertisements
Jawara di kelas madya

Ketua P4SI Bali Made Tendha mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh penggemar puter pelung yang sudah berkenan hadir sehingga Latber Bali Gempita dalam rangka menyongsong perayaan ulang tahun yang ke pertama P4SI Bali akhir Desember mendatang berjalan sukses. Tidak saja jumlah peserta yang hadir nyaris memenuhi gantangan, juga selama perjalanan lomba berlangsung tertib tanpa teriak serta juri yang bertugas berhasil menuntaskan penilaian dengan baik. Latber kali ini juga dihadiri penggemar perkutut lokal yang diwakili Ketua P4LSI Arman Solid.

Latber juga diramaikan anggota P4LSI Bali diwakili ketuanya Arman Solid

‘’Kami juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah mendukung terselenggaranya latber Bali Gempita ini, khususnya yang sudah mensupport doorprize sehingga latber semakin semarak,’’ ujar Made Tendha.

Dapat doorprize dari Maestro Bali

Sesuai pesan yang disiratkan oleh puter pelung yang menunjukkan rasa kesabaran, ketenangan, dan keolasasihan, panitia mengemas latber Bali Gempita penuh dengan nuansa budaya. Di antaranya tanda mengawali dan mengakhiri penilaian dalam satu babak tidak menggunakan peluit tetapi menggunakan suara bambu. ‘’Terimakasih kepada Gde Yudana yang sudah menyumbangkan gambelan bambu untuk tanda bunyi ini,’’ ucap Made Tendha, seraya mengatakan pada lomba menyambut HUT Ke-1 P4SI Bali nanti kemasannya juga akan bernuansa budaya di antaranya bakal diiringi rindik.

Mr. Umar dapat doorprize burung PP

Tepat pukul 17.00 Wita babak pertama dimulai. Detik-detik awal para kontestan masih menyesuaikan diri setelah beberapa jam berada di dalam kerodong. Namun tiga burung di kelas utama mulai unjuk suara. Di antaranya James Bond milik dr. Ardana di gantangan 11, Wasis milik Black KBA di gantangan 20 dan Sabda Pralina milik Gus Weda di gantangan 27. Pelan-pelan ketiga gaco ini berhasil meraih nilai 43 ½ atau empat warna, walau sempat naik turun karena birahi.

Dapat doorprize burung PP

Di babak kedua, ketiga gaco ini kembali duel. Bendera empat warna kembali ditancapkan. Memasuki babak ketiga, Sabda Pralina semakin nagen dan kembali mempertahankan perolehan nilai empat warna. Kali ini dibuntuti Anak Manja dari P4LSI Arman Solid.

Dapat doorprize puter pelung

Di babak pamungkas, Sabda Pralina kembali tak terbendung melaju meraih empat warna. Ada Rahwana milik Black KBA yang sempat mengantongi tiga warna di tiga babak sebelumnya berhasil mengimbangi Sabda Pralina dengan perolehan empat warna. Namun dari hasil akumulasi poin, Sabda Pralina berhasil menduduki podium utama disusul Wasis di tempat kedua dan Bajra Sandhi di peringkat ketiga.

Dapat doorprize puter pelung sepasang

Sementara di kelas madya, empat burung berhasil mengantongi empat warna di babak pertama yakni Taksaka, Kebo Iwo, Sabda Alam, dan Sabda Pralina Jr. Memasuki babak kedua Taksaka milik Nesa BF kembali bertahan bersama Kebo Iwa milik Mangku Ardika. Dua nilai 43 ½ sekaligus mengantarkan Taksaka menduduki posisi puncak dipepet Kebo Iwa di tempat kedua disusul Sabda Alam dan Sabda Pralina Jr.

Dapat doorprize grif
Yang berhasil memenangkan lelang puter pelung ring Wiana BF

Seperti biasa di akhir latber dilaksanakan undian doorprize di antaranya burung puter trah jawara dari Wiana BF, jam dinding, pakan burung dan ada juga lelang burung sepasang ring Wiana BF yang sebagian disumbangkan untuk gelaran HUT P4SI Bali yang didapatkan penggemar PP dari Padangsambian. Sedangkan sebanyak 30 pemenang berhak mendapatkan piala dan piagam penghargaan dari panitia. (gde)

Lanjutkan Membaca

Puter Pelung

R Rahmatullah Sang Pendatang Baru Bersama Team Caisar dan Lintar Sampang, Boyong Trophy di Latpres D’N Sultan Probolinggo

Published

on

Pendatang baru bukan berarti harus menunggu giliran mendapatkan kesempatan menjadi yang terbaik. Bukan berarti pula harus mendahulukan yang lebih senior untuk bisa berkiprah dalam kegiatan yang dilakoninya. Kenyataan itulah yang kini dialami Raden Rahmatullah, sang new Comer hobi puter pelung.

Raden Rahmatullah dan Team Caisar bersama Lintar BF Sampang

Membawa predikat sebagai pemula dalam komunitas hobi puter pelung, Raden Rahmatullah hadir untuk ikut serta meramaikan hobi yang baru pertama kali digelutinya. “Saya adalah pemain baru, ingin meramaikan hobi puter pelung,” terang pria yang juga Carik Asem Raje Njrengik Sampang.

Advertisements

Bermodal semangat dan dukungan yang luar biasa dari rekan-rekan sesama penghobi di Sampang, Raden Rahmatullah ingin langsung pasang aksi di arena lomba. Gelaran Latpres Puter Pelung D’N Sultan Probolinggo, Minggu 07 November 2021 waktu lalu menjadi ajang yang baru pertama kalinya ia alami.

Meski merupakan pendatang baru Raden Rahmatullah langsung memilih partai utama sebagai kelas yang diikutinya. Babak demi babak penjurian diikuti, sampai akhirnya Dayak yang merupakan salah satu andalannya berhasil menembus urutan ke dua di Kelas Utama. Dayak yang digantang pada nomor 24 mampu menyingkirkan lawan yang turun pada kelas yang sama.

Sang pendatang baru langsung menggebrak lomba

“Alhamdulillah Dayak, puter pelung saya bisa juara 2 Kelas Utama. Ini adalah hasil yang sangat membanggakan sekaligus memuaskan,” ungkap Carik Asem Raja. Kesuksesan Dayak dalam menghadapi serangan lawan, tidak hanya berhenti di Kelas Utama. Saat melakoni aksi berikutnya, yakni turun di partai bergengsi yakni Best Of the Best, Dayak masih bisa memberikan perlawanan pada peserta yang dalam dalam satu blok.

Hasil akhir menyatakan bahwa Dayak, puter pelung bergelang FLA 467 mempersembahkan trophy podium ketiga. “Ini baru luar biasa, Dayak masih sanggup tampil kembali di Kelas BOB dan bisa meraih juara 3. Hasil yang harus saya syukuri,” ungkap Raden Rahmatullah lagi. Keberhasilan tersebut nampaknya akan menjadi semangat dan motivasi baginya untuk bisa lebih aktif dan eksis menekuni hobi puter pelung dan menjelajah setiap kegiatan lomba.

“Sekarang saya makin semangat untuk terus lomba, saya siap untuk turun lomba jika kondisi burung siap dilombakan, tentunya target bisa juara lagi,” sambung Carik Asem Raje. Prestasi Raden Rahmatullah menembus podium dibarisan paling depan, juga dialami oleh team Caisar asuhan Ach Kusairi dan Lintar Bird Farm milik Chalili Adi Achmad. Kolaborasi inilah yang membentuk satu kekuatan untuk menghadirkan jawara berkualitas dalam merebut podium juara.

Kolaborasi yang menghasilkan prestasi di arena lomba

“Kami datang ke Probolinggo untuk silaturrahmi dan juga membawa pulang trophy juara, Alhamdulillah apa yang menjadi misi kami bisa terealisasi meski kami merupakan orang-orang baru,” jelas Ach Kusairi. Lebih lanjut dikatakan bahwa semua itu adalah hasil perjuangan bersama, kekompakan dan kesolidan yang selalu terjalin dengan baik. Bahkan menurut Ach Kusairi di even D’N Sultan kolaborasi antara Raden Rahmatullah, Team Caisar dan Lintar Bird Farm mampu memanen sebanyak 8 trophy.

“Selama ini kami belum pernah mendapatkan trophy dengan jumlah banyak, kali ini di Probolinggo kami bisa panen dengan membawa pulang 8 trophy,” kata sekertaris di Bakesbangpol Sampang. Selanjutnya, kolaborasi ini akan terus tercipta dan siap menjelajah lomba demi lomba untuk mempersembahkan dan memboyong kembali trophy sebagai bukti kualitas jawara orbitan mereka.

“In syaa Allah kami akan turun di lomba puter pelung Nganjuk, mudah-mudahan hasilnya bisa lebih baik dan membuat kami makin semangat,” harap Ach Kusairi lagi.

Lanjutkan Membaca
Advertisement banner

Copyright © 2019 Media Agrobur. Powered by agrobur.