Connect with us

Lomba

Laga M1 Subdepom BC Jember, Minggu (5/7) : Serunya Adu Kualitas Burung Hebat Blok Timur, Cendet Kembali Naik Pamor

KONBUR Tayang

:

Laga M1 Subdenpom BC Jember
LAGA M1 SUBDENPOM BC. Jadi arena adu kualitas burung burung hebat.

Laga perdana M1 Subdepom BC Jember, setelah libur sekitar 3 bulan lebih akibat pandemi Covid-19. Benar-benar tak dilewatkan oleh kicaumania, khusus yang ada wilayah Ex Karesiden Besuki plus Lumajang, Probolinggo. Serta beberapa peserta dari Mojokerto, Malang, Surabaya dan Malang. Hadir untuk menguji kualitas jagonya, di arena yang jadi “barometernya” perburungan wilayah timur.

Seperti yang terlihat pada hari Minggu 5 Juli 2020 kemarin. Sejumlah burung-burung hebat, tumplek blek di gantangan Subdenpom BC yang ada di dalam area markas CPM Jember. Namun untuk bisa masuk di dalam area lomba, semua peserta harus mematuhi protokol kesehatan ketat. Wajib pakai masker, cuci tangan, jaga jarak serta menjalani cek suhu badan.

Laga M1 Subdenpom BC Jember
PROTOKOL KESEHATAN KETAT. Wajib pakai masker dan cuci tangan.

“Ya ini semua demi menjaga penyebaran Covid-19, sesuai dengan arahan pemerintah. Karena sampai saat ini, pandemi virus corona masih belum berakhir. Jadi kami panitia, harus tegas menjalankan protokol kesehatan ini,” kata salah petugas yang menjaga di depan pintu masuk arena lomba.

Laga M1 Subdenpom BC Jember
CEK SUHU TUBUH. Demi menjaga penyebaran Covid-19.

Adu kualitas jago-jago hebat yang hadir dari lintas kota, jadi tontonan yang menari, seru dan ketat. Pasalnya, masing-masing jago berusaha tampil dengan performa terbaik, di hadapan tim juri Subdenpom BC yang dikomandani langsung oleh Mr.Tatang. Pakem penilain yang ketat serta ketegasan Mr.Herry selaku korlap, menjadikan arena Subdenpom sangat disegani.

Laga M1 Subdenpom BC Jember
WAJIB PATUHI ATURAN COVID-19. Petugas panitia saat memeriksa peserta sebelum masuk arena.

Dan tak dipungkiri, jago yang mampu menuai prestasi juara di arena ini. Adalah jago yang benar- benar sudah teruji, baik mental, kualitas irama lagu, durasi kerja maupun volume suaranya. Disamping gaya serta fisik yang juga jadi pertimbangan tim juri dalam penilaian.

“Betul, kami tidak mencari burung yang gacor. Tapi yang kami cari adalah burung yang betul-betul punya kualitas, sesuai dengan pakem penilaian di sini. Dan pemilik burung juga harus mematuhi aturan tanpa teriak. Jika itu dilanggar, jangan kecewa kalau burungnya tidak kami koncer A, B maupun C, ” terang Mr.Tatang salah satu juri senior Jember yang syarat pengalaman.

Laga M1 Subdenpom BC Jember
JUARA KELAS BALIBU. Jadi sesi pembuka lomba.

Tepat pukul 11.00 WIB, gantangan Sudenpom sontak menjadi ramai oleh hingar bingar jago yang berlaga. Suasana persaingan nampak begitu seru, saat kelas Love Bird (LB) Balibu A mengawali laga M1 ini. Dan disesi ini, Boy jago muda besutan Mr.Okky mampu mencuri kemenangan pertama.

Tapi suasana persaingan semakin panas dan ketat, saat kelas Cucak Hijau (CH) A dimainkan. Pasalnya nyaris jawara-jawara CH handal, pada turun memenuhi jumlah gantangan yang ada (full). Adu kualitas irama lagu dengan gaya wajib ngentrok jambul plus volume kenceng. Terdengar ramai dan saling bergantian antar jago yang berlaga.

Laga M1 Subdenpom BC Jember
KELAS CUCAK HIJAU. Jadi sesi paling ramai.

Bahkan hampir semua jago terlihat sama-sama kerja ngotot, agar bisa menjadi yang terbaik. Namun Escobar yang jadi andalan Mr.Sajiku Roxy, berhasil memaksa tim juri untuk menancapkan koncer A mutlak. Sedangkan Roda Gila milik H.Rendy Situbondo dan Rubicon besutan Mr.Heri HBS Jember, harus puas mengekor dibelakangnya.

Laga M1 Subdenpom BC Jember
FULL GANTANGAN. Persaingan sangat ketat.

Kelas Cucak Hijau, memang jadi sesi yang paling ramai dan menarik. Dan kelas CH Best of The Best (BOB) atau perang bintang adalah sesi yang paling banyak ditunggu-tunggu ijo mania. Karena selain pesertanya dibatasi hanya 30 burung, di sesi ini juga kualitas dan gengsi sang jagoan dipertaruhkan.

Laga M1 Subdenpom BC Jember
IJO ESCOBAR. Berhasil merebut poidum sesi ijo A.

Perang bintang di sesi ijo BOB, sejak meni-menit awal benar-benar berjalan seru. Beberapa jago unggulan, seperti Roda Gila, Rubicon, Armagedon, Hall Boy, Ceker Setan dan Jubah Ijo. Terlihat saling pamer isian rolling lagu-lagu mewah dengan gaya khas ngetrok jambul.

Laga M1 Subdenpom BC Jember
CEKER SETAN. Sukses memboyong juara 1 ijo BOB.

Namun setelah melalui seleksi ketat tim juri, akhirnya Ceker Setan yang diusung oleh pak Jen Ambulu. Berhasil membuktikan diri sebagai yang terbaik di sesi ijo BOB. “Persaingannya di sini ini betul-betul berat, karena hampir semunya burung-burung kualitas. Tapi Alhamdulillah, Ceker Setan bisa masuk juara satu,” bangga pak Jen, usai menurunkan jagonya.

Persaingan berat kelas CH, rupanya juga terus berlanjut di sesi berikutnya. Terbukti, dua sesi ijo C dan ijo D juga tak kalah seru. Dan merata kualitas jago-jago ijo yang turun, dua sesi itupun direbut oleh dua jago yang berbeda. Seperti Jubah Ijo yang memang selalu kerja ngotot, akhirnya berhasil meraih podium pertama di sesi ijo C.

Sedangkan Rambo milik Mr.Edi Balung yang juga punya kualitas materi lagu mewah, berhasil mengunci podium di sesi ijo D. Bahkan berkat perolehan total poin yang tinggi, didapat dari juara 2 dan juara 1. Rambo sukses memboyong tropy burung terbaik.

Laga M1 Subdenpom BC Jember
KELAS MURAI BATU. Jadi partai terpanas.

Partai panas, ketat dan seru juga terjadi di semua kelas Murai batu (MB). Bahkan dari total 4 sesi yang dibuka oleh panitia, semua full gantangan. Sama halnya dengan kelas CH, ketatnya persaingan antara jawa-jawara murai. Juga tak satupun jago yang mampu mendominasi tropy juara satu.

Laga M1 Subdenpom BC Jember
JUARA MURAI A. Berhasil direbut oleh Alien.

Di sesi pertama Burai Batu A, nama Alien milik Mr.Supriyadi Bondowoso. Berhasil mencuri podium pertama, setelah bersaing ketat dengan Laser milik Mr.Rofik, Melejit besutan anyar Mr.Naryo Dulur Banyuwangi. Dan Super Power yang diusung oleh Mr.Dani Kikir dari Independent BC.

Partai neraka juga terjadi di sesi murai BOB. Dari menit awal sudah terjadi adu rollingan lagu-lagu burung kecil yang dipadu dengan tembakan suara cililin, kenari maupun love bird. Terdengar panjang melengking dari masing-masing jago yang tarung di sesi paling bergengsi ini. Namun tim juri tetap memilih yang terbaik diantara yang baik.

Laga M1 Subdenpom BC Jember
KELAS MURAI BOB. Jadi sesi yang paling bergengsi.

Dan akhirnya Sniper besutan H.Sugeng Distro, jago yang memang sejak dinaikkan sudah langsung on fire itu. Dengan sering melepas kombinasi lagu-lagu mewah, gaya ngeplay dan volume tembus. Sniper Mampu menyisihkan pesaing-pesaing beratnya, yang semuanya jawara-jawara murai kualitas lintas kota.

Laga M1 Subdenpom BC Jember
MURAI SNIPER. Berhasil mengunci kemenangan di murai BOB.

“Terus terang ini aksi kedua Sniper turun di arena Subdenpom, sejak kondisi lock down akibat pandemi Covid-19. Pertama turun di M3 kemarin juara 1, yang kebetulan hanya dapat tiket terakhir. Hari ini juga gitu, tadi sesi pertama saya telat datang. Tapi alhamdulillah, meski belum tampil top form, Sniper masih bisa membawa pulang tropy juara 1 murai BOB,” tutur H.Sugeng.

Selanjutnya untuk dua kelas MB, di sesi murai C tropy juara satunya berhasil direbut oleh Super Power. Bahkan murai andalan Mr.Dani Kiki ini bukan saja berhasil mencuri kemenang di sesi murai C. Tapi Super Power juga sukses memboyong tropy burung terbaik. Dan di sesi murai D, Janoko andalan Mr.Idris dari Problinggo, berhasil mengunci podium satunya.

Dan burung-burung hebat yang hari itu mampu tampil luar biasa di laga M1. Di kelas Kacer ada nama Rocker, jago milik Mr.Heri HBS ini memang kualitasnya sudah sering teruji diberbagai event. Sehingga tak keliru, kalau di laga ini Rocker jadi bintang dan meraih tropy burung terbaik. Setelah berhasil mencuri dua kemenangan di sesi kacer A dan kacer C.

Ada yang menarik dan spesial di laga M1 kali ini, yaitu dibukanya 3 sesi cendet. Dan luar biasa, nyaris jawara-jawara cendet terbaik di wilayah timur pada ngumpul. Sehingga tak keliru kalau laga M1 ini, pamor cendet betul-betul mulai bersinar kembali. Pasalnya tiga kelas cendet, hampir semuanya full gantangan.

Laga M1 Subdenpom BC Jember
KELAS CENDET. Pamornya mulai kembali bersinar.

Pertemuan jawara-jawara cendet wilayah timur, jadi partai neraka si burung cerdas. Ada beberapa nama jago yang memang punya track record bagus, sebagai jawara cendet. Seperti Sadis, amunisi Mr.Fandy Asembagus, ada Rajawali Sakti amunisi simpanan Mr.Robert Hendro Bondowoso. Ada nama Rambo dan Buldoser milik Mr.Pri Sniper Situbondo.

Lalu ada nama Reinkarnasi milik Mr.Agus Bolang, ada nama Apollo andalan Yog Probolinggo. Kemudian ada nama Pusaka milik Mr.Yongki, ada Banyak Bancot andalan Mr.Yos Handoko, ada Mulut Seribu milik Mr.Pon, ada nama Pecut besutan Mr.Akbar, ada Mahameru milik Mr.Faid Sketsa. Dari Banyuwangi ada Sandy Yudha, Basoka andalan Mr.Iqbal Majid dan ada Predator andalan Mr.Rio Putra.

Laga M1 Subdenpom BC Jember
SANDY YUDHA. Mampu menembus ketatnya persaingan kelas cendet.

Pertarungan seru pertama di sesi cendet A, Sandi Yudha besutan Mr.Iqbal Majid mampu merebut podium pertama. Setelah bertarung sengit dengan tiga jago handal, yaitu Rajawali Sakti, Sadis dan Rambo. Namun di sesi berikutnya cendet B, giliran Sadis yang berhasil menguasai podium terbaiknnya.

Laga M1 Subdenpom BC Jember
CENDET SADIS. Masih punya taring untuk bersaing.

Tapi di sesi cendet terakhir, Sandy Yudha yang memang punya isian lagu cililin disambung love bird dengan tonjolan suara gereja dua versi yang dilepas panjang-panjang. Berhasil mengunci podium pertama sesi cendet C. Bahkan berkat prestasinya yang mampu merebut dua kali juara 1, Sandy Yudha dinobatkan sebagai burung terbaik.

Dan beberpa jago hebat yang hari itu sukses memboyong tropy burung terbaik. Di kelas kenari bebas ada nama Dyabala milik Mr.Rudy Copet BC. Lalu di kelas LB Balibu, nama Boy dan Si Buntung berbagi gelar, setelah keduanya mempunyai total poin yang sama.

Laga M1 Subdenpom BC Jember
DIMA. Sukses hattrick dan behrasil memboyong tropy LB terbaik.

Sedangkan di kelas LB Figther, tropy burung terbaik direbut  Dima besutan Mr.Rizal. Dan di kelas LB L1, tropy burung terbaiknya berhasil diboyong oleh Jurig milik Mr.Yudhi Bad Boy. Untuk nama-nama burung hebat lainnya yang sukses masuk daftar kejuaraaan, selengkapnya bisa di klik daftar juara di bawah ini.

Diakhir acara, Mr.Herry selaku ketua Sudenpom BC Jember. Tak lupa mengucapkan banyak terima kasih, atas dukungan, partisipasi dan hadirnya kicaumania. “Betul, dan saya atasnama panitia serta tim juri yang bertugas, mohon ma’af jika ada kekurangan. Karena tak ada manusia yang sempurna di dunia ini,” tutup Mr.Herry.   *agrobur2.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.