Connect with us

Perkutut

Johan Saputra Gaza Bird House Yogyakarta : Tiga Bulan Stay Home Tanpa Kegiatan, Kapan Kami Bisa Beraktifitas Lagi

KONBUR Tayang

:

Johan Saputra, salah satu kung mania pemilik Gaza Bird House Sleman Yogyakarta, pada Rabu 20 Mei 2020 membuat sebuah tulisan yang meluapkan rasa dan perasaan tentang kondisi hobi perkutut yang dirasakannya selama ini. Berikut tulisan Johan Saputra. Kepada yang Terhormat Bapak pemangku kebijakan P3SI baik Pusat maupun Daerah.

Saat Johan Gaza masih aktif dalam kegiatan hobi perkutut

Sudah 3 bulan sejak adanya pandemi covid-19, kami para penghobi dan peternak perkutut di seluruh Indonesia merasakan dampak yang begitu luar biasa, dampak yang juga dirasakan semua orang tanpa terkecuali. Waktu 3 bulan yang sudah kita jalani untuk stay di rumah aja tanpa ada agenda kegiatan perkututan.

Kegiatan yang dimaksud seperti konkrus dan latber, ternyata dirasa belum cukup waktu bagi kita semua untuk menyelesaikan wabah ini, bahkan pandemi ini belum dapat kita diprediksi kapan akan berakir. Pemerintah telah mengeluarkan pernyataan agar kita berdami dan siap untuk dapat hidup berdampingan dengan covid-19.

Johan Gaza merindukan bisa kumpul bersama rekan kung mania

Dan kini new normal sedang menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat kita. Lalu apakah bapak-bapak para pemangku kepentingan di organisasi P3SI tercinta ini juga sudah berdiskusi bagaimana organisasi ini menyikapi new normal ??? Mudah mudahan sudah.

Tiga bulan Johan Saputra tanpa kegiatan hobi perkutut

Kami rasa cukup sudah waktu 3 bulan untuk kita dapat memahami karakter dari pandemi ini, kini waktunya organisasi menyiapkan protokol khusus untuk kembali menggiatkan roda ekonomi pada bidang perkututan, betul bahwa perkutut adalah hobi tetapi tidak dapat di pungkiri bahwa banyak teman kita yang  mengantungkan kehidupan ekonomi keluarganya dari kegitan perkututan ini.

Mulai dari peternak, pengrajin sangkar, juri, dan banyak lagi sektor usaha lain yang ikut terkerek oleh hobi kita ini. Sudah saatnya kita berfikir angenda konkrus baik daerah maupun pusat untuk dihidupkan kembali. Kita hanya perlu menambahkan perangakat perlombaan seperti adanya pengawas lapangan.

Hanya bisa menikmati suasa kandang ternak tanpa berlomba

Yang bertugas untuk memastikan setiap peserta yang hadir telah dan akan patuh dengan protocol covid-19, selama lomba berlangsung, semisal pemakaian perangkat pelindung diri, wajib seperti masker, sarana cuci tangan, dan sosial distancing atau jaga jarak kita praktekkan dengan baik.

InsaAlloh new normal dalam kehidupan perkututan akan segera terjadi dan masyarakat pecinta perkututan dapat kembali memeteik nilai ekonomis darinya. Kami semua yakin organisasi ini memiliki sumber daya yang lebih dari cukup untuk menyusun dan menyiapkan skema New Normal dalam setiap kegiatan organisasi.

Moment kebersamaan keluarga saat libur hobi perkutut

Dan selanjutnya kami penggemar perkututan seluruh Indonesia menunggu pengumuman agenda konkurs, baik daerah maupun nasialonal di gelar kembali, tentu dengan protokol dan SOP keamanan yang baik dan matang, serta selalu memperhatikan perkembangan covid-19 di wilayah masing-masing.

Selanjutnya bahwa apa yang saya sampaikan ini bukanlah dalam rangka bersikap acuh, enggan berpartisipasi dalam memutus mata rantai covid-19 ataupun ngeyel, tetapi apa yang saya sampaikan adalah pandangan saya tentang sebuah situasi dimana kita harus bisa eksis dalam kondisi ini sebagai perwujudan bahwa kita adalah manusia dengan kemampuan adaptasi yang luar biasa.

Johan Gaza berharap aktifitas hobi perkutut kembali dimulai

Kita semua percaya bahwa kita, para pencinta perkutut adalah pribadi-pribadi yang taat, pribadi-pribadi yang mampu, bijak menyikapi kondisi yang ada. Semoga Allah SWT, Tuhan YME, segera mengangkat pandemi ini. Teriring doa untuk para pejuang medis, semoga Allah memberiakan kekuatan, kesabaran dan kesehatan. Aamiin.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.