Connect with us

Perkutut

H.Anang Misran “Bidik” Hidayatullah, Ketua P3SI Pengda Banjarmasin, Upayakan Eksistensi Kung Mania ke Luar Daerah

KONBUR Tayang

:

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Eksistensi hobi perkutut, bukan saja soal berapa jumlah penghobi dan peternak yang dimiliki. Dan bukan pula berapa besar kekuatan yang bakal diluncurkan untuk memastikan eksistensi tersebut. H.Anang Misran Hidayatullah, Ketua Pengda P3SI Banjarmasin Kalimantan Selatan mengaku bahwa eksistensi menjadi pembuktian nyata semarak hobi perkutut.

H.ANANG MISRAN “BIDIK” HIDAYATULLAH, Ketua P3SI Pengda Banjarmasin

Banjarmasin menjadi salah satu daerah di luar Pulau Jawa yang terbilang bahwa hobi perkututnya begitu semarak. Meski tidak semeriah di Pulau Jawa, kegiatan demi kegiatan selalu hadir menyapa kung mania di sana, mulai dari latber hingga lomba besar. Even-even rutin yang tergelar di Banjarmasin menjadi salah satu faktor maju pesatnya hobi perkutut.

“Alhamdulillah hobi perkutut di Banjarmasin sudah semarak, setidaknya dua bulan sekali ada latber,” ungkap Ketua Pengda P3SI Banjarmasin yang baru menjadi 1 tahun silam. Setiap kegiatan yang mereka gelar, dipastikan sangat meriah, baik peserta dengan perolehan jumlah besar, terlebih lagi doorprize yang disediakan.

BANGKITKAN HOBI PERKUTUT di Banjarmasin Kalsel

Gelaran bertema latber saja, panitia berani mengeluarkan satu unit sepeda motor sebagai doorprize. “Saya kira belum ada daerah lain di Kalsel yang berani menggelar latber dengan hadiah sepeda motor,” lanjut tokoh LSM di Kalimantan Selatan. Bahkan rencana tahun 2021, andai saja Banjarmasin dapat jatah Liga Perkutut Indonesia (LPI), panitia sudah menyediakan doorprize 5 unit sepeda motor.

“Saya sudah dapat dukungan dari pemerintah Banjarmasin untuk menyediakan 5 sepeda motor dalam rangka agenda LPI tahun 2021, namun ternyata kami tidak mendapatkan jatah, tapi kami akan tetap menggelar lomba besar sebagai ganti dari LPI. Meriahnya hadiah yang disediakan tidak lepas dari upaya H.Anang “Bidik” Misran untuk mendapatkan dukungan dari pemerintah setempat.

H.ANANG MISRAN, segudang jabatan berhasil dijalankan

“Setiap kali kami akan mengadakan lomba, saya selalu berkoordinasi dengan pejabat pemerintah di Banjarmasin dan Alhamdulillah mereka selalu support kami dengan jalan memberikan doorprize yang kami butuhkan. Saya kira tanpa adanya dukungan pejabat, maka hobi perkutut disini kurang lengkap,” ungkap Ketua Gerakan Pemuda Asli Kalimantan (GEPAK) Kalsel.

Upaya tersebut diakui bukan untuk pamer, namun lebih kepada niatan untuk meramaikan hobi perkutut di Banjarmasin. Dikatakan oleh H.Anang bahwa tidak ada kepentingan yang dibawa ketika duduk sebagai Ketua Pengda. Setiap kali turun lomba, H.Anang mengaku tidak pernah memesan pada juri agar burungnya juara.

KEGIATAN RUTIN hobi perkutut yang tergelar di Banjarmasin

Ketika turun ke lapangan, satu tujuan yang ingin dicapai adalah bisa bersilaturrahmi dengan sesama kung mania. Sejak resmi menjadi Ketua Pengda P3SI Banjarmasin, H.Anang berusaha untuk memberikan perhatian pada komunitas. Setiap keluhan yang ada, H.Anang berusaha untuk mencarikan jalan keluat.

            Kedekatan dengan mereka, berusaha untuk dilakukan. Tidak ada jarak antara Ketua dan komunitas. Kenyataan itulah yang menjadikan dukungan semakin besar bagi pengda Banjarmasin. “Saya berusaha untuk tidak ribut, pertemanan dan persaudaraan lebih penting, kalau soal duit saya bisa usahakan. Bicara dari hati-ke hati itu adalah jalan terbaik,” imbuh Ketua Komunitas Dangdut Kalimantan Selatan.

KOLEKSI PERKUTUT orbitan H.Anang Misran Hidayatullah

Rencana kedepan, Banjarmasin bisa lebih eksis ke luar daerah. Untuk itulah dibutuhkan persiapan agar apa yang menjadi keinginan bisa terealisasi. “Saya berhadap komunitas kung mania di Kalsel dan Banjarmasin bisa bangkit dan bersaing dengan kota lain dan di Jawa. Salah satu langkah kongkrit adalah selama ini kami sering sharing antar peternak, bertukar pikiran dan tukar silang materi, agar bisa menciptakan burung berkualitas,” targetnya.

Rencana lain adalah dengan menggelar liga sehingga bisa membangkitkan semangat dan kualitas burung yang ada di Banjarmasin. “Saya akan memulai dari Banjarmasin dulu, jika dirasa sudah kuat dan mampu, maka akan akan berusaha eksis ke luar daerah sebagai bukti bahwa kami sudah siap bersaing bersama orbitan perkutut kami,” tegas pria yang juga mania burung berkicau.  

Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 Media Agrobur. All Right Reserved.