Connect with us

Lomba

Laga M1 Subdenpom BC Jember, Minggu (3/10): Jadi Pestanya Cendet Mania Tapal Kuda, Akankah Pamornya Kembali Naik ?

KONBUR Tayang

:

LAGA M1 SUBDENPOM BC JEMBER. Jadi pestanya cendet mania.

Tak seperti laga M1 sebelumnya, laga M1 kali ini benar-benar ramai di hadiri kicau mania wilayah timur Jawa Timur. Bahkan laga yang dikemas rutin oleh panitia Subdenpom BC Jember, hari Minggu 3 Oktober 2021 kemarin. Jadi pestanya komunitas cendet “Tapal Kuda” blok timur.

Dan nyaris semua jawara-jawara cendet terbaik mulai Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo, Asembagus dan Banyuwangi, pada ngumpul di laga ini. Dan kehadiran cendet mania ini, selain untuk saling silahturahim antar sesama pemain cendet tapal kuda. Mereka juga berharap, laga ini bisa jadi pemicu bangkitnya pamor cendet seperti dulu.

“Ya ini harapan dan tujuan kami, komunitas cendet tapal kuda. Pamor cendet harus kembali seperti dulu ramai. Karena sebetulnya pecinta burung cendet ini banyak. Namun selama ini teman-teman takut kalau hadir di lomba peserta cendet sedikit. Tapi di laga M1 kali ini, semua pemain cendet tumplek blek. Ya mudah-mudahan pamor cendet kembali naik,” tutur salah satu peserta dari Asembagus.

SESI CENDET. Ramai dan nyaris full gantangan.

Dan apa yang jadir harapan dari komunitas cendet ini mendapat dukungan penuh dari panitia Subdenpom BC Jember. Buktikan, komunitas cendet benar-benar dimanjakan di laga M1 kali ini. Dengan memberi banyak bonus tanpa syarat bagi jawara satu di tiga sesi kelas cendet.

“Komitmen panitia, selain ingin memberi yang terbaik bagi semua peserta. Panitia juga ingin, kelas-kelas burung ocean yang pamornya meredup, bisa kembali naik. Seperti punglor merah, panitia sudah berusaha untuk memanjakan komunitas ini. Tapi teman-teman komunitas ini komitmen dan akhirnya panitia memutuskan untuk menghapus kelas ini,” tutur Mr.Tatang, komandan tim juri.

Juara Cendet Jendral.

Lalu kenari, lanjut Mr.Tatang. Panitia juga terus mendukung apa yang jadi keinginan kenari mania. Berkat kerjasama yang baik, antara panitia dan kenari mania. Akhirnya kelas kenari di sini bisa ramai, main tiga sampi lima sesi. “Dan hari ini cendet yang kita support, mudah-mudahan bisa ramai kembali,” tambah Mr.Tatang.

Laga M1, memang jadi tolok ukurnya jago-jago kualitas tapal kuda. Baik itu cucak hijau, murai batu, kacer, cendet, kenari maupun ,love bird. Karena hampir semua jawara-jawara terbaik yang ada di wilayah tapal kuda. Jika ingin mengukur mental, kualitas irama lagu, volume serta durasi kerjanya, pasti memilih arena Subdenpom BC Jember ini.

Dan berikut burung-burung hebat tapal kuda yang berhasil menunjukkan performa serta kualitas terbaiknya. Setelah bertarung habis-habisan di hadapan tim juri Subdenpom BC yang terkenal dengan penilain fair play dan tanpa kompromi.

Di kelas cucak hijau yang memainkan lima sesi dan full gantangan. Di sesi cucak hijau Best fo The Best, nama Arjuna yang jadi andalan Mr.Muhlis. Rupanya mampu memboyong tropy kemenangan. Setelah bersaing ketat dengan Sindikat milik Mr.Rafa.

Juara cucak hijau Gajah Mada.

Lalu di sesi cucak hijau Gajah Mada, giliran Begal milik Mr.Willy yang sukses mencuri kemenangan. Dan di sesi cucak hijau Recomended, sesi yang dihuni oleh jawara-jawara hasil latber rutin Subdenpom BC. Nampaknya nama Lexus besutan Mr.Nanda yang berhasil merebut podium satu.

Juara Cucak Hijau Best of The Best.

Dan di sesi cucak hijau Polisi Militer, giliran Pejuang Rupiah milik Mr.Yudha Bursa yang sukses merebut podium terbaik. Sedangkan di sesi cuck hijau Jendral, podium terbaiknya berhasil dicuri oleh Sakera milik Sapii dari Aregent BC Genteng, Banyuwangi.

Juara Cucak Hijau Recomended.

Selanjutnya untuk kelas murai batu yang tetap jadi kelas neraka. Dari lima sesi yang dimainkan oleh panitia. Di sesi murai batu Best of The Besst, podium terbaik pertama berhasil diboyong oleh Jiwa Muda, besutan anyar Mr.Yogi Kharisma. Namun di sesi murai batu Gajah Mada, giliran Buser milik Ny. Ayu yang sukses mencuri tropy juara satunya.

Juara Cucak Hijau Polisi Militer.

Kemudian untuk sesi murai batu Recomended. Mahesa milik Mr.Ervan rupanya yang berhasil lolos merebut tropy juara satunya. Dan dua sesi murai batu berikutnya, yaitu murai batu Polisi Militer dan murai batu Jendral. Kedua podium pertamanya berhasil diborong habis oleh Hell Boy milik Mr.Kidoz Wes dari Lumajang.

Selanjutnya untuk dua sesi kacer. Di sesi kacer Jendral, Sakera milik Mr.Oka sukses merebut tropy kemenangan. Namun di sesi kacer Perwira, giliran Ok Jhon andalan Mr.Aldi MTR yang berhasil mencuri kemenangan.

Juara Murai Batu Gajah Mada.

Berikut untuk tiga sesi cendet yang nyaris semuanya full gantangan. Di sesi cendet Jendral, nama Sadewa yang jadi besutan Mr.Iir, berhasil merebut tropy kemenangan. Tapi di dua sesi cendet berikutnya, Sadis yang diusung oleh Mr.Deni dari Asembagus. Mampu memborong dua gelar juara satu di dua sesi tersebut, yaitu sesi cendet Perwira dan Cendet Jendral.

Juara Murai Batu Rekomended.

Itulah nama-nama burung hebat dari wilayah tapal kuda yang berhasil mencuri kemenangan di laga M1 kali. Dan untuk melihat burung-burung hebat siapa saja yang juga sukses di laga M1 kemarin. Selengkapnya bisa di klik link Daftar Juara di bawah ini.

Juara Murai Batu Polisi Militer dan Jendral.

Dan dikesempatan terakhir, Mr.Heri Paryogo selaku komandan Subdenpom BC. Mengucapkan banyak terima kasih kepada semua yang hadir dan tak lupa mohon ma’af jika masih banyak kekurangan disepanjang pelaksanaan laga M1.

“Ya hanya itu yang bisa saya sampaikan kepada semua peserta. Sekali lagi terima kasih atas support dan kehadiran semuanya. Dan panitia tetap berharap, dukungan serta kehadiran teman-teman kicau mania tapal kuda di acara berikutnya,” tutup Heri mewakili panitia. *agrobur2.

Lomba

Poseidon Milik Yudhistira Delta Pandawa Boyong Trophy Runner up Kelas Bermanfaat SMM Feat Wahyu Polda

Published

on

By

Meski jarang tampil digelaran SMM, nama Poseidon salah satu gaco milik Yudhistira sang punggawa Delta Pandawa tiba tiba saja sukses mencuri perhatian para juri yang betugas, tampil apik digelaran SMM feat Wahyu Polda pada Minggu 10 Oktober 2021 kemarin Poseidon berhasil keluar sebagai juara runner up saat turun di sesi ke Sembilan dikelas Bermanfaat dengan tiket 4,4 juta.

Poseidon In Action

Sebetulnya Crew Yudhistira datang ke gelaran SMM Feat Wahyu Polda dengan membawa dua gaco andalan yakni Egois dan Poseidon, Egois mendapatkan porsi paling banyak yakni 3 kali turun di sesi 2,5 dan juga 9 sedang untuk Poseidon hanya mendapat 2 porsi yakni sesi 1 dan 4. Tapi karena Egois kurang tampil maksimal, maka tiket untuk sisi ke 9 langsung berpindah tangan ke Poseidon yang sudah on fire.

Cak Arie Sukses Kawal Poseiden Runner up Kelas Bermanfaat

Poseidon tampak tampil ngotot memberikan perlawanan kepada para pesaingnya tak lama setelah digantang, dengan gaya sujud serta ngeplaynya yang khas saat membawakan lagu iapun tak henti hentinya mengumbar sederet isian macam Srindit, Kenari, Gereja Tarung yang ditutup dengan tembakan panjang CIlilin, ternyata cukup sukses mencuri perhatian para juri yang bertugas, sayang Poseidon harus kalah toss (karena bendera kejuaraan sama) dan harus puas berada di posisi runner up kalah dari Sultan milik Abah Wahyu sang penghuni podium juara 1.

Memang beberapa hari ini Egois kurang begitu tampil, sepertinya mau ngurak alias ganti bulu untung ada Poseidon yang berhasil menggantikan tugas Egois ungkap Om Nasa saat ditemui dipaddocknya, awal turun disesi utama kelas HBD Wahyu, Poseidon tampil apik dengan ngotot saat membawakan sederet materi lagu sayang sampai pertengahan tampak kelelahan jadi kurang kerja maksimal akhirnya Poseidonpun kandas, cuaca panas tampaknya juga turut mempengaruhi kinerja Poseidon saat kembali diturunkan disesi ke 4, lagi lagi Poseidon gagal ngoncer.

Alhamdulillah disesi ke 9 akhirnya Poseidon berhasil kerja maksimal dan sukses mempersembahkan penampilan terbaiknya dengan keluar sebagai juara runner up saat berlaga dikelas Bermanfaat, ya mudah mudahan saja Poseidon bisa kerja maksimal dan masih bisa stabil di jalur juara ungkap Arie saat ditemui di paddocknya usai gelaran SMM Feat Wahyu Polda pada Minggu 10 Oktober 2021 kemarin.

Lanjutkan Membaca

Lomba

Masih Tanggung Jawab Sambel Ijo Milik Mr Dany Den Bagoes Bawa Pulang Trophy SMM Feat Wahyu Polda

Published

on

By

Torehan apik masih sukses dipersembahkan oleh pasukan Ring Den Bagoes SF asal Surabaya saat berlaga di gelaran SMM Feat Wahyu Polda yang digelar pada hari Minggu 10 Oktober 2021 kemarin, datang dengan membawa dua gaco andalan yakni Brownis dan Sambel ijo, kedua gaco ini tampak siap tanding dengan kondisi on fire.

Sambel Ijo In Action

Brownis mendapat porsi lebih banyak, diturunkan sebanyak 2 kelas, yakni disesi ke 5 kelas persahabatan, dan juga diturunkan kembali dikelas Bermanfaat yang berada disesi ke 9, didua kelas ini Brownis tampak kurung kerja maksimal, meski awal digantang tampak ngotot bak kesetanan, edan cuaca disini benar benar panas hingga banyak burung bagus yang kerja kurung maksimal termasuk Brownis, bahkan banyak juga yang turun alis neblok ungkap Danang salah satu Crew Den Bagoes SF.

Abah Hudan Bareng Mr Dany Den Bagoes Selfie Bareng Setelah Ngoncer

Hingga sesi ke sembilan pasukan Den Bagoes belum memperolah satu kemenangan pun digelaran SMM Feat Wahyu Polda kali ini, tinggal satu sesi, harapan terakhir hanya tinggal kepada Sambel Ijo, yang harus turun disesi pamungkas kelas Beradab, mengingat cuaca cukup panas hingga 36 derajat tampaknya harus rubah setingan ungkap Mr Danny kepada para perawatnya.

MR Dany Den Bagoes, Katam Saat bersama Didik Warok Tuban

Bak gayung bersambut, Sambel ijopun langsung tampil ngotot sesaat setelah digantang, mendapat lawan seimbang Sambel Ijo tampak tampil lebih ngeyel dengan gaya sujud sujud Sambel Ijo tampak tak henti hentinya memuntahkan materi tonjolan Cililin, Kenari hingga Gereja Tarung yang sudah menjadi andalannya, hingga akhirnya Sambel Ijo berhasil bertengger di posisi ke 5 kelas Beradab sisi pamungkas gelaran kali ini.

Pasukan Ring Den Bagoes Bareng PS SF Tampil All Out Di Gelaran SMM Feat Wahyu Polda

Alhamdulillah Sambel Ijo masih bisa tanggung jawab, hingga mampu memberikan trophy ekslusive gelaran SMM Feat Wahyu Polda kepada team saya. meski setingannya sedikit dirubah menjelang naik mengingat cuaca gelaran kali ini panasnya cukup extrim, hingga banyak burung bagus kerja kurang maksimal ungkap Mr Dany saat ditemui diakhir gelaran SMM Feat Wahyu Polda pada Minggu kemarin.

Lanjutkan Membaca

Lomba

Piala Barometer Indonesia: Laga Bintang Lintas Blok Terpanas Tahun Ini, Jago Siapa Saja Yang Memiliki kans Juara ?

Published

on

Piala Barometer Indonesia

Piala Barometer Indonesia yang dikemas Pelestari Burung Indonesia (PBI) Cabang Tangerang sudah didepan mata. Lapangan Batalyon Kaveleri 9, Serpong Tangerang Banten, Minggu 17 Oktober 2021 ini bakal jadi saksi dalam laga bintang terpanas tahun ini dan menjadi catatan sejarah.

Lalu jago siapa saja yang akan menjadi barometernya burung terbaik nasional. Semuanya memiliki kans atau peluang yang sama untuk naik ke podium juara. Berikut, jago-jago hebat yang bakal menunjukkan performa terbaik.

Piala Barometer Indonesia, Didisain khusus.

Tim tamu baik SF maupun BC dari luar kota sudah mulai berdatangan dengan memboyong sejumlah burung jagoannya. Kubu tuan rumah, juga tak mau kehilangan momentumnya, sudah menyiapkan amunisi-amunisinya untuk menjamu kehadiran tim tamunya.

Even ini menjadi ajang laga bintang lintas blok burung-burung terbaik tanah air. Tanpa bermaksud mengesampingkan kehebatan burung-burung milik SF dan BC peserta lainnya, berikut ini sejumlah burung jawara  dan para pemiliknya yang sudah memastikan kehadirannya.

Dari kubu tuan rumah, nama Ronald Owen dari Owen n Crew BSD Tangerang sudah pasti menyiapkan sejumlah gaco terbaiknya. Dia mengandalkan kekuatan duet maut Cucak Hijau Godong dan Heboh, dua  burung yang  sedang melejitkan namanya dipuncak juara.

Rencananya dia bakal memainkan  5 sesi dikelas cucak hijau, selain itu juga ada anis merah andalannya yang akan menjadi amunisi untuk melengkapi poin dalam perebutan juara umum.

Masih dikawasan BSD H. Dadi dari Iriz SF juga sudah sejak jauh hari mempersiapkan gaco hebatnya, salah satu diantaranya  Cucak Hijau Juventus dan juga Murai Batu lainnya. Nama Cucak Hijau Juventus juga sedang melambung dipuncak prestasi.

Dari Jakarta, H Andi Owen sudah dipastikan turun dibeberapa jenis burung terutama Murai Batu salah satunya Demang andalannya. Selain itu  ada  gaco handalnya Pelor Sakti dan Gumaya.

Sedangkan jawara murai batu lainnya juga ada Pedro koleksi Bonni Novandi dari Mabeta SF Cibubur. Tidak hanya itu Bonni juga akan memainkan murai batu SPL dan Cucak Hijau Lapis Legit.

Sementara dari Depok Arif MAU SF juga bakal memboyong murai batu Tompel gaco handalnya yang saat ini tengah dalam kondisi top formnya. Pun halnya Mr Kiki Ares bersama KAW Teamnya bakal menyiapkan sejumlah gaconya, selain dimurai batu juga ada kacer-kacer terbaiknya.

Masih dari Depok, King SF asuhan Ranggi yang baru saja menggelar even akbarnya King Cup di Cibubur juga bakal turut meramaikan gaco-gaco terbaiknya, terutama murai batu, cucak hijau dan kacer.

Begitu juga dengan Umi Kasum sudah pasti menurunkan burung-burung andalannya koleksi Olix Mr Joss Lampung. Dari Bekasi, nama 279 Team sudah dipastikan bakal turut meramaikan peta persaingan khususnya di murai batu dengan gaco andalannya yang saat ini tengah mencorong prestasinya yakni murai batu Pangeran.

Di Karawang murai batu Guncang besutan Triyanto Bintang Arwana BF sudah siap dalam kondisi terbaiknya untuk turut berlaga diajang kali ini. Nama Murai  Batu MS jawara legendaris koleksi Henry dari Cicurug Sukabumi yang baru saja memenangkan dikelas utama di King Cup Cibubur lalu juga sepertinya akan turut mewarnai persaingan dikelas tersebut.

Dari Serang Banten, ada Rojo Sujud koleksi Putra Krespo Krespo SF. Burung ini juga  belum lama merayakan suksesnya juara dikelas utama Murai Batu Banten Open 1 di Serang.  Dari Bandung ada Ivan Syam Royal Sakura juga sudah memastikan kehadirannya dengan memboyong gaco-gaco andalannya.

Untuk perebutan juara umum lainnya, ada  Andry N B 90 SF juga sudah memastikan kesiapannya sebagai kandidat dari SF. Pun halnya tim lainnya juga ada Dt The Premiere Borobudur yang bakal meramaikan dipodium juara umum BC terbaik.

Bergeser ke blok tengah, nama Tedy Kecak dan Bintang Pradana juga bakal siap mewarnai persaingan disemua kelasnya.

Begitu juga dari blok timur  ada Alex Gresik bakal menampilkan murai batu Superman andalannya.  Masih dari Gresik nama  H Said dia juga sudah memastikan bertandang menjajal gaconya ke blok barat dengan burung unggulan yang baru dibelinya seharga Rp 340 juta.

Selain itu juga ada nama lain yakni Haliintar Dwi Jalu. Pun halnya  kehadiran Abah Hudan di Piala Barometer ini juga bakal siap mengusung gaco-gaco terbarunya, yang konon menghabiskan Rp 400 juta buat belanja burung jawara terbaiknya ini.

Yang pasti, selain nama-nama diatas tadi masih banyak peserta lain tidak bisa disebutkan satu persatu, dengan kehebatan sejumlah burung terbaiknya juga memiliki kesempatan sebagai  juara untuk memboyong Thropi Exclusive. *agrobur4.

Lanjutkan Membaca
Advertisement banner

Copyright © 2019 Media Agrobur. Powered by agrobur.