Connect with us

Ayam Bekisar

Jelang Kontes Ayam Bupati Cup 2022 Bangkalan, Gebrakan Spektakuler Awal Tahun PEMBESAR Bagi Mania yang Bernyali

KONBUR Tayang

:

Mengawali tahun 2022, hobi ayam bekisat tanah air mulai menggeliat. Agenda pembuka akan dilaksanakan oleh PEMBESAR (Penggemar Ayam Bekisar) Pusat. Even bertajuk Bupati Cup bangkalan 2022, 5st Anniversary Sartika PEMBESAR, rencananya akan dihelat pada 16 Januari 2022 di lapangan Kerapan Sapi R.P.Moch.Noer Bangkalan.

PEMBESAR Pusat siapkan agenda spektakuler awal tahun 2022

Ketua Umum PEMBESAR H.Fatkurrachman mengatakan bahwa agenda kali ini sebagai wujud keinginan organisasi yang dipimpinya agar hobi ayam bekisar bisa tetap semarak dan tidak sampai mengalami kevakuman. “Kami mengawali agenda lomba di bulan Januari 2022 sebagai wujud bahwa kami memang ingin agar hobi bekisar lebih semarak,” tegas H.Fatkurrachman.

Mengusung tema kebersamaan, ajang kali ini akan mewadahi beberapa komunitas, seperti ayam bekisar sendiri, ayam hutan, ayam buras dan ayam kekok. Mereka akan dirangkul untuk bersama-sama menggelar kegiatan pada hari dan lokasi yang sama. Artinya bahwa kegiatan ini akan menampilkan berbagai kelas yang masuk daftar lomba.

Dukungan dari komunitas ayam kekok Madura sudah bulat

“In syaa Allah agenda kami akan menampilkan banyak kelas, tidak hanya ayam bekisar saja, tetapi akan aa aya buras, ayam hutan dan ayam kekok. Kami sudah konfirmasi kepada komuntas tersebut dan mereka siap memberikan dukungan penuh,” sambung Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan.   

Ditambahkan oleh H.Fatkurrachman bahwa agenda ini merupakan jadwal lama yang seringkali mengalami penundaan akibat pandemic corona. “Kegiatan ini sebenarnya agenda lama, karena pandemic corona selalu tertunda, mudah-mudahan saja even kali ini tidak sampai mengalami kondisi seperti sebelumnya,” harap pengusaha sukses ini.

Kontes ayam awal tahun bersembahan PEMBESAR Pusat

Lapangan yang dipilih menjadi lokasi penyelenggaraan akan disulap menjadi ajang yang akan menampilkan berbagai suara ayam dari berbagai jenis, tentunya dengan jadwal yang sudah disusun oleh panitia. Ipung, salah satu panitia mengatakan bahwa menjelang satu minggu pelaksanaan, segala persiapan sudah mendekati rampung.

“Kami mempersiapkan gelaran ini sudah sejak jauh-jauh hari, makanya segala sesuatu yang dibutuhkan sudah kami koordinasikan dengan penanggungjawab masing-masing seksi, sehingga kami bisa mengetahui sejauh mana persiapan yang sudah dilakukan oleh mereka, apa yang belum sehingga kami bisa mengetahuinya,” terang Ipung.

Para petinggi PEMBESAR dalam sebuah acara

Sebagai gong pembuka kontes awal tahun, PEMBESAR sudah menyediakan doorprize berupa sepeda motor, sepeda gunung, lemari es, tv colour, mesin cuci, kipas angin dan barang elektronik lainnya yang akan diberikan kepada peserta yang beruntung. Bagi peserta yang memiliki prestasi bagus, panitia juga akan menyediakan trophy ekslusif.

Jadi pastikan para mania yang memang memiliki nyali, untuk segera mempersiapkan jago-jagonya untuk memastikan diri menjadi yang terbaik pada kelas yang akan diikuti. “Saya kira rugi jika kegiatan ini sampai terlewatkan, karena ini adalah even bergengsi untuk seluruh komunitas ayam bekisar, ayam hutan ayam buras dan ayam kekok,” sambung H.Fatkurrachman.

Dukungan dari Kemari siap diberikan untuk sukses kegiatan

Ditambahkan pula bahwa ajang kali ini akan memperebutkan Piala Bergilir Ketua Umum PEMBESAR Pusat. “Saya sengaja memberikan trophy bergilir dengan tujuan untuk memberikan semangat kepada peserta untuk datang, berlomba bersama, menguji kualitas ayam dan memastikan menjadi yang terbaik,” kata H.Fatkurrachman lagi.

Nampaknya kegiatan ini akan benar-benar semarak, karena yang pasti dukungan yang luar biasa sudah diberikan. Adapun dukungan tersebut berasal dari orang nomor satu di Bangkalan yakni Bupati Bangkalan, Ketua DPRD Bangkalan, Disbudpar Bangkalan. Sedangkan dukungan lain berasal dari H.Fatkurrachman, H.Syafiudin Asmoro, H.Farouq Alkomy, hariyadi, Hoyu, Tek Gwan, Andre dan H.Asid.

H.Fatkurrachman (tengah) Ketua Pusat PEMBESAR

Mereka ini adalah apra tokoh bekisar yang telah memberikan kontribusi besar pada perkembangna hobi ayam bekisar di tanah air. Jadi rugi besar jika melewatkan even spektakuler awal tahun 2022, karena akan dibanjiri oleh mania dari seluruh pelosok negeri.

Ayam Bekisar

Lomba Nasional Ayam Bekisar PEMBESAR Bupati Cup Bangkalan, 607 Tiket Ludes Terjual, Piala Bergilir Batal Diserahkan

Published

on

Minggu, 16 Januari 2022 menjadi moment bersejarah bagi komunitas hobi ayam tanah air. Pasalnya organisasi bernama PEMBESAR (Penggemar Ayam Bekisar) yang dipimpin H.Fatkurrachman baru saja mencatat rekor pelaksanaan agenda hobi paling bergengsi, paling spektakuler dan paling heboh se jagad nusantara.

H.Fatkurrachman mengerek ayam bekisar tanda dimulainya acara

Even bertajuk Bupati Cup Bangkalan yang dihelat menggunakan Stadiun Kerapan Sapi R.P. Moch Noer berhasil mengemas kegiatan yang benar-benar mampu mendongkrak popularitas hobi. “Alhamdulillah, hari ini PEMBESAR yang saya pimpin bisa melaksanakan kegiatan kontes dengan meriah dan heboh yang membuat kami senang dan bersyukur,” terang H.Fatkurrachman.

Bupati Bangkalan saat memberikan sambutan

Lebih lanjut dikatakan bahwa kegiatan ini menjadi sebuah bukti keseriusan PEMBESAR untuk menyemarakkan hobi. Tidak main-main, kali ini panitia berhasil menghadirkan peserta dari berbagai kota dan provinsi yang ada di Jawa mulai Jakarta, Bogor, Purworejo, Bandung, Semarang, Magelang, Yogyakarta, Trenggalek, Malang, Surabaya.

Memberikan kesempatan ngerek ayam pada Raden Abdul Latif Amin

Ada juga peserta dari Sidoarjo, Probolinggo, Pasuruan, Jember dan Banyuwangi ditambah lagi mania asal Pulau Dewata Bali. Selain itu peserta dari Pulau Garam Madura menjadi pendukung terbesar gelaran untuk pertama kalinya setelah PEMBESAR di bawa kepemimpinan H.Fatkurrachman resmi dibentuk.

Saat Bupati Bangkalan menuju lapangan lokasi lomba ayam bekisar

Kehadiran mereka mampu mendulang angka penjualan tiket dengan jumlah paling besar dalam catatan sejarah penyelenggaraan even hobi ayam. Sekitar 607 tiket ludes tanpa sisa yang membuka kelas mulai dari Ayam Hutan, Bekisar, Ayam Buras dan Ayam Kekok. Adapun rincian tiap-tiap kelas adalah Ayam Hutan sebanyak 12 ekor.

Ayam Bekisar 239 peserta (Laga Utama 47 ekor, Laga Madya 72 ekor dan Laga Pratama 120 ekor), Kelas Ayam Buras 25 tiket dan Ayam Kekok 331 peserta (Kelas Pendek Bawah 107 ekor, Kelas Pendek Atas 48, Kelas Panjang Bawah 131 dan Panjang Atas 45 ekor). Ayam Kekok sendiri menjadi partai yang baru pertama kalinya digelar bersama hobi lain.

Ketua Pusat PEMBESAR bersama panitia Bupati Cup

Mat Rai Ketua Paguyuban Ayam Kekok se Madura mengaku bersyukur karena komunitasnya kini mendapatkan perhatian dari PEMBESAR. “ALhamdulillah kami diberikan kesempatan untuk tmapil bareng ayam bekisar, ayam hutan dan ayam buras dalam lomba PEMBESAR. Mudah-mudahan bisa terus berlanjut,” ungkap Mat Rai.

H.Djamad Badrun Sampang (tengah) tokoh lawas ayam bekisar

Harapan ini tentunya menjadi sebuah keinginan untuk mendalam agar ayam kekok juga bisa terus disertakan dalam setiap kegiatan PEMBESAR. H.fatkurrachman mengaku siap merealisasikan keinginan tersebut. “Sejak awal kami konsisten untuk merangkul ayam kekok menjadi bagian dari kegiatan PEMBESAR,” tegas pria yang akrab dipanggil Abah Kur.

Para Srikandi Kontes Ayam Bekisar Bupati Cup Bangkalan

Sukses ini tentu menjadi sebuah catatan baru dan rekor perolehan peserta dalam kegiatan lomba hobi yang pernah ada sebelumnya. Rekor penyelenggaraan kegiatan hobi ayam kini dipecahkan oleh PEMBESAR. H.Farkurrachman selaku Ketua PEMBESAR mengaku bangga dengan hasil tersebut.

Mania antar kota dan antar pulau bertemu dalam satu even

“Kami bersyukur karena kegiatan kami mendapatkan dukungan dari semua pihak. Tanpa mereka maka apa yang kami lakukan tidak akan seperti ini,” sambung Wakil Ketua DPRD Bangkalan. Hadir dalam acara tersebut Bupati Bangkalan. Dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wadah bagi penghobi untuk menyalurkan apa yang ditekuninya.

“Saya harap kegiatan ini bisa menjadi wadah bagi penghobi ayam sehingga mereka bisa terus eksis di lapangan dan menyalurkan hobinya. Kami dari Pemerintah Daerah Bangkalan selalu mendukung setiap kegiatan yang ada sehingga kegiatan seperti hobi ayam bisa tetap hidup dan muncul,” tutur Raden Abdul Latif Amin.

Piala Bergilir Bupati Cup Bangkalan batal diserahkan

Bahkan Bupati Bangkalan siap untuk mensupport dan mendukung kegiatan tersebut. “In syaa Allah kegiatan ini akan kami adakan tiap tahun. H.Kur (H.Fatkurrachman) siap memfasilitasi dan saya harap kegiatan ini bisa memberikan banyak manfaat bagi pecinta,” sambung Bupati Bangkalan yang hadir bersama rombongan.

Kontes Ayam Bekisar Bupati Cup Bangkalan milik PEMBESAR

Karena yang pasti dengan even seperti ini selain bisa bertemu dan silaturahmi, juga menjadi nilai ekonomis. “Hari ini saya bersama rombongan dari kominfo Bangkalan, Kapolres, Dandim dan jajaran instansi lain mensupport dan mendukung kegiatan ini. Mudah-mudahan bagi pemenang bisa termotivasi untuk terus eksis,” harap Bupati Bangkalan.

Banjir doorprize, sebuah bukti kemewahan even PEMBESAR

Usai memberikan sambutan, panitia memberikan kesempatan kepada Bupati untuk memasuki lapangan, mempersilahkan mengerek ayam bekisar milik salah satu peserta. Usai melakukan pengerekan ayam, Bupati sempat melihat bagaimana bekisar-bekisar yang ada di atas kerekan mengeluarkan suara terbaiknya.

Sesekali Bupati menunjuk salah satu bekisar yang sedang bunyi. Nampak pula Bupati Bangkalan melakukan komunikasi dengan panitia dan juri ketika ada sesuati yang menarik untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Cukup lama rombongan Bupati berada di pinggri lapangan untuk menyimak proses penjurian.

Penjurian Ayam Hutan pembuka acara kontes

Cuaca di lapangan sejak pagi sempat gerimis. Namun, kondisi tersebut perlahan-lahan sirna seiring mendekati waktu pelaksanaan dimulai. Panitia kali ini menurunkan juri KEMARI untuk menjadi pengadil di Kelas Ayam Bekisar dan Ayam Buras. Sedangkan untuk Ayam Hutan, ada team khusus yang sengaja didatangkan.

Penjurian kelas Ayam Kekok berlangsugn lancar

Begitu juga untuk kelas Ayam Kekok, mereka membawa team sendiri. Kegaitan ini diawali dengan penjurian Ayam Hutan. Andre Effendi, pimpinan rombongan komunitas ini mengaku sengaja menghadirkan kelas ini untuk menyemarakkan hobi. “Ayam hutan identic dengan hobi ayam bekisar, jika tidak ada ayam hutan, maka bekisar tidak akan pernah ada,” jelas Adre.

Ditambahkan oleh Andre bahwa menghadirkan komunitas ini bukan sesuatu yang muda dan gampang. “Ayam hutan itu rawan stress dan tidak bisa disamakan dengan ayam lain, namun tetap kami sertakan mereka agar keberadaannya bisa lebih terlihat dan eksis di lapangan,” sambung Andre lagi.

Panitia lomba Ayam Kekok komunitasnya luar biasa

Ayam kekok yang memilih lokasi agak ke utara dari kerekan ayam bekisar, juga melaksanakan kegiatan tanpa kendala. “Kami punya aturan sendiri dan lomba kami juga tidak bisa disamakan dengan yang lain, makanya kami terpisah dari mereka meski sebenarnya dalam satu kegiatan,” ungkap Mat Rai.

Hal yang tidak diinginkan terjadi dalam penjurian ayam bekisar. Awalnya proses penjurian berlangsung lancer dan aman. Saat akan memasuki penjurian partai final Kelas Madya, ada peserta dengan nomor kerekan 56 yang protes karena ayam miliknya tidak masuk. Setelah melalui perundingan, akhirnya ayam tersebut terpaksa diikutkan.

Team G-2 selalu aktif dan eksis di arena kontes ayam bekisar

Namun saat penjurian dilangsungkan, ayam tersebut hanya mendapatkan nilai paling rendah diantara peserta di partai final. Sutiasi semakin memanas saat partai final Kelas Utama. Enam orang juri KEMARI yang diturunkan, memberikan vonis berbeda pada peserta. Imam Sampang dan Rouf Sumenep menancapkan bendera pada tiang kerekan nomor 25.

Sedangkan Syafi’i Bangkalan, H.Danang Yogyakarta, Yanto Magelang dan H.Asnawi Sumenep menancapkan bendera pada nomor kerekan 32. Hasil tersebut memicu keributan. Pendukung kerekan 25 tidak terima dengan hasil tersebut. Dengan sigap dan tenang, H.Fatkurrachman selaku Ketua Pusat PEMBESAR langsung turun tangan.

Peraih juara pertama Kelas Ayam Bekisar Laga Madya

Pemilik ayam kedua belah pihak dihadirkan untuk mencari solusi. Sampai akhirnya sepakat untuk kerek ulang, khusus kedua ayam tersebut. Namun saat acara kerek ulang akan dilakukan, tak satupun kedua belah pihak menuju ke dalam lapangan. Ada keinginan dari salah satu pihak untuk memenangkan kejuaraan untuk bekisar pada kerekan 25 tanpa adu ulang.

Peraih juara pertama Kelas Ayam Bekisar laga Pratama

Namun H.Fatkurrachman tetap bersikukuh bahwa kerek ulang harus dilakukan sebagai hasil kesepakaan bersama. Karena tidak ada yang bersedi masuk lapangan, akhirnya Ketua Pusat PEMBESAR ini mengambil keputusan jika tidak ada yang mau tarung ulang, maka juara 1 dan 2 dinyatakan tidak ada.

“Saya tetap pada komitmen untuk kerek ulang karena kedua belah pihak yang disaksikan oleh juri dan juga panitia, sudah sepakat untuk kerek ulang. Saya tidak mau mencla mencle dan tidak punya pendirian. Kami sudah sepakat dari awal. Nah, sekarang kog mereka malah tidak mau, ya sudah, saya putuskan tidak ada juara 1 dan 2,” ungkap H.Kur.

Peraih juara Kelas Ayam Buras

Keputusan tersebut berarti pula bahwa Piala Begilir tidak diberikan. Jalan tengah sebenarnya sudah diambil untuk menyelesaikan masalah, namun ada upaya untuk membuat suasana menajdi ricuh. Panitia sudah tegas untuk melakukan hal yang dianggap sesuai. Pihak yang bermasalah dipanggil untuk duduk bareng.

Diakhir acara pengundian doorprize dilakukan. Tiga unit sepeda motor, lemari es, kipas angin, tv color dan puluhan hadah menarik lainnya. Ipunk selaku salah satu panitia mengakus bahwa hadiah yang diberikan sangat banyak. “Ada puluhan hadiah yang kami berikan untuk peserta sebagai bukti bahwa kami memang ingin memanjakan peserta. Kami memang beda dari yang lain,” jelas Ipunk.

Lanjutkan Membaca

Ayam Bekisar

Setelah Surabaya dan Bangkalan, H.Fatkurrachman Ketua Pusat PEMBESAR, Persilahkan Daerah Lain Bentuk Pengurus Cabang

Published

on

Gerak cepat dilakukan Ketua Pusat PEMBESAR, H.Fatkurrachman. Setelah resmi ditunjuk untuk mengisi posisi tersebut, koordinasi  dan komunikasi terus dilakukan. Program-progam yang dianggap harus menjadi prioritas, langsung dieksekusi. Salah satunya adalah dengan membentuk pengurus di tingkat daerah sebagai pilar untuk menopang organisasi.

H.Fatkurrachman (dua dua kiri) Ketua Pusat PEMBESAR

“Saya kira membentuk pengurus di tingkat bawah adalah keputusan yang harus segera dilakukan untuk menjalankan program pusat, sehingga organisasi bisa segera menjalankan tugasnya sesuai yang diinginkan,” tegas H.Fatkurrachman. Dua cabang sudah resmi dibentuk yakni PEMBESAR Cabang Surabaya dan Bangkalan.

Pengukuhan kedua cabang tersebut dilakukan pada Jumat, 24 Desember 2021 di RM Salma Bancaran Bangkalan. Hadir pada acara tersebut Pengurus Pusat dengan formasi lengkap, Pengurus Cabang yang akan dikukuhkan dan beberapa tokoh ayam bekisar di Bangkalan serta Surabaya serta perwakilan KEMARI.

Gerak cepat Ketua Pusat PEMBESAR membangung organisasi

Dalam komentarnya, H.Fatkurrachman berharap agar cabang bisa menjadi akses pusat untuk menjalankan program-program sehingga bisa sampai ke tingkat paling bawah. “Pusat harus punya pengurus di daerah, karena tidak mungkin bisa bergerak cepat tanpa dukungan dan partisipasi pengurus di bawah,” terang Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan.

Setelah Surabaya dan Bangkalan, diharapkan cabang lain akan muncul untuk mendeklarasikan dirinya sebagai cabang berikutnya. “Saya sudah sampaikan kepada Pengurus Pusat, jika ada teman-teman di daerah yang sudah siap untuk dikukuhkan sebagai pengurus cabang, dipersilahkan untuk berkoodinasi,” ungkap H.Fatkurrachman.

PEMBESAR Cabang Bangkalan resmi dikukuhkan

Bahkan sang Ketua Pusat berjanji untuk hadir secara langsung mengukuhkan pengurus cabang dengan catatan jika ada dua, tiga atau empat daerah dengan jarak berdekatan yang siap untuk dikukuhkan, semisal Bondowoso, Situbondo, Jember dan Probolinggo maka pengukuhan bisa dilakukan di salah satu daerah tersebut.

“Saya sebagai Ketua Pusat bersama pengurus akan mengalah untuk datang demi mengukuhkan pengurus cabang,” sambung pengusaha sukses. Bahkan jika memang ada cabang di luar pulau yang akan dikukuhkan, Pengurus Pusat siap untuk datang kesana. “Saya lebih senang meluas, karena namanya pusat, bukan hanya di tanah Jawa tetapi sampai ke luar pulau,” katanya lagi.

PEMBESAR Cabang Surabaya resmi dikukuhkan

Cara ini sebagai wujud agar ada kesinambungan antar penghobi ayam bekisar karena akan betul-betul lebih meluas jangkauannya, sehingga keberadaan masyarakat yang tergabung dalam PEMBESAR bisa lebih menyebar. Target Ketua Pusat untuk menambah pengurus ditingkat daerah bisa terealisasi pada pertengahan tahun 2022.

Harapan lain nantinya ketika pengurus cabang sudah tersebar diberbagai daerah, antara pengurus bisa terjalin kekompakan, solid dan bekerjasama dengan baik sehingga ada kesinambunan. “Kita dukung bersama setiap pengurus di tiap daerah. Dukungan sesuai dengan kemampuan, dari segi materi, saling bantu karena kalau tidak saling bantu akan berat, apapun itu bentuknya,” kata H.Fatkurrachman lagi.

Struktur Pengurus Cabang Surabaya dan Bangkalan

Untuk itulah ketika ada masalah atau kendala, Ketua Pusat berharap ada komunikasi, sehingga masalah itu bisa diselesaikan tanpa menimbulkan masalah baru. “Saya yakin ketika ada masalah dan dibicarakan dengan baik, in syaa Allah pasti ada jalan. Yang terpenting ada komunikasi yang selalu terjalin, kita adalah satu makanya harus saling membantu dan mendukung,” lanjutnya.

Lanjutkan Membaca

Ayam Bekisar

Moment Spesial, Silaturrahmi PEMBESAR dan KEMARI Hasilkan Kesepatan Bersama, PEMBESAR Cabang Surabaya dan Bangkalan Resmi Dikukuhkan

Published

on

Akhirnya moment paling ekslusif terjadi antara dua organisasi yakni PEMBESAR (Penggemar Ayam Bekisar dan KEMARI (Keluarga Penggemar Ayam Bekisar Indonesia). Berlokasi di RM Salma Bancaran Bangkalan, Jumar 24 Desember 2021, kedua komunitas beda bendera ini duduk bareng, mempererat silaturrahmi.

Kompak dan Guyub antara PEMBESAR dan KEMARI

Saat kedua komunitas tersebut bertemu, tidak nampak adanya permusuhan dan perbedaan. Suasana seperti keluarga yang lama tidak pernah bersua. Satu sama lain saling berjabat tangan sebagai simbol bahwa mereka adalah satu yang tidak bisa terpisahkan meski saat ini mereka berada di dua wadah yang berbeda.

H.Farkurrachman penggagas kegiatan ini mengatakan bahwa acara ini untuk membuktikan bahwa mereka tidak ada perselisihan. “Saya mengundang KEMARI karena di dalam hobi kita sama, sama-sama melombakan ayam bekisar. Biar ada kebersamaan, tidak ada istilah PEMBESAR dan KEMARI,” tegas Ketua Pusat PEMBESAR.

Bergandeng tangan bahwa mereka kini menjadi keluarga

Lebih lanjut dikatakan bahwa kedua komunitas tersebut jangan sampai punya keinginan untuk bersaing. Jika ada keinginan kesana, maka bersainglah secara sehat, semisal bersaing dalam mengorbitkan ayam bekisar juara. Karena yang pasti jika muncul persaingan, maka akibatnya hobi tidak akan semarak.

Bahkan H.Fatkurrachman siap memberikan bantuan jika KEMARI memang membutuhkan. “Kalau KEMARI butuh bantuan saya, maka akan saya bantu. Kalau tidak percaya, buktikan. Saya jadi Ketua Pusat PEMBESAR ingin hobi guyub dan adil,” sambung Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan.

Suasana nampak cair dan tidak ada permusuhan lagi

Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua Umum KEMARI, H.Asid beserta rombongan, Penasehat KEMARI Bangkalan, Suharyono, Ketua KEMARI Cabang Bangkalan Witso Adi Purwanto beserta jajaran pengurusnya. Sedangkan dari pihak PEMBESAR, hadir Pengurus Pusat dalam formasi lengkap, Ketua PEMBESAR Cabang Surabaya dan Bangkalan.

Tak ketinggalan para tokoh bekisar yang ada di Bangkalan, juga komunitas penghobi ayam Kekok. “Kedatangan H.Asid duduk bareng dengan kami adalah sebuah kebanggaan dan kehormatan terbesar bagi kami. Inilah harapan kami agar kekompakan dan kerukunan bisa terjalin,” ungkap H.Fatkurrachman.

H.Fatkurrachman saat memberikan sambutan

Suharyono dalam sambutannya mengatakan sangat berteima kasih atas undangan tersebut. “Terima kasih kepada PEMBESAR, saya berterima kasih kepada H.Kur yang telah mengundang KEMARI pada acara ini. Saya juga berharap jangan ada perbedaan, itu hanya bendera, jangan cari masalah, yang penting siapa yang akan adakan lomba, kita dukung sepenuh hati,” tegas Suharyono.

Lebih lanjut dikatakan bahwa selama ini Bangkalan ketika menggelar lomba tidak pernah mengecewakan dan punya noda. Bersaing boleh tapi positif. Dalam kesempatan yang sama Suharyono berharap ada hal-hal yang perlu diperhatikan yakni masalah penjurian yang wajib dan harus netral.

H.Abd.Gaffar resmi dikukuhkan sebagai Ketua PEMBESAR Cabang Bangkalan

“Yang perlu diperhatikan adalah juri harus netral, jangan melihat siapa yang punya. Saya minta tolong kepada panitia untuk menjaga juri agar netral karena banyak penggemar berhenti karena juri tidak benar. Lomba bekisar roh-nya ada di penjurian, kalau juri komitmen maka hobi bekisar akan semakin maju dan semarak,” harapnya.

Wisto Adi Purwanto dalam sambutannya juga mengatakan hal yang sama. “Dua kubu antara PEMBESAR dan KEMARI, jangan dijadikan persaingan, tujuan kita sama, hobi kita sama, bersaing wajar, tapi harus murni, jujur untuk mencapai yang terbaik. Perbedaan jadikan sebagai ajang merekatkan persaudaraan yang erat,” jelas Witso.

Imam Syafi’i resmi dikukuhkan sebagai Ketua PEMBESAR Cabang Surabaya

Diharapkan setiap kegiatan harus dikoordinasikan sehingga tidak sampai kendala selalu dihadapi. Witso Adi Purwanto setuju dengan adanya kegiatan seperti ini, duduk bareng membicarakan masa depan hobi ayam bekisar tanpa lagi melihat dari mana besar dan dari apa mereka datang.

KH.Farouq Alkomy, Wakil Ketua PEMBESAR saat memberikan sambutan mengatakan bahwa sudah waktunya hobi ayam bekisar disemarakkan tanpa lagi mempermasalahkan soal organisasi. “Saya ingin PEMBESAR dan KEMARI bersatu, kedepan bisa menyemarakkan hobi ayam bekisar khususnya di Bangkalan,” harap KH.Farouq Alkomy.

PEMBESAR dan KEMARI silaturahmi menentukan masa depan hobi

H.Asid, Wakil Ketua Umum KEMARI berharap dengan agenda kegiatan kali ini, kedua belah bisa bisa saling melakukan perubahan. “Apa yang sudah terjadi, tidak perlu lagi dijadikan bahasan. Kita berkumpul disini untuk hal yang terbaik demi semarak hobi ayam bekisar. Mari kita tutup catatan lama, buka lembaran baru,” tegas Ketua Paguyubab Berjo.

Moh.Amin dari KEMARI mengatakan bahwa untuk kepanitian setiap lomba, ada baiknya bisa diakomodasi dari kedua belah pihak. “Saya usul gimana kalau kepanitian lomba diambil dari PEMBESAR dan KEMARI, biar terlihat kompak. Mungkin ini akan menjadi awal guyubnya hobi ayam bekisar,” kata Moh.Amin.

Makan bareng usai mengikuti acara silaturrahmi

Fajrun, dari pihak PEMBESAR mengusulkan ada independen juri. “Saya usul bagaimana kalau juri dinetralkan, tidak hanya menjadi milik KEMARI ataupun PEMBESAR. Mari kita berkomitmen untuk bersama-sama mendukung setiap kegiatan demi menunjukkan bahwa kita benar-benar kompak dan guyub,” usul Fajrun.

Kegiatan ini juga mengukuhkan PEMBESAR Cabang Surabaya dan Bangkalan. H.Fatkurrachman selaku Ketua Pusat PEMBESAR langsung menyerahkan SK resmi pengurus. Ketua PEMBESAR Cabang Surabaya adalah Imam Syafi’i sedangkan Ketua PEMBESAR Cabang Bangkalan adalah H.Abd.Gaffar.

Lanjutkan Membaca
Advertisement banner

Copyright © 2019 Media Agrobur. Powered by agrobur.