Connect with us

Perkutut

Ketua Pengda Sumenep Jadikan Istigosah Agenda Jelang Pelaksanaan Konkurs

KONBUR Tayang

:

Satu lagi terobosan dilakukan Ketua Baru P3SI Pengda Sumenep, KH.Ach Fauzan Kamil. Program kali ini nampaknya lebih mendekakan diri pada sisi agama meski masih memiliki keterkaitan dengan organisasi hobi perkutut yang dipimpinnya. Ada kesimbangan antara hobi perkutut yang sifatnya duniawi dengan istigosah yang bernuansa religi.

Ketua Pengda Sumenep jadikan istogosah jelang konkurs

Ketua yang juga tokoh agama ini mengagendakan istigosah sebagai kegiatan rutin yang harus dilaksanakan sebelum pelaksanaan konkurs. “Saya ingin kegiatan lomba perkutut di seluruh wilayah Pengda Sumenep harus diawali dengan istigosah dan juga sholawat, baik malam menjelang hari H ataupun sebelumnya,” terang KH.Ach Fauzan Kamil.

Lebih lanjut dikatakan bahwa dengan kegiatan istigosah dan sholawat, ada pendekatan pada sang maha pencipta, penguasa alam semesta, pemilik seluruh apa yang ada di seluruh jagad, sehingga diharapkan seluruh rangkaian acara bisa mendapatkan ridho dan berlangsung tanpa ada kendala.

“Saya yakin bahwa segala sesuatu yang ada di permukaan bumi menjadi kehendak Allah SWT, maka tidak ada salahnya jika kita meminta ridho dengan harapan segalanya dilancarkan dan dimudahkan,” sambung Ketua Pengda Sumenep. Ditambahkan oleh Ustadz Fauzan bahwa sebenarnya program ini adalah rencana lama, namun baru bisa terlontar kali ini.

Istigosah menjelang konkurs Gebyar HSK Cup I Bluto

Realisasinya terjadi dalam konkurs Gebyar HSK Cup I Pakandangan Bluto yang dihelat pada hari Minggu, 07 November 2021 lalu. Malam menjelang pelaksanaan acara, seluruh panitia dan pengurus Pengda berkumpul dilokasi acara untuk memanjatkan doa dan sholawat dengan harapan seluruh rangkaian acara berlangsung lancar dan sukses.

Agenda perdana tersebut nampaknya mendapatkan respon luar biasa. Tidak kurang dari 150 orang dari berbagai kalangan, ikut hadir dalam kegiatan tersebut. Menurut KH.Ach Fauzan Kamil kegiatan itu bisa terlaksana karena dukungan dari Ketua Pelaksana Gebyar HSK Cup I, yakni H.Syakur.

“Alhamdulillah rencana saya untuk menggelar acara istigosah dan sholawat mendapatkan dukungan dari H.Syakur, sehingga bisa terlaksana,” sambung sang Ustadz lagi. Untuk itulah agar program ini bisa berkesinambungan, maka perlu adanya koordinasi yang baik, antara pengurus Pengda dalam hal ini Ketua dan pelaksana atau penyelenggara konkurs.

Pengda Sumenep akan jadikan Istigosah masuk AD/ART

“Rencana ini bisa jalan jika ada koordinasi yang baik antara Pengda dan penyelenggara, lobi sangat dibutuhkan untuk mensosialisasikan program ini karena tidak bisa langsung diputuskan sebelum musyawarah,” ungkap KH.Fauzan. Yang pasti sosialisasi sampai ke tingkat paling bawah, yakni Pengcam akan bisa mewujudkan rencana tersebut.

Bahkan jika memungkinkan dan mendapatkan dukungan penuh, maka istigosah dan sholawat akan menjadi peraturan di tingkat Pengda Sumenep. “Saya berharap istigosah dan sholawat akan menjadi AD/ART P3SI Pengda Sumenep, jika sudah resmi dan ada yang tidak melaksanakan, maka akan kena sanksi,” ungkapnya lagi.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.