Connect with us

Ayam Bekisar

H.Ali Badri Zaini Borong Podium Pertama Latber Akbar Nasional Bekisar & Buras Alib Cup 3 Surabaya

AGROBUR Tayang

:

Latber Akbar Nasional Bekisar & Buras Alib Cup 3 Surabaya, Minggu 27 September 2020 yang menempati lokasi di Lapangan Alib Bird Farm Jalan Bendul Merisi Besar Surabaya, benar-benar dikuasai oleh orbitan H.Ali Badri Zaini Surabaya. Empat kelas yang dibuka, yakni Kelas Utama, Madya, Pratama dan Buras, hanya 1 kelas yaitu Madya, yang lolos tanpa mahkota.

H.Ali Badri Zaini Surabaya naik podium pertama Kelas Utama

Kelas lainnya, podium pertama berhasil diborong H.Ali Badri Zaini. “Alhamdulillah hari ini saya bisa berlomba dengan hasil memuaskan. Seluruh juara pertama berhasil saya dapat, hanya Kelas Madya yang tidak saya peroleh karena di kelas ini saya memang tidak menurunkan ayam bekisar,” terang H.Ali Badri Zaini.

Peserta yang berprestasi di Kelas Utama Ayam Bekisar

Hasil ini tentu menjadi jalan awal come backnya sang tokoh yang pernah berkuasa di hobi bekisar lewat ayam legendaris bernama Sultan. Artinya bahwa kemenangan ini bukanlah untuk pertama kalinya, karena sebelumnya rekor juara selalu berhasil diraih dengan mudah tanpa perlawanan.

H.Yek Bangkalan kuasai podium pertama Kelas Madya

Yang mungkin menjadi perhatian adalah kehadirannya dalam menurunkan ayam buras dan langsung berkuasa di podium paling atas sebagai juara pertama. Dalam sambutannya tokoh besar satu ini mengatakan punya alasan kuat mengapa saat ini lagi gandrung untuk menekuni hobi ayam buras.

Peserta yang berprestasi di Kelas Madya Ayam Bekisar

“Saya akan terus menggalakkan ayam buras karena ayam buras dari hasil persilangan antar ras dan hasilnya menunjukkan produk dengan kualitas suara yang indah, merdu serta tampil gagah,” jelas H.Ali Badri. Bahkan ada alasan lain yang membuatnya begitu antuasias untuk menjadikan ayam buras sebagai bagian dari hobi ayam bekisar.

Santun orbitan H.Ali Badri Zaini Surabaya raih juara pertama Pratama

“Ayam besar dengan bunyi yang merdu, kelebihan lagi apabila jam 02.00 pagi, biasanya membangunkan orang dari tidur untuk sholat tahajjud dan subuh, maka saya benar-benar tertarik untuk membesarkan hobi yang satu ini selain ayam bekisar,” ungkapnya. Kondisi inilah yang membuat H.Ali Badri Zaini siap menyemarakkan hobi tersebut.

Peserta yang berprestasi di Kelas Pratama Ayam Bekisar

Ditambahkan bahwa mulai minggu depan akan menggalakan latihan ayam buras selain ayam bekisar di Lapangan Alib Bird Farm di Jalan Bendul Merisi Besar nomor 49 Surabaya. Untuk itulah diharapkan, bagi yang ingin melatih ayam buras dan ayam bekisar miliknya, silahkan untuk hadir di lapangan tersebut, tepatnya sabtu pagi.

Peserta yang berprestasi di Kelas Ayam Buras

            Sementara itu, dalam kegiatan tersebut turun juri-juri yang sudah memiliki reputasi sebagai juri nasional. Mereka adalah Parman Sumenep, Imam Sugiarto Sampang, Safi’i Bangkalan, Mambo Surabaya, Frasn Magelang dan Yanto juga dari Magelang, ditambah Didik Surabaya yang bertugas menjadi koordinator.

            Hadir dalam acara tersebut, tidak hanya peserta dari Surabaya, tetapi juga dari Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Trenggalek. Kehadiran mereka tentunya menjadi keseruan perebutan posisi kejuaraan di masing-masing kelas yang dilombakan.

Formasi juri yang bertugas di Latber Akbar Nasional Bekisar & Buras

Selama proses acara berlangsung, protokol kesehatan juga menjadi perhatian panitia. Cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak selalu diserukan oleh panitia untuk peserta, sehingga kegiatan ini tidak sampai menjadi even yang membahayakan bagi peserta lainnya.

Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ayam Bekisar

Jelang Munas dan Rakernas Kemari, P5SI, PPDSN di Ndalen Notoprajan Yogyakarta

Published

on

Tiga organisasi hobi yang meliputi Kemari (Keluarga Penggemar Ayam Bekisar Indonesia), P5SI (Pemersatu Penggemar dan Pelestari Puter Pelung Seluruh Indonesia) dan PPDSN (Persatuan Penggemar Derkuku Seluruh Nusantara) akan melakukan agenda bersamaan yakni Munas dan Rakernas.

ACUN HADIWIDJOJO Yogyakarta Ketua Umum Kemari Pusat

Jika tidak ada perubahan, agenda tersebut akan digelar dua hari, mulai 23 sampai 24 Januari 2021. Lokasi yang akan dijadikan tempat pelaksanaan adalah Ndalem Notoprajan Yogyakarta. Acun Hadiwidjojo, selaku tuan rumah penyelenggara acara tiga organisasi tersebut mengaku memiliki alasan kuat mengapa memilih tanggal tersebut.

“Kenapa saya pilih tanggal dan bulan tersebut, alasannnya karena kebetulan adalah hari hari tersebut bersamaan dengan Ulang Tahun saya yang ke 63 tahun. Dan saya selenggarakan secara berbarengan karena kebetulan ke 3 organisasi tersebut saya sebagai Ketua Umum Pusatnya,” terang Acun Hadiwidjojo.

Lebih lanjut dikatakan bahwa di organisasi ayam bekisar yang bernama KEMARI, Acun Hadiwidjojo adalah Ketua Umum Pusat. “Jabatan saya di Kemari Pusat telah berakhir dan saya harapkan teman-teman dari Pengurus Cabang KEMARI yang ada diseluruh Indonesia menyiapkan segala keperluan yang dibutuhkan untuk dibawa ke Munas KEMARI nanti,” ungkap Acun Hadiwidjojo.

SAATNYA P5SI gelar Rakernas pertama di Ndalem Notoprajan

Acara Munas itu sendiri, agenda utamanya adalah Pemilihan Ketua Umum KEMARI PUSAT yang baru beserta jajarannya dan program kerja kedepan untuk KEMARI PUSAT. Sedangkan untuk P5SI dan PPDSN akan diselenggarakan Rakernas pertama tahun 2021. Agendanya adalah juga menyusun program kerja P5SI dan PPDSN.

“Saya kira program kerja P5SI dan PPDSN dalam Rakernas nanti adalah menambah atau mengurangi aturan-aturan organisasi yang telah ada dan lain-lain sehingga kedepan apa yang kita harapkan bersama, bisa benar-benar terwujud dan terealisasi,” harap Acun Hadiwijdojo lagi.

Untuk itulah menjelang pelaksanaan Munas dan Rakernas Januari 2021 nanti, diharapkan semua Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang P5SI dan PPDSN segera mempersiapkan segala sesuatu, apa-apa yang akan dibawa di acara tersebut. Rencana pelaksanaan Munas dan Rakernas akan diselenggarakan Sabtu, 23 Januari 2021.

TOKOH KAWAK DERKUKU, Acun Hadiwidjojo saat bersama tokoh derkuku

“Saya harap acara Munas dan Rakernas bisa dimulai Sabtu, 23 Januari 2021, tepat jam 10.00 sampai selesai. Sedangkan malam harinya adalah puncak acara yakni perayaan Ulang Tahun saya yang akan dimeriahkan oleh konser musik Rock dan Dangdut,” ungkap Acun Hadiwidjojo.

Minggu pagi, 24 Januari 2021 akan digelar Lomba Seni Suara Alam Ayam Bekisar dan Lomba Seni Suara Alam Puter Pelung serta Lomba Seni Suara Alam Burung Derkuku. “Demikian untuk semua pihak yang terkait dengan organisasi KEMARI, P5SI dan PPDSN agar segera menyiapkan diri untuk acara tersebut,” harap Acun Hadiwidjojo lagi.

Lanjutkan Membaca

Ayam Bekisar

Usai Dilantik, Kunjungan ke Peternak Bekisar Menjadi Agenda Perdana Kemari Cabang Sumenep

Published

on

Gerak cepat dilakukan Kemari Cabang Sumenep. Pasca pelantikan, para pengurus langsung melakukan aksi nyata. Kali ini Ketua Kemari R.Eddy Suyanto, S.Sos bersama Pengurus yang terdiri atas Sekertaris 1 Eko Roby Subekti,ST,MM, Bendahara 2 Abd. Rauf, S.Pd,  Bidang Perlengkapan 2 Matrawi dan rombongan lain yang terdiri atas Slamet, Encung, dan Wowok.

KUNJUNGAN PERDANA Kemari Cabang Sumenep ke peternak usai dilantik

Kedatangan mereka memang suduah menjadi agenda yang terjadwal sebagai wujud bahwa Pengurus memiliki kepedulian untuk membangun hobi ayam bekisar di Sumenep lebih maju dan berkembang pesat. “Apa yang kami lakukan adalah untuk menindaklanjuti terbentuknya Pengurus Baru Kemari Cabang Sumenep periode 2020-2023,” tegas R.Eddy Suyanto dalam keterangannya.

Langkah ini dilakukan sebagai salah satu visi dari Ketua beserta pengurus Kemari Cabang Sumenep yang baru, dimana pengurus memiliki keinginan kuat untuk mengembangkan dan melestarikan bekisar di Sumenep. “Apa yang kami lakukan semata-mata hanya ingin menjadikan bekisar sebagai ikon Kabupaten Sumenep,” lanjutnya.

PRODUK TERNAK, salah satu hasil ternak ayam bekisara Sumenep

Melalui pembinaan dan pengembangan peternakan, maka diharapkan keinginan tersebut benar-benar terealisasi dan terwujud. Kunjungan tersebut dilakukan pada Minggu, 13 Desember 2020. Adapun peternak yang menjadi sasaran kehadiran mereka adalah Moh.Syaiful atau yang akrab dipanggil Ipunk yang ada di Desa Saronggi Sumenep.

DUA PETERNAK, ayam bekisar yang dimiliki Kemari Sumenep

Dalam kesempatan tersebut Ketua dan pengurus bertemu langsung dengan sang peternak dalam suasana penuh keakraban. Ipunk sendiri mengatakan senang dan bangga bisa mendapatkan kunjungan dari pengurus Kemari Cabang Sumenep. “Ini sebuah kehormatan bagi saya karena bisa mendapatkan kunjungan dari pengurus,” ungkap Ipunk.

Dirinya berharap dengan cara ini ada sinergi yang kuat antara dirinya sebagai peternak dan juga pengurus, sehingga tercipta komunikasi yang akan membawa dampak luar biasa pada perkembangan hobi ayam bekisar di Sumenep. “Saya berharap di Sumenep akan muncul ayam bekisar bagus hasil ternak lokal,” pria yang juga Pengurus Kemari Sumenep Bidang Penangkaran dan Pelestarian.

PETERNAK BEKISAR yang berharap produknya bisa lebih bagus

Ditambahkan olehnya bahwa seorang peternak seperti dirinya dengan sistem IB yang saat ini dilakukan, butuh modal besar. Makanya diharapkan ada perhatian dari pengurus Cabang Kemari Sumenep untuk membantu peternak agar bisa mendapatkan modal. “Dulu ternak saya pakai proses dodokan, sekarang pakai IB, ternyata proses ini butuh biasa besar,” kata Ipunk lagi.

Kunjungan Pengurus Kemari Cabang Sumenep ke peternak diiringi gerimis. Namun demikian tidak sampai menyurutkan semangat mereka untuk membatalkan rencana. “Agenda kunjungan kami diisi dengan diskusi membahas persoalan yang berkaitan dengan strategi dan road map pengembangan penangkaran bekisar di Sumenep,” sambung R.Eddy Suyanto.

BEKISAR hasil produk ternak dari Kabupaten Sumenep

Strategi dan teknik penangkaran, pemasaran dan upaya untuk meningkatkan minat masyarakat di Kabupaten Sumenep untuk ikut menangkarkan bekisar, menjadi bahan diskusi. Mereka berharap jika ternak bekisar ditekuni maka akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya peternak.

SAATNYA UNJUK KEBOLEHAN ternak bekisar dari Sumenep

“Hasil kunjungan yang kami lakukan, poin penting yang menjadi komitmen bersama adalah akan dijalankannya program peningkatan kapasitas teknis dan permodalan bagi peternak, mensosialisasikan serta mengajak masyarakat untuk ikut menjadi penangkar bekisar dengan pola kemitraan,” kata R.Eddy Suyanto mengakhiri obrolan.

Lanjutkan Membaca

Ayam Bekisar

R.Eddy Suyanto,S.Sos, Ketua Kemari Cabang Sumenep, Siap Jadikan Percontohan Daerah Lain Lewat Seabrek Program Unggulan

Published

on

Minggu, 06 Desember 2020, bertempat di rumah makan JBL Pajagalan, Kemari Cabang Sumenep resmi memiliki pemimpin baru. R.Eddy Suyanto, S.Sos yang terpilih untuk melanjutkan tongkat estafet mengaku bersyukur karena sudah dipercaya, namun tetap memiliki beban yang tidak enteng.

R,Eddy Suyanto,S.Sos siap jalankan gerbong Kemari Sumenep

“Alhamdulillah saya dipercaya memimpin Kemari Cabang Sumenep tiga tahun kedepan, rasanya berat karena ini amanah yang harus dijalankan dengan benar,” jelas R.Eddy Suyanto, S.Sos. Lebih lanjut dikatakan bahwa beban itu akan terasa makin berat dan menyesakkan ketika dinyatakan gagal dalam menjalankan mandat tersebut.

“Setidaknya minimal saya bisa mempertahankan apa yang sudah diraih Ketua Kemari sebelumnya dan kalau bisa berbuat dengan hasil yang lebih baik,” lanjut Eddy Suyanto. Untuk itulah ada sederet program unggulan yang bakal menjadi target bisa merealisasikan keinginan menjadikan Kemari Cabang Sumenep lebih baik.

Program unggulan pertama adalah menjalankan latber secara rutin tiap bulan. Denganc ara ini bisa berdampak pada kemudahan dalam mendapatkan ayam yang betul-betul berkualitas bagus dan siap untuk menghadapi kontes nasional. Program unggulan kedua adalah menggalakkan peternak agar supaya produk lokal jadi unggulan.

Acara pengukuhan Ketua Kemari Cabang Sumenep

Saat ini peternak di Sumenep sudah ada dan tetap eksis, bahkan sudah berani melakukan kawin suntik. Ilmu tersebut didapat lewat belajar di luar daerah dan kemudian direalisaiskan di Sumenep sendiri. Hasilnya, meski merupakan peternak baru, namun produk yang didapat mampu di kontes-kontes ayam bekisar.

Nantinya Kemari Cabang Sumenep akan menghimbau bahkan membuat aturan bagi peternak daerah, hasil ternak mereka untuk tidak dilempar atau dilepas terlebih dahulu ke luar sumenep. Kemari Cabang Sumenep akan menjadi wadah bagi peternak agar produk tersebut tetap berada di Sumenep dan tidak sampai lari ke luar.

Nantinya bagi anggota ataupun penghobi di Sumenep yang membutuhkan ayam bekisar kelas lomba, bisa langsung mendapatkannya lewat Kemari Cabang. “Saya berharap produk asli Sumenep bisa dipakai teman-teman sendiri, artinya saya berharap agar mereka menggunakan produk lokal dulu karena kualitasnya bisa diandalkan,” kata Eddy Suyanto lagi.

R.Eddy Suyanto resmi memimpin Kemari Cabang Sumenep

Program unggulan ketiga ada mengajak pengrajin sangkar lokal agar kualitas produknya bisa ditingkatkan. Kemari Cabang akan menjadi wadah penjualan ke luar. “Kami akan bekerja sama dengan Kemari Cabang di daerah lain agar bisa pakai produk sangkar lokal Sumenep, karena saya yakin kualitasnya tidak mengecewakan,” ungkap pria yang juga penghobi perkutut.

R.Eddy Suyanto menambahkan bahwa sudah saatnya Sumenep dikembalikan lagi sebagai daerah yang memiliki nama besar sebagai salah satu daerah yang memiliki keunggulan dalam hobi ayam bekisar di tanah air. Untuk itulah program unggulan keempat adalah perlu upaya membenahi kualitas juri.

Masih menurut Eddy Suyanto, di Sumenep sendiri saat ini masih ada juri yang kurang pengalaman sehingga begitu di turunkan di kancah nasional agak kelabakan, “Saya kira juri Kemari di Sumenep yang saya anggap mampu cuma dua orang yakni Pak Yuli Kunia dan Pak Rouf, sedangkan lainnya adalah juri-juri muda yang butuh pengalaman lebih banyak,” sambungnya.

Suasana pengukuhan Kemari Cabang Sumenep

Untuk itulah pengkaderan juri harus terus dilakukan dan juri-juri muda harus terus digembleng. Makanya dengan adanya latber rutin akan melatih kepekaan, keberanian dan mental juri karena sangat menentukan. “Juri harus punya prinsip, selama bertugas di lapangan jangan sampai salah menilai ayam,” katanya lagi.

Kalau memang bagus ya harus dinilai bagus, sebaliknya kalau kurang ya dinilai kurang, jangan sekali-kali melihat siapa yang punya ayam. “Saya akan menskorsing juri yang kurang bagus selama bertugas di lapangan. Kalau tidak percaya dan ingin bukti, silahkan lihat di latber. Jika ternyata ada juri yang tidak benar, saya akan tindak langsung,” ancamnya.

Diharapkan setelah resmi menjadi orang nomor satu di organisasi Kemari Cabang Sumenep, R.Eddy Suyanto, S.Sos bisa segera bekerja. “Jika pandemi di Sumenep sudah dinyatakan aman, maka Januri 2021, saya akan langsung bergerak menjalankan program. Saya berharap tiga sampai empat bulan, program saya sudah bisa dirasakan manfaatnya,” kata pria yang abru dua tahun menekuni hobi ayam bekisar.

Harapan ke depan, Kemari Cabang Sumenep bisa menjadi percontohan Kemari-Kemari Cabang di daerah lain ditempat lain. Kita tunggu saja apa yang akan dilakukan R.Eddy Suyanto bersama gerbong Kemari Cabang Sumenep untuk mewujudkan program-program unggulannya.

Lanjutkan Membaca