Connect with us

Lomba

King SBC Feat Oriq Jaya Surabaya Siap Manjakan Kicaumania Ditiap Gelaran Lomba

AGROBUR Tayang

:

Advertisements
Tika Bird Food Madura

Tahun Baru 2021, tampaknya menjadi tahun kebangkitan bagi Gantangan King SBC untuk berinovasi. Mengandeng Oriq Jaya gantangan yang dikomandani oleh Abah Fery alias ErTe inipun tampak langsung berbenah diri untuk memberikan servis yang terbaik bagi para kicaumania yang selalu setia hadir ditiap gelaran.

Kelas Kenari Nyaris Full Gantangan Dibuka Hingga dua kelas

Seperti yang tampak pada latber rutin hari Jumat (1/1/21) kemarin, gelaran yang dimulai sejak Pkl.15.00 wib inipun tampak masih sukses mendapat simpati positif dari para kicaumania, terbukti dengan masih penuhnya beberapa kelas yang digelar oleh panitia seperti kelas Cucak Hijau, Murai Batu dan juga Kenari.

Meteor GS Nyaris Menang Nyeri dikelas Cucak Hijau

Pertarungan sengitpun juga tersaji nyaris disemua kelas yang dibuka oleh panitia. Dikelas Cucak Hijau ada aksi apik Meteor GS yang tampak sukses mencuri perhatian para juri yang bertugas, tampil ngotot sesaat setelah digantang, gaco inipun tampak mendominasi jalannya lomba, tampil hyper dengan gaya ngentroknya yang khas saat membawakan lagu tampaknya menjadi kunci utama gaco milik Ghost Song SF untuk menempati podium juara 1.

Gundala Milik Hendri Pagesangan Ngoncer dikelas Murai Batu B

Bahkan iapun nyaris saja menyapu bersih dua kelas yang dibuka oleh panitia, sayang disesi awal sebelum naik Meteor GS sempat copot bulu sayap sebanyak 2 ekor, jadi kerjanya agak sedikit telat, tak ayal Sakera gaco milik Surawan dengan mudahnya mengungguli perolehan poinnya saat keduanya bertemu dikelas pembuka Cucak Hijau A.

Riski Kawal Raden Masih Stabil dijalur Juara Kelas Lovebird L1

Berlanjut dikelas ekor panjang murai batu, dikelas ini dua kelas yang dibuka olehpanitiapun juga sukses menelurkan juara yang berbeda ditiap kelasnya. Dewo Suto gaco milik Arif Efend asal Monster SF berhasil membuka kemenangan perdananya ditahun ini setelah bertarung sengit dengan Pasundan dan Morata yang menguntitnya diposisi juara ke 2 dan ke 3. Lalu disesi pamungkas podium juara 1 sukses ditempati oleh Gundala gaco milik Hendri asal Pagesangan dengan kawalan ketat Pele dan Adipati yang berada dipodium juara ke 2 dan ke 3.

Baca Juga  Saber BC dan Netral SF Boyong Juara Umum di Launching gantangan NSC-M1 Feat Radjawali Indonesia Surabaya
Juara Kelas Kenari A. Kakean Tjangkem Menang Nyeri dikelas Kenari

Gelaran kali inipun juga dimeriahkan dengan dua kelas Kenari dengan peserta nyaris full gantangan, Kakean Tjangkem gaco andalan milik Imanov asal Yellow Flower berhasil menyapu bersih dua kelas yang dibuka oleh panitia, tampil nancep satu titik saat membawakan lagu ternyata cukup sukses mencuri perhatian para juri yang bertugas tak ayal iapun berhasil menang nyeri alias double winner dengan menyapu bersih semua juara 1 saat berlaga didua kelas kenari yang dibuka oleh panitia.

Gisel Menang Nyeri dikelas Lovebird M2 Dan Kelas Paud A

Penampilan apik juga sukses dipertontonkan oleh Gisel gaco milik Sms Arifin asal BOB Team saat berlaga dikelas paruh bengkok, tampil lecek sejak awal lomba gaco inipun juga berhasil meneng nyeri dengan keluar sebagai juara 1 saat berlaga dikelas Lovebird M2A dan juara 1 kelas lovebird Paud A. Lalu secara bergantian Santi gaco milik Adit asal ASR SF dan Gajah Mada salah satu gaco andalan milik KNA Mojoarum juga sukses mentasbihkan dirinya sebagai penghuni podium juara 1 pada gelaran kali ini.

Lomba

Ini Dia Murai Batu Terbaik Di Launching JGC Enterprise Bekasi, Berikut Daftar Juaranya

Published

on

Launching JGC Bekasi
Panitia JGC Enterprise
Advertisements
Tika Bird Food Madura

Meskipun sempat diguyur hujan tidak menyurutkan semangat peserta digelaran bertajuk Launching JGC Enterprise yang dikemas BnR di lapangan Gedung Pertemuan Prasetya Pondok Gede Bekasi, Minggu (24/1) lalu.  Seperti biasa, sesi murai batu menjadi kelas paling sengit persaingannya. Ini dia burung-burung yang tampil istimewa diajang tersebut.

H Tjandroso Pemilik Murai Batu Senopati

Kelas Murai Batu Non Ring 25G JGC menjadi sesi pembuka dikelas murai batu dalam even Launching JGC Enterprise hari itu.  Juara pertama dikelas ini melejitkan nama Senopati sebagai juara pertamanya.

Guncang Juara Kelas Utama

Murai batu Senopati milik H Tjandroso dari Bintaro siang itu menjadi burung terbaik dikelasnya. Setelah sukses bersaing dengan Raja Cilik milik H Amith Polino SF dan Prabu punya Andy Sis dari Jetter SF yang masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga.

Triyanto Antarkan Raksasa Gaco Andalan Barunya

Memasuki sesi utama kelas Murai Batu Ring 25 G BnR Indonesia nama Guncang menduduki  posisi juara pertama. Guncang tak lain koleksi lawas andalan Triyanto dari Bintang Arwana BF Karawang. Prestasinya sudah banyak, yang paling fenomenal burung tersebut juga pemenang kelas utama Piala Presiden Cup V dua tahun silam di Jakarta.

Murai Batu Maximus Kuda Hitam Ancaman Dikelas utama

Dikelas Murai Batu Pondok Bambu giliran Prabu yang menduduki peringkat pertama. Dia sukses meraih gelar juara pertama setelah berhasil menahan laju Ki Mantep dan Silet keduanya masing-masing menempati urutan juara kedua dan ketiga.

Murai Batu Prabu Juara

Selain jawara  yang menduduki juara pertama juga ada beberapa  burung unggulan kuda hitam yang menjadi ancaman. Diantaranya ada Maximus besutan Mr Abdul King Robin yang menempati posisi tiga besar yang tampil istimewa. Jalannya lomba JGC Enterprise berlangsung tepat waktu, lancar dan sukses nyaris tanpa protes.  Berikut ini daftar juaranya.  *agrobur4.

Klik untuk memperbesar Daftar Juara.

Baca Juga  Latpres M2 King SBC Surabaya : Nobatkan Empat Burung Terbaik, Dt Liar Party Dan Gemilang LT Sabet Juara Umum
Lanjutkan Membaca

Lomba

Sading Spektakuler Cup 1 Bersama CNI, Benar-benar Spektakuler

Published

on

de
Peserta full di kelas murai
Advertisements
Tika Bird Food Madura

MESKI di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) saat pandemi Covid-19, namun antusias kicau mania untuk menghadiri event Sading Spektakuler Cup 1 bersama Cakra Nusantara Independent di Gantangan Sading Bersatu, Minggu, 24 Januari 2021 benar-benar luar biasa. Seperti tajuknya, lomba tersebut benar-benar spektakuler. Spektakuler karena berhasil membangkitkan kelas-kelas sepi seperti cendet dan kacer, spektakuler karena juri dan panitia benar-benar fairplay, dan spektakuler karena pihak berwenang akhirnya menghentikan lomba setelah berjalan 10 kelas.

Cakra Nusantara Independent berhasil hidupkan kelas cendet

Dari catatan panitia, beberapa kelas full gantangan seperti kelas cucak ijo dan murai batu yang menyisakan 1-2 tiket. Yang begitu mencengangkan kelas kacer dan cendet yang selama ini sepi peminat di event ini mampu menembus hampir mendekati 40 peserta. Fenomena ini membuktikan Cakra Nusantara Independent mampu meyakinkan penggemar kacer dan cendet melalui penilaiannya yang dibuktikan di lapangan.

Gaco master dan pemula berbaur di Kelas Love Bird Fighter

Paham akan kondisi pandemi Covid, di tengah lomba berlangsung, panitia wanti-wanti mengingatkan peserta untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan baik memakai masker yang benar, mencuci tangan yang sudah disiapkan panitia maupun mengatur jarak aman. Termasuk tidak diperkenankan berteriak menyebutkan nomor gantangan. Sebagai konsekuensi, bagi yang berteriak menyebut nomor gantangan meski sudah diperingatkan berulang kali oleh panitia, maka panitia akan menurunkan burung tersebut dan mengembalikan uang tiket. Panitia tidak mendiskualifikasi tetapi berusaha mewujudkan lomba yang menjunjung tinggi sportivitas melalui lomba tanpa teriak sehingga seluruh peserta bisa menjadi saksi kinerja juri di lapangan.

Laga cucak ijo, tetap primadona

Di kelas cucak ijo, satu kontestan sempat diturunkan dan dikembalikan uang tiketnya. Namun di kelas murai batu yang hanya menyisakan satu tiket, sejak burung naik peserta mulai berteriak. Walau berulang kali MC mengingatkan, namun ada di antaranya yang dianggap panitia tak mengindahkan peringatan dan burungnya pun diturunkan.

Baca Juga  Daftar Juara Latber Minggu Gantangan KSBC Surabaya (07/07/19)
Jawara branjangan

Angin kencang yang menggoyang sangkar sehingga membuat burung tidak mau kerja membuat waktu jeda itu dimanfaatkan beberapa pemain untuk menurunkan burungnya yang kemudian panitia dengan fairplay membatalkan kelas tersebut. Lomba pun kembali berlangsung ke kelas kacer, anis kembang, LB paud, kenari hingga cendet.

Jawara cucak ijo

Akhirnya perundingan yang dilakukan antara pihak berwenang dengan panitia memutuskan lomba dihentikan. Mr. Farid CNI menyampaikan penghentian lomba adalah langkah terbaik agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas di tengah pandemi Covid. Panitia pun kemudian mengembalikan seluruh uang tiket. ‘’Sejak awal kita menggelar lomba sudah wanti-wanti mengingatkan kepada peserta untuk menjaga protokol kesehatan. Niat kami melalui gelaran lomba ini membuat perekonomian berputar, karena banyak sekali warga masyarakat yang mengais rejeki dari kegiatan seperti ini. Baik pedagang, perawat burung, pedagang pakan burung, juri dll untuk sekadar bertahan hidup di tengah pandemi Covid yang kesulitan mendapatkan pekerjaan,’’ terang Farid.

Jawara kenari

Walaupun lomba dihentikan, namun Mr. Farid dan juga panitia yang lain dari Cakra Nusantara Independent tetap bersyukur karena di tengah sulitnya menghadirkan kicau mania, justru Cakra Nusantara Independent mampu meyakinkan pemain melalui penilaian yang dibuktikan di lapangan. ‘’Kami berterimakasih kepada rekan-rekan kicau mania yang sudah mempercayakan penilaiannya kepada Cakra Nusantara dan kami juga memohon maaf jika selama berjalannya lomba ada hal-hal yang kurang berkenan karena semata-mata kami ingin mewujudkan lomba yang tertib, disiplin menerapkan protokol kesehatan dan tentunya selalu mengedepankan fairplay,’’ ujar Mr. Farid.

Jawara paud

Di tengah persaingan yang ketat ada beberapa gaco yang sukses tampil terdepan. Di antaranya Kubota milik Mr. Harno yang meraih posisi puncak di kelas cucak ijo, di kelas love bird fighter ada Scorpio bersanding dengan Pemburu. Di kelas cendet Toba-Toba milik Mr. Adi disusul Honda di ranking kedua. Di kelas kacer ada Raja Sawer milik Jaya dipepet Sakera debutan Mr. Donik. Di kelas kenari White Canng milik Goes Didix. Di kelas anis kembang ada Arthur milik Santa dari Royal BC, di kelas paud ada Ferari debutan Trihadi. Lascarya milik Pageh Astawa di kelas branjangan dan Kaori di kelas anis merah.

Baca Juga  Kocor Double Winner di Latber Jumat Gantangan King SBC Surabaya
Mr. Farid dan Joko Jaguar, pentolan CNI

Sebagai sebuah EO, Cakra Nusantara Independent selain gantangan Sading Bersatu sebagai home base, juga menggelar latihan di beberapa gantangan permanen lain yang ada di Denpasar. (gde)

Lanjutkan Membaca

Lomba

Murai Batu Dewa Ruci Juara Kelas Utama, Rimba Sakti Jadi Tontonan Di NzR Parung Raya Bogor

Published

on

Lomba NzR Parung Bogor
Juara Murai Batu Kelas Utama
Advertisements
Tika Bird Food Madura

Even NzR Parung Raya di lapangan Atlantik Parung, Bogor, Minggu, (17/1) lalu menjadi ajang pembuktian murai batu Dewa Ruci dan Rimba Sakti. Namun, sayangnya meskipun pihak panitia sudah mematuhi aturan protokol kesehatan, atas anjuran petugas Satpol PP  gelaran hari itu harus dihentikan, padahal masih ada sejumlah sesi yang belum tuntas dimainkan. Tak lain karena aturan selama dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

H Jefry Murai Dewa Ruci Debutan Baru

Meskipun gelaran yang dimulai pukul 13.00 WIB dan selesai pukul 16.00 WIB namun tak mengurangi kemeriahan acara hari itu.  Murai batu Dewa Ruci koleksi H Jefry dari BSD sukses mengemas gelar juara 1,2 dan 2. Siang itu Dewa Ruci sukses meraih gelar juara pertama dikelas utama, Murai Batu Exclusive BOB 25 G.

Murai Batu Rimba Sakti Jadi Tontonan

Dewa Ruci tak lain gaco anyar milik H Jefry, yang belum lama ini ditransfernya dari salah seorang kicaumania asal Pamulang Tangerang Selatan, dengan nilai yang lumayan fantastis. Dari rekam jejak prestasi dipemilik sebelumnya burung tersebut memang sudah kenyang prestasinya.

Punggawa NzR Parung Raya Ardi, H Iwan dan Ayi

Sementara masih dijenis yang sama, kelas Murai Batu NzR Indonesia, juga menampilkan burung debutan baru, Rimba Sakti yang sepekan lalu ditake-over oleh Mr Hendra SGN dari seorang kicaumania Bogor. Pekan sebelumnya, Rimba Sakti juga mendulang prestasi dieven Anniversary ATS Bogor.

Didatangi Petugas Satpol PP

Serunya jalannya lomba, sayangnya harus berakhir sebelum tuntas hingga disesi terakhir. Panitia harus menyelesaikan acara tersebut oleh petugas Satpol PP yang memantaunya ke lapangan.

Persaingan Ketat Dimurai Batu

Untuk itu, menurut Ardi sementara pihaknya terutama keluarga NzR Parung Raya dan NzR ATS Bogor  sementara akan meliburkan aktivitas gantangan sampai masa PSBB yang ditentukan oleh pemerintah berakhir. “Kami tetap mematuhi aturan dan mendukung pemerintah, semoga kondisi ini cepat kembali normal,” pungkasnya diakhir acara.  *agrobur4.

Baca Juga  Hatrick Hulk Unjuk Prestasi di Latber Jumat Gantangan KSBC Surabaya

Lanjutkan Membaca