Connect with us

Perkutut

H.Atro Surabaya, Tokoh Lawas yang Masih Aktif Turun Lomba

KONBUR Tayang

:

Nama H.Atro tidak asing ditelinga kung mania tanah air. Eksistensinya di dunia hobi perkutut bisa dikatakan masuk daftar mania yang tidak pernah absen dalam setiap kegiatan konkurs perkutut. Diantara sekian kung mania seangkatannya, hanya H.Atro yang seringkali terlihat di lapangan.

H.Atro Surabaya, eksistensinya tidak perlu diragukan lagi

“Teman-teman seakatan saya yang kini sudah tidak main lagi. Saya adalah satu-satunya yang masih tetap hadir dilomba,” tegas H.Atro. Banyak alasan yang membuatnya tetap bertahan sebagai kung mania meski sudah berada dalam deretan pemain lawas dan usianya yang sudah cukup tua.

“Sebenarnya saya ingin berhenti main perkutut, namun ada banyak pertimbangan, sehingga saya terus bertahan sampai hari ini,” jelas pria kelahiran Sampang Madura. Faktor utama mengapa H.Atro tetap bertahan, adalah karena dirinya merasa nyaman dan enjoy menikmati hobi yang ditekuni sejak tahun 1965 lalu.

H.Atro Surabaya, tokoh perkutut lawas yang masih aktif berlomba

H.Atro mengaku bahwa perkutut adalah bagian dalan perjalanan hidupnya. Ketika perkutut dijaman dulu kala masih populer dengan jenis lokal, H.Atro sudah berkecimpung bersama hobi tersebut. Masuk keluar hutan belantara yang ditempuh dengan berjalan kaki sejauh 10 km, adalah aktifitas yang dilakukan ketika masih remaja, hanya untuk mendapatkan tangkapan berupa perkutut.

Cerita hidupnya dilanjutkan ketika sudah pindah ke Surabaya sekitar tahun 1980-an dengan cara berdagang perkutut. H.Atro memulai sebagai pencari perkutut dari satu peternak ke peternak lain. “Dulu saya banyak cari perkutut ke Jawa Barat, seperti Tasikmalaya. Tujuan saya hanya cari burung ke peternak besar,” imbuhnya.

H.Atro tekuni hobi perkutut sejak usia masih remaja

Perkutut hasil perburuannya ia setorkan pada para bos yang sudah order. Diakui oleh H.Atro bahwa dirinya dipercaya oleh beberapa pemain papan atas di Surabaya, untuk mencarikan burung perkutut, baik untuk lomba ataupun bahan ternak. Dari rutinitas inilah, H.Atro mengaku sanggup membiayai hidup keluarganya.

“Alhamdulillah, selama ini saya bisa hidup dari perkutut,” katanya singkat. Bahkan selama ia menjadi pemburu perkutut bagi beberapa bos, segala kebutuhan hidupnya mampu dipenuhi. Setiap kebutuhan yang diinginkan, H.Atro langsung mendapatkannya dari beberapa bos yang diikutinya.

“Saya selalu dibantu oleh beberapa bos, saya butuh rumah, dikontrakkan oleh bos, saya butuh mobil, langsung dibelikan mobil, saya butuh TV juga dibelikan, pokoknya segala kebutuhan hidup saya, semua tinggal bilang,” akunya. Kenyataan inilah yang membuat hidup H.Atro merasa tidak kekurangan.

Koleksi sangkar perkutut yang disiapkan untuk amunisi terbaik

Kepercayaan ini memang bukan didapat dengan mudah. Dirinya mengaku harus pandai-pandai menjaga kepercayaan. Ada pengakuan menarik dari H.Atro terkait perburuan perkutut yang dilakukannya. Kenyataan inilah yang menjadikan dirinya mendapatkan kepercayaan dari beberapa pemain besar.

“Selama saya mencarikan burung untuk bos, saya tidak pernah ambil untung sedikitpun. Saya menjual burung itu sesuai harga dari sana, Saya cuma dapat komisi dari peternak dan dari bos sebagai pembeli,” ungkapnya lagi. Setiap kali burung yang ia ambil dari peternak, selalu habis terjual. Tak satupun tersisa.

Sang cucu (kiri) yang siap meneruskan hobi perkutut sang kakek

Namun, seiring perjalanan waktu, ketika hobi perkutut benar-benar luar biasa seperti sekarang ini, H.Atro merasakan hal yang berbeda. “Jual burung sekarang tidak sama kayak dulu, sekarang sulit jual burung. Dalam satu bulan saja belum tentu bisa laku, kalau dulu, gampang sekali,” katanya lagi.

Dengan bertambahnya usia yang tidak lagi muda, H.Atro mengaku sebenarnya ingin menikmati masa tua dengan bersantai. Namun ia mengaku belum bisa meninggalkan hobi perkutut karena masih ada tugas yang belum usai. “Saya sudah waktunya istirahat, namun belum dapat penerus yang akan melanjutkan hobi saya,” terang H.Atro lagi.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.