Connect with us

Perkutut

Kirno Stya Pondok Candra Sidoarjo Tambah Amunisi Baru Ring Kopa Surabaya, Tarung Perdana Bidik Podium Kelas Piyik Hanging

KONBUR Tayang

:

Setelah sukses mengorbitkan Lazada dan Harley pada puncak prestasi disetiap pertarungan yang dilakoni, Sukirno Stya, kung mania yang tinggal di Pondok Candra Sidaarjo semakin bersemangat untuk menambah amunisi baru. Baginya kebutuhan untuk memiliki lagi, orbitan anyar harus segera dilaksanakan.

Kirno Stya (tiga kiri) tambah amunisi ring Kopa Surabaya

“Kayaknya kurang kalau hanya bisa mengorbitkan Lazada dan Harley saja, saya harus nambah lagi beberapa ekor untuk menemani saya ke arena lomba,” terang Sukirno. Perburuanpun dilakukan, baik lewat bantuan beberapa rekan seperjuangan ataupun langsung memantau di lapangan.

Saat Sukirno latihan dekat tempat tinggalnya yakni Lapangan Pondok Candra pada Rabu 03 November 2020 lalu, ada salah satu perkutut posisi digantang bersama peserta latihan lainnya, membuat telinganya terngiang. Diam-diam Sukirno memfokuskan pandangan dan pendengarannya pada burung yang dimaksud.

Alung Kopa (dua kanan) lepas produk kandang unggulannya

Beberapa kung mania yang ikut latihan saat itu, menilai bahwa burung yang kebetulan dipantau senyap oleh Sukirno masuk kategori burung bagus. Bahkan ada salah satu peserta yang mengabadikan burung tersebut lewat foto dan dikirim ke salah satu group dengan caption “Burung Bagus”.

Mendengar apresiasi dari rekan-rekan yang ikut nimbrung dilokasi latihan tersebut, keinginan Kirno untuk memiliki burung tersebut semakin tak terkendali. Akhirnya dia cari tahu, siapa pemilik burung tersebut dan ternakan farm mana. Informasi didapat ternyata perkutut berusia piyik ini adalah burung produk ternak Kopa, milik Alung.

Produk bergelang Kopa 3998, keturunan burung jawara

Tanpa pikir panjang, Ketua RT di Perumahan Pondok Candra ini langsung mengungkapkan maksud untuk memiliki burung tersebut pada Alung yang kebetulan hadir dilokasi latihan. Negosiasi dilakukan disela-sela latihan sampai berakhirnya acara latihan, namun belum terjadi kata deal.

Nampaknya Kirno begitu antusias untuk mengambil alih kepemilikan perkutut bergelang Kopa 3998. Negosiasi berlanjut, namun kali ini lewat WhatsApp. Satu sama lain saling melakukan komunikasi di dunia maya. Kirno bertanya, Alung memberikan jawaban, begitu aktivitas yang terjadi.

Lapangan perkutut Pondok Candra di lokasi ini D’Boss terpantau

Menjelang tengah malam, akhirnya dihasilkan kata sepakat. Amunisi masa depan yang lahir dari indukan jantan New One ring Kopa berpasangan dengan indukan betina Kopa K.5, resmi jadi milik Kirno Stya. Disaksikan banyak kung mania, Alung mengaku rela melepas salah satu produk unggulannya.

“Alhamdulillah saya dapat amunisi baru ring Kopa, mudah-mudahan bisa menunjukkan bakatnya sebagai burung lapangan dengan prestasi bagus,” harap Kirno tanpa menyebut nilai nominal transaksi yang disepakati. Alung sendiri mengaku bahwa produk ternaknya yang kini masih berusia sekitar 2,5 bulan merupakan amunisi masa depan.

“Saya tidak mungkin kasih burung tanggung, apalagi untuk sekelas Pak RT Kirno, soal kualitas saya tidak perlu banyak bicara karena Pak Kirno sudah tahu,” jelas Alung. Lebih lanjut Alung mengatakan bahwa produk tersebut lahir dari indukan jawara yakni New One yang merupakan andalannya.

Suasana latihan lapangan Pondok Candra Rabu 3 November 2020

“New One dulu burung andalan saya, sekarang sudah masuk kandang K.12, anak-anaknya bagus-bagus. Hitung-hitung saya kasih burung ini buat hadiah Pak RT Kirno,” imbuh Alung. Setelah resmi berpindah tangan, D’Boss begitu perkutut tersebut dinamai, akan langsung tarung.

Rencana gelaran Latber New Normal Pengcam Blega Domisol BF Bangkalan, Minggu 08 November 2020 Kelas Piyik Hanging akan menjadi ajang perdana untuknya. Kirno menyerahkan persiapan jelang tarung kali ini pada Wawan WKP BF. “Insha Allah saya siap membawa D’Boss ke Bangkalan, mudah-mudahan mau tampil bagus,” harap Gus Wawan.

Advertisement

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.