Connect with us

Ternak

Kusuma BF Nyuh Tebel Karangasem: Disupport Mr. Baim, 3 Bulan Cetak Belasan Anakan

AGROBUR Tayang

:

de
KOMANG PASEK SUMA: Ternak murai batu didukung Mr. Baim Bali

BERMULA dari semakin tidak menentunya harga love bird dan kenari yang selama ini dikembangbiakkan di Kusuma BF, Komang Pasek Suma yang tinggal di Banjar Dinas Tengah Nyuh Tebel Tenganan Karangasem mencoba beternak murai batu. Hampir setahun sepasang murai batu yang dikembangbiakkan tidak membuahkan hasil. Bolak-balik tukar-tukaran indukan sesama peternak, namun hasilnya tetap nihil.

Perkenalannya dengan Mr. Baim Bali yang kemudian mendukung dua pasang indukan ex jawara membuat Komang Pasek sang pemilik Kusuma BF ini bersemangat kembali. Terlebih lagi dalam dua pecan, indukan yang digelontorkan langsung bikin sarang dan bertelur. ‘’Jika berniat sungguh-sungguh mengembangkan murai saya support indukan,’’ terang Mr Baim Bali.

de
ANAKAN SUPER: Indukan dari murai ex jawara

Sebelumnya Mr. Baim juga memberikan dukungan pada peternak lain. Di antaranya Mahesa BF milik Cok Agung Ubud. Fabregas dan Road Glade kini sedang berbiak di Mahesa BF. Begitu juga peternak Gde Tajun di Buleleng dll. Sebagai warga PBI yang selalu mengedepankan konservasi, pengembangbiakan melalui ternak burung-burung lomba selalu menjadi prioritas selain secara rutin melepas burung ke alam bebas.

Advertisements
de
KOMANG PASEK: Rawat sendiri piyikan dengan mengkonsumsi voor produk Amerika

Sementara itu Komang Pasek menuturkan setelah dua pecan indukan dari Mr. Baim di kandang langsung bikin sarang,  berlanjut bertelur dan menetas. Melihat hasil inilah yang kemudian memberanikan diri untuk membeli sendiri dua pasang indukan lagi. Jadi kini Kusuma BF sudah memiliki 4 pasang yang semuanya aktif produktif.

Dalam rentang tiga bulan, sepasang indukan Mr. Baim jenis Medan sudah berproduksi tiga kali atau total memiliki 9 ekor anakan karena per produksi rata-rata 3 ekor. Sementara yang indukan Nias baru berproduksi sekali. Bahkan jenis black tail ini bertelor 4 biji tetapi yang netas cuma 3 ekor.

de
TROTOLAN: Anakan yang sudah makan kering di treatmen baik master maupun mandi dan jemur

Sedangkan indukan yang lain yang berjenis Medan juga sudah berbiak sejak tiga bulan yang lalu sebanyak 2 kali yang rata-rata dua ekor. ‘’Sekarang semua dalam kondisi sedang mengeram,’’ aku Komang Pasek.

Pasek memilih menaruh kandang murainya di bawah bangunan bale dauh. Tidak saja terhindar dari hujan juga  dirasakan lebih aman. Kalau malam hari, kandang ditutup kain agar terhindar dari serangga malam dan juga lebih hangat.

Namun yang membuat produksinya lancar tidak terlepas dari anjuran Mr. Baim agar memberikan pakan full ekstrapooding buat indukan. Pakan indukan murai di Kusuma BF selain jangkrik sebagai pakan pokok juga ada tambahan kroto dan ulat hongkong. Namun kroto diberikan dua hari jelang netas sampai diangkat umur 8 hari. Dan 7 hari kemudian akan bertelur kembali lanjut dieram sekitar 14 hari akan kembali menetas lagi.

Untuk membesarkan anakan yang rata-rata diangkat umur 8 hari, Komang Pasek memberikan pakan voor spesial produk Amerika.  Selain cepat bongsor juga lebih energik. Umur 20 hari ketika mulai belajar makan kering baru kemudian pakan diganti dengan voor biasa dan mulai ditambahkan kroto dan jangkrik.

Melihat perkembangan anakan yang rata-rata berpostur tubuh ideal dengan karakter tempur yang kuat, Komang Pasek enggan melepas ke pasaran. Komang masih memantau terus sampai dewasa yang dipersiapkan untuk bahan lomba. ‘’Masih trotolan sudah nembak-nembak,’’ aku Komang Pasek. *agrobur3

Advertisements
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ternak

Mulyono Breeder Murai Batu Depok: Materi Indukan Trah Terbaik Di Tahun 2020, Ini Dia Anakan Unggulannya

Published

on

Mulyono BF Depok
Mulyono Bersama istri tercinta, dapat dukungan penuh.

Penangkaran Mulyono BF sudah sejak lama dikenal sebagai pencetak murai batu berkualitas. Banyak anakan produknya yang mengorbit ditangan para pemain baik dari Jabodetabek sendiri maupun luar kota. Ini tak lain materi indukan yang diternakan menggunakan burung-burung prestasi di lomba dengan indukan betina pilihan dari trah juara. Seperti apa produknya di tahun 2020 ini?

Mulyono BF Depok
Dikandang anakan

Sebagai peternak murai batu yang sudah eksis dan banyak melahirkan burung juara, baginya tidak hanya cukup menggunakan indukan pejantan maupun betina lama. Semuanya harus diganti dengan materi terbaru yang tentunya jauh lebih berkualitas.

Untuk menambah materi indukan, Om Mulyono yang juga  pemain ini biasanya dia berburu burung-burung prestasi di lapangan. “Setelah dapat burung bagus di lapangan, biasanya saya pasangkan untuk diternakan, dengan calon indukan betina hasil breeding tapi yang juga trah juara juga,” jelas Mulyono.

Advertisements

Selain dimasukin ke kandang ternak, para pejantan tersebut juga dimainkannya kembali ke lapangan. Sekaligus dipasarkannya kembali bila ada para peminatnya. “Jadi anak-anak burung disini dari indukan pejantan prestasi semua,” tegasnya lagi.

Mulyono BF Depok
Pasca Panen Anakan

Salah stau diantara produknya yang moncer ditangannya diantaranya Komandan yang sukses meraih gelar juara pertama dikelas Ring APBN disebuah even di Cibubur Jakarta. Burung ternakan yang baru lepas trotol tersebut berhasil meraih gelar juara pertama.

Mulyono BF Depok
Anakan trah jawara

Hampir sebagian besar para pelanggan Mulyono BF kalangan pemain lomba,  dia juga  tidak hanya menyediakan burung siap lomba, tapi juga trotolan hingg betina siap ternak. “Pokoknya dari anakan trotolan sampai siap lomba hingga yang sudah prestasi juara dilomba nasional ada disini,” ungkapnya.

Mulyono BF Depok
Calon indukan betina dari trah unggulan

Saat ini, puluhan ekor anakan trotolan jaminan jantan yang siap dipasarkan dia juga menyediakan calon indukan betina lepas trotolan pilihan.  Selain itu tersedia juga  puluhan ekor murai muda prospekan dan dewasa siap lomba di kediamannya kawasan Jl. Raya Pekapuran Kp Babakan Gg. Dongkal Rt 01 Rw 03, Kel. Sukatani, Tapos Pekapuran Depok (WA 081298296606 – 085711806053).

Penangkaran murai batunya berjumlah 25 petak kandang. Selain itu, masih ada sejumlah peternak binaannya khususnya wilayah Depok dan sekitarnya yang secara rutin menyuplai anakannya. Mereka para peternak binaan juga menggunakan materi indukan pejantan maupun betina darinya. Dan setelah panen, trotolan tersebut dipasarkan dikediamannya.

Mulyono BF Depok
Perawatan Trotolan

Sebagai breeder dengan didukung para peternak binaannya, dia sangat menjaga kualitas. Indukan jantan maupun betina yang diternakan oleh para peternak mitranya tersebut juga dari materi pilihan yang sudah terseleksi.

Dari  betina yang dijadikan materi indukan mengalir darah jawara-jawara lamanya seperti turunan dari Garuda, Rajo Kito, Rajo Koyo, Gatot Kaca, Jimat dan lainnya. Nama-nama burung tersebut tak lain jawara lawasnya yang kini menjadi basic blood  dipenangkarannyanya. “Anak-anakan yang sekarang ini ya mengalir  trah dasarnya mereka itu,” kata Mulyono.

Yang menarik, selain menggunakan ring berkode Mulyono BF, dia juga mempersilahkan kepada pelanggan atau pemesan bisa menggunakan ring sesuai atas nama permintaan calon pembeli.

Mulyono BF Depok
Indukan Pejantan Mabung Ditempatkan Diruangan Khusus

Dengan menggunakan materi indukan pilihan ini yang membuat produknya laris manis, karena yaitu tadi dia sudah sejak lama banyak melahirkan burung-burung prestasi.  Pelanganyapun tidak hanya di Jabodetabek, tapi sejumlah kota-kota besar di Jawa Barat, Tengah dan Timur bahkan antar pulau.

Lantas, berapa harga anak-anak trotolan produk Mulyono BF? Menurutnya masih terjangkau. Paling murah anakan trotolan dibanderol paling murah Rp 2,5 juta hingga Rp 7 juta/ekor. Biasanya tergantung dari kualitas materi indukan pejantannya. Anakan trotolan dari indukan favorit bahkan harga anakannya ada yang hingga dikisaran Rp 10 juta. Itupun peminat harus antri bila ingin mendapatkan anakan dari indukan yang kategori mewah.

Buat kicaumania terutama penggemar murai yang penasaran dengan produk Mulyono BF bisa datang memantau langsung anakan trotolan hingga lepas trotol.  Dan, bila ingin yang lebih praktis burung-burung prestasi nasional juga tersedia.  *agrobur4.

Advertisements
Lanjutkan Membaca

Ternak

Leuser Bird Shop Pekan Baru, Riau: Cetak Murai Asli Bahorok dan Marike Berkualitas

Published

on

Leuser Bird Shop Pekan Baru Riau,
TROTOLAN BAHOROK. hasil dari kandang Leuser Bird Shop

Jenis murai batu semakin banyak peminatnya, ini tampak dari tingginya antusiasme peserta disetiap lomba. Seiring dengan itu, sudah banyak yang sukses menangkarkannya. Leuser Bird Shop Pekan Baru Riau salah satunya. Penyedia murai batu berkualitas unggulan ini sudah sejak lama dikenal banyak melahirkan burung asli Bahorok dan Marike prestasi.

Leuser Bird Shop Pekan Baru Riau,
Mr .Johan Shia pemilik Leuser Bird Shop

Memasuki awal tahun 2020 ini, Leuser Bird Shop banyak memunculkan edisi burung-burung unggulan, selain ekor panjang juga ada ekor pendek diantaranya ada L777 edisi spesial ekor pendek. “Meskipun ekor pendek tapi volumenya  tembus,” jelasnya.

Bicara murai batu Sumatera kualitas terbaik memang tak lepas dari Leuser Bird Shop. Bagi pecinta murai batu asli bahorok maupun marike disini burung-burung tersebut sudah sejak lama dibudidayakan alias diternakan. Dari total 21 petak kandang, yang sebagian kini tengah dalam tahap renovasi.

Advertisements

Jadi, bagi penggemar murai batu bisa memesan mulai dari anakan hingga dewasa siap lomba.  Untuk calon peternak pemula  maupun penangkar   yang ingin menambah materi indukan, banyak pilihan calon pasangan indukan siap produksi.

Leuser Bird Shop Pekan Baru Riau,
Siap Digantang Dilapangan

Sejak awal pemiliknya, Mr.Johan Shia, sudah berkomitmen, untuk menjaga nama baik bird shop maupun bird farmnya, dia hanya menyediakan burung-burung berkualitas terbaik yang sudah siap dan terseleksi.

Itu sebabnya, bagi penggemar lomba tidak perlu repot lagi menyediakan atau menyiapkan burung masteran. Karena, semua burung murai keluaran Leuser Bird Shop sudah memiliki materi maupun isiannya yang lengkap. Begitu juga dasar mental tempur lapangannya sudah dimilikinya.

Leuser Bird Shop Pekan Baru Riau,
Kualitas Istimewa

Jenis murai batu yang dibudidayakan Leuser Bird Shop dari Pekan Baru Riau ini semuanya asli berdarah Bahorok dan Marike. Seperti kita ketahui, dari kedua wilayah tersebut dikenal banyak menghasilkan murai batu  berkualitas unggul.

Asal muasal burung tersebut sebelum diternakan berasal dari habitatnya di kawasan lereng pegunungan di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang termasuk areal hutan lindung Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Sumatera Utara.

Leuser Bird Shop Pekan Baru Riau,
Materi Isiannya Lengkap

Burung dari wilayah tersebut konon banyak keunggulannya, mulai fisik atau posturnya yang sempurna, rata-rata berpostur besar bila dibandingkan dengan murai batu pada umumnya dari wilayah lain. Didukung kualitas volume suaranya lebih lantang dan keras serta bermental tangguh.  

Bagi peminat murai batu ring atau hasil penangkaran asli Bahorok maupun Marike bisa langsung ke rukonya di  Jl. Soekarno Hatta, Arengka Atas, (samping King Service), Ujung Simpang Arhanudse, Kubang, Pekanbaru Riau.

Disitu banyak pilihan, menurut Johan soal harga tergantung kualitas dari burung tersebut. Produk-produk keluaran Leuser BF rata-rata sudah dilengkapi masteran atau memiliki dasar isian lengkap.

Leuser Bird Shop Pekan Baru Riau,
Leuser Bird Shop, Banyak Pilihan Murai Kualitas.

Karena  untuk melengkapi materi isiannya dia menggunakan  kurang lebih ratusan ekor burung isian dari beragam jenis sebagai masterannya. Mulai dari jenis Celilin Tengkek buto, Poksay Hongkong, Ekek keling, Cucak Jenggot, Kapas Tembak, Lovebird, Kenari, Nuri, Kesturi, Yuhina, Kerbas, Siri Siri Besar dan Kecil dan segala macam jenis burung isian lainnya.

Selain menyediakan burung anakan lepas trotolan, murai batu muda prospekan dan dewasa siap lomba, hingga burung yang sudah prestasi, juga tersedia  disini. Juga masih ada sejumlah pasangan calon indukan yang sudah siap diternakan.

   Untuk informasi lebih lanjut tentang produk-produk dan video burung-burung produk Leuser Bird Shop bisa langsung memantau lewat akun Facebook Johan Shia Leuser  atau WA 085363818888, HP  085363818888.   *agrobur4.

Advertisements
Lanjutkan Membaca

Ternak

Putu Eka Terima Penghargaan dari Panitia Piala Bupati Mahayastra II: Tekuni Sebagai Pelestari Burung Endemik

Published

on

de
PUTU EKA: Pelestari burung endemik terima penghargaan

SALAH seorang putra Gianyar asal Ubud yang sejak lama suntuk mengembangkan burung-burung endemik menerima penghargaan dari panitia Piala Bupati Mahayastra II, Minggu 9 Februari 2020 di Lapangan Astina Gianyar. Piagam penghargaan diserahkan langsung orang nomor satu di BnR yakni Bang Boy kepada I Putu Eka Gunawan, SH, SPd.

de
TU EKA: Juga beternak cucak rowo

Putu Eka menerima penghargaan ini karena panitia melihat dedikasi Putu Eka secara serius mengembangkan burung-burung endemik yang ada di Indonesia walaupun dirinya masih sebagai perawat setelah mendapat kepercayaan dari rekan yang sudah mengantongi izin penangkaran. Di antaranya kakatua raja, rangkong, cucak rowo, murai batu, termasuk burung-burung paruh bengkok lainnya yang dari luar negeri seperti scarlet dll.

de
SCARLET: Jinak kepada manusia

Putu Eka begitu serius mengelola jenis-jenis burung langka ini untuk dikembangbiakkan karena selain hobi di dunia burung juga ingin membantu agar burung-burung ini semakin berkembang biak.

Advertisements
de
BERAGAM JENIS PARUH BENGKOK: Masih diumbar

Untuk merawat burung-burung yang bertubuh besar ini membutuhkan beaya yang tidak sedikit. Karena selain pakan biji-bijian kering juga pakan basah yang harus tetap tersedia. Walaupun banyak menguras isi kantong, Putu Eka tetap semangat merawat agar kondisinya sehat dan terus berbiak. ‘’Kepercayaan yang diberikan harus dijaga,’’ ujar Putu Eka yang kini dipercaya memimpin BnR Cabang Gianyar.

de
KAKATUA RAJA

Namun pengusaha catering ini juga sudah mengajukan permohonan izin penangkaran ke BKSDA agar bisa murni dikelola sendiri. ‘’Kami masih menunggu izinnya turun,’’ aku Putu Eka. *agrobur3

Advertisements
Lanjutkan Membaca