Connect with us

Lomba

Laga M3 Subdenpom BC Jember, Minggu (18/9): Kelas Bursa Jadi Perhatian Utama, Deal Transaksipun Terjadi Di Arena

KONBUR Tayang

:

Laga M3 Subdenpom BC Jember
LAGA M3 SUBDENPOM BC JEMBER. Tempatnya membidik burung kualitas.

Laga M3 Subdenpom BC Jember, hari Minggu 18 September 2002  bertajuk “Contest & Bursa”. Hasil kerja bareng Mr. Yogi Kharisma Motor feat Mr. Lauhan Maulana sang kapten Seniman Djimbe, serta dibantu oleh kru panitia Subdenpom BC. Mampu mempersembahkan kemasan acara yang benar-benar spesial bagi Kicaumania.

KELAS CENDET BURSA. Full gantangan dan ramai.

Pasalnya, gelaran rutin M3 yang biasanya hanya membuka kelas lomba saja. Tapi digelaran kemarin, ada atmosfer atau suasana yang berbeda. Yaitu dibukanya kelas bursa untuk dua jenis burung lomba. Dimana kelas bursa tersebut dibuka 2 sesi, yaitu kelas bursa Murai Batu A dan B, serta kelas bursa Cendet A dan B.

JUARA 1 MURAI BATU BOB. Berhasil diboyong Petir dan langsung mendapat tambahan bonus.

Baik Mr. Yogi Kharisma maupun Mr. Lauhan Maulana, dua Kicaumania muda sang penggagas acara tersebut mengaku puas. Setelah melihat animo dan respon Kicaumania atau peserta yang hadir di gantangan Subdenpom BC Jember, dalam laga kontes dan bursa.

JUARA 1 MURA BATU B. Milik Kian Santang.

Karena menurut keduanya, acara yang baru pertama kali dikemas di Jember ini. Sukses mempertemukan para pemain burung sejati, para broker burung lomba, para pemandu bakat serta boss boss muda yang mencari amunisi kualitas langsung di gantangan.

JUARA 1 CUCAK HIJAU B. Sukses direbut oleh Reog.

“Alhamdulillah, teman-teman yang hadir cukup luar biasa. M3 kali ini berhasil mempertemukan pelomba, penjual maupun pembeli satu titik di gantangan. Bahkan untuk kelas bursa murai batu maupun cendet, semuanya full gantangan. Dan kelas bursa inilah yang bikin laga M3 kali ini jadi berbeda,” terang Mr. Lauhan Maulana maupun Mr. Yogi Kharisma.

JUARA 1 CENDET BOB. Onngosari memang layak naik podium pertama.

Laga M3 Sudenpom kali ini benar-benar dimanfaatkan oleh semua Kicaumania yang hadir. Baik itu pemain lomba burung sejati, para pemandu bakat maupun boss boss Kicaumania muda. Lebih-lebih bagi para broker atau penjual burung kualitas lomba, karena mereka tak perlu lagi untuk mencari pembeli.

JUARA CENDET B. Mampu dicuri oleh Virgo milik Surip.

Buktinya, setelah beberapa sesi kelas lomba usai dimainkan. Baru sesi yang ditunggu-tunggu yaitu sesi ke-10, kelas Murai Batu Bursa-A. Arena gantanganpun menjadi ramai dijubeli peserta bursa, pemandu bakat dan juga boss boss Kicaumania muda.

JUARA 1 KENARI BEBAS A. Berhasil dibawa pulang One Peace milik Mr. Nuddin.

Bahkan disepanjang waktu penilaian, semua mata tidak hanya fokus tertuju pada satu burung saja. Tapi setiap terdengar suara rollingan lagu mewah dan tembakan panjang. Semua mata pun langsung mencari sumber dari suara burung tersebut. Karena mereka, khususnya para pembeli, takut kalau tidak sampai mengetahui kualitas dari burung yang akan dibidiknya.

JUARA 1 MURAI BATU BURSA A. Milik Pangeran tapi sayang tak jadi deal transaksi.

Dan setelah waktu penilaian seelesai danjuri juga sudah manancapkan bendera koncer favorit A, B, C pada Burung yang memang layak. Selanjutnya sesuai aturan main kelas bursa, panitia langsung memandu burung mana yang mau dilepas oleh pemiliknya. Dimana untuk burung juara 1, nilai nominal tertinggi dipatok Rp 15 juta.

KELAS CENDET BURSA A. Aan (kanan) menerima cuan Rp 2,5 juta meski burungnya gagal juara.

Waktu 5 menit yang diberikan oleh panitia, ngiampaknya ramai jadi ajang tawar menawar. Seperti burung yang tembus juara 1, dari tawaran awal Rp 6 juta sampai meningkat menjadi Rp 10 juta. Namun sayang, nilai tawaran Rp 10 juta ternyata belum mampu menggoyahkan hati sang pemilik untuk melepas.

Dan meskipun di sesi pertama kelas bursa banyak terjadi tawar-tawar menawar. Namun sampai batas waktu yang ditentukan selesai, tak ada satupun deal transaksi yang terjadi.

JUARA 3 KELAS CENDET BURSA A. Resmi dibayar kontan Rp 4 juta.

Tapi saat dimainkan kembali sesi kedua, kelas Cendet bursa A. Selain animo peserta begitu tinggi, arena gantangan pun terlihat lebih ramai dari sesi bursa sebelumnya. Bahkan di kelas bursa kali ini, terjadi deal transaksi dua burung sekaligus.

Satu burung (gantangan 25) tidak masuk juara, namun resmi diboyong  Mr. X dengan mahar Rp 2,5 juta. Dan satunya gantangan 61 (juara 3), langsung dibayar kontan Rp 4 juta oleh Mr. Lauhan Maulana, sang kapten dari Seniman Djimbe.

JUARA 4 KELAS MURAI BATU BURSA B. Langsung dibayar oleh Mr. Arif Mandor Liar.

Begitu juga di sesi kelas Murai Batu Bursa-B, beberapa deal transaksi pun terjadi. Selain burung yang ada dinomor gantangan 20 (juara 4) milik Mr. Samsul, resmi dipinang Mr. Arif Mandor Liar dengan mahar Rp 6,250 Juta. Natalia (gantangan 36) milik Mr.Ferry PJ 88, juga resmi diboyong Mr. Yogi Kharisma dengan maskawin Rp 10 juta kontan.

Itulah beberapa deal transaksi yang terjadi di kelas bursa, laga M3 Subdenpom BC Jember yang memang jadi baromernya burung kualitas. Dan untuk melihat nama-nama jago kualitas yang berhasil merebut tropy juara maupun memboyong tropy burung terbaik. Selengkapnya bisa di klik link daftar juara di bawah ini.

JUARA 1 KELAS MURA BATU BURSA B. Langsung di take over Mr. Yogi Kharisma dengan maskawin Rp 10 juta kontan.

Dikesempatan terakhir, Mr. Yudi atasnama panitia Subdenpom BC Jember. Bersama Mr.Yogi Kharisma dan juga Mr. Lauhan Maulana. Mengucapkan banyak terima kasih kepada semua yang hadir. Serta mohon ma’af jika masih banyak kekurangan diacara kali ini.

“Ya mungkin itu yang bisa kami sampaikan dan mohon maaf atas semua kekurangan. Dan saya berharap dukungan serta kehadiran teman-teman Kicaumania blok timur. Di laga M1 Subdenpom BC bulan depan. Monggo siapkan jagonya mulai sekarang dan segera amankan tiketnya,” tutup Mr.Yudi.  *agrobur.

Trending

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.