Connect with us

Lomba

Hasil Lengkap Juara Radja Cup 2 Cibubur, Jakarta: KAW Team Dt Piala Radja dan Ivan Syam Royal Sakura SF Juara Umum Terbaik

AGROBUR Tayang

:

Radja Cup Cibubur
Menjelang Penentuan Koncer Juara Kelas Murai Batu Utama

Even Radja Cup 2 yang dikemas Mr Prio Sutrisno bersama RGN di Cibubur Jakarta, Minggu (2/8) telah usai. Gelaran akbar hari itu  mengantarkan Mr Kiki Ares bersama KAW Team Dt Piala Raja dan Ivan Syam Royal Sakura SF sebagai juara terbaik BC dan SF. 

Advertisements
Radja Cup Cibubur
Mr Prio Sutrisno

Menggunakan 2 lapangan dengan 73  kelas yang dibuka ribuan tiket ludes terjual. Hari itu sesi terakhir tuntas tepat menjelang tengah malam, pukul 24.00 WIB.  Sebuah gelaran akbar yang panjang dan melelahkan. Namun, lazimnya lomba besar hari itu juga banyak diikuti burung-burung hebat lintas blok disetiap kelasnya.

Radja Cup Cibubur
KAW Team Dt Piala Radja Juara Terbaik BC

Dikelas utama,  Murai Batu Prio Sutrisno, tiket paling mahal sebesar Rp 5 juta dengan jumlah peserta terbatas tidak lebih dari 25 gantangan juara diraih pertama diraih Reog milik Triyono dari Mutiara SF, sementara juara runner-up diraih Pedro besutan Bonni Novandi.

Radja Cup Cibubur
Ivan Syam Royal Sakura Juara SF
Radja Cup Cibubur
Triyono Mutiara SF Sukses antarkan Murai Batu Reog Juara Kelas Utama

Lomba ditutup penyerahan gelar juara umum KAW Team Dt Piala Raja sebagai juara umum dan Ivan Syam Juara Umum SF.  Berikut ini hasil lengkap daftar juaranya. *agrobur4.

Radja Cup Cibubur
Klik untuk memperbesar atau men-download Daftar Juara

Baca Juga  Dewa Mabuk dan Juventus Koleksi Hendy Dewa Sakti SF: Sapu Bersih Kelas Utama Di Ronggolawe Award Cibubur

Lomba

Road To Anniversary GP2S 4th , Choky-Choky dan Aspal Terbaik, Kelas Suka-suka Hadiah ‘Gila’

Published

on

de
Choky-Choky dan Aspal terbaik fighter dan paud.

SEBENTAR lagi Anniversary GP2S yang keempat segera akan digulirkan. Untuk memanaskan para kicau mania di tengah pandemi Covid-19, panitia menggeber Road to Anniversary GP2S 4th , Rabu 30 September 2020 di Gantangan Pasar Burung Satria yang ketat menerapkan protokol kesehatan aman Covid-19.

Advertisements

Sejak sore para love bird mania tumpah ruah hadir untuk menikmati ajang yang hanya membuka tiga jenis burung yakni love bird, konin dan cinglar. Mereka berkoloni  di bawah penilaian juri dari Oriq Jaya yang dikomandani Mr. Lukman Hakim.

Peserta full, pertarungan di kelas fighter memanas

Di tengah pertarungan yang berlangsung masing-masing tiga kelas, bahkan panitia menambah satu kelas fighter suka-suka dengan hadiah yang super edan. Tiket 10K hadiah gila-gilaan, juara 1 mendapat 200K, juara 2 dapat 100K, juara 3-5 masing-masing 50K berapa pun peserta. ‘’Di tengah kondisi ekonomi yang kurang baik ini kita ingin berbagi dan kami tetap mengedepankan bahwa latihan di sini dari peserta, oleh peserta dan untuk peserta dengan tetap berpegang teguh pada sportifitas dalam penilaian,’’ terang Turah Pram Ningrat, pengelola GP2S.

Choky-Choky unggul di sesi A

Dari pertarungan yang melelahkan sejak sore hingga jelang malam, panitia menobatkan Choky-Choky sebagai love bird fighter terbaik sedangkan Aspal ditetapkan sebagai paud terbaik. Bagaimana pertarungan mereka sehingga mampu membawa pulang trofi janger, diawali kelas pembuka love bird fighter A tanpa potongan.

Choky-Choky yang mendapat tiket di nomor 18 sesaat naik langsung melesatkan kekeannya yang panjang. Di sebelahnya ada Virgo Jr yang juga mengimbanginya dengan kekean panjang-panjang. Choky-Choky mengumbar kekean panjang sebanyak 10 kali atau total meraih 1.255 poin disusul Virgo Jr dengan 880 poin di antaranya mendapat 6 bendera merah.

Cinta tak terbendung meraih podium utama di sesi fighter B

Di laga kedua yang full peserta Cinta milik 007 membutuhkan 915 poin untuk bisa menduduki podium utama. Cinta tampil 9 kali ngekek panjang disusul Choky-Choky dengan 825 poin dari akumulasi 7 merah, 2 biru 3 hijau. Di laga ketiga Choky-Choky kembali mengambil alih posisi puncak dengan 610 poin disusul Bonita dengan 500 poin. Masih menyisakan satu kelas suka-suka yang mengantarkan Sinden sebagai pemenang dengan 1.000 poin.

Baca Juga  Trisna Wijaya Jakarta, Bakal Take Over Puter Pelung Penakluk Sri Rama

Dengan dua kali mengantogi posisi utama plus sebagai runner up, Choky-Choky ditetapkan sebagai LB fighter terbaik.

Aspal, tampil receh sabet posisi puncak paud A

Sementara itu di kelas love bird paud, Aspal tak terbendung menduduki kursi singasana di laga paud A. Milik Sabda Alam ini meraih 1.145 poin dibuntuti Bandit yang terpaut jauh dengan 615 poin. Di laga kedua gantangan 50 berhasil menduduki posisi puncak, menggeser Aspal ke posisi kedua dengan 745 poin dan Bandit dengan 550 poin.

Aspal, harus puas di posisi kedua di laga paud B

Aspal akhirnya kembali unggul di babak ketiga dengan 505 poin dipepet Syahir dengan 440 poin di tempat kedua. Aspal yang nyeri plus sebagai runner up dinobatkan sebagai paud terbaik.

Jendol sabet posisi puncak baby A

Di laga baby, Jendol dan Cemonk berbagi poin. Jendol milik Made Nike unggul di sesi A sedangkan Cemonk debutan Yudik unggul di babak kedua.

Khabib libas habis kelas konin

Komunitas konin yang selalu hadir berlatih, kemarin menempatkan Khabib milik Canary Kicau BF yang tampil ciamik dengan rolingan dan tonjolan-tonjolannya yang diperagakan dengan eksotik di atas tangkringan. Khabib yang perfoma berhasil melibas habis dua kelas konin yang disediakan panitia. Khabib sempat dikawal Ultimatum di babak pertama dan Black Tiger di laga kedua.

Korawa unggul di sesi A cinglar

Penggemar cinglar juga ikut meramaikan Road to Anniversary GP2S 4th yang menempatkan Korawa sebagai pemenanag di sesi A dan Jager yang unggul di laga B.

GP2S Crew, siap manjakan pemain dengan kemasan-kemasannya yang super edan.

Turah Pram Ningrat mewakili panitia dan Lukman Hakim mewakili juri Oriq Jaya mengucapkan terimakasih kepada love bird mania dan komunitas konin dan cinglar yang sudah berkenan hadir dan tetap ketat menerapkan protokol kesehatan seraya memohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan selama penyelenggaraan latber. (gde)

Lanjutkan Membaca

Lomba

Murai Batu Sniper, New Pedro dan Dosen Berbagi Gelar Juara, CI Marimas Nyaris Hattrick Di Pakde Sidiq Cup NzR Tangsel

Published

on

Piala Pakde Siddiq Jakarta
Panitia Khadafi Enterprise bersama Juri NzR Indonesia

Even bertajuk Pakde Sidiq Cup yang dikemas Khadafi Enterprise bersama NzR di lapangan Situ Gintung, Ciputat Tangerang Selatan, Minggu (27/9) lalu menjadi pertarungan sengit burung-burung terbaik disetiap sesinya. Dimurai batu ada sejumlah jawara mapan yang tampil cemerlang diantaranya Sniper, New Pedro dan Dosen, ketiganya saling berbagi gelar juara. Sementara disesi cucak hijau dominasi juara diraih Marimas.

Advertisements
Andi Owen bersama kru Alvin Team sukses Sniper

Kelas murai batu seperti biasa menjadi sesi paling keras persaingannya. Snimper koleksi H Andi Owen Alvin Team siang itu sukses mengemas gelar juara pertama dikelas Murai Batu Khadafi Exclusive.    Turun  dua sesi Sniper berhasil membuktikan burung tangguh yang layak mengemas dua gelar juara 1 dan 2.

Sementara dikelas murai batu utama, aksi New Pedro tak terbendung. Dia sukses mendulang gelar juara pertama dengan koncer merah mutlak. Prestasinya semakin lengkap buat burung yang dijuluki spesialis juara kelas utama ini.

Mr Bonni Borong juara dikelas utama

Tapi, rencana meraih gelar double winner harus kandas, disesi Murai Batu Khadafi Enterprise Exclusive dia harus puas menduduki posisi runner-up. Namun demikian gelar juara 1 dan 2 sudah cukup menegaskan burung ini stabil dijalur juara setiap minggunya.

Tidak hanya itu, disesi lainnya masih ada koleksi Mr Bonni yang moncer diurutan pertama, Dosen, debutan barunya dimurai batu. Siang itu, Dosen sukses mengemas gelar juara pertama dikelas Murai Batu SG Excslusive.

Fikri dan Abah Ikbal  Condet BC bersama Marimas sapu bersih dicucak hijau

Dikelas-kelas lainnya juga tak kalah serunya. Dominasi juara dikelas cucak hijau diboyong Marimas orbitan Fikri dari Condet BC. Hari itu Marimas sukses menyapu bersih dikelas cucak hijau dengan perolehan gelar juara 1,1 dan 2.

Persaingan dikelas cucak hijau

Jalannya lomba yang digawangi Hendri Susanto, H Iwan dan M Sidiq bersama Khadafi Enterprise  dan NzR Indonesia berlangsung lancar dan sukses, nyaris tanpa protes. *agrobur4.

Baca Juga  Kenari Wisanggeni Hattrick Di Mocca Caffe Birds Contest Bogor, Ini Dia Profilnya

Lanjutkan Membaca

Lomba

Ijo BS, Murai Kuda Lumping, LB Turbo, Selep, Paud Siro dan Jarot serta Sogon Kera Sakti, Jadi Yang Terbaik di Laga M4 Taruna Jaya Jember (27/9)

Published

on

M4 Taruna Jaya BC Jember
LAGA M4 TARUNA JAYA BC JEMBER. banyak dibanjiri kicaumania dan kekek mania.

Gantangan Taruna Jaya BC yang ada di Desa Dukumencek, Jember. Hari Minggu 27 September 2020 kemarin, kembali ramai diserbu kicau mania. Rupanya, laga rutin M4 inilah yang mampu menyedot perhatian kicau mania maupun kekek mania. Khususnya dari kalangan arus bawah atau kicau mania dan kekek mania akar rumput.

Advertisements

Karena kalangan inilah yang memang menjadi perhatian Mr.Giarto, selaku owner Gantangan Taruna Jaya BC. Sebab menurutnya, peserta inilah yang memang murni hadir karena ingin mengadu kualitas burungnya.

TROPY IJO TREBAIK. Berhasil diboyong oleh BS milik Mr.Gianto.

“Betul, pemain dari kalangan inilah yang memang saya harapkan hadir. Karena mereka hadir dengan jiwa besar, siap menang ataupun kalah. Dan kalau burungnya kalah, mereka juga tak pernah bikin ulah,” terang Mr.Giarto.

Dan mereka yang biasa hadir di sini lanjut Mr.Giarto, sudah paham betul. Bawah penjurian di gantangan Taruna Jaya apa adanya. Semua burung akan dipantau dan dinilai sesuai dengan kualitas dan kerja burung saat itu. Kalau baik ya dinilai baik, kalau jelek ya jangan harap minta nilai baik.

TROPY MURAI TERBAIK. Berhasil disikat Kuda Lumping milik Mr.Pon.

Sehingga tak keliru laga rutin M4, selalu ramai diserbu peserta. Bahkan di laga kemarin, banyak kejutan yang diberikan oleh panitia kepada peserta. Seperti di kelas Taruna Jaya (ijo dan murai) yang tikenya hanya 40K. Jika peserta full gantangan, panitia akan mengambil 20 nominasi kejuaraan.

TROPY LB PAUD TERBAIK. Diboyong Siro milik Mr.Renal

Dimana juara 1 sampai 15, selain mendapat hadiah uang yang nilai cukup menggiurkan. Panitia juga masih memberi tropy eksklusif. Sedangkan untuk juara 16 sampai 20, peserta bukan hanya kembali modal. Tapi masih diberi keuntungan dari harga tiket dari dua kelas burung tersebut.

TROPY LB PAUD M2. Berhasil dibawah Jarot milik Mr.Irfan.

“Betul, intinya panitia tak ingin merugikan peserta yang daftar di kelas Taruna Jaya. Tapi jika peserta dari kelas lainnya menginginkan seperti itu, monggo saja panitia siap. Asal peserta mau meramaikan kelas yang diminta tersebut, ya kalau bisa full gantangan,” tambah Mr.Giarto.

Baca Juga  Trisna Wijaya Jakarta, Bakal Take Over Puter Pelung Penakluk Sri Rama

Selain full doorprize dan banyak bonus. Untuk menghargai burung-burung kualitas yang mampu mengoleksi juara terbanyak atau mengumpulkan poin tertinggi. Panitia juga menyiapkan penghargaan, berupa tropy burung terbaik dari masing-masing kelas. Dengan syarat, burung tersebut harus main minimal 3 kali di kelas yang sama.

TROPY LB L1 TERBAIK. Berhasil diboyong Selep milik Mr.Rian.

Dan berikut jago-jago hebat yang berhasil dinobatkan sebagai burung terbaik oleh panitia. Di kelas Cucak Hijau, ada nama BS besutan Mr.Gianto Bakso Wong Solo. Setelah dari 3 kali main, BS berhasil mengoleksi juara 3, 1 dan 8.

Lalu di kelas Murai Batu, tropy burung terbaik berhasil diboyong oleh Kuda Lumping. Setelah jago milik Mr.Pon Superman SF itu mampu merebut juara 1 dan 3.

Selanjutnya di kelas LB Paud, tropy burung terbaik berhasil diboyong oleh Siro besutan Mr.Renal. Sedangkan di LB Paud M2, tropy burung terbaiknya direbut oleh Jarot milik Mr.Irfan. Dan di LB L1, tropy burung terbaik diboyong Selep andalan Mr.Rian.

TROPY LB FIGHTER TERBAIK. Berhasil diboyong Turbo milik Mr.Yuq Yuq.

Kemudian untuk LB Fighter, Turbo andalan Mr.Yuq Yuq juga sukses memboyong tropy burung terbaik. Setelah bersaing ketat dengan Roro dan Tamara. Dan di kelas Sogon, Kera Sakti milik Mr.Erfan dari PSI Bondowoso, sukses memboyong tropy burung terbaik.

Diakhir acara Mr.Giarto menjelaskan, bahwa gelaran M4 ini sengaja dikemas beda. Tujuaanya tak lain hanya untuk memanjakan serta menstabilkan peserta yang hadir dan tidak ada maksud lain. Karena mengingat jumlah gantangan yang ada di Jember ini cukup banyak. Bahkan diperkirakan ada sekitar ada 30 gantangan lebih. Sementara jadwal yang bisa dipakai hanya 7 hari.

TROPY SOGON TERBAIK. Digaet Kera Sakti milik Mr.Erfan PSI Bondowoso.

 “Betul, jadi wajar kalau setiap hari dari Senin sampai Minggu banyak lomba yang bersamaan. Dan saya sadar, jika ada lomba yang bareng dengan gelaran Taruna Jaya, Bukan berarti itu sengaja menabrak atau ditabrak. Karena kondisinya sekarang memang seperti itu,” tutup Mr.Giarto, seraya menyampaikan terima kasih kepada semua kicau mani dan ekek mania yang hadir. Serta mohon ma’af jika masih banyak kekurangan. *agrobur2.

Baca Juga  Mr.Enji Bersama BMW Master Indonesia, Hadir Ditengah Kebutuhan Kicaumania
Klik untuk memperbesar Daftar Juara.

Lanjutkan Membaca