Connect with us

Perkutut

Heri Pujiono Jember, Baru Sehari Take Over Produk Win’s, Tarung Perdana Langsung Juara 5 Piyik Yunior Bupati Sampang Cup 2022, Produk Palupi Ternaknya Ikut-Ikutan Naik Podium

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kehadiran Heri Pujiono, kung mania Jember di Konkurs Bupati Sampang Cup 2022 yang tergelar selama dua hari berturut-turut, mulai Sabtu dan Minggu 29 dan 30 Oktober 2022 menjadi berkah tersendiri. Bagaimana tidak, saat menginjakkan kaki di Kota Bahari Sampang pada Jumat, 28 Oktober 2022, Heri Pujiono sempat mampir ke kediaman Kaconk Win’s Bird Farm Sampang.

Kaconk (kiri) Sampang bersama Heri Pujiono Jember

Tujuannya selain silaturrahmi, juga untuk memburu produk Win’s yang selama ini sudah banyak menghiasi podium juara. Bersama beberapa rekan, kung mania yang lagi memburu amunisi, langsung diperdengarkan suara indah salah satu produk kandang Win’s KZ. Perkutut yang berada pada usia 6 bulan ini, seakan menyambut kehadiran rombongan dari Jember.

“Saya heran, kaget dan sempat tidak percaya, saya saya sampai dan baru saja duduk di rumah Mas Kaconk, langsung ada burung yang bunyi, suaranya seperti tipe yang saya cari selama ini,” terang Heri Pujiono. Tanpa menunggu waktu terlalu lama, negosiasi langsung dilakukan. Kaconk yang memang ingin memberikan servise bagus pada sang tamu.

Deal Lancenk Kanak seharga Rp 35 juta

“Pak Heri kesini kan cari burung untuk lomba, makanya saat ada burung bunyi dan suaranya memang bagus, saya juga bersyukur kalau burung itu bisa diambil, sebab memang cocok untuk dilombakan,” ungkap Kaconk. Tidak butuh waktu lama, negosiasi berakhir dengan kesepakatan untuk membawa burung yang lahir pada  2 April 2022.

Kedunya sepakat deal di angka Rp 35 juta. “Saya tidak mau mahal memberikan burung, yang penting pembeli puas,” sambung Kaconk lagi. Heri Pujiono mengaku bahwa burung ini suaranya enak mendayu-dayu. Setelah dilakukan pengecekan, wajar jika kualitas yang dimiliki perkutut yang lahir dari indukan jantan Win’s 1806 dan betina Win’s 548 ternyata membawa trah burung jawara.

Menurut Kaconk burung ini mengalir trah Mr.Black dan Harta Jaya. “Burung yang dibeli Pak Heri adalah keponakan Mr.Black dan keponakan Harta Jaya,” jelas Kaconk lagi. Siapa yang tidak tahu dengan nama besar Mr.Black, perkutut yang populer dengan prestasinya dalam setiap gelaran yang diikuti.

Produk Win’s Bird Farm Sampang yang ditake over Heri Pujiono

Begitu juga dengan Harta Jaya. Prestasinya terukir dalam konkurs Cinta Satwa Liga Perkutut Indonesia di Pasuruan beberapa waktu lalu apa urutan kedua dan peraih podium pertama dalam even Hamengkubuwono Cup Yogyakarta ada even sebelumnya. Perkutut yang akhirnya berpindah tangan menjadi milik Heri Pujiono ini memang belum pernah tampil di lapangan.

Sejak awal Kaconk memang tidak pernah memiliki kans untuk melombakan burung pada kelas Piyik Hanging meski sebenarnya ada peluang untuk menang. “Saya paling tidak suka lomba hanging, mending saya span dan siapkan untuk kelas setengah kerek,” lanjut Kaconk. Setelah resmi di take over, perkutut tersebut langsung menggunakan nama Lancenk Kanak.

Tarung perdana di gelaran Bupati Sampang Cup Liga Perkutut Jatim Putaran 8 pada Sabtu, Lanceng Kanak mencoba merasakan sensasi menghadapi puluhan lawan. Turun di Kelas Piyik Yunior, Lancenk Kanak tak sedikitpun demam panggung. Babak demi babak dilakoni tanpa target karena ini merupakan tarung perdana.

Data lengkap Lanceng Kanan produk Win’s BF

Namun siapa sangka jika pada akhirnya, saat para pemenang diumumkan, nomor kerekan yang ditempati Lancenk Kanak masuk daftar juara ke lima. “Alhamdulillah, meski baru tampil perdana, namun sudah bisa membawa pulang juara. Ini baru luar biasa dan saya harus mensyukurinya,” tutur Heri Pujiono lagi.

Kemenangan terbaik ada tarung perdana, tidak akan pernah terlupakan. “Terus terang saya bangga, pilihan datang ke tempatnya Mas Kaconk dan memantau burung, ternyata hasilnya menggembirakan,” kata Heri Pujiono lagi. Lebih lanjut Heri Pujiono berharap agar ke depan Lanceng Kanak bisa meramaikan bursa perebutan podium pertama pada kelas yang akan diikuti.

Yang lebih membaut Heri Pujiono bangga adalah bahwa pada kegiatan tersebut, produk ternak miliknya yakni Palupi Bird Farm Jember, juga berhasil merangsek pada urutan kelima di Kelas Piyik Hanging. Perkutut bernama Cahaya Palupi diakui juga baru pertama kali muncul di lapangan.

Heri Pujiono produk ternaknya ikut-ikutan naik podium

“Alhamdulillah selain produk Win’s, saya juga berhasil meraih juara ke limba untuk produk ternak saya sendiri, sebuah kebanggaan yang tidak ternilai harganya. Jauh-jauh datang dari Jember membawa piyik, ternyata mau bunyi dan bisa juara. Ini akan menjadi penyemangat saya untuk lebih eksis di arena,” sambung kung mania yang baru 4 tahun menekuni hobi.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Win’s Bird Farm Banjarmasin dan juga Mas Kaconk karena sudah dikasih burung bagus dan bisa buat lomba. Bahkan meski baruu pertama kali muncul di lapangan, burung ini bisa langsung juara di urutan ke lima Kelas Piyik Yunior berhadapan dengan 4 blok lawan,” sambung Heri Pujiono lagi.  

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.