Connect with us

Perkutut

KH.Ansori Jatiroto dan Ustadz Suradi Pamekasan Serbu JBM Malang, Takut Tidak Kebagian, Piyik Dalam Puter diBoyong

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perburuan kung mania ke markas JBM Bird Farm Malang belum berakhir. Kali ini giliran Ustadz Suradi kung mania Pamekasan Madura beserta rombongan dan KH.Ansori kung mania Jatiroto Jember bersama tujuh orang temannya. KH. Ansori merupakan tokoh lawas yang absen cukup lama karena kesibukan di Pondok Pesantren dengan para santri yang mencapai ratusan orang.

JBM Bird Farm Malang kembali diserbu kung mania

“Selama ini saya sibuk mengurus pesantren, saat ini sudah bisa saya tinggal karena ada beberapa ustadz dan juga para kyai yang bisa saya amanahkan untuk mengurus pesantren. Makanya saya langsung menyambung kembali silaturrahmi dengan KH.Faisol Syafie pemilik JBM Malang,” terang KH.Ansori.

Suraji Kumis yang ikut dalam rombongan KH.Ansori mengatakan bahwa jika sang tokoh ini sudah mulai turun lapangan, maka dipastikan hobi perkutut akan kembali semarak lagi. “Kalau Abah Ansori yang merupakan satu satunya tokoh di Jatiroto ini sudah kembali main perkutut lagi, in syaa Alloh akan ramai lagi,” jelas Suaji Kumis.

Menjalin tali silaturrahmi lewat hobi perkutut

Keyakinan tersebut didasarkan bahwa KH. Ansori merupakan panutan semua orang di Jatiroto. Dipilihnya JBM Malang sebagai jujukan untuk mencari dan mendapatkan perkutut untuk lomba karena alasan yang masuk akan. Menurut KH.Ansori JBM Malang dikenal sebagai farm yang banyak melahirkan dan mencetak perkutut kelas konkurs.

“Alasan saya memilih JBM Malang karena saya sudah lama sekali kenal dengan Abah Faisol Syafiie mulai dari masa-masa muda. Jadi saya sangat tahu persis tentang sosok Abah Faisol Syafiie,” ungkap Abah Ansori.

Ditambahkan oleh tokoh perkutut satu ini bahwa sosok Abah Faisol memiliki sifat yang baik. “Abah Faisol orangnya sangat sederhana sekali, rendah hati, tidak ambisi, tidak egois dan peramah. orangnya selalu mengalah dan murah senyum. Jadi kita jangan heran kalau Abah Faisol ternaknya laris dan selalu kehabisan stok,” tutur KH.Ansori lagi.

Abah Faisol selalu terbuka kepasa semua tamu yang datang

Masih menurut KH.Ansori, kita jangan heran jika kandang JBM yang mencapai 400 petak masih belum mampu memenuhi kebutuhan kung mania akan perkutut kelas lomba dan ternak. “Abah Faisol itu orangnya tidak pernah perasaan iri, tidak hasut, tidak egois, jadi orang-orang suka semua,” sambungnya.

Lebih lanjut dikatakan KH.Ansori bahwa peminat produk ternak JBM Malang, tidak terbatas pada satu pihak saja, mulai pemain atas, pengusaha, petani sampai masyarakat biasa, suka produk JBM untuk dikoleksi. Selama itu pula Abah Faisol tidak pernah menolak.

Pantau burung langsung di markas JBM Malang

Ustadz Suradi Pamekasan Madura, juga berusaha bisa sampai ke markas JBM Malang. Bahkan harus menginap disana untuk mendapatkan produk yang selama ini menjadi incarannya. “Alhamdulillah, akhirnya saya juga kebagian ternak dari JBM Malang meskiharus menginap disini,” terang sang Ustadz.

Komentar senada juga disampaikan. “Kalau caranya begini jangankan hanya 400 kandang, biar 1000 kandang atau bahkan lebih, tetap ada ludes juga karena tamu-tamu antri seperti ini,” tambah Ustadz Suradi. Bahkan sang Ustadz mengaku belum pernah ketemu dengan peternak seperti JBM Malang.

“Saya melihat tidak ada satupun yang namanya produk breng-brengan, malahan banyak yang tidak kebagian burung karena tamu yang datang dari jauh,” imbuh Ustadz Suradi lagi. Menyambung obrolan Ustadz Suradi Pamekasan Madura, KH. Ansori mengajak teman-teman Jatiroto Jember supaya meniru apa yang dilakukan Abah Faisol Syafiie.

Abah Fasiol selalu ramah pada setiap tamu

“Saya banyak belajar dari Abah Faisol JBM Malang, dari muda sampai sekarang, iya beginilah aslinya. Biar dihantam badai dari kanan kiri depan belakang, beliau cuma senyum dan tidak ngubris kalau ditanya oleh saya dulu tahun 2008, jawabnya Alhmdulillah,” ungkap KH Ansori menegaskan.

Abah Faisol Syafiie ketika ditanya mengatakan bahwa semua yang diterima dan terjadi diserahkan pada Allah SWT. “Alhmdulillah berarti saya sudah di ingatkan oleh mereka, setidaknya mereka telah menunjukkan jalan bagi saya agar bisa berbuat lebih baik lagi. Saya tidak pernah membalas apa yang dilakukan oleh mereka. Allah Maha Tahu segala apa yang dilakukan manusia,” jelas Abah Faisol Syafiie.

Yang pasti belum 14 hari sudah ratusan piyikan produk JBM Malang yang diboyong oleh kung mania. Rombongan KH.Ansori dan Ustadz Suradi akhirnya bisa membawa produk ternak JBM. Ada yang membawa 4 pasang, 6 pasang sampai 7 pasang. Bahkan ada yang dibawa sama puternya.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.