Connect with us

Perkutut

Konkurs LPJT Bupati Cup Bangkalan 2020, Panitia Sukses Hadirkan 864 Peserta, Undangan VIP Ikut Semarakkan Acara, Konsulat, Sinar Mega, Anak Sulung dan Panglima di Barisan Paling Depan

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Konkurs Liga Perkutut Jawa Timur Bupati Cup Bangkalan, Minggu 19 Januari 2020, benar-benar menjadi pembuktian panitia dalam mengemas, melaksanakan dan memberikan suguhan luar biasa. Alun-alun Kabupaten Bangkalan yang menjadi lokasi pelaksanaan acara, ikut andil mempertontonkan sebuah gelaran yang belum pernah ada di Bangkalan.

Tarian khas Bangkalan, suguhan di acara Bupati Cup

Sebanyak 864 perkutut masuk daftar sebagai peserta, dengan rincian 16 blok gantangan dan 10 blok kerekan, tiap blok berisi sekitar 56 nomor. “Alhamdulillah antusias kung mania dalam memberikan support pada gelaran Bupati Cup Bangkalan, luar biasa, peserta membludak, tidak ada satupun tiket yang tersisa,” jelas Ir.Moh.Mahmud Ketua Pengda P3SI Bangkalan.

Advertisement
Ra Zein, tokoh perkutut Bangkalan hadir untuk mendukung acara

Jumlah tersebut sebenarnya bisa saja bertambah, andai panitia mau menambah jumlha blok yang sudah tersedia. “Ada beberapa peserta yang batal ngerek karena tidak kebagian tiket, hampir, batalnya peserta yang tidak bisa ngerek terjadi hampir disemua kelas, baik gantangan ataupun kerekan,” ungkap Siswoko selaku penanggungjawab acara.

Bahkan dirinya sempat menunjuk lokasi lomba yang memperlihatkan sekaligus membuktikan bahwa tidak ada satupun kerekan ataupun gantangan yang masih terlihat kosong. Menurut Siswoko, tidak mungkin panitia akan menambah jumlah kerekan karena beberapa pertimbangan, semisal lokasi yang sudah tidak memuat untuk menampung blok lagi.

Wail Ketua Umum P3SI Pusat saat memberikan sambutan

“Inilah bukti bahwa panitia dalam hal ini Pengwil P3SI Jawa Timur, Pengda P3SI Bangkalan dan Pemerintah Kabupaten Bangkalan mampu berkolaborasi dengan baik sehingga berhasil menyuguhkan sebuah gelaran yang selalu dinanti-nantikan banyak kung mania. Saya berharap, kerjasama ini terus terjalin dan semakin lebih baik lagi,” terang Ir.Moh. Mahmud.

Bupati Bangkalan, siap agendakan Lomba Bupati tiap tahun

Nampaknya keinginan tersebut mendapat respon bagus dari orang nomor satu di Kabupaten Bangkalan. Bupati Bangkalan, R.Abdul Latif Amin Imron nampaknya memberikan sinyal akan terus mendukung. “Saya mengucapkan selamat kepada panitia yang telah bekrjasa keras untuk merealisasikan acara ini. Insya Allah lomba Bupati Cup Bangkalan bisa dilaksanakan tiap tahun,” tegas R.Abdul Latif dihadapan seluru undangan dan juga kung mania peserta lomba.

Enam blok gantangan terisi penuh tanpa ada yang kosong

Hadir dalam acara ini, Wakil Bupati Bangkalan, Kapolres Bangkalan, Dandim Bangkalan, Wakil Ketua Umum P3SI Pusat, Pengurus P3SI Pusat dan beberapa pimpinan instansi yang ada di Bangkalan serta tokoh perkutut di Bangkalan. Nano Suratno, Wakil Ketua Umum P3SI Pusat dalam sambutannya mengapresiasi apa yang dilakukan panitia.

H.Iwan sukses orbitkan Konsulat bersama Ra Farouq Alkmy, tokoh muda Bangkalan

“Saya mewakili Ketua Umum P3SI Pusat yang berhalangan hadir, mengucapkan selamat atas apa yang sudah dilakukan panitia untuk menggelar acara lomba Bupati Cup. Mudah-mudahan apa yang kita lihat hari ini akan menjadi awal yang baik, semarak hobi perkutut di Madura, apalagi Madura sudah diproyeksikan untuk menjadi sentra perkutut,” jelas Nano Suratna.

Konsulat ditetapkan sebagai juara pertama Dewasa Senior

Bahkan dalam sambutannya, Nano Suratno mengharapkan Pemerintah Kabupaten Bangkalan bisa menyediakan anggaran untuk pelaksanaan acara lomba perkutut sehingga acara seperti ini bisa terus tergelar. Nano Suratno juga menyampaikan pesan dari ketua Umum P3SI Pusat bahwa Pengwil Jatim dan Pengda Bangkalan sudah berhasil meregenerasi juri.

‘Saya menyampaikan pesan Ketua Umum P3SI Pusat mengucapkan selama kepada Pengwil jatim dan Pengda Bangkalan yang sudah berhasil meregenerasi juri sehingga diharapkan krisis juri tidak akan terjadi lagi. Hal ini sangat pentig karena, perkembangan hobi perkutut sudah mengalami peningkatan yang luar biasa,” imbuhnya.

Peraih 10 besar Klasemen Akhir LPJT Dewasa Senior

Sementara itu, membludaknya peserta berimbas ketatnya persaingan perebutan posisi kejuaraan di masing-masing kelas yang dilombakan. Cuaca cerah yang terjadi disekitar lokasi pelaksanaan menambah panas suasana di dalam arena. Sesekali nampak teriakan peserta dari sisi pinggir lapangan ketika perkutut orbitannya mengalunkan suara emasnya.

Sinar Mega orbitan H.Kurniasi Sumenep kuasai Kelas Dewasa Yunior

Kali ini juri yang ditugaskan harus benar-benar memilih dan menentukan siapa yang layak mengisi urutan kejuaraan di masing-masing kelas. Siswoko, mengatakan bahwa seluruh juri sudah diwanti-wanti untuk melakukan tugasnya dengan baik tanpa terpengaruh oleh siapapun saja.

Peraih 10 besar Klasemen Akhir LPJT Kelas Dewasa Yunior

“Malam hari menjelang pelaksanaan lomba, kami kumpulkan juri, salah satu yang kami sampaikan bahwa pada hari pelaksanaan, juri dilarang berkeliaran apalagi sampai berbicara dengan salah satu peserta. kami himbau juri langsung menempati tenda yang sudah kami sediakan, Alhamdulillah mereka semua melakukannya,” kata Siswoko lagi.

Anak Sulung berhasil raih podium pertama Piyik Yunior

Cara ini cukup efektif dan proses penjurian berlangsung tenang dan sukses. Empat babak penjurian yang dilakukan berjalan tanpa ada kendala. Seluruh peserta nampak menerima proses penjurian dan hasil keputusan juri dalam menentukan urutan kejuaraan di masing-masing kelas yang dilombakan.

Anak Sulung andalan Made Mindra Jaja Bali raih podium Piyik Yunior

Di Kelas Dewasa Senior, Konsulat orbitan H.Iwan Jombang berhasil menyabet podium pertama. Keberhasilan perkutut ternakan Zam-Zam yang dikerek pada nomor 79 berkat raihan bendera tiga warna hitam pada babak pertama, ketiga dan keempat serta bendera tiga warna pada babak kedua. “Ahamdulillah hari ini Konsulat membuktikan diri sebagai juara pertama meski performanya belum maksimal, mudah-mudahan semakin sering lomba, maka aka nada peningkatan peformanya,” jelas H.Iwan.

Disusul kemudian pada urutan kedua Rekayasa, andalan Tim MTG Indonesia. Menempati nomor kerekan 98, perkutut ternakan DND berhasil meraih bendera tiga warna hitam pada babak ketiga dan keempat, bendera tiga warna pada babak pertama dan bendera dua warna hitam pada babak kedua.

Peraih 10 besar Klasemen Akhir LPJT Kelas Piyik Yunior

Dan urutan ketiga ada nama Basa Basi, milik Budi SP Semarang. Kemenangan perkutut ternakan Trimurti yang berada pada nomor kerekan 78 berkat raihan bendera tiga warna hitam pada babak kedua, tiga warna pada babak ketiga dan dua warna hitam pada babak pertama dan babak keempat.

Di Kelas Dewasa Yunior, Sinar Mega andalan H.Kurniadi Sumenep menjadi penunggu podium pertama. keberhasilan perkutut ternakan Cakrawala yang dikerek pada nomor 224 berkat raihan bendera tiga warna hitam pada babak kedua dan ketiga serta bendera tiga warna pada babak pertama dan keempat.

Wismilak Diplomat pendukung setia konkurs perkutut tanah air

Anak Muda, orbitan Made Mindra Jaya Bali menyusul pada urutan kedua. Sukses perkutut produk Kurni pada nomor kerekan 223 berkat raihan bendera tiga warna hitam pada babak ketiga, tiga warna pada babak keempat dan dua warna hitam pada babak pertama dan kedua. Dan urutan ketiga ada nama Bejo milik H.Limoro Surabaya.

Keberhasilan perkutut ternakan AD yang dikerek pada nomor 221 berkat raihan bendera tiga warna pada babak pertama, kedua dan ketiga serta dua warna pada babak keempat. Untuk di Kelas Piyik Yunior atau Setengah Kerekan, juara pertama akhirnya menjadi milik Anak Sulung orbitan Made Mindra Jaya Bali.

Yono Paiton berhasil membawa pulang doorprize sepeda motor

Kesuksesan perkutut ternakan Dinasrty pada kerekan 368 meraih urutan pertama berkat raihan bendera empat warna pada babak keempat, tiga warna hitam babak pertama dan kedua, serta dua warna hitam babak ketiga. Disusul kemudian Sultan Muda andalan H.Faisol Malang. Keberhasilan perkutut ring JBM di nomor kerekan 485 meraih posisi kedua berkat raihan bendera tiga warna hitam babak kedua dan ketiga, tiga warna hitam babak pertama dan dua warna babak keempat.

Dan posisi ketiga Bintang Baru milik H.Tohir Alfia Tanah Merah Bangkalan. Keberhasilan perkutut ternakan BN yang dikerek pada nomor 417 meraih posisi tersebut berkat raihan bendera tiga warna hitam pada babak ketiga dan tiga warna babak pertama, kedua dan keempat. Dan di Kelas Piyik Hanging, menjadi milik Panglima andalan Firul Aziz Probolinggo.

Panglima pastikan jadi juara pertama Kelas Piyik Hanging

 Perkutut ternakan BN pada nomor gantangan 05 berkat raihan bendera tiga warna pada babak pertama, ketiga dan keempat serta raihan bendera dua warna pada babak kedua. Menyusul kemudian King Safir andalan Purwanto Surabaya yang menempati nomor gantangan 125 produk Grand Master, berkat raihan bendera tiga warna hitam pada babak ketiga, dan dua warna hitam pada babak pertama, kedua dan keempat.

Peraih 10 besar Klasemen Akhir LPJT Kelas Piyik Hanging

Di urutan ketiga ada Permata Kasih milik Hery Pujiono Jember ring Palupi yang digantang pada nomor 108 dengan raihan bendera tiga warna pada babak pertama dan ketiga serta dua warna hitam babak kedua dan keempat. Di akhir acara panitia mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan partisipasi kung mania dan meminta ma’af jika ada hal-hal yang kurang berkenan selama pelaksanaan acara.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.