Connect with us

Perkutut

Latber Ber-TAPA New Normal Digelar 26 Juli, Ketat Terapkan Protokol Kesehatan Aman Covid-19

KONBUR Tayang

:

de
RAPAT PENGWIL P3SI BALI: Putuskan gelar latihan berhadiah ''Ber-TAPA New Normal'', Minggu 26 Juli dengan menerapkan protokol kesehatan aman Covid-19 secara ketat.

SETELAH lebih dari 4 bulanan masyarakat harus stay at home, work from home untuk menghindari penyebaran Covid-19 yang mewabah di seluruh dunia, Indonesia dan Bali, kini Bali telah memasuki Tatanan Kehidupan Era Baru, dimana masyarakat melakukan aktivitas produktif namun tetap aman dari Covid-19.

Seperti yang dilakukan komunitas kung mania Bali yang pada Minggu 26 Juli 2020 bakal menggelar latihan berhadiah (latber) bertajuk ‘’Ber-TAPA New Normal’’ yang akan dilaksanakan di lapangan NERO Jalan Teuku Umar Barat No. 99X, belakang Warung HD Denpasar.

Kepastian latber ini disepakati saat rapat yang dihadiri pengurus Pengwil P3SI Bali dan beberapa pengda kabupaten di antaranya Ketua Pengwil P3SI Bali Budi Dharma, Wakil Ketua Bidang Organisasi H Salim Andriyanto, Sekretaris H Achmad Tousan, Bendahara H Anang AMG, Wakil Ketua Bidang Penangkaran H Sugik, Wakil Ketua Bidang Keamanan Hariyanto, Pembina/Penasehat Herlan Susilo, Susanto PA, Ketua Pengda Denpasar H Moh Hasan, dll, di Warung HD, Selasa (21/7) siang.  

Untuk Latber ‘’Ber-TAPA New Normal’’ yang akan digelar pada 26 Juli, diambil duet Tunggul Ametung BF dan PA BF (ber-TAPA). Selanjutnya latber akan digeber setiap dua pekan yang diambil oleh peternak yang ada di Bali secara bergiliran.

‘’Kami berterima kasih diberi kesempatan untuk menggelar latber perdana setelah lebih dari empat bulan vakum,’’ terang Hariyanto yang siap menggelar latihan dengan menerapkan protokol kesehatan aman Covid-19.

Ketua Pengwil P3SI Bali Budi Dharma menegaskan bahwa tidak ada pilihan lain komunitas kung mania Bali mesti bangkit dari kondisi pandemi Covid-19 yang sempat meluluhlantakkan perekonomian yaitu dengan melakukan aktivitas produktif namun tetap aman Covid-19. Artinya melakukan aktivitas yang mampu meningkatkan perekonomian namun tetap mengedepankan protokol kesehatan aman Covid-19. Di antaranya selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, menjaga jarak dan menjaga pola hidup bersih dan sehat. Karena, penerapan protokol kesehatan ini bukan saja untuk menjaga diri sendiri terhindar dari Covid-19 tetapi juga menjaga keluarga dan masyarakat.

Begitu pula pada pelaksanaan latihan Ber-TAPA New Normal, Pengwil P3SI Bali dan juga panitia memastikan akan menyiapkan segala sesuatunya sehingga peserta akan aman dan nyaman dalam melatih perkututnya ke lapangan. Di antaranya telah disiapkan tempat cuci tangan, hand sanitizer, peserta yang terbatas akan diatur jarak memantau burung, dan sebelum memasuki arena akan diukur suhu tubuhnya melalui thermogun, dan diwajibkan menggunakan masker. Latihan hanya membuka tiga kelas yakni kelas dewasa bebas, kelas piyik junior dan kelas piyik hanging.

Budi Dharma menambahkan komunitas penghobi perkutut yang di antaranya ada ratusan peternak di Bali sangat menggantungkan ekonomi keluarganya dari hasil penangkaran burung perkutut. Selama empat bulan tidak ada latihan akibat Covid, maka hasil penangkaran peternak nyaris tidak tersalurkan atau menumpuk tidak laku akibat kurang promosi di lapangan. Latihan yang digelar rutin adalah salah satu cara untuk menghidupkan perputaran ekonomi di kalangan penghobi perkutut.

Selain menyepakati menggelar latber secara rutin juga berencana akan menggelar LPB pada paruh bulan Agustus jika kondisi memungkinkan. (gde)

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.